Sabtu, Maret 2, 2024

Beras Mayang Gambut di Pasar Rp22.000 per Liter

Link, Martapura – Tahun 2022 hasil panen gabah di lahan-lahan pertanian Kabupaten Bajar tak bisa dikatakan berhasil. Apalagi tercatat 433 hekater tanaman padi gagal panen karena mengalami puso.

Dampaknya, harga beras lokal seperti jenis Beras Mayang Gambut di Kabupaten Banjar hingga menjelang Ramadhan 1444 H/2023 M masih terjadi inflasi.

Berdasarkan data pada Dinas Pertanian Kabupaten Banjar pada pertengahan Januari 2023 lalu, tercatat seluas 2.956,39 hektare lahan pertanian di Kabupaten Banjar terdampak Perubahan Iklim (DPI), dan terserang hama tungro (Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di 2022 kemarin.

“Untuk beras terbaik nomor satu di Kalimantan Selatan (Kalsel), yakni jenis beras Jambu Mayang dari wilayah Kecamatan Gambut, saat ini harganya mencapai Rp22.000 per liter. Karena dari distributor, untuk satu karung beras, atau sekitar 50 liter, kita sudah dikasih harga Rp1 Juta,” papar Wahab, salah satu pedagang sembako di Pasar Thaibah Martapura, Senin 20 Maret 2023.

dengan harga dasar seperti itu ujarnya lebih lanjut, terpaksa pihaknya menjual beras Mayang Gambut dengan harga Rp22.000 per liter.

Baca Juga  POMnas XVIII Cabor Karate Kalsel Dapatkan 2 Emas dan 3 Perunggu 

Tak hanya itu, Wahab juga mengungkapkan, saban kali stok beras di pasokkan ke pasar, harganya selalu mengalami lonjakan, yakni berkisar Rp50.000 – Rp70.000 per karung beras.

“Memang, ketika menjelang Ramadhan harga beras akan terjadi lonjakkan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri (lebaran), tapi tidak terlalu signifikan. Kali ini berbeda. Karena gagal panen, sehingga harga beras di pasaran melonjak tinggi. Mungkin, akan terus terjadi kenaikan menjelang hari raya nanti,” katanya.

Tak hanya itu, Wahab juga mengungkapkan, sejak dua pekan terakhir, untuk harga beras lokal terus melonjak, tak terkecuali stok beras dari luar Kalsel.

“Tapi, untuk stok beras yang didatangkan dari pulau Jawa, naiknya tidak terlalu signifikan. Seperti beras Siam Jawa, saat ini harganya Rp14.000 per liter, bahkan untuk beras jenis Ciherang saat ini hanya Rp10.000 per liternya,” ungkapnya. (zainuddin/BBAM)

BERITA POPULER