Rabu, Januari 28, 2026
Google search engine
BerandaHeadlineHasnuryadi Berbaur dengan Ribuan Jemaah Haul KH Abdussyukur

Hasnuryadi Berbaur dengan Ribuan Jemaah Haul KH Abdussyukur

Link, Martapura – Ribuan Jemaah  memadati Peringatan Haul ke-19 Almaghfurlah KH Abdussyukur bin Badrun memadati Kampung Melayu Tengah, Martapura, Kabupaten Banjar. Satu diantaranya adalah Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman berbaur bersama jemaah.

Kehadiran Wakil Gubernur Hasnuryadi menjadi bentuk penghormatan terhadap sosok KH. Abdussyukur bin Badrun, yang dikenal sebagai ulama teladan dan tokoh penting dalam dunia pesantren di Kalsel.

Selain sebagai bentuk penghormatan, kehadiran tersebut juga menunjukkan kedekatan dan dukungan pemerintah daerah terhadap para ulama serta pesantren sebagai pusat pendidikan agama di Banua.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan harapan agar nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan oleh almarhum dapat terus dilanjutkan oleh generasi penerus, baik dari kalangan keluarga, para santri, maupun masyarakat secara umum

BACA JUGA :  Hadiri HUT ke 44 YJI Wagub Kalsel Ingatkan Gerak dan Pola Hidup Sehat sebagai Kebiasaan

“Semoga seluruh kebaikan yang telah beliau wariskan dapat kita lanjutkan bersama, demi maslahatan umat dan kemajuan Banua,” ujar Hasnuryadi, Kamis (28/8/2025) malam..

Lebih lanjut, menjelang bulan Maulid Nabi Muhammad SAW dan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Wakil Gubernur juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan nilai-nilai kebangsaan.

“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk mempererat ukhuwah, meneladani perjuangan para ulama, serta menjaga semangat kebangsaan dalam bingkai keislaman dan kebhinekaan” tutur Wagub Hasnuryadi.

Diketahui, sosok Almaghfurlah KH. Abdussyukur bin Badrun, atau yang akrab disapa “Ayah” oleh para santri dan masyarakat, lahir di Kampung Melayu Tengah pada 11 Syaban 1346 H (8 Agustus 1928). Beliau dikenal luas karena kealiman dan sifatnya yang tawadhu.

BACA JUGA :  Perkuat Kualitas Pendidikan, Hasnuryadi Sulaiman Audiensi dengan Rektor UNAIR

Semasa hidupnya, beliau menimba ilmu dari ulama-ulama besar Martapura seperti KH. Anang Sya’rani Arif, KH. Salim Ma’ruf, KH. Husein Qodri, dan KH. Seman Mulia, serta menuntut ilmu hingga ke Makkah bersama Syekh M. Yasin Al Fadani dan Syekh Ismail Al Yamani.

KH Abdussyukur wafat pada hari Sabtu, 5 Rabiul Awwal 1428 H (24 Maret 2007) dan dimakamkan di samping guru utama beliau, KH. Anang Sya’rani Arif, di Kubah Kampung Melayu Tengah. (tri)

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU