Atlet E-sport Diharapkan Semakin Berkembang

Facebook
Twitter
LinkedIn
e-sport semakin berkembang

Link, Banjarbaru – Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono membuka langsung Piala kemerdekaan MLBB 1.0 Se-kalimantan Selatan dalam rangka menyemarakkan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, bertempat di Cafe Epigraf, Jum’at (12/8/2022).

 

Wartono menyampaikan, dengan berkembangnya teknologi komputer dan video game, pertandingan E-sport juga semakin berkembang di kalangan masyarakat.

 

“Jadi kami (Pemerintah) mensupport adanya pertandingan ini.  Mudah-mudahan menggairahkan, kebetulan di Banjarbaru juga memiliki fasilitas spot-spot jaringan yang memadai khususnya bagi anak muda,” tuturnya.

 

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru, Ahmad Yani Makkie mengatakan, pertandingan ini merupakan edukasi jadi bukan hanya untuk mengejar hadiah dan bermain game saja.

 

“E-sport ini merupakan edukasi. Untuk mengetahui cara bekerjasama, dapat siap menang atau kalah dan pelajaran lainnya,” tuturnya.

 

Ia mengungkapkan terimakasih kepada panitia yang sudah memberikan ruang kepada para gamers. Dan berharap turnamen tersebut dapat melahirkan atlet-atlet mobile legend yang ke depan mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional dan internasional.

Baca Juga  BBM Naik, Motor Listrik Kini Menjadi Alternatif, Berikut Daftar Harganya

 

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini dapat timbul gamers sejati yang bisa kita andalkan untuk bertanding ke level yang lebih tinggi lagi,” ucapnya.

 

Sementara itu, Ketua pelaksana Ikhwanur Rakhim menyebutkan, ada 25 tim dengan masing-masing tim berjumlah lima orang pemain dan satu cadangan.

 

“Kegiatan ini hadiahnya Rp10 juta. Juara satu Rp5 juta, juara 2 Rp3 juta, juara 3 Rp2,5 juta dan juara MVP final Rp500 ribu,” tuturnya.

 

Ia melanjutkan, ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami dari unsur masyarakat untuk berkolaborasi dengan pemerintah guna ikut memeriahkan kemerdekaan RI.

 

“Di Banjarbaru sudah ada persatuan E-sport di bawah naungan KONI dan Pemerintah Kota Banjarbaru. Jadi tinggal menambah event saja untuk melahirkan bibit atlet yang berprestasi,” ucapnya.

 

Kemudian, pertandingan Mobile Legend ini sekaligus tahap evaluasi untuk persiapan Porprov di Kabupaten Tapin pada November 2022.

 

“Jadi harapan kami agar Kota Banjarbaru mengirim atlet yang berprestasi pada Porprov tersebut,” tuturnya. (Juwita/BBAM)