Link, Martapura – Dikritik pengerjaan karena dinilai tak sesuai dengan besarnya anggaran yang dikucurkan, yakni Rp393 Juta. Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar pastikan proyek renovasi Lapangan Tenis Martapura, Jalan Albasia sudah sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD dengan agenda pembahasan Proyek Lapangan Tenis Jalan Albasia. Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar, Irwan Jaya memastikan pelaksanaan proyek lapangan tenis albasia yang dikerjakan CV Rinkei Khal Nusantara selama 30 hari kalender sudah sesuai dengan RAB.
“Hari ini kami sudah menyampaikan data-data secara lengkap, baik desain termasuk estimasi biaya yang diperlukan pada saat pelaksanaan. Dan Komisi IV sudah bisa menerima, melihat dan mempelajari langsung data yang kami berikan,” ujarnya pada Sabtu (7/2/2026).
Tak hanya itu, Irwan Jaya juga mengakui terkait beberapa sarana prasarana olahraga kedepannya memang perlu mendapatkan perhatian khusus dengan kualitas standar dan baik. Tak terkecuali sarana prasarana penunjang di lapangan tenis albasia yang kedepannya juga perlu dilakukan perbaikan.
“Terkait beberapa item pekerjaan yang perlu perbaikan, kontraknya kemarin berakhir pada 20 Desember 2025. Karena selama 90 hari masuk dalam masa pemeliharaan setelah dilakukan serah terima, tentu akan kita perbaiki,” katanya.
Usai memimpin RDP, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Hj Anna Rusiana mengakui, pelaksanaan kegiatan renovasi lapangan tenis Albasia memang sudah sesuai RAB. Namun masih perlu melakukan beberapa perbaikan.
“Seperti warna cat lapangan tenis yang dinilai mengganggu konsentrasi bermain, dan adanya keretakan yang harus diperbaiki di masa pemeliharaan. Begitu juga terkait kondisi musala dan toilet kedepan harus jadi fokus perbaikan,” ucapnya.
Dengan masa pelaksanaan yang sempit, yakni hanya selama 30 hari kalender, dana hanya Rp393 Juta. Hj Anna memahami kondisi tersebut. “Item pekerjaannya ada dua, pertama perbaikan satu lapangan tenis dan kedua pembongkaran 14 pilar beton menggunakan ekskavator. Dimana pembongkaran satu pilar saja membutuhkan waktu sekitar dua hari,” pungkasnya.(zainuddin)

