Minggu, November 30, 2025
Google search engine
BerandaHeadlinePemprov Kalsel Apresiasi Sinergi dengan BI, Ungkap Capaian Ekonomi Strategis Sepanjang 2025

Pemprov Kalsel Apresiasi Sinergi dengan BI, Ungkap Capaian Ekonomi Strategis Sepanjang 2025

Link, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan apresiasi atas sinergi strategis bersama Bank Indonesia serta seluruh mitra kerja yang berkontribusi menjaga stabilitas ekonomi daerah sepanjang tahun 2025.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin yang diwakili oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), Subhan Noor Yaumil pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di salah satu hotel di Banjarmasin, Jumat (28/11/2025) malam.

“Antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia dan seluruh mitra kerja, kita tetap optimistis mampu menjaga kestabilan perekonomian Kalimantan Selatan. Berbagai hasil positif di tahun 2025 merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi bersama,” ujarnya.

Disampaikan bahwa kekuatan kolaborasi antara BI, pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi fondasi penting dalam pemulihan dan penguatan ekonomi daerah.

Sinergi ini mendorong Kalimantan Selatan mampu menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika nasional maupun global.

Gubernur Muhidin dalam sambutannya menyampaikan sejumlah capaian strategis yang berhasil diraih Kalimantan Selatan sepanjang tahun 2025, di antaranya:

Kalimantan Selatan meraih Peringkat Pertama Nasional Indeks Ketahanan Pangan (IKT) 2025 dengan skor 81,98% (10 September 2025).

Keberhasilan ini didorong penguatan ketersediaan pangan, stabilitas harga, serta penanganan wilayah rawan pangan.

Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin masuk nominasi TPID Terbaik tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan.

Capaian ini menunjukkan efektivitas inovasi pengendalian inflasi melalui BUMD pangan, kerja sama rantai pasok, program jangkau harga, serta konsistensi tindak lanjut hasil koordinasi TPID.

Di bidang industrialisasi daerah, Kalsel berhasil masuk nominasi BI Award kategori Pemerintah Provinsi Penggerak Ekonomi Digital Terbaik.

Sementara Kota Banjarmasin tercatat sebagai nominasi Championship TP2D terbaik tingkat kabupaten/kota di Kalimantan, menandakan kuatnya sinergi daerah dalam akselerasi ekonomi digital.

Selain itu, pemerintah daerah turut mendorong perluasan transaksi non-tunai serta digitalisasi pengelolaan keuangan daerah untuk meningkatkan transparansi dan pendapatan asli daerah (PAD).

Gubernur juga menegaskan fokus pembangunan jangka menengah menuju target pertumbuhan ekonomi 8,1% pada 2029, serta menjadikan Kalimantan Selatan sebagai gerbang logistik Kalimantan yang berperan dalam visi Indonesia Emas 2045.

Pengembangan sumber pertumbuhan baru melalui hilirisasi sumber daya alam, UMKM, perdagangan, serta percepatan sektor pariwisata – khususnya Geopark Meratus – menjadi prioritas investasi daerah ke depan. Hilirisasi batu bara dan kelapa sawit juga terus diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah ekspor sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

“Dengan dukungan investasi dan kolaborasi yang kuat antara Pemprov Kalsel dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia, kita optimistis mampu membangun pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU