Beranda blog Halaman 212

Gubernur Tinjau Lahan Jagung dan Kopi Yang Dikelola Rektor ULM

0
gubernur tinjau lahan jagung dan kopi

Link, Pelaihari- Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin beserta jajaran Forkopimda Kalsel meninjau lahan jagung dan kopi yang dikelola Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri di Desa Sambangan, Kecamatan Bati Bati, Kabupaten Tanah Laut, pada Rabu (2/7/2025) siang.

Dalam meninjau lahan itu, Gubernur H. Muhidin didampingi Pj. Sekdaprov Kalsel H. Muhammad Syarifuddin beserta jajaran Pimpinan Forkopimda Kalsel yakni Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, Kabinda Kalsel, Brigjen Pol. Nurrullah, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Ahmad Ahsan dan sebagainya.

“Hari ini sesuai janji kami di tempat Pak Rektor sudah menyaksikan sendiri mengenai panen jagung parut. Di lahan ini oleh Pak Rektor sudah dipanen sekitar 10 hektare,” sampai Gubernur Kalsel H. Muhidin seusai meninjau.

Di luas area lahan itu, Gubernur H. Muhidin menjelaskan terbagi dua jenis tanaman yaitu jagung dan kopi. Setiap 1 Hektare, terdapat 1000 pohon kopi dan jagung.

“Jadi 20 ribu yang akan dipanen, ini luar biasa. Sementara yang kami pegang ini adalah kopi robusta, dan yang berbuah 9 ribu pohon,” ungkap H. Muhidin bersama Rektor ULM tersebut.

Tidak hanya menyaksikan langsung, menurut Gubernur H. Muhidin bersama jajaran forkopimda telah merasakan langsung hasil tanaman tersebut. Bahkan tanaman jagung itu, orang nomor satu di Kalsel tengah mencicipi rasanya begitu manis.

“Tanaman jagung ini bukan untuk dibakar ya, tapi direbus. Kalau bahasa Banjarnya itu dijarang, ternyata kita rasakan masakan bubur jagungnya juga enak,” puji Gubernur H. Muhidin tersenyum.

Dalam kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin menilai langkah Rektor ULM ini patut dicontoh bagi masyarakat yang memiliki lahannya, bahkan pun Kapolda Kalsel juga telah melakukan penanaman di lahan rawa dapat tumbuh dengan baik.

Sementara itu, Rektor ULM Prof. Ahmad Alim Bachri menyampaikan bahwa upaya ini dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Kalsel dalam rangka ketahanan pangan. Sebagaimana telah dilakukan oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ULM Banjarmasin dengan Polda Kalimantan Selatan, pihaknya terus mendorong komoditas jagung.

“Paling tidak ini untuk memotivasi masyarakat Kalsel dalam rangka ketahanan pangan Nasional. Antaranya pengembangan komoditas jagung di lahan basah, kemudian ada juga di bidang peternakan. Bekerjasama ULM dengan Polda Kalsel yang selama ini sudah ada hasilnya di momentum Idul Adha kemarin dijual sebanyak 50 ekor sapi,” terang Rektor ULM.

Menurut Prof. Ahmad Alim Bahri, langkah ini juga untuk meringankan UKT para mahasiswa ULM yang selama ini kesusahan membayar uang kuliahnya. Lantas, ia menamainya dengan sebutan Kebun Pendidikan.

Adapun, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengapresiasi upaya Rektor ULM dalam mengimplementasikan lahan miliknya untuk mendorong ketahanan pangan di Banua.

“Dan kopinya sudah berbuah ini, serta jagung ketan telah tumbuh di area milik Pak Rektor. Bisa menjadi contoh buat kita ikuti bersama dalam menanam,” pungkasnya. (tri)

Mitigasi Karhutla, Pemprov Kalsel Sudah Lakukan Langkah-Langkah Penanganan

0
pemprov kalsel siapkan langkah-langkah mitigasi karhutla

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin diwakili Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin didampingi Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Faried Fakhmansyah mengikuti Rapat Koordinasi secara virtual, terkait Monitoring dan Evaluasi Perkembangan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2025 di Command Center Setda Prov. Kalsel, di Banjarbaru, Rabu (2/7/2025).

Rapat yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Suharyanto ini juga dihadiri Kementerian/Lembaga terkait serta sejumlah Kepala Daerah, TNI dan Polri dari 7 (tujuh) Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla, termasuk Kalimantan Selatan.

Dalam rakor, Pj. Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin memaparkan bahwa Kalsel sudah melakukan langkah-langkah penanganan dan mitigasi Karhutla.

“Apel siaga sudah dilakukan, peningkatan kolaborasi serta penguatan Regulasi (Revisi Perda Nomor 1 tahun 2008) tentang pengendalian karhutla, juga sudah dilakukan,” ucap Pj. Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin.

Selain itu, menurut Syarifuddin, PKS terkait pendataan lahan dengan ATRBPN, Penyiapan Rencana Kontingensi Karhutla, serta Pemetaan Wilayah Rawan di 3 zona prioritas penanganan terutama di wilayah ring 1 bandara Syamsudin Noor, juga sudah pihaknya laksanakan.

“Peningkatan sosialisasi di daerah rawan seperti kerjasama multi sektor, baik pertanian, perkebunan, Kesehatan, sekolah dan dunia usaha, sudah kami lakukan. Begitu juga pendirian posko dan pos lapangan, penyiapan dan distribusi sarpras, penyiapan personal dan pembagian tugas / aktivasi renkon,” paparnya lagi.

Tidak hanya sampai disitu, disampaikannya pula, patroli di ring 1, dengan melihat kondisi tinggi muka air dan pemeriksaan dan pengisian air hingga tingkat tapak/desa di kanal untuk mitigasi, juga pihaknya telah lakukan.

“Kami mengusulkan OMC dan Operasi Udara/Heli ke Pemerintah Pusat untuk penguatan kesiapsiagaan karhutla,” tutupnya.

Sementara dalam arahannya, Kepala BNPB Suharyanto meminta Gubernur Kalsel segera mengeluarkan Surat Keputusan penetapan status Kedaruratan Karhutla, agar usulan bantuan yang diperlukan kepada pemerintah pusat dalam penanganan Karhutla, dapat segera terealisasi.

“Segera saja tetapkan status, kemudian usulkan, apa saja yang diperlukan untuk menangani kejadian Karhutla. Apakah itu modifikasi cuaca atau sarpras lain yang diperlukan,” ujar Suharyanto.

Terkait hal itu Pj. Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin menyampaikan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti arahan Kepala BNPB tersebut.

Untuk diketahui, Kalsel menjadi salah satu Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla selain Provinsi Riau, Jambi, Sulsel, Kalbar, Kalteng dan Kaltim (IKN) yang menjadi Provinsi Prioritas Khusus.

Sepanjang tahun 2025 periode 1 januari – 1 Juli, sudah ada 143 kejadian Karhutla di Indonesia. Sementara Data BMKG mempredisi, bahwa musim kemarau di Kalsel terjadi pada Juli hingga Agustus mendatang.

Dijadwalkan pada pekan kedua Juli 2025, akan kembali dilakukan rapat lanjutan dengan pembahasan yang sama, bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan. (tri)

Operasi Antik Intan 2025 Polres Ungkap 47 Kasus Narkoba

0
barbuk hasil Operasi Antik Intan 2025
Polres Banjar Ungkap 47 Kasus Peredaran Narkoba pada Operasi Antik Intan 2025.

Link, Martapura – Seperti tiada habisnya, peredaran dan penyalahgunaan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masih marah. Bahkan dalam Operasi Antik INtan 2025, 53 orang tersangka berhasil diamankan.

Dalam gelaran Press Conference yang dilaksanakan di Aula Sarja Arya Racana. Kapolres Banjar, AKBP Dr Fadli mengatakan, selama Operasi Antik Intan 2025 dilaksanakan terhitung dari 17 – 30 Juni, Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Banjar telah berhasil menangani sebanyak 47 kasus dan mengamankan total 53 orang tersangka, terdiri dari 48 tersangka laki-laki dan 5 tersangka perempuan.

“Sedangkan untuk jumlah Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan yakni, sebanyak 123,39 gram Narkoba jenis sabu, 287 butir Carnophen, dan 250 butir Psikotropika,” ujarnya pada, Rabu (2/7/2025).

Sedangkan untuk jumlah kasus yang menjadi Target Operasi (TO) pada Operasi Antik Intan 2025, lanjut AKBP Dr Fadli, yakni sebanyak 5 kasus dan tercapai sebanyak 7 orang berhasil diamankan dari hasil pengembangan kasus.

“Tersangka pertama berinisial HT yang berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Simpang Empat, EEN di wilayah Pemurus, selanjutnya tersangka AH, MS, CH, RZ, dan tersangka HM yang semua berhasil diamankan di wilayah Martapura. Sedangkan kasus Non TO 42 kasus yang berhasil kita tangani,” katanya.

Tak hanya itu, AKBP Dr Fadli juga membeberkan, satu pekan sebelum digelar Operasi Antik Intan 2025, Satnarkoba Polres Banjar juga berhasil mengungkap sebanyak 13 kasus dengan total 13 orang tersangka. Sehingga jumlah total tersangka yang berhasil diamankan selama tiga pekan berjumlah sebanyak sebanyak 66 orang dengan total jumlah Barang Bukti (BB) Narkoba 600 gram.

“Jadi, sangat luar biasa peredaran Narkoba di wilayah Kabupaten Banjar. Untuk para tersangka kami kenakan Undang Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009, Pasal 114 ayat 1 Juncto Pasal 112 ayat 1 dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun, maksimal 12 tahun, dan Pasal 114 ayat 2 Juncto Pasal 112 ayat 2 dengan ancaman penjara minimal 6 tahun, maksimal 20 tahun,” tegasnya.

AKBP Dr Fadli kembali menegaskan, Aparat Penegak Hukum (APH) tentunya tidak dapat bekerja sendiri untuk menuntaskan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di Kabupaten Banjar. “Karena itu kita juga perlu dukungan semua pihak baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, masyarakat, serta lintas terkait untuk memberikan informasi. Kedepan kami berharap Kabupaten Banjar bebas dari Narkoba, karena itu kami akan terus melakukan penindakan dan pengajaran,” pungkasnya.(zainuddin/BBAM)

Indonesia dan Arab Saudi Sepakati Pembentukan DKT

0
pembentukan DKT
Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada awak media usai melaksanakan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS) di Jeddah, pada Kamis, 3 Juli 2025. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Link, Jeddah – Pertemuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS) menyepati pembentukan Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT) antara Indonesia dan Arab Saudi.

Dalam keterangannya di Jeddah pada Kamis, 3 Juli 2025, Presiden Prabowo menyatakan bahwa pertemuan tersebut berlangsung sangat produktif dan menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis guna memperkuat hubungan kedua negara. Salah satu capaian utama dari pertemuan ini adalah pembentukan DKT antara Indonesia dan Arab Saudi.

“Saya kira sangat produktif ya. Kita sepakat untuk tingkatkan kerja sama juga baru bentuk Dewan Koordinasi Tertinggi, supreme coordination council antara pihak Saudi dan Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara menyampaikan bahwa kedua negara berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama di berbagai sektor secara menyeluruh. Bidang-bidang strategis yang menjadi fokus kerja sama mulai dari perdagangan, investasi, ekonomi digital, ketahanan pangan, pertahanan dan keamanan, hingga konektivitas penerbangan.

“Kita sepakat tingkatkan semua kerja sama di semua bidang,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin turut membahas isu-isu geopolitik kawasan dan global. Menurutnya, Indonesia dan Arab Saudi mempunyai persamaan visi dan pandangan strategis terhadap isu tersebut.

“Jadi saya sangat puas, alhamdulillah produktif. Insyaallah kita akan melihat suatu peningkatan kerja sama antara kita dan Saudi Arabia,” pungkasnya. (spy)

Total JH Asal Debarkasi Banjarmasin Wafat 11 Orang

0
JH wafat Berkasi Banjarmasin 10 orang

Link, Banjarbaru – Wafatnya Lutfi Inani bin Masri Zain (58) jemaah haji Kloter 10 Debarkasi Banjarmasin asal Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), menambah deretan Jemaah haji asal Debarkasi Banjarmasin yang wafat menjadi 11 orang jemaah.

“Dengan demikian, total jemaah haji dari Embarkasi Banjarmasin yang wafat di Arab Saudi hingga 2 Juli 2025 berjumlah 11 orang. Dari jumlah itu, lima orang berasal dari Kalsel dan enam orang dari Kalteng,“ jelas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin H. Muhammad Tambrin, Rabu (2/7) malam

Berikut data jemaah haji Embarkasi Banjarmasin yang wafat per tanggal 2 Juli 2025

  1. ACIL SUHUD YUSUF (81 thn) Kloter 4 dari Tabalong (Kalsel) Wafat pada Jumat 16 Mei 2025 di RS Al Haram – Madinah;
  2. HARTATI (49 thn) Kloter 6 dari Pulang Pisau (Kalteng) Wafat pada Senin 26 Mei 2025 di RS SNH – Mekah;
  3. ARDIANSYAH ARJAN ASMUNI (63 thn) Kloter 12 dari Hulu Sungai Tengah (Kalsel) Wafat pada Rabu 28 Mei 2025 di Komplek Masjidil Haram (selesai umrah) – Mekah;
  4. H. ADNAN HADRI (79 thn) Kloter 3 dari Kapuas (Kalteng) Wafat pada Rabu 11 Juni 2025 di RS King Faisal – Mekah
  5. H. MUJIANTO SUTOMO J (65 thn) Kloter 3 dari Kotawaringin Barat (Kalteng) Wafat pada Jumat 13 Juni 2025 di RS King Abdul Aziz – Mekah
  6. MUSTAFA SAHAMMA PUTANG (90 thn) Kloter 11 dari Kotabaru (Kalsel) Wafat pada Senin 16 Juni 2025 di Hotel Sofwat Al Shouruq – Mekah
  7. Hj. SITI AISAH (65 thn) Kloter 3 dari Kotawaringin Barat (Kalteng) Wafat pada Sabtu 21 Juni 2025 di RS HEENA – Mekah
  8. Hj. RAMLAH (72 thn) Kloter 6 dari Kotawaringin Timur (Kalteng) Wafat pada Sabtu 21 Juni 2025 di Hotel Maysan Al Safa – Mekah
  9. H. SYARKAWI BAIN TAIB (70 thn) Kloter 3 dari Kapuas (Kalteng) Wafat pada Senin 23 Juni 2025 di RS King Abdul Aziz – Mekah
  10. Hj. SANAINAH SALIMI ABDURRAHMAN (71 thn) Kloter 12 dari Hulu Sungai Tengah (Kalsel) Wafat pada Sabtu 28 Juni 2025 di RS Al-Nor Hospita – Mekah
  11. LUTFI INANI (58 thn) Kloter 10 dari Banjar (Kalsel) Wafat pada Rabu 2 Juli 2025 dalam perjalanan / penerbangan pulang

Untuk diketahui, sebagian besar dari mereka wafat akibat kondisi kesehatan yang menurun selama menjalankan ibadah di tanah suci. Faktor usia lanjut dan penyakit bawaan menjadi penyebab umum yang memicu kelelahan fisik hingga akhirnya berujung pada kematian. (spy)

Warga Martapura, JH Kloter 10 Banjarmasin Wafat di Pesawat

0
wafat di pesawat
Seorang Jemaah Haji Kloter 10 Debarkasi Banjarmasin Wafat di Pesawat.

Link, Banjarbaru – Innalillahiwainailaihirojiun. Lutfi Inani bin Masri Zain (58) jemaah haji Kloter 10 Debarkasi Banjarmasin asal Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), wafat di pesawat dalam perjalanan pulang dari Madinah menuju Padang, Rabu (2/7/2025).

“Satu jemaah atas nama Lutfi Inani berasal dari Jalan Sekumpul Gang Nangka, Tanjung Rema Darat Kabupaten Banjar dari Kloter 10 wafat di pesawat dalam penerbangan dari Madinah menuju Padang. Almarhum berangkat sendiri tanpa pendamping,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin H. Muhammad Tambrin, Rabu (2/7) malam.

Menurut Tambrin, jenazah almarhum dipulangkan bersama rombongan Kloter 10.

“Jenazah akan dijemput Tim PPIH bersama pihak keluarga dan selanjutnya dibawa ke rumah duka di Kandangan,” jelasnya.

Berdasarkan laporan dari Dokter Kloter 10 Debarkasi Banjarmasin, dr Noor Anita, almarhum diketahui memiliki riwayat diabetes melitus.

Ia sempat mengeluhkan tidak nafsu makan sejak sepekan sebelumnya, meski hasil pemeriksaan tanda-tanda vital dan gula darah sewaktu sempat dalam batas normal.

Saat pendorongan ke Madinah, almarhum tampak kesulitan berjalan dan menggunakan kursi roda,” ujar dr Noor Anita.

Pemeriksaan di terminal bandara menunjukkan tekanan darah 104/71, saturasi oksigen 96 persen, dan gula darah sewaktu 301.

Ia mendapat pengobatan rutin berupa metformin 500 mg. Selama penerbangan, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala. Terakhir, almarhum masih berkomunikasi dengan tenaga kesehatan setelah salat subuh.

Namun, sekitar pukul 08.00 WIB, almarhum ditemukan tidak sadarkan diri. Saat dicek, tidak ada nadi maupun napas. Resusitasi jantung paru (RJP) dilakukan selama lima siklus namun tidak memberikan respons. Pupil dilaporkan mengalami midriasis total.

Almarhum dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.22 WIB. Dengan demikian, total jemaah haji dari Embarkasi Banjarmasin yang wafat di Arab Saudi hingga 2 Juli 2025 berjumlah 11 orang. Dari jumlah itu, lima orang berasal dari Kalsel dan enam orang dari Kalteng. (spy)

Persija Jakarta Rekrut Mauricio Souza Sebagai Pelatih

0
Mauricio Souza resmi sebagai Pelatih Persija Jakarta/foto dok Madura United

Link, Jakarta –  Pasca berakhirnya Liga 1 Indonesia musim 2024/2025, Persija Jakarta secara resmi mengumumkan perekrutan Mauricio Souza sebagai pelatih.

Pelatih kelahiran Rio de Janeiro, 13 Maret 1974 itu akan memberikan komando di pinggir lapangan kala Persija Jakarta berjuang selama musim 2025/26. Manajemen percaya dengan rekam jejaknya bahwa ia dapat mengangkat performa Macan Kemayoran.

Mauricio Souza sendiri sudah tidak asing dengan atsmosfer Liga 1. Ia tercatat pernah mengarsiteki Madura United pada musim 2023/2024. Kala itu, dia membawa tim besutannya masuk championship series setelah mencapai peringkat keempat babak reguler.

Selain itu, dalam curiculum vitae dirinya ia juga pernah menjadi juru taktik di Vasco da Gama (2024), Bragantino B (2024), dan Gurani (2024-2025).

“Halo Jakmania. Saya Mauricio Souza, pelatih baru Persija. Tunggu saya di Jakarta. Gue Persia, Gue Champion,” katanya seperti dikutip dari laman resmi klub.

Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca menekankan bahwa timnya memiliki ambisi besar di musim depan, setelah menutup musim ini dengan duduk di peringkat ke-7 dengan koleksi 51 poin.

“Kami sangat berharap kepada Coach Maurico untuk dapat mengawal nama besar Persija. Kami ingin mengakhiri musim dengan suka cita. Bersama Mauricio kami akan bersinergi membentuk tim yang tangguh dan konsisten guna meraih prestasi terbaik,” tutur Mohamad Prapanca.

Sejatinya, gerak aktif menatap musim depan sudah dilakukan manajemen Persija Jakarta sejak putaran kedua Liga 1 musim 2024/2025. Mulai dari perpanjangan kontrak pemain, membidik pemain-pemain anyar, hingga tentunya menyusun strategi komersial untuk menopang stabilitas tim.

Saddil Ramdani: Persib Tempatnya Para Juara

0
Saddil Ramdani: Persib Tempatnya Para Juara
Saddil Ramdani saat diwawancara (Sumber:Ligaolahraga)

Link, Bandung – Saddil Ramdani sudah menjadi bagian dari Persib Bandung dengan kontrak selama tiga tahun. Dia termotivasi bergabung dengan tim yang menjuarai Liga 1 di dua edisi terakhir.

Winger berusia 26 tahun ini direkrut dari Sabah FC setelah kontraknya usai. Pinangan Maung Bandung tak bisa ditolaknya dan keputusan untuk merapat tidak salah, karena dia langsung merasa nyaman berada di Bandung.

Sambutan positif dari Bobotoh, tim pelatih dan juga rekan satu tim dirasakan Saddil. Dia juga langsung bisa merasa nyetel ketika tim Persib memulai masa pramusim dan menggelar latihan perdana jelang musim baru.

“Pertama-tama saya berterima kasih pada semua yang sudah membuat saya di sini merasa nyaman, terutama masyarakat di sini juga, ya secara keseluruhan tim juga merasa senang dengan latihan perdana kemarin,” kata dia saat diwawancara di Stadion GBLA, Selasa (1/7).

Pengalaman berharga dirasakan eks pemain Persela Lamongan ini ketika resmi berkostum Persib Bandung. Karena dia bisa menyerap ilmu dari klub yang kini sedang merajai kompetisi Indonesia.

“Happy dan gembira, karena saya juga merasa banyak juga belajar, karena di sini adalah tempatnya para juara ya. Jadi banyak kesan yang menarik buat saya berada di sini, jadi itu lah kesan pertama saya,” ujarnya.

Sudah dua sesi latihan dilahap Saddil bersama tim barunya. Dia merasa nyaman dalam menjalani program racikan Bojan Hodak dan jajaran, apalagi cuaca di Kota Bandung yang sejuk membuatnya bisa menikmati segala kegiatan.

“Alhamdulillah kondisi sangat baik, semua oke, di sini sangat dingin, enak latihannya kan, jadi makan pun enak, tidur pun enak, jadi apa-apa semua serba enak,” kata pemain berkaki kidal tersebut.

Dengan menikmati materi latihan yang diberikan tim pelatih, dia berharap semua instruksi bisa diserap. Misi untuk bisa menjadi juara tiga kali beruntun dan melangkah jauh di Asia pun bisa diwujudkan.

“Jadi itulah, di sini kami perlu lebih fokus lagi menata target, apa yang ditargetkan oleh manajemen dan coach. Kami berharap sebagai pemain bisa lebih baik, sudah lebih baik sebelumnya, jauh lebih baik lagi yang akan datang,” pungkasnya.

Mentan: 212 Produsen Beras Bermasalah Telah Dilaporkan ke Kapolri dan Jaksa Agung

0
Mentan: 212 Produsen Beras Bermasalah Telah Dilaporkan ke Kapolri dan Jaksa Agung
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Mengatakan Bahwa Negara Tidak Boleh Kalah dengan Mafia Pangan.

Link, Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan temuan mengejutkan terkait peredaran beras bermasalah di pasar. Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kementerian Pertanian, Amran menyatakan bahwa sebanyak 212 merek beras dari total 268 merek yang diperiksa diketahui tidak sesuai dengan ketentuan mutu, berat, dan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Temuan ini telah dilaporkan secara resmi ke Kapolri dan Jaksa Agung untuk ditindaklanjuti.

“Temuan ini hasil kerja lapangan yang kami lakukan bersama Satgas Pangan, Kejaksaan, Badan Pangan Nasional, dan unsur pengawasan lainnya. Dari 13 laboratorium di 10 provinsi, kami temukan 85,56 persen beras premium tidak sesuai mutu, 59,78 persen dijual di atas HET, dan 21 persen beratnya tidak sesuai. Ini sangat merugikan masyarakat,” tegas Mentan Amran.

Mentan menjelaskan, anomali harga beras menjadi perhatian serius karena terjadi saat produksi nasional justru meningkat. FAO memperkirakan produksi beras Indonesia mencapai 35,6 juta ton pada 2025/2026, di atas target nasional 32 juta ton. “Kalau dulu harga naik karena stok sedikit, sekarang tidak ada alasan. Produksi tinggi, stok melimpah, tapi harga tetap tinggi. Ini indikasi adanya penyimpangan,” ujarnya.

Mentan Amran menyebut, potensi kerugian konsumen akibat praktik curang ini bisa mencapai Rp99 triliun. Beras SPHP yang seharusnya dijual sesuai ketentuan, ditemukan dikemas ulang dan dijual sebagai beras premium dengan harga lebih mahal. “Kami sudah telpon Pak Kapolri dan Jaksa Agung. Hari ini juga kami serahkan seluruh data dan temuan lengkap. Negara tidak boleh kalah dengan mafia pangan,” tambahnya.

Sementara itu, Sesjam Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Andi Herman, yang hadir dalam konferensi pers menyatakan bahwa temuan ini merupakan peristiwa faktual yang melanggar berbagai regulasi, baik dari sisi mutu, harga, maupun distribusi pangan.

“Dari sisi hukum, ini merupakan praktik markup dan pelanggaran integritas mutu dan berat produk. Karena beras ini bagian dari komoditas subsidi negara, maka kerugian menjadi ganda, bagi negara dan rakyat. Kami mendukung penegakan hukum yang tegas sebagai bentuk efek jera dan perbaikan tata kelola,” kata Andi.

Senada, perwakilan Satgas Pangan Mabes Polri, Brigjen Helfi Assegaf menegaskan bahwa praktik pengemasan dan pelabelan yang menyesatkan merupakan pelanggaran serius terhadap UU Perlindungan Konsumen. “Jika dalam dua minggu sejak hari ini, hingga 10 Juli 2025, masih ditemukan pelanggaran, kami akan melakukan tindakan hukum dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda hingga Rp2 miliar,” tegas Helfi.

Dalam konferensi pers tersebut, pemerintah sepakat memberikan waktu dua minggu bagi pelaku usaha pangan untuk melakukan perbaikan dan menghentikan semua bentuk penyimpangan. “Kami tidak ingin rakyat terus dirugikan. Mulai hari ini, tidak boleh lagi ada beras di atas HET, mutu tidak sesuai, atau berat dikurangi. Kalau tidak patuh, bersiaplah berhadapan dengan hukum,” ujar Amran.

Menteri Amran juga mengajak seluruh pelaku industri beras untuk berbenah dan menjunjung tinggi etika usaha. “Mari kita koreksi bersama. Negara ini harus dijaga, pangan adalah soal hajat hidup orang banyak. Kalau terus dibiarkan, dampaknya sangat luas, dari daya beli rakyat hingga stabilitas ekonomi nasional,” tutupnya.

sumber : pilarpertanian.com

Borussia Dortmund Tim Terakhir Lolos ke Perempat Final Piala Dunia Antarklub 2025, Kalahkan Monterrey 2-1

0
Borussia Dortmund Tim Terakhir Lolos ke Perempat Final Piala Dunia Antarklub 2025, Kalahkan Monterrey 2-1
Borussia Dortmund Tim Terakhir Lolos ke Perempat Final Piala Dunia Antarklub 2025, Kalahkan Monterrey 2-1 (Foto: Instagram @bvb09)

Link, Jakarta – Borussia Dortmund melangkah ke babak 8 besar Piala Dunia Antarklub 2025 usai mengalahkan Monterrey 2-1 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Rabu (2/7/2025) pagi WIB.

Guirassy mencuri perhatian dengan mencetak dua gol cepat di babak pertama, membuat Dortmund unggul dengan nyaman sebelum turun minum. Monterrey sempat bangkit di awal babak kedua lewat sundulan German Berterame yang memperkecil ketertinggalan.

Tim asal Meksiko itu sebenarnya nyaris menyamakan skor, tapi gol kedua mereka dianulir dan beberapa peluang emas tak membuahkan hasil. Tekanan terus mereka lancarkan, namun Dortmund tetap solid hingga peluit akhir berbunyi.

Dengan kemenangan ini, Dortmund akan bersua Real Madrid di babak 8 besar. El Real sendiri sebelumnya memastikan tiket perempat final setelah menyingkirkan Juventus dengan skor tipis 1-0.

Jalannya Pertandingan

Borussia Dortmund langsung mengambil alih jalannya laga sejak menit awal dengan pressing agresif dan umpan-umpan cepat. Tim asal Jerman itu benar-benar tak memberi ruang bagi Monterrey untuk bernapas.

Kebuntuan pecah di menit ke-14 lewat gol cantik Serhou Guirassy yang menuntaskan umpan matang dari Karim Adeyemi. Penyerang tajam itu melepaskan tembakan mendatar ke sudut kiri bawah gawang dan membuat Dortmund unggul 1-0.

Tak berhenti sampai di situ, kombinasi Adeyemi dan Guirassy kembali mematikan lini belakang lawan sepuluh menit berselang. Kali ini Guirassy menyambar umpan pendek di dalam kotak penalti dan mengubah skor jadi 2-0.

Monterrey tampak frustrasi menghadapi tekanan bertubi-tubi dari Dortmund. Meski sempat coba bangkit lewat serangan balik, mereka tetap tak bisa menciptakan peluang bersih hingga babak pertama berakhir.

Babak kedua dimulai dengan energi baru dari Monterrey yang langsung menekan sejak awal. Hasilnya pun cepat terlihat ketika German Berterame mencetak gol sundulan yang memperkecil kedudukan menjadi 2-1.

Gol tersebut membuat atmosfer pertandingan berubah drastis, dengan Monterrey tampil semakin percaya diri. Mereka terus menyerbu pertahanan Dortmund yang mulai goyah dan tampak tertekan.

Jesus Corona nyaris menyamakan skor di menit ke-60 dengan tendangan keras dari dalam kotak penalti, namun Kobel menggagalkan peluang tersebut lewat penyelamatan gemilang. Tekanan Monterrey tak berhenti di situ, karena Berterame sempat mencetak gol kedua yang akhirnya dianulir karena offside.

Dortmund benar-benar digempur habis-habisan di sisa laga dan beruntung memiliki Kobel yang tampil luar biasa di bawah mistar. Di masa injury time, Sergio Ramos mendapat peluang emas lewat sundulan keras, tapi bola hanya melebar tipis dari tiang gawang—menyisakan frustrasi besar bagi tim Meksiko.

Susunan Pemain

Dortmund: Kobel; Sule, Anton, Bensebaini; Ryerson, Nmecha (Brandt 70′), Gross, Svensson; Bellingham (Sabitzer 55′), Guirassy, Adeyemi (Couto 71′).

Pelatih: N. Kovac.

Monterrey: Andrada; Medina, Rodriguez, Ramos; Aguirre, Torres (Ambriz 83′), Deossa, Canales (Alvarado 90′), Arteaga; Berterame (Ocampos 83′), Corona (De La Rosa 83′).

Pelatih: Torrent.