Beranda blog Halaman 14

Romi Jahat Berpulang, Jejak Panjang Vokalis Punk yang Konsisten Mengkritik Sosial

0
Vokalis Punk
Romi Jahat saat tampil di atas panggung dalam sebuah pertunjukan musik (Foto: instagram/rtjofficial)

Link, Jakarta – Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia setelah Romi Jahat meninggal dunia, Selasa, 10 Februari 2026. Romi dikenal sebagai vokalis ‘Romi & The Jahats’ dan figur penting di dunia musik punk nasional.‎

‎Kabar wafatnya Romi Jahat dikonfirmasi melalui unggahan resmi Instagram Romi & The Jahats. Pihak band menyampaikan belasungkawa dan doa atas kepergian Romi Jahat.‎

“Romi Jahat, Babeh kami, sahabat kami, saudara kami telah berpulang. Terima kasih atas semua cinta dan dukungan, Al-Fatihah,” tulis akun resmi @rtjofficial, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyakit yang diderita Romi Jahat. Namun kondisi kesehatannya disebut menurun dalam beberapa pekan terakhir.

‎Sekitar tiga pekan sebelum wafat, ‘Romi & The Jahats’ membatalkan sejumlah agenda panggung. Pembatalan dilakukan karena kondisi fisik Romi Jahat tidak memungkinkan tampil.

‎“Kami terpaksa absen menyapa kalian karena kondisi kesehatan vokalis kami tidak memungkinkan tampil. Kondisinya membutuhkan perawatan lebih lanjut,” tulis pihak band

‎Romi Jahat memiliki nama asli Adie Indra Dwiyanto dan aktif bermusik sejak akhir 1990-an. Ia dikenal sebagai vokalis awal band punk legendaris ‘Marjinal’ pada 1997.

‎Setelah hengkang dari ‘Marjinal’, Romi mendirikan Romi & The Jahats pada 2008. Band tersebut dikenal lewat karya punk rock yang lugas dan sarat kritik sosial.

‎Selama hampir 18 tahun berkarya, ‘Romi & The Jahats’ merilis lima album penuh. Album terakhir bertajuk Teman diluncurkan pada April 2025.

‎Kepergian Romi Jahat meninggalkan duka mendalam bagi komunitas musik punk Indonesia. Karyanya dikenang sebagai suara perlawanan dan kegelisahan sosial.

Padel Naik Daun di Indonesia 2025, Dari Olahraga Santai Jadi Gaya Hidup Urban

0
gaya hidup
Olahraga padel. (padelfip.com)

Link, Banjarbaru – Permainan padel menggunakan raket tanpa senar dengan permukaan padat berlubang, serta bola yang mirip dengan bola tenis. Dinding kaca atau tembok di sekeliling lapangan menjadi bagian dari permainan, karena bola boleh memantul sebelum dikembalikan ke lawan.

Cara bermain padel relatif mudah dipelajari, bahkan bagi pemula yang belum terbiasa dengan olahraga raket. Servis dilakukan secara underhand, reli cenderung lebih panjang, dan permainan berlangsung cepat namun tetap santai.

Karakter permainan yang tidak terlalu menguras tenaga, tetapi tetap aktif dan menyenangkan, membuat padel cepat diterima berbagai kalangan. Faktor inilah yang menjadi pintu masuk popularitas padel di Indonesia sepanjang 2025.

Dari Olahraga Rekreasi ke Gaya Hidup Urban

Seiring meningkatnya partisipasi masyarakat, padel mengalami pergeseran makna. Olahraga ini tidak lagi sekedar aktivitas fisik, melainkan mulai melekat pada gaya hidup masyarakat perkotaan.

Padel kerap dimainkan sebagai aktivitas selepas jam kerja atau pengisi waktu akhir pekan. Kehadirannya menawarkan kombinasi antara olahraga, hiburan, dan kebersamaan dalam satu aktivitas.

Nuansa santai, inklusif, dan modern membuat padel identik dengan gaya hidup aktif. Citra tersebut memperkuat posisinya sebagai bagian dari dinamika lifestyle urban.

Maraknya Pembangunan Lapangan Padel

Meningkatnya minat masyarakat mendorong maraknya pembangunan lapangan padel di berbagai wilayah. Fasilitas padel mulai bermunculan, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di daerah penyangga.

Lapangan padel umumnya dibangun dengan konsep modern dan multifungsi. Selain sebagai sarana olahraga, area ini juga dirancang sebagai ruang berkumpul dan bersosialisasi.

Pembangunan lapangan yang semakin masif memperluas akses masyarakat terhadap olahraga padel. Kondisi ini membuat padel semakin mudah dijangkau dan tidak lagi terbatas pada kelompok tertentu.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa padel berkembang seiring kebutuhan masyarakat akan ruang olahraga yang praktis dan berbasis komunitas. Perkembangan ini juga mencerminkan perubahan gaya hidup urban yang semakin mengutamakan aktivitas sosial dan kebugaran.

Peran Komunitas dan Media Sosial

Pertumbuhan padel tidak terlepas dari peran komunitas yang aktif menggelar latihan bersama dan agenda rutin. Komunitas menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus sarana memperkenalkan padel kepada pemain baru.

Media sosial turut mempercepat penyebaran tren padel. Unggahan aktivitas bermain, suasana lapangan, dan momen kebersamaan pemain mendorong rasa penasaran masyarakat untuk ikut mencoba.

Kombinasi komunitas yang solid dan eksposur digital membuat padel berkembang secara organik di berbagai kalangan. Perkembangan tersebut berlangsung konsisten dan memperkuat posisi padel sebagai olahraga yang semakin diminati.

Turnamen, Ekosistem, dan Peluang Ekonomi

Selain bersifat rekreatif, padel mulai menunjukkan perkembangan di sisi kompetitif. Sejumlah turnamen lokal digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus uji kemampuan pemain.

Perkembangan tersebut membentuk ekosistem padel yang lebih luas, mulai dari pengelola lapangan, pelatih, hingga penyedia perlengkapan olahraga. Padel membuka peluang ekonomi baru di sektor olahraga dan gaya hidup.

Meski belum menjadi cabang olahraga arus utama, pertumbuhan ekosistem padel terus menunjukkan perkembangan signifikan di berbagai daerah. Kondisi ini dinilai menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan padel sebagai olahraga sekaligus gaya hidup baru masyarakat. (rri.co.id).

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026: Fenomena Ring of Fire Langka di Langit

0
Gerhana Matahari Cincin
Fase ‘ring of fire’ yang terekam selama gerhana matahari cincin pada 14 Oktober 2023 di Oregon, Amerika Serikat. (Foto: rri.co.id)

Link, Banjarbaru – Fenomena langit langka, gerhana Matahari cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026 mendatang. Gerhana ini mempersembahkan pemandangan cincin api di sekitar bulan.

Mengutip Space.com, gerhana ini terjadi ketika Bulan bergerak tepat di antara Bumi dan Matahari. Namun, bulan akan berada pada jarak yang lebih jauh dari Bumi sehingga tidak sepenuhnya menutupi piringan Matahari.

Akibatnya, cahaya Matahari yang tersisa membentuk cincin terang di sekitar siluet Bulan. Fenomena inilah yang kemudian dinamakan ‘ring of fire’.

Meski demikian, ‘ring of fire’ hanya akan terlihat dari wilayah yang sangat terbatas. Terutama bagian selatan Samudra Selatan dan Antarktika.

Untuk wilayah Indonesia dan sebagian besar Asia, gerhana ini tidak akan bisa diamati langsung. Oleh karena itu, masyarakat yang ingin menyaksikannya dianjurkan mengikuti siaran langsung atau rekaman dari lokasi pengamatan.

Durasi fase cincin api diperkirakan berlangsung sekitar lebih dari dua menit. Peristiwa ini menjadikan peristiwa tersebut sangat singkat namun visualnya sangat mencolok.

Fenomena gerhana Matahari cincin tahun ini menjadi bagian dari rangkaian kejadian astronomi menarik pada 2026. Termasuk parade planet dan beberapa gerhana lainnya yang diprediksi akan terjadi sepanjang tahun. (rri.co.id)

Pokir Dewan, Proyek Jalan Rigid di Komplek Rizky Pesona IV Tak Rampung

0
Proyek Jalan

Link, Martapura – Proyek Peningkatan Kualitas Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Komplek Rizky Pesona IV, RT009, Jalan Muhibbin, Kelurahan Sekumpul yang menggelontorkan dana Rp586.600.000,00 dari total pagu anggaran Rp715 Juta tak selesai dikerjakan.

Dilaksanakan selama 45 hari kalender, yakni terhitung sejak 31 Oktober – 15 Desember 2025. Ternyata CV Barigas Jaya Utama selaku kontraktor pelaksana tak mampu merampungkan pengerjaan peningkatan kualitas PSU Perumahan Berkat Pesona IV, dengan total panjang penanganan kurang lebih 485,8 meter, hingga menuai keluhan warga.

Hamid selaku Ketua Komplek Rizky Pesona IV berharap, proyek peningkatan kualitas PSU berupa pembangunan jalan rigid beton yang berasal dari Pokok Pikiran (Pokir) Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora dapat dilanjutkan hingga selesai.

“Berdasarkan informasi awal pengerjaan jalan cor beton ini akan diselesaikan sebelum pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul. Tapi hingga saat ini hanya sampai di tahap pekerasan badan jalannya saja. Harapan kami dapat kembali dilanjutkan, entah dengan pengaspalan atau cor beton,” ujarnya pada Senin (9/2/2026) kemarin.

Dikonfirmasi terkait perihal tersebut, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar, Akhmad Bayhaqie membenarkan bahwa pengerjaan jalan tersebut belum selesai dilaksanakan.

“Item pengerjaannya jalan rigid beton. Penyedia tidak sanggup menyelesaikan pengerjaan dengan durasi 45 hari, selain faktor cuaca. Jadi hanya sampai di tahap lapisan pondasi agregat saja atau baru sekitar 18 persen, sehingga mereka masuk dalam daftar hitam atau di-blacklist,” ucapnya.

Tak hanya itu, Akhmad Bayhaqie memastikan proses lelang atau tender sepenuh menjadi kewenangan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Banjar, dan mengaku tidak mengetahui bahwa kontraktor tersebut telah di blacklist Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar.

“Saya tidak mendapatkan informasi itu, karena mereka ikut lelang secara normal dan saya tidak mengetahui bagaimana proses di ULP (Unit Layanan Pengadaan), mudah-mudahan hal itu berjalan sebagaimana mekanismenya,” katanya.

Tak mampu dirampungkan di penghujung 2025, Akhmad Bayhaqie memastikan akan kembali memprogram peningkatan kualitas PSU Perumahan Berkat Pesona IV tersebut.

Karena persolan tersebutlah Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora mengungkapkan rasa kekecewaannya dalam rapat evaluasi kegiatan tahun anggaran 2025 di DPRD pada 7 Februari 2026 kemarin, dampak Pokir-nya tak dapat direalisasikan di penghujung tahun.

“Teman-teman di DPRD berharap adanya komitmen dari Pemerintah Daerah (Pemda) segera mengambil langkah untuk memperbaiki sejumlah permasalahan yang dikeluhkan masyarakat. Kita berharap Inspektorat juga segera turun ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan melakukan evaluasi beberapa kegiatan yang bermasalah,” harapnya.

Politisi Gerindra ini juga mengingatkan agar Pemda agar melakukan evaluasi kinerja Tim Kelompok Kerja (Pokja) guna mencegah kejadian serupa. “Karena ada statement dari Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) mereka tidak dilibatkan, tiba-tiba hanya disodori si pemenang lelang. Jangan sampai teman-teman pada SOPD mendapatkan kucing dalam karung,” tegasnya.(zainuddin)

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, Bupati Banjar Resmikan Empat Puskesmas Baru

0
Bupati Banjar

Link, Martapura – Tunjukkan komitmen dalam memperkuat layanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur resmikan empat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas di empat kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar pada Selasa (10/2/2026).

Empat UPTD Puskesmas yang rampung dikerjakan pada 2025 dan resmi beroperasi tersebut, yakni UPTD Puskesmas Martapura Barat, Puskesmas Karang Intan 2, Puskesmas Pengaron dan Puskesmas Kertak Hanyar.

Usai meresmikan empat Puskesmas secara seremonial di UPTD Puskesmas Martapura Barat yang rampung dikerjakan PT TRI PUTRA ARYA AXELA dengan nilai kontrak Rp9,2 Miliar, Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur mengatakan, peresmian tersebut menjadi bagian integral dari implementasi visi dan misi pembangunan di Kabupaten Banjar dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas dan sejahtera. Pembangunan serta revitalisasi puskesmas sekaligus mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur pelayanan kesehatan tingkat pertama secara berkelanjutan.

“Bangunan puskesmas sebelumnya telah berusia sekitar 13 tahun dan berada di kawasan rawan terdampak banjir, sehingga kerap mengganggu kelancaran pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kondisi puskesmas lama juga sudah tidak memenuhi Standar Bangunan dan Tata Ruang Puskesmas sesuai ketentuan Permenkes,” jelas Saidi.

Tak hanya UPTD Puskesmas Martapura Barat, lanjut Saidi, kondisi serupa juga terjadi di sejumlah puskesmas lainnya yang sudah berusia antara 20 hingga 30 tahun. Permasalahan utama meliputi keterbatasan lahan, ketidaklayakan bangunan hingga kendala status tanah. “Pembangunan gedung puskesmas baru menjadi solusi atas kendala teknis yang selama ini dihadapi. Saya berpesan kepada pengelola dan seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas agar memanfaatkan fasilitas baru ini dengan sebaik-baiknya, serta mengisinya dengan dedikasi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sehingga puskesmas ini menjadi tempat yang penuh berkah, bermanfaat, dan benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat,” harapnya.

Turut serta menambahkan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Dinkes) Kabupaten Banjar, Dr Noripansyah menjelaskan, proses pembangunan puskesmas dapat terlaksana berkat sinergi pendanaan dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang memiliki peran sangat vital, khususnya untuk sektor kesehatan yang memiliki standar teknis tinggi.

“Pemerintah daerah akan terus mengoptimalkan seluruh skema pendanaan yang tersedia demi kepentingan masyarakat. Penentuan lokasi gedung baru juga telah dilakukan secara cermat, mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banjar,” pungkasnya.(zainuddin)

2026 PUPR Kalsel Tetapkan Dua Proyek Masuk Dalam Program Prioritas

0
Program prioritas

Link, Banjarbaru – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan dua proyek strategis bidang Cipta Karya sebagai program prioritas pembangunan tahun 2026. Kedua proyek tersebut telah masuk dalam paket SK Strategis Kalimantan Selatan dan dirancang dengan skema multi years.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha menjelaskan, dua paket strategis yang dimaksud yakni pembangunan stadion internasional serta kelanjutan pembangunan rumah jabatan Gubernur Kalimantan Selatan.

“Untuk bidang Cipta Karya tahun 2026, ada dua paket yang sudah masuk SK Strategis Kalsel, yaitu pembangunan stadion internasional dan kelanjutan pembangunan rumah jabatan gubernur,” ujar Ryan, Selasa (10/2/2026).

Ryan memaparkan, untuk pembangunan stadion internasional saat ini masih dalam tahap persiapan tender dengan skema design and build. Sementara itu, paket manajemen konstruksi telah mulai ditayangkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Manajemen konstruksi stadion sudah tayang di LPSE, sedangkan untuk fisiknya kita masih persiapan tender design and build. Karena skemanya design and build, pekerjaan fisik dan penyempurnaan desain akan berjalan bersamaan,” tuturnya.

Berdasarkan Nota Kesepahaman bersama DPRD Kalsel, pembangunan stadion internasional tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp1 triliun untuk tiga tahun anggaran, yakni 2026 hingga 2028. Pada tahun pertama, pekerjaan difokuskan pada pengolahan dan perkuatan tanah serta struktur awal.

“Target kami, akhir 2028 stadion sudah rampung. Tahun 2026–2027 progres fisik sudah terlihat signifikan,” jelas Ryan.

Sementara itu, untuk kelanjutan pembangunan rumah jabatan gubernur, Pemprov Kalsel mengalokasikan anggaran sebesar Rp120 miliar dengan skema dua tahun anggaran. Review desain telah dilakukan pada tahun 2025 dan pada tahun 2026 masuk tahap tender manajemen konstruksi.

“Manajemen konstruksi rumah jabatan gubernur juga sudah tayang. Saat ini kami sedang persiapan review HPS bersama Inspektorat. Minggu ini berkas masuk ke Inspektorat dan kita tunggu hasil reviewnya,” katanya.

Ryan menjelaskan, pada tahun 2026 anggaran yang dialokasikan sebesar Rp50 miliar dari total pagu Rp120 miliar, yang difokuskan untuk penyelesaian struktur bangunan. Sementara pada tahun berikutnya pekerjaan akan dilanjutkan pada aspek arsitektural serta mekanikal dan elektrikal.

“Kalau tahun ini yang jelas struktur. Insha Allah setengah pekerjaan selesai tahun ini, tahun depan lanjut arsitektural dan ME,” pungkasnya.

Dengan ditetapkannya dua proyek tersebut sebagai program prioritas, Dinas PUPR Kalsel berharap seluruh tahapan berjalan lancar sesuai perencanaan dan dapat memberikan manfaat besar bagi pembangunan daerah. (wahyu)

BKKBN Perkuat Sekolah Siaga Kependudukan untuk Siapkan Generasi Emas 2045

0
Sekolah Siaga Kependudukan
Ilustrasi Foto Sekolah Siaga Kependudukan di Padang, Sumatra Barat. (MC Kota Padang/InfoPublik.id)

Link, Jakarta – Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN), Bonivasius Prasetya Ichtiarto, menegaskan bahwa penguatan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) menjadi strategi penting dalam menyiapkan generasi muda unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Petunjuk Pelaksanaan Pelayanan Sekolah Siaga Kependudukan yang digelar secara daring, di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Menurut Bonivasius, SSK bukan sekadar program tambahan di sekolah, melainkan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.  “Sekolah Siaga Kependudukan adalah wadah pembelajaran dan pembentukan karakter. Bukan hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi membangun kesadaran terhadap isu kependudukan, kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan masa depan,” ujarnya.

Bonivasius menjelaskan, Indonesia saat ini berada dalam fase bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif (15–64 tahun) lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Kondisi ini merupakan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan nasional.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa peluang tersebut juga disertai tantangan serius, seperti masih rendahnya rata-rata lama sekolah yang berada di angka 9,37 tahun atau setara lulusan SMP, meningkatnya angka kelahiran usia 15–19 tahun, hingga persoalan kesehatan mental remaja. “Bonus demografi hanya terjadi sekali dalam sejarah suatu bangsa. Jika tidak dikelola dengan baik, kita bisa terjebak dalam middle income trap,” tegas Bonivasius.

Ia juga menyoroti kerentanan generasi muda terhadap pernikahan usia dini, pengangguran, penyalahgunaan narkoba, serta derasnya arus media sosial yang memengaruhi perilaku remaja.

Dalam paparannya, Bonivasius menekankan pentingnya pendidikan kependudukan diberikan sejak jenjang sekolah dasar. Materi yang disampaikan tidak hanya mencakup teori demografi, tetapi juga perlindungan remaja, kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, serta penguatan kesehatan mental.

Melalui SSK, peserta didik diharapkan memiliki wawasan kependudukan yang komprehensif serta mampu merencanakan masa depan secara matang, sehingga terhindar dari risiko putus sekolah dan pernikahan dini.

Program ini juga diarahkan untuk menciptakan sekolah yang aman dari bullying, narkoba, dan paham radikalisme, sekaligus membangun lingkungan pendidikan yang inklusif dan mendukung ketahanan remaja.

Untuk memperkuat efektivitas program, Kemendukbangga mengembangkan model implementasi SSK berbasis pelayanan. Pendekatan ini menempatkan sekolah sebagai penerima manfaat utama yang didampingi secara berkelanjutan agar implementasi lebih relevan dan adaptif sesuai kebutuhan di lapangan.  “Pendekatan layanan memastikan program benar-benar menjawab kebutuhan nyata sekolah, bukan sekadar memenuhi target kegiatan,” jelas Deputi Kemendukbangga.

Bonivasius menambahkan, kolaborasi dengan Bappenas, Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, serta pemerintah daerah menjadi kunci dalam memperluas dan meningkatkan kualitas Sekolah Siaga Kependudukan di seluruh Indonesia.

Dengan penguatan SSK, Kemendukbangga optimistis generasi muda Indonesia mampu mengoptimalkan bonus demografi dan mendorong terwujudnya Indonesia sebagai negara maju pada 2045.

Tak Termuat Dalam Perencanaan, Pembuatan Jalan Menuju RS Tipe D Telan Dana Rp800 Juta

0
RS Tipe D

Link, Martapura – Progres proyek pematangan lahan untuk Rumah Sakit (RS) Tipe D, di Kecamatan Gambut dengan pagu anggaran sebesar Rp10 Miliar yang tak mampu dirampungkan di penghujung 2025 baru 75 persen lebih. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar sebut akses jalan menuju RS tak masuk dalam perencanaan.

Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, Dr Noripansyah usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD pada Sabtu (7/2/2026) kemarin juga mengakui, terkait urugan tanah sebagai akses jalan menuju RS Tipe D dengan lebar kurang lebih 6 meter dan panjang sekitar 1 Km tak termuat dalam perencanaan pematangan lahan yang dikerjakan PT Rizky Karya Nusantara dengan nilai kontrak Rp8,85 Miliar.

“Sehingga beberapa persentase terjadi perlambatan. Karena itu kita harus membuatkan jalannya agar bahan material bisa running, artinya mau tidak mau harus mengambil anggaran dari pematangan lahan, dan terserap hampir 20 persen atau sekitar Rp800 Juta untuk jalan tersebut,” ujarnya.

Tak termuat dalam perencanaan, pejabat definitif Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK) pada Dinkes ini memastikan pelaksanaan pembangunan jalan dilakukan melalui Addendum, sehingga dapat direalisasikan pengerjaannya.

“Kalau sesuai site plan kita hanya melakukan land clearing, pengerukan, urugan tanah, pondasi cerucuk kayu galam, dan pasangan dinding batu, serta geotextile saja. Dan memang untuk pasangan dinding batu baru terlaksana sekitar 40 persen,” katanya.

Ditanya mengapa tidak melakukan pembangunan jalan atau membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk jalan terlebih dahulu sebelum pematang lahan RS Tipe D di atas lahan seluas 2 hektare?

Dr Ipan mengaku tidak tahu dan menyebutkan bukan kewenangan dinasnya, melainkan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar. “Kami hanya membangun bangunannya. Tapi tahun ini sudah diusulkan ke Dinas PUPRP, kalau tidak salah anggarannya sebesar Rp3 Miliar,” ucapnya.

Tak mampu dirampungkan pengerjaannya selama 100 hari kalender, terhitung sejak 8 September – 16 Desember 2025, dan harus dilakukan addendum waktu maksimal 50 hari, yakni hingga Maret 2026. Ternyata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Hj Anna Rusiana juga tak tahu terkait perencanaan awal pengerjaan pematang lahan RS Tipe D yang berujung pemutusan kontrak saat ditanya pewarta terkait perencanaannya yang diduga tidak matang?

“Itu ada yang menjawab nantinya. Kita cuma mengawasi proyek itu kenapa mangkrak. Ternyata medannya tidak bisa di lewati, biar pekerjaan itu tentunya material harus sampai ke lokasi,” tuturnya.

Meski menyampaikan terkait anggaran pematang lahan dan penetapan lokasi pembangunan sudah dilakukan pembahasan sebelumnya. Namun Politisi Gerindra memastikan akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait permasalahan tersebut. “Pemenang lelang itukan nomor 5, dan berstatus dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2024. Baru diketahui pada awal Januari,” tutupnya.(zainuddin)

Hadiri Mujahadah 1 Abad NU, Prabowo Tegaskan Target Swasembada Pangan Nasional

0
Swasembada Pangan

Link, Jatim – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan optimisme pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional secara menyeluruh dalam waktu tiga tahun ke depan.

Keyakinan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kedaulatan pangan menjadi pilar utama kemandirian bangsa. Pemerintah, kata Presiden, tidak hanya menargetkan peningkatan produksi, tetapi juga memastikan seluruh ekosistem pertanian berjalan adil dan berpihak kepada petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.

Dalam konteks tersebut, Presiden menekankan langkah strategis pemerintah dalam membenahi tata kelola pupuk nasional. Pengambilalihan kendali distribusi pupuk dilakukan untuk menjamin ketersediaan, pemerataan, dan keterjangkauan harga bagi petani di seluruh Indonesia. “Pemerintah sudah buktikan, begitu kita ambil alih pemerintahan, kita bisa menjamin pupuk sampai ke semua petani, dengan adil, dan dengan cukup, dan dengan harga yang kita turunkan” kata Kepala Negara.

Kebijakan tersebut turut menopang peningkatan kinerja produksi pangan nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras Indonesia sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 34,69 juta ton, meningkat 13,29 persen dibandingkan tahun 2024. Capaian ini sejalan dengan proyeksi FAO dan USDA yang memperkirakan produksi beras Indonesia berada di kisaran 34,6 juta ton, sekaligus menjadi yang tertinggi di kawasan ASEAN.

Peningkatan produksi tersebut berdampak langsung pada penguatan cadangan pangan nasional. Presiden Prabowo menyampaikan rasa syukur atas capaian stok beras nasional yang kini berada pada level tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.  “Alhamdulillah pertama kali dalam sejarah republik kita cadangan beras kita di gudang-gudang kita yang tertinggi selama sejarah republik Indonesia” pungkasnya

Sepanjang 2025, stok beras Bulog tercatat mencapai 3,25 juta ton dan bahkan sempat menyentuh 4,2 juta ton pada Juni 2025, tertinggi sepanjang sejarah. Memasuki awal 2026, stok beras yang dikuasai pemerintah dan masyarakat tercatat mencapai 12,53 juta ton, meningkat 49,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan semakin kuatnya fondasi ketahanan pangan nasional.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia telah memasuki fase penting dalam perjalanan swasembada pangan. Keberhasilan swasembada beras menjadi pijakan untuk melangkah menuju kemandirian komoditas pangan strategis lainnya. “Sejak 31 Desember 2025 Indonesia sekarang swasembada beras dan Insya Allah sebentar lagi swasembada jagung dan Insya Allah dalam tiga tahun lagi kita akan swasembada pangan semuanya.” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, kinerja produksi jagung nasional juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan angka tetap Kerangka Sampel Area (KSA) BPS, produksi jagung pipilan kering kadar air 14 persen sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 16,16 juta ton, meningkat 6,74 persen dibandingkan tahun 2024. BPS juga memproyeksikan potensi produksi jagung pada periode Januari–Maret 2026 mencapai 4,94 juta ton, naik 4,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain meningkatkan produksi, Presiden Prabowo menegaskan bahwa tujuan utama pembangunan sektor pangan adalah memastikan keterjangkauan harga bagi seluruh rakyat Indonesia. Pemerintah bertekad menjaga stabilitas harga pangan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. “Kita bertekad menurunkan harga pangan untuk seluruh rakyat Indonesia” imbuh Presiden.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen Kementerian Pertanian untuk terus memperkuat fondasi produksi pangan nasional.

Menurutnya, capaian swasembada yang telah diraih dan target swasembada pangan menyeluruh dalam tiga tahun ke depan merupakan hasil dari kerja kolektif yang berbasis pada kebijakan pro-petani dan penguatan produksi dari hulu hingga hilir.  “Bapak Presiden Prabowo memberikan arahan yang sangat jelas dan tegas bahwa pangan adalah prioritas nasional. Kami memastikan seluruh kebijakan produksi, distribusi, hingga pendampingan petani berjalan sejalan dengan arahan tersebut, agar swasembada pangan dapat kita jaga secara berkelanjutan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat,” ujar Mentan Amran.

Wali Kota Lisa: Tak Boleh Ada Warga Banjarbaru yang Kelaparan

0
Wali Kota Lisa

Link, Banjarbaru – Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, hadir langsung menyapa masyarakat dalam agenda silaturahmi bersama kaum dhuafa, janda, lansia, dan anak yatim Kota Banjarbaru, Kelurahan Guntung Manggis, Senin (09/02/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Guntung Manggis.

Pemerintah Kota Banjarbaru memanfaatkan momentum silaturahmi ini sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus memastikan kehadiran pemerintah daerah secara langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Banjarbaru didampingi sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru, di antaranya Kepala Dinas Sosial, Kepala DP3APMP2KB, Kabag Kesra Setdako Banjarbaru, Camat Landasan Ulin, serta Lurah Guntung Manggis. Kehadiran para pejabat lintas sektor ini menunjukkan komitmen sinergi pemerintah dalam mengawal dan memperkuat program kesejahteraan sosial.

Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby, menyampaikan bahwa kehadirannya bertujuan untuk mendengarkan secara langsung aspirasi serta masukan dari masyarakat.

“Ulun datang hari ini sebenarnya ingin langsung mendengarkan aspirasi dan masukan dari pian semuanya, karena Pemerintah Kota Banjarbaru hadir untuk masyarakat Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh aparat pemerintah di tingkat bawah, mulai dari RT, RW, lurah hingga camat, untuk lebih peka terhadap kondisi warga di lingkungan masing-masing.

“Kepada aparat RT, RW, lurah, dan camat, ulun minta tolong, bagi warga yang membutuhkan bukan hanya materi, tetapi juga tenaga atau pikiran, itu juga bisa kita tawarkan sebagai bentuk bantuan. Ulun tidak ingin ada lagi masyarakat Kota Banjarbaru yang kelaparan,” tegasnya.

Kegiatan silaturahmi ini diakhiri dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan penerima manfaat sebagai wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Banjarbaru terhadap masyarakat yang membutuhkan

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...
Menteri LH

Menteri LH: Wali Kota Banjarbaru Harus Meraih Adipura untuk Masyarakat

0
Link, Banjarbaru - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, melakukan peninjauan praktik pengelolaan sampah rumah...
Tata Kelola Pemerintahan

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkab Banjar Gelar FKP 2026

0
Link, Martapura - Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar...