Beranda blog Halaman 22

Dinas ESDM Kalsel Tegaskan Perizinan Galian C Tetap Sesuai Aturan, WIUP Gunakan Sistem Baru 2026

0
Dinas ESDM Kalsel

Link, Banjarbaru – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Selatan, Nasrullah, menegaskan bahwa kebijakan dan prosedur perizinan pertambangan galian C di Kalimantan Selatan masih mengacu pada ketentuan yang berlaku dan tidak mengalami perubahan signifikan.

Ia menjelaskan, perizinan galian C tetap mengikuti Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2022, sehingga alur dan persyaratan dasarnya masih sama. Namun demikian, pada tahun 2026 terdapat penyesuaian sistem, khususnya dalam penerbitan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP).

“Untuk tahun 2026 ini, ada satu prosedur baru yaitu penerbitan WIUP yang menggunakan aplikasi dari pusat. Insya Allah mulai Januari ini sudah kita gunakan,” kata Nasrullah di Banjarbaru, Selasa (13/1/2026).

Sementara itu, untuk izin usaha pertambangan (IUP) eksplorasi maupun operasi produksi, proses perizinan tetap dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang merupakan kewenangan pemerintah pusat. Adapun penerbitan IUP dilakukan secara inline melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Terkait wilayah pertambangan, Nasrullah menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat perubahan maupun penambahan wilayah. Wilayah pertambangan di Kalimantan Selatan masih mengacu pada penetapan sebelumnya dari kementerian.

“Hasil rapat tahun 2025 terkait kemungkinan penambahan atau pengurangan wilayah pertambangan sampai sekarang tidak ada perubahan. Wilayahnya masih sama,” jelasnya.

Ia menambahkan, hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan masuk dalam wilayah pertambangan, kecuali beberapa daerah tertentu seperti Banjarbaru dan sebagian kecil wilayah lainnya berdasarkan pertimbangan teknis dan kebijakan.

Untuk tahun 2026, Nasrullah juga menyebutkan adanya pengetatan kebijakan dari pemerintah pusat, salah satunya kewajiban penempatan jaminan reklamasi dalam penerbitan RKAB.

Dirinya mengimbau seluruh pelaku usaha pertambangan agar lebih taat dalam memenuhi kewajiban yang telah ditetapkan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan dan lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi.

UPTD Kebun Raya Banua Usulkan Penyesuaian Tarif Masuk, Target PAD 2026 Rp1,5 Miliar

0
Kebun Raya Banua

Link, Banjarbaru – Dalam rangka mendukung pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026, UPTD Kebun Raya Banua mengusulkan adanya penyesuaian tarif masuk bagi pengunjung. Usulan ini dinilai sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan.

Plt. Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Firmansyah, mengungkapkan bahwa apabila revisi tarif dapat disetujui, pihaknya optimistis target PAD Rp1,5 miliar bahkan berpeluang terlampaui.

“Dari sisi kebijakan, apabila nanti ada revisi tarif, misalnya dari Rp7 ribu menjadi Rp10 ribu, maka kita bisa melampaui target Rp1,5 miliar untuk pendapatan Kebun Raya,” ungkapnya di Banjarbaru, Selasa (13/1/2026).

Adapun rincian usulan tarif tersebut meliputi Rp10.000 untuk pengunjung umum, Rp8.000 untuk pelajar, dan Rp6.000 untuk anak-anak.

Meski demikian, Firmansyah menegaskan bahwa usulan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan menunggu persetujuan sesuai dengan ketentuan peraturan daerah.

“Kebun Raya sudah mengusulkan kenaikan harga menjadi Rp10 ribu untuk umum, Rp8 ribu untuk pelajar, dan Rp6 ribu untuk anak-anak, namun hal ini masih dipertimbangkan dan menunggu kebijakan serta peraturan daerah,” jelasnya.

Ia berharap, penyesuaian tarif tersebut nantinya dapat disetujui sehingga pengelolaan Kebun Raya Banua dapat semakin optimal dan selaras dengan kebutuhan operasional serta pengembangan kawasan.

“Mudah-mudahan disetujui dan nantinya akan ada penyesuaian dengan kebutuhan-kebutuhan yang ada,” pungkas Firmansyah.

PUPR Kalsel Lakukan Rehabilitasi Jalan Provinsi Terdampak Banjir

0

Link, Banjarbaru- Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan sejak pertengahan Desember 2025 hingga awal Januari 2026 tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada fasilitas umum dan infrastruktur jalan milik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.

Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Bina Marga memastikan akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pada ruas-ruas jalan provinsi yang terdampak banjir.

Sejumlah ruas jalan dilaporkan terendam, di antaranya ruas Banjarmasin–Martapura, Mataraman–Sei Ulin, ruas Jalan Makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, serta ruas Jalan Jejangkit. Genangan air yang terjadi dalam waktu cukup lama dinilai berpotensi merusak badan jalan dan sistem drainase akibat tergerus arus serta melemahnya struktur perkerasan aspal.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Bina Marga, Robby Cahyadi mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu melakukan verifikasi lapangan terhadap seluruh ruas jalan provinsi yang terdampak sebelum menentukan langkah perbaikan.

“Jika hasil verifikasi menunjukkan adanya kerusakan atau aspal tergerus, kami akan segera melakukan penanganan, baik melalui pengaspalan ulang maupun tambal sulam,” ujar Robby, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan jumlah pasti ruas jalan maupun jembatan yang mengalami kerusakan. Hal tersebut disebabkan masih adanya genangan air di beberapa titik yang menyulitkan proses pemeriksaan secara menyeluruh.

“Masih ada beberapa lokasi yang tergenang, sehingga kami belum bisa memastikan tingkat kerusakannya. Pemeriksaan menyeluruh akan kami lakukan setelah air benar-benar surut,” jelasnya.

Adapun ruas jalan milik Pemerintah Provinsi Kalsel yang terendam banjir antara lain Jalan Martapura Lama di Kabupaten Banjar, ruas Jejangkit di Kabupaten Barito Kuala, serta beberapa titik di wilayah Kota Banjarmasin.

Dinas PUPR Kalsel menegaskan akan terus melakukan penanganan pada badan jalan dan drainase di ruas-ruas tersebut agar fungsi jalan tetap terjaga dan keselamatan pengguna jalan dapat dipastikan.

“Kami pastikan seluruh ruas jalan provinsi yang terdampak akan kami cek dan verifikasi agar penanganannya tepat sasaran,” pungkasnya. (wahyu)

Presiden Prabowo: Pembangunan Harus Hadirkan Pemerataan dan Harapan bagi Rakyat

0
Presiden Prabowo

Link, Banjarbaru – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata. Namun, pembangunan tersebut menurut Presiden harus disertai dengan keberanian untuk memastikan bahwa manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat.

“Pertumbuhan harus disertai oleh pemerataan. Suatu sistem yang tidak cepat mengusahakan, mengupayakan pemerataan, sistem itu kurang bermanfaat bagi sebuah bangsa,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa tujuan bernegara sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 adalah memajukan kesejahteraan umum dan melindungi segenap bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kebijakan negara harus berpihak pada seluruh rakyat, bukan hanya segelintir kelompok.

“Tujuan bernegara kita, tujuan kita merdeka adalah untuk membawa kesejahteraan, kehidupan yang lebih baik untuk seluruh rakyat Indonesia. Berkali-kali pendiri-pendiri bangsa kita menggarisbawahi itu,” ujar Kepala Negara.

Presiden menyampaikan apresiasi atas peran dan dukungan seluruh pihak termasuk kepala daerah yang turut menjadi faktor penting keberhasilan program Sekolah Rakyat. Melalui peresmian Sekolah Rakyat ini, pemerintah telah membuka harapan baru bagi anak-anak dari keluarga yang sebelumnya kesulitan mengakses pendidikan.

“Ini bukti kita berbuat, sehingga anak-anak kita hari ini yang tadinya mungkin sulit sekolah, sekarang mereka punya harapan. Dan saya terkesima hari ini, terus terang saja, terkesima. Bisa ada anak yang pidatonya dalam beberapa bahasa, luar biasa,” lanjutnya.

Kepala Negara pun berharap Sekolah Rakyat menjadi fondasi lahirnya generasi unggul Indonesia yang berdaya saing global. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

RSD Idaman Dukung Kelancaran Kunjungan Presiden RI

0
Oplus_131072

Link, Banjarbaru – Mendukung kelancaran kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka peresmian Program Sekolah Rakyat di Kota Banjarbaru, Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru menunjukkan kesiapsiagaan penuh dalam pengamanan kesehatan VVIP, Senin (12/1/2026).

RSD Idaman Banjarbaru menurunkan tim medis lengkap yang terdiri dari dokter, perawat, tenaga teknis kesehatan, hingga menyiagakan ambulans VVIP.

Tim kesehatan ditempatkan di Posko Mini ICU VVIP yang berlokasi di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BPPKS) Regional IV Kalimantan, Jalan Trikora Kelurahan Guntung Manggis, Banjarbaru.

Posko Mini ICU VVIP disiapkan secara khusus untuk menjamin keamanan dan kesiapan layanan kesehatan bagi Presiden RI beserta rombongan.

Pengamanan kesehatan ini juga diperkuat dengan dukungan dokter spesialis anestesi serta dokter spesialis penyakit dalam dari RSU Ulin Banjarmasin.

Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, pengamanan kesehatan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti.

Tidak terdapat penanganan medis khusus yang harus diberikan kepada VVIP, menandakan kondisi kegiatan berlangsung aman dan terkendali.

Keberhasilan pengamanan kesehatan ini mencerminkan profesionalisme dan kesiapsiagaan tim medis RSD Idaman Banjarbaru dalam mendukung agenda kenegaraan berskala nasional.

Hal tersebut sekaligus menegaskan komitmen RSD Idaman Banjarbaru dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal demi kelancaran kegiatan pemerintahan di Kota Banjarbaru. (wahyu)

Sekdaprov Kalsel: Kunjungan Presiden Bawa Dampak Positif Pendidikan dan Ekonomi Daerah

0
Sekdaprov Kalse

Link, Banjarbaru – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, menyampaikan rasa syukur atas kedatangan Presiden Republik Indonesia ke Kalimantan Selatan dalam rangka peresmian groundbreaking program sekolah rakyat.

Ia mengungkapkan, Kalimantan Selatan mendapat tiga lokasi pelaksanaan program tersebut, yakni di Banjarbaru, Kabupaten Tanah Bumbu, dan Kabupaten Barito Kuala. Program ini dinilai sebagai langkah strategis pemerintah pusat dalam upaya mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Alhamdulillah, Kalimantan Selatan dipercaya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program nasional ini. Tadi juga disampaikan langsung oleh Bapak Presiden bagaimana program-program ini diarahkan agar anak-anak yang tidak mampu tetap bisa bersekolah,” kata Syarifuddin, Banjarbaru, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap melaksanakan dan mendukung penuh seluruh program nasional yang telah dicanangkan. Pemprov Kalsel juga siap membackup pemerintah kabupaten/kota agar pelaksanaannya berjalan optimal.

“Kami siap melaksanakan program-program nasional dan membackup provinsi serta kabupaten/kota, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Selain berdampak pada sektor pendidikan dan sosial, Syarifuddin menilai kunjungan Presiden juga memberikan efek positif terhadap perekonomian daerah. Tingkat hunian penginapan meningkat, sektor transportasi dan kuliner bergerak, serta memberi peluang besar bagi pelaku UMKM.

“Dari sisi ekonomi jelas sangat berdampak. Penginapan penuh, transportasi dan makanan bergerak, UMKM juga ikut merasakan manfaatnya. Mudah-mudahan ke depan Kalimantan Selatan bisa terus menjadi tuan rumah berbagai kegiatan kenegaraan dan ekonomi,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga didampingi sejumlah menteri kabinet, termasuk Menteri Sosial dan Menteri PUPR. Salah satu isu yang turut menjadi perhatian adalah penanganan banjir di Kalimantan Selatan.

Syarifuddin menyebutkan, proyek pengendalian banjir Riam Kiwa menjadi fokus utama dan diharapkan mampu mengatasi sekitar 70 persen persoalan banjir di wilayah terdampak. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada 2027.

“Insya Allah dua tahun ke depan bisa selesai. Progresnya sudah mulai berjalan dengan baik, dan mudah-mudahan nantinya banjir bisa teratasi,” tutupnya

Dukung Pembangunan Rendah Emisi, PUPR Kalsel Raih Peringkat Dua

0

Link, Banjarbaru – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan kembali meraih Penghargaan Perkantoran Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan rendah emisi di daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Selatan pada kegiatan yang digelar di Banjarbaru, Senin (12/1/2026).

Dalam penilaian tahun ini, Dinas PUPR Kalsel berhasil menempati peringkat kedua. Peringkat pertama diraih oleh Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan, sementara peringkat ketiga diraih oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan.

Penyerahan penghargaan dilakukan secara simbolis oleh H. Muhidin, yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Rahmat Prapto Udoyo, kepada Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran dalam menerapkan prinsip perkantoran hijau dan efisiensi energi.

Menurutnya, penerapan kebijakan rendah karbon di lingkungan perkantoran menjadi bagian penting dari komitmen mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengelolaan perkantoran yang hemat energi, ramah lingkungan, serta berketahanan terhadap perubahan iklim. Ke depan, prinsip-prinsip ini akan terus kami perkuat dan terapkan secara konsisten,” ujar Yasin Toyib.

Ia berharap, penghargaan tersebut dapat mendorong seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalsel untuk semakin berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang berwawasan lingkungan sekaligus mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca di daerah. (wahyu)

Presiden Prabowo Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan

0
Presiden Prabowo

Link, Banjarbaru – Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan fasilitas sekolah rakyat di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/01/2026). Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Kepala Negara untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan Sekolah Rakyat berjalan dengan baik, serta memberikan ruang belajar yang aman, inklusif, dan berkualitas bagi para siswa.

Setibanya di sana, Presiden disambut dengan yel-yel penuh semangat dari para siswa Sekolah Rakyat. Usai yel-yel, dalam suasana hangat dan akrab, Presiden tampak merapikan pakaian dan atribut yang dikenakan sejumlah siswa sembari mengajak mereka berbincang ringan.

Setelahnya, Presiden kemudian meninjau beberapa ruang kelas yang tengah berlangsung kegiatan belajar mengajar. Presiden menyapa para siswa dan guru, serta mengamati langsung proses pembelajaran.

Sebelum meninggalkan kelas, Presiden berpesan agar para siswa dapat belajar dengan baik.

“Terima kasih ya, belajar yang baik ya semuanya,” pesan Presiden yang disambut ucapan terima kasih oleh para siswa.

Peninjauan kemudian dilanjutkan dengan meninjau fasilitas perpustakaan sekolah dan menanyakan akses siswa terhadap buku-buku bacaan. Di sana, Presiden turut mengapresiasi kreativitas dan semangat belajar para siswa yang tercermin dari karya-karya yang ditampilkan.

Sementara di laboratorium sekolah, Presiden menyaksikan para siswa yang sedang melakukan praktik pembelajaran. Kepada para siswa, Kepala Negara mendorong mereka untuk semangat dalam mengikuti pembelajaran dan tidak malu bertanya apabila ada materi yang tidak dipahami.

“Kalau tidak mengerti tanya guru ya, jangan malu bertanya, di sini tempat kamu bertanya,” ujar Presiden.

Selain fasilitas akademik, Presiden juga menyaksikan pertunjukan seni yang ditampilkan para siswa di teater mini. Bersama para siswa dan orang tua murid yang hadir, Presiden duduk bersama menikmati pertunjukan yang menciptakan suasana kebersamaan penuh kehangatan.

Pada kesempatan tersebut, Presiden turut meninjau para siswa yang tengah berolahraga serta melihat langsung ruang makan sekolah. Tidak hanya fasilitas penunjang pendidikan, Sekolah Rakyat juga menyediakan fasilitas asrama bagi siswa putra dan siswi putri.

Sebagai bagian dari pengentasan kemiskinan dan pemenuhan hak dasar, para siswa Sekolah Rakyat turut mendapatkan akses cek kesehatan gratis (CKG) dan program makan bergizi gratis (MBG). Peninjauan menyeluruh ini menegaskan perhatian Presiden Prabowo terhadap pemenuhan aspek pendidikan serta kesejahteraan siswa di Sekolah Rakyat.(BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Tiba di Banjarbaru, Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

0
Presiden Prabowo

Link, Banjarbaru – Presiden Prabowo Subianto tiba di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/01/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Kehadiran Presiden di Banjarbaru yakni untuk meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 Provinsi. Setibanya di Banjarbaru, Presiden langsung menuju Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS). Di sana, Presiden akan meresmikan Sekolah Rakyat yang menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi pendidikan nasional.

Acara peresmian ini tidak hanya menjadi simbol pembangunan fisik sarana pendidikan, tetapi juga penegasan komitmen negara pada kualitas sumber daya manusia. Sekolah Rakyat dirancang sebagai ruang belajar yang layak, terjangkau, dan inklusif, sekaligus instrumen penting untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Di Kalimantan Selatan, kehadiran Presiden Prabowo disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat. Dari Bandara hingga menuju BBPPKS, masyarakat tampak memadati jalur yang dilalui Presiden untuk memberikan sambutan hangat dan menyapa Presiden dengan lambaian tangan. Presiden pun membalas sapaan tersebut dengan menyapa dari atap mobil yang menciptakan suasana akrab dan penuh kehangatan.

Melalui peresmian ini, pemerintah menegaskan bahwa pembangunan manusia melalui pendidikan menjadi prioritas utama. Agenda ini turut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia dari kota hingga pelosok negeri.

Sebelumnya, Presiden Prabowo beserta rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada pukul 08.30 WIB. Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Kota Banjarbaru yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya(BPMI Setpres)

Pemulihan Pascabanjir Aceh Diperkuat, Pemerintah Pusat Kembalikan Dana Efisiensi Rp1,6 Triliun

0
Dana Efisiensi

Link, Aceh – Keputusan penting yang membawa angin segar bagi Provinsi Aceh akhirnya terwujud. Pada hari ini, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa mengesahkan pengembalian dana efisiensi sebesar lebih dari Rp1,6 triliun untuk Provinsi Aceh.

Keputusan ini langsung diberikan kepada pemerintah Aceh pada Januari 2026, sebagai langkah konkret dalam upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda provinsi tersebut.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Aceh, Safuadi, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas keputusan yang diambil dalam waktu yang sangat singkat. “Alhamdulillah-nya di rapat kedua kali ini Bapak Menteri Keuangan Republik Indonesia langsung berkomunikasi dengan Bapak Presiden untuk mendapatkan persetujuan, di mana langsung Presiden Republik Indonesia hari ini menyetujui permohonan pemerintah Aceh untuk efisiensi anggaran Rp1,6 triliun lebih untuk provinsi Aceh disetujui untuk dikembalikan di tahun 2026 ini,” ujar Safuadi usai mengikuti rapat kooordinasi Satgas Pemulihan Bencana di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).

Dana tersebut, yang sebelumnya dialokasikan untuk efisiensi anggaran, kini akan dikembalikan untuk mendukung berbagai upaya pemulihan dan penanganan dampak bencana yang luar biasa di Aceh. “Provinsi Aceh adalah salah satu daerah yang paling terdampak dari bencana banjir terbesar. Keputusan ini merupakan langkah besar yang akan membantu pemerintah Aceh untuk menjalankan tugasnya dengan lebih efektif,” tambah Safuadi.

Ia juga menyampaikan, bahwa pengembalian dana efisiensi ini hanya memakan waktu 10 hari, sebuah pencapaian yang luar biasa. “Bantuan ini adalah usaha besar dari pemerintah pusat untuk mendukung daerah dalam menangani bencana. Hal ini sangat berarti bagi kami di Aceh,” tandasnya.

Keputusan ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat pemerintah pusat dalam memastikan pemulihan yang cepat dan tepat sasaran di daerah-daerah yang terdampak bencana, khususnya Aceh.

Menurut Safuadi, dengan tambahan dana ini, diharapkan berbagai program pemulihan dan pembangunan yang tertunda akibat bencana dapat segera dilanjutkan, demi kesejahteraan masyarakat Aceh yang lebih baik.

Sebuah langkah yang penuh harapan, di mana solidaritas antara pemerintah pusat dan daerah kembali menjadi kunci untuk mengatasi tantangan besar yang dihadapi oleh masyarakat Aceh. (infopublik)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Bupati Tulungagung

KPK Tetapkan Bupati Tulungagung sebagai Tersangka Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

0
Link, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025–2030 berinisial GSW sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan...
Mohammad Abrori

Dilantik Sebagai Ketua, Mohammad Abrori Jadikan Kader Partai Gelora ‘Bagus’

0
Link, Martapura - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kalimantan Selatan (Kalsel), Wahyudi melantik Mohammad Abrori Tajib sebagai Ketua DPD...
Fariz Adam

Terpilih Aklamasi, Fariz Adam Dipercaya Komandoi KNPI Kabupaten Banjar

0
Link, Martapura - Terpilih secara aklamasi, Fariz Adam Ramadhan dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Banjar pada...