Link, Martapura – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupeten Banjar, nampaknya tidak main-main untuk memberantas persoalan melawan hukum di wilayah Kabupaten Banjar.
Terutama dalam hal pemberantasan masalah korupsi yang rentan terjadi dikalangan sektor instansi pemerintahan, desa maupun kecamatan di Kabupaten Banjar. Itulah yang belakangan dilakoni Muhammad Bardan, Kajari Kabupaten Banjar.
Hal itu dapat dibuktikan, dengan kinerja yang saat ini sedang gencar dilakukan oleh pihak Kejari.
Kepala Kejari Kabupaten Banjar Muhammad Bardan SH MH, mengatakan, adapun salah satu aksi nyata dilakukan mereka. Yakni dengan memberikan sosialisasi tentang pemahaman hukum khusus kepada Kepala Desa.
“Giat hari yang ke tiga ini, kami fokus memberikan materi kepada 20 Desa yang ada di Kabupaten Banjar. Tujuannya, agar mereka paham permasalahan hukum, terkait tindak pidana korupsi,” ungkapnya Lepada Linkalimantan.com Rabu 7 Desember 2022
Lelaki kelahiran Bukittinggi 1973, itu juga menginginkan bahwa dengan kegiatan ini, desa yang sudah menerima materi, kedepannya dapat dijadikan Percontohan (Role Model) di Kab. Banjar.
“Artinya jika apa yang saya sampaiakan ini dapat diterapkan dan dijalankan oleh pihak desa dengan benar dan baik, maka pembangunan desa manis tanpa korupsi yang disampaikan sesuai tema kegiatan, akan terwujud seperti yang kita harapkan dan kesejahteraan masyarakat terjamin,” sebutnya.
Pastinya kata lelaki berdarah Minang ini, selain kesuksesan itu terwujud dengan memahami pemberian materi sosialisasi, Pihkanya yang juga sebagai salah satu Aparat Penegak Hukum (APH), akan selalu membantu dan mendorong para Kepala Desa untuk mentaati semua aturan hukum baik penyelenggaraan pemdes, tertib administrasi, tertib anggaran, keuangan dan pelaporan serta pertanggungjawaban keuangan desa.
“Karena dengan seperti itu, saya yakin Desa aman dari yang namanya Korupsi,” tandas Muhammad Bardan putra dari almahrum Muhammad Din Datuk Nan Basa dan almahrum ibu Hj Noerdias. (oetaya/BBAM)