Link, Banjarbaru – Sebagian besar internet tidak dapat diakses akibat gangguan teknis di Cloudflare pada Selasa (18/11/2025). Situs populer seperti ChatGPT, X, dan Zoom menjadi beberapa layanan yang terdampak, dilansir dari Forbes.
Dilansir dari ri.co.id, Laporan tentang masalah Cloudflare mulai muncul sekitar pukul 06:00 EST di DownDetector, dengan lonjakan sekitar 10.000 laporan. Beberapa situs sempat kembali online sebelum kembali terganggu.
Cloudflare menyediakan layanan jaringan dan keamanan yang digunakan banyak situs web. Karena itu, jika Cloudflare terganggu, situs-situs tersebut gagal berfungsi.
Insiden Cloudflare ini menjadi contoh bahwa kesalahan dari satu perusahaan teknologi saja dapat menyebabkan dampak bagi pengguna global. Hal ini disampaikan oleh professor ilmu komputer dari Brown University Amerika Serikat, Timothy Edgar.
Penyebab utama gangguan adalah file konfigurasi yang tumbuh melebihi ukuran dan memicu kerusakan pada sistem perangkat lunak yang menangani lalu lintas layanan. Cloudflare menekankan tidak ada indikasi serangan atau aktivitas jahat.
Cloudflare melindungi sekitar 20 persen situs web di lebih dari 100 negara. Meskipun masalah telah ditangani, pemulihan penuh kemungkinan membutuhkan waktu karena antrean lalu lintas global yang besar.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa sistem digital sangat rentan. Perusahaan sering sangat bergantung pada pemain kunci seperti Cloudflare, Microsoft, dan Amazon untuk menjaga situs web dan layanan tetap berjalan.
Masalah yang menyebabkan gangguan ini terkait dengan Domain Name System (DNS) yang kewalahan. Jaringan DNS yang usang membuat gangguan menyebar secara luas dan cepat.
Gangguan besar dapat dimanfaatkan penyerang untuk menciptakan kebingungan, meski insiden ini terjadi secara tidak sengaja. Gangguan Cloudflare menimbulkan dampak besar bagi situs web dan penggunanya di seluruh dunia, menyoroti betapa rentannya infrastruktur internet global.
Mengutip dari website resminya, Cloudflare merupakan salah satu jaringan terbesar di dunia yang memiliki tujuan membangun internet yang lebih baik. Layanan ini memungkinkan bisnis, organisasi nirlaba, blogger, dan pengguna Internet lainnya menghadirkan situs web yang lebih cepat dan andal.
Selain itu, layanan ini juga meningkatkan keamanan aplikasi mereka di dunia maya. Layanan ini bertujuan untuk menangani lalu lintas tinggi tanpa gangguan, sekaligus melindungi dari serangan siber dan gangguan teknis.

