Minggu, Juli 21, 2024
BerandaHeadlineJokowi Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jokowi Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Linkalimantan.com – Presiden Joko Widodo melakukan uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Menurut Presiden, kereta tersebut nyaman digunakan bahkan saat mencapai kecepatan maksimal 350 km/jam.

Jokowi tiba di Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung sekitar pukul 08.50 WIB, Rabu (13/9/2023). Dia mengawali kegiatannya dengan berkeliling stasiun. Usai berkeliling, Jokowi pun langsung menuju ke peron kereta cepat. Jokowi lalu duduk di gerbong paling depan.

“Nyaman, dan pada kecepatan tadi 350 (km/jam) tidak terasa sama sekali, baik saat duduk maupun saat berjalan. Sehingga inilah peradaban, kecepatan,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai melakukan uji coba di Stasiun KCJB Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

Presiden Jokowi pun berharap kehadiran moda transportasi kereta cepat tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berpindah dari penggunaan mobil pribadi ke transportasi umum. Hal tersebut penting dalam rangka mengurangi kemacetan hingga polusi udara di Jakarta, Bandung, dan sekitarnya.

Baca juga  Presiden Jokowi - PM Inggris Bahas Proyek Energi Surya

“Karena setiap tahun kita kehilangan karena macet di Jabodetabek dan Bandung itu sudah lebih dari Rp100 triliun,” ungkap Presiden.

Presiden juga menargetkan kereta cepat pertama di Indonesia tersebut dapat segera diresmikan dan dinikmati oleh masyarakat luas. Meskipun demikian, Presiden menyerahkan sepenuhnya target tersebut kepada manajemen Kereta Cepat Jakarta-Bandung, termasuk tarif yang akan ditentukan.

“Nanti yang menentukan juga manajemen Kereta Cepat berdasarkan juga nanti tentu saja konsultasi dengan Kementerian Perhubungan,” ucap Presiden.

Presiden juga mengungkapkan bahwa tarif yang berlaku bagi masyarakat akan melalui proses kalkulasi yang matang. Dengan demikian, walaupun tidak diberikan subsidi dari pemerintah, tarif KCJB akan tetap terjangkau.

“Tapi apapun yang paling penting kita ini mendorong agar masyarakat berpindah dari mobil ke transportasi massal, baik itu kereta cepat, MRT, LRT, bus,” tutur Jokowi. (tri)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

TERPOPULER