Minggu, Juli 21, 2024
BerandaHeadlineDKUMPP Banjar Tera Ulang Alat Ukur dan Timbang Kesehatan

DKUMPP Banjar Tera Ulang Alat Ukur dan Timbang Kesehatan

Link, Martapura – Tera ulang bukan hanya penting dilakukan pada alat ukur dan timbang untuk keperluan perdagangan. Alat ukur dan timbang untuk kepentingan kesehatan juga harus dilakukan tera ulang.

Dari data Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP ) Banjar, terungakap jumlah unit yang diuji dapat diketahui, bahwa sebanyak 399 unit (37,08 persen) alat ukur tinggi badan dan timbangan yang digunakan untuk penentuan status gizi dan stunting di fasilitas kesehatan masyarakat ternyata tidak akurat.

“Namun Tim Gelang Anting Manis telah melakukan perbaikan terhadap timbangan dan alat ukur tinggi badan tersebut sehingga dapat digunakan kembali. Semoga inovasi ini dapat membantu penurunan angka stunting dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kepala DKUMPP Banjar I Gusti Made Suryawati

Dibagian lain Made menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Unit Metrologi Legal DKUMPP  Banjar lakukan kegiatan Gerakan Tera Ulang Antisipasi Stunting Maju, Mandiri dan Agamis (Gelang Anting Manis) di Puskesmas Mataraman, Selasa (28/3/2023) pagi.

Baca juga  Cegah Radikalisme Densus 88 Kunjungi Pemkab Banjar

Itu semua sebutnya, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 tentang percepatan penurunan angka stunting, mengamanatkan agar semua lini bahu membahu membantu penurunan angka stunting melalui kerjasama multisektor di pusat, daerah dan desa.

“Unit Metrologi Legal DKUMPP Banjar merasa perlu mengambil peran dalam hal standarisasi alat ukur dan timbang di pos pelayanan kesehatan. Baik di level desa maupun kecamatan melalui tera/tera ulang UTPP di posyandu dan puskesmas,” ujar Made.

Sementara Camat Mataraman Dedi Kurniadi, sangat mendukung inovasi ini guna membantu kegiatan di posyandu, puskesmas dan puskemas pembantu. Dimana alat timbang yang ada masih belum terstandarisasi.

“Tera ulang ini bisa terus dilakukan sehingga bayi yang diukur terstandar dengan baik dan mencanangkan Kecamatan Mataraman bebas Stunting Tahun 2024,” tutupnya. (oetaya/BBAM)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

TERPOPULER