Sabtu, Januari 31, 2026
Google search engine
BerandaHeadlinePemkab Banjar Gelar Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah untuk Kendalikan Inflasi...

Pemkab Banjar Gelar Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah untuk Kendalikan Inflasi Daerah

Link, Martapura – Jaga ketersediaan pasokan komoditas pangan strategis dan tekan fluktuasi harga di daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar lakukan Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah di Desa Paring Tali, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (28/1/2026)

Gerakan tersebut dilaksanakan Pemkab Banjar sebagai salah satu upaya untuk mengendalikan inflasi di daerah.

Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyi mengatakan, selain bertujuan untuk menjaga ketersediaan pasokan, menstabilkan harga, serta mengendalikan inflasi di tengah masyarakat. Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah tersebut sebagai wujud sinergi antara pemerintah daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama masyarakat dan kelompok tani.

“Semoga gerakan serupa dapat diikuti oleh desa dan kecamatan lainnya di Kabupaten Banjar, terutama wilayah yang memiliki potensi hortikultura,” harapnya.

BACA JUGA :  Mendagri Tito Apresiasi GPM, Inflasi Pangan Turun Jadi 2,31 Persen

Karenanya, Said Idrus mengimbau para petani agar menerapkan budidaya pertanian yang baik, dan menggunakan bibit unggul, mengelola hama serta penyakit secara tepat dan memanfaatkan teknologi alat mesin pertanian yang tersedia.

Turut serta menambahkan, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar, Warsita mengungkapkan, Pemkab Banjar secara simbolis sudah menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian kepada puluhan kelompok tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT), meliputi benih, sarana produksi pertanian, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor dan alsintan roda dua.

“Potensi lahan mencapai sekitar 50 hektare dengan realisasi awal yang telah ditanami sekitar 28 hektare,” ujarnya.

Tak hanya itu, Warsita juga memastikan, selain ketersediaan cabai dan bawang merah, komoditas lain seperti padi relatif aman karena Kabupaten Banjar masih dalam kondisi surplus.

BACA JUGA :  Pemprov Kalsel Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi

“Pemkab Banjar bersama Dinas Pertanian provinsi akan terus memberikan dukungan, baik dari sisi sarana produksi maupun infrastruktur pertanian,” katanya.

Untuk pengelolaan awal, satu kelompok tani di Desa Paring Tali terlibat langsung dengan jumlah anggota sekitar 15 orang. Kegiatan tersebut direncanakan akan diperluas ke kelompok tani lainnya, khususnya di Kecamatan Simpang Empat.

Selain dihadiri Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkungan Pemkab Banjar, kegiatan seremonial Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah di Desa Paring Tali tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Syamsir Rahman, yang pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil meraih peringkat pertama Indeks Ketahanan Pangan Indonesia.(zainuddin)

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU