Selasa, Mei 21, 2024

Jelang Lebaran Daging Sapi dan Ayam Merangkak Naik

Link, Banjarbaru – Harga kebutuhan di Pasar Bauntung Jl. RO Ulin, Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mulai naik menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri  2022. Salah satunya harga daging sapi yang sebelumnya Rp140 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogramnya.

Salah satu pedagang di Pasar Bauntung Banjarbaru, Noor Habibah mengatakan, bahwa kenaikan harga itu dipicu dengan tingginya permintaan masyarakat jelang idul Fitri.

“Naik mba, Rp150 ribu harga daging khasnya, kalau babat Rp85 ribu, tulangan juga naik dari harga 85 ribu sekarang jadi Rp100 ribu yang bagus Rp110 ribu,” ucapnya.

Habibah menambahkan, pemicu naiknya harga daging sapi disebabkan tingginya jumlah permintaan pelanggan dan mahalnya harga sapi dari peternak.

“Jelang Hari Raya Idul Fitri permintaan pelanggan tinggi, terus juga harga sapi sudah mahal dari sananya jadi kita terpaksa naikkan harga,” pungkasnya.

BACA JUGA  Pasar Ramadhan Rencananya Digelar di Lapangan Murjani

Sementara itu, selain daging sapi, kenaikan juga terjadi pada ayam potong dari Rp30 ribu jadi Rp48 ribu per kilogram.

“Kalau ayam jumbo tergantung timbangan seperti 2,5 kilogram itu harganya Rp80 ribu. Dada filet aja sudah mencapai harga Rp55 ribu sampai Rp65 ribu,” tutur Mama Zainal penjual ayam potong di pasar Bauntung Banjarbaru. (Ita/BBAM)

Link, Banjarbaru – Harga kebutuhan di Pasar Bauntung Jl. RO Ulin, Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mulai naik menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri  2022. Salah satunya harga daging sapi yang sebelumnya Rp140 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogramnya.

Salah satu pedagang di Pasar Bauntung Banjarbaru, Noor Habibah mengatakan, bahwa kenaikan harga itu dipicu dengan tingginya permintaan masyarakat jelang idul Fitri.

BACA JUGA  Pelipatan Surat Suara di KPU Kota Banjarbaru Selesai Lebih Cepat

“Naik mba, Rp150 ribu harga daging khasnya, kalau babat Rp85 ribu, tulangan juga naik dari harga 85 ribu sekarang jadi Rp100 ribu yang bagus Rp110 ribu,” ucapnya.

Habibah menambahkan, pemicu naiknya harga daging sapi disebabkan tingginya jumlah permintaan pelanggan dan mahalnya harga sapi dari peternak.

“Jelang Hari Raya Idul Fitri permintaan pelanggan tinggi, terus juga harga sapi sudah mahal dari sananya jadi kita terpaksa naikkan harga,” pungkasnya.

Sementara itu, selain daging sapi, kenaikan juga terjadi pada ayam potong dari Rp30 ribu jadi Rp48 ribu per kilogram.

“Kalau ayam jumbo tergantung timbangan seperti 2,5 kilogram itu harganya Rp80 ribu. Dada filet aja sudah mencapai harga Rp55 ribu sampai Rp65 ribu,” tutur Mama Zainal penjual ayam potong di pasar Bauntung Banjarbaru. (Ita/BBAM)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

TERPOPULER