Beranda blog Halaman 22

Dinsos P3AP2KB Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Desa Mataraman

0
Dinsos P3AP2KB
Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Dr Erny Wahdini secara simbolis menyerahkan bantuan untuk kebutuhan dasar kepada warga terdampak musibah kebakaran di Desa Mataraman, Kecamatan Mataraman pada Selasa (24/3/2026).

Link, Martapura – Pada 23 Maret sekitar pukul 04:10 Wita dini hari, musibah kebakaran terjadi di RT01 Desa Mataraman, Kecamatan Mataraman dan menghanguskan 4 unit rumah yang dihuni empat Kepala Kelurga (KK), dan 2 rumah lainnya terdampak radiasi panas api hingga mengalami rusak ringan.

Mengetahui peristiwa tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) langsung menerjunkan Tim gabungan bersama relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk melakukan penilaian kerusakan sekaligus menyalurkan bantuan logistik pada Selasa (24/3/2026).

Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Dr Erny Wahdini mengatakan, bahwa prioritas utama saat ini yakni, memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi dengan cepat.

“Kami di sini untuk memastikan bahwa pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Tim kami bersama Tagana melakukan pendataan mendalam agar intervensi bantuan, baik logistik maupun dukungan lainnya, dapat disalurkan secara tepat sasaran,” ujarnya.

Dr Erny menambahkan, bantuan sembako yang diserahkan merupakan langkah awal penanganan darurat. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk BPBD dan aparat setempat guna langkah pemulihan pasca-bencana.

“Fokus kami saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar pangan bagi keluarga yang rumahnya rusak berat serta warga yang terdampak radiasi panas. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Mataraman,” ucapnya.

Meski menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.(znd/link)

Dukungan dan Komitmen Menteri LH Terhadap Penanganan Sampah di Kalsel

0
Penanganan sampah

Link, Banjarmasin – Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Dr Hanif Faisol Nurofiq SHut MP berkomitmen mendukung segala kebijakan Gubernur Kalsel H Muhidin dalam hal penanganan dan pengelolaan sampah bersama pemerintah kabupaten/kota.

“Dengan kepemimpinan Bapak H Muhidin kita akan mendorong Kalimantan Selatan menjadi unggulan kegiatan-kegiatan lingkungan hidup,” ujarnya usai melakukan silaturahmi bersama kepala dinas lingkungan hidup se Kalsel, Senin (23/03/2026) di kediaman pribadi Gubernur Kalsel H Muhidin Jalan Lingkar Dalam Kota Banjarmasin.

Turut datang bersama Menteri Hanif,

Staf Ahli Menteri Antar Lembaga Pusat dan Daerah, merangkap Plt Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) Kemen-LH, Hanifah Dwi Nirwana, dan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Roy Rizali Anwar.

Mengawali pertemuan, Gubernur H Muhidin menegaskan pentingnya pertemuan dan arahan Menteri LH Hanif terkait penanganan sampah di daerah, karena masalah ini sangat penting diperhatikan, mulai dari lingkup tempat tinggal (rumah) hingga lingkungan sekitar.

Permasalahan sampah jadi serius, khususnya bagi pemerintah daerah, karena jumlah timbunan sampah terus bertambah setiap hari. Jika dibiarkan akan menimbulkan kondisi yang tidak nyaman dan mengganggu.

“Alangkah indahnya kalau kita selalu minta pendapat kepada Menteri Lingkungan Hidup, maupun ibu Hanifah ini. Supaya kedepannya Kalsel dalam mengelola lingkungan bisa lebih baik,” pesan gubernur.

Gubernur juga mempersilahkan, jika dinilai perlu, pemerintah kabupaten/kota melakukan kunjungan kerja atau studi lapangan ke daerah lain terkait pengelolaan sampah dan pemanfaatannya dengan baik dan bisa didaur ulang menjadi barang bernilai dan beberapa manfaat.

Sementara itu, dalam arahannya, Menteri Hanif mengatakan, di Provinsi Kalsel sudah ada empat kabupaten/kota yang mendapat predikat “Menuju Kota Bersih”. Hal ini ujarnya ,cukup menggembirakan, karena banyak provinsi di Indonesia tidak memiliki prestasi ini.

“Tahun ini kota yang sudah mendapat predikat ini, kita dorong memperoleh penghargaan Adipura,” ujarnya.

Empat daerah dimaksud adalah Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Tanah Bumbu.

Arahan selanjutnya, penangan sampah bisa dimulai dengan langkah sederhana yaitu memisahkan sampah menjadi dua bagian dulu yakni sampah organik dan non-organik.

Hal ini ujar Menteri Hanif, akan memudahkan penanganan pemerintah daerah, karena bisa mengubur langsung sampah organik.

Di Kalsel, hasil olah sampah organik sangat diperlukan masyarakat, antara lain untuk pupuk tanaman dan sebagainya.

“Itu (pemilahan sampah,red) dulu yang saya minta,” ujar Menteri Hanif.

Selanjutnya Menteri Hanif mendorong pemerintah kabupaten/kota se Kalsel, menyediakan Tempat Pengelolaan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R). TPS-3R adalah sistem pengelolaan sampah komunal berbasis masyarakat yang bertujuan mengurangi kuantitas sampah sejak dari sumbernya sebelum dibawa ke TPA.

Catatan KemenLH, sampah terkelola baru sekitar 827 ton/hari, sedangkan 1,427 ton/hari lainnya atau 61 persen, belum terkelola dari total timbunan sampah sebanyak 22,253 ton/hari.

Menteri Hanif lalu mengusulkan pembagian kepada warga, tempat sampah berupa dari drum (bukan besi) yang dibuat sedemikian rupa, sehingga mudah dilakukan pemilahan sampah.

Di akhir pertemuan, Gubernur H Muhidin menegaskan, akan disusun jadwal pertemuan berkala, setiap bulan jika dianggap perlu untuk membahas kelanjutan masalah ini bersama pemerintah kabupaten kota. Dan jika memungkinkan akan diundang lagi Menteri Hanif. (tri)

Pererat Tali Silaturahmi, Bupati Open House Usai Salat Idulfitri

0
Bupati Open House

Link, Martapura – Pererat tali silaturrahmi pada momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Hj Nurgita Tiyas menggelar Halal Bihalal pada Sabtu (21/3/2026).

Bertempat di Gedung Mahligai Sultan Adam Martapura, kegiatan halal bihalal yang dilaksanakan penuh kehangatan dan kebersamaan setelah salat Idulfitri tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Said Idrus Al Habsyie beserta keluarga, tokoh agama, unsur Forkopimda, jajaran ASN, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Saidi Mansyur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir dan meluangkan waktu untuk bersilaturahmi secara langsung. Terlebih open house Idulfitri yang dilaksanakan tersebut sebagai bentuk rasa syukur dan sebagai saran untuk mempererat hubungan pemerintah daerah dengan masyarakat.

“Saya selaku Bupati Banjar, atas nama pribadi dan keluarga, mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Tak hanya itu, Saidi Mansyur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Banjar agar semakin maju, mandiri dan agamis.

“Mari kita terus merapatkan barisan, menjaga kekompakan dan bersama-sama membangun Kabupaten Banjar ke arah yang lebih baik,” tutupnya.(znd/link)

Berbaur Dengan Ribuan Masyarakat, Gubernur dan Wagub Sholat Idul Fitri di Masjid Raya Sabilal Muhtadin

0
Ribuan

Link, Banjarmasin – Berbaur dengan ribuan masyarakat, Gubernur Kalsel, H. Muhidin, bersama Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, melaksanakan Sholat Idulfitri 1447 Hijriah di Lapangan Barat Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Sabtu (21/3/2026) pagi.

Kehadiran Gubernur Kalsel, H. Muhidin itu turut didampingi Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, bersama Ketua BKOW Kalsel, drg. Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi.

Selain itu, Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin yang juga hadir bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalsel, Masrupah Syarifuddin bersama sejumlah pimpinan SKPD lingkup Kalsel.

Pelaksanaan Sholat Idul fitri 1447 H/2026 M yang digelar oleh Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

Sejak pagi hari, ribuan jemaah telah memadati kawasan lapangan barat masjid, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dalam menyambut hari kemenangan.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, H. Muhidin, membuka dengan ungkapan syukur atas kesempatan menjalankan ibadah Ramadan tahun ini dengan penuh keimanan dan keikhlasan.

“Alhamdulillah, kita telah diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah puasa di tahun 1447 Hijriah ini dengan penuh keimanan, kesabaran, dan keikhlasan,” ujarnya.

Pada momen hari kemenangan itu, Gubernur ahm Muhidin didampingi Wakil Gubernur H. Hasnuryadi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Islam.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa Idulfitri merupakan momentum penting bagi umat Islam sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin mengajak masyarakat untuk menjadikan Idulfitri sebagai sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Di hari yang suci ini, mari kita saling memaafkan, mempererat tali silaturahmi, menebar kasih sayang, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Kalsel atas dukungan dan doa selama dirinya menjalankan amanah sebagai kepala daerah.

“Sudah kurang lebih satu tahun kami mengabdi, dan kami berharap dapat terus menjalankan amanah ini dengan baik,” katanya.

Selain itu, Gubernur H. Muhidin turut memohon doa dan dukungan masyarakat agar pemerintah daerah dapat terus bekerja optimal dalam membangun Kalimantan Selatan.

“Kami sangat mengharapkan sumbangsih pemikiran, nasihat, maupun saran dari masyarakat untuk membangun Kalimantan Selatan yang lebih baik,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Gubernur H. Muhidin berharap seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, serta keberkahan dalam setiap langkah ke depan.

“Tanpa bantuan pian seberataan, kami tidak akan bisa membangun Kalsel dengan maksimal. Semoga kita semua selalu sukses dalam apa yang kita rencanakan,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam khutbahnya, KH. Ahmad Ilham Humaidi menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan lahiriah, melainkan momentum spiritual untuk kembali kepada kesucian diri.

“Hari ini kita merayakan kemenangan. Namun, kemenangan yang sesungguhnya bukan terletak pada pakaian baru atau hidangan mewah, melainkan keberhasilan menundukkan hawa nafsu dan meningkatkan ketakwaan,” ujarnya.

KH. Ahmad juga mengingatkan bahwa makna fitrah harus diwujudkan dalam hubungan antarsesama, dengan saling memaafkan dan menghilangkan rasa benci maupun dendam.

“Marilah kita buka pintu maaf selebar-lebarnya, buang rasa dengki, dan sambung kembali silaturahmi yang sempat terputus,” pesannya.

Selain itu, KH. Ahmad Ilham Humaidi menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah setelah Ramadan, agar nilai-nilai kebaikan tidak luntur.

“Ramadan telah pergi, tetapi semangatnya tidak boleh ikut memudar. Kita harus tetap menjaga kedisiplinan, kedermawanan, dan kedekatan dengan Al-Qur’an,” tuturnya.

Menutup khutbah, ia mengajak seluruh jemaah untuk berdoa agar amal ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah SWT serta dipertemukan kembali dengan Ramadan berikutnya dalam keadaan lebih baik.

Khutbah tersebut disambut khidmat oleh ribuan jemaah yang memadati kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, menciptakan suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan dalam perayaan hari kemenangan. (tri)

Pawai Gema Takbiran Sambut Malam Idulfitri 1447 Hijriah

0
Pawai Gema Takbiran
Sambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, 89 mobil BPK yang tergabung dalam organisasi Buser 690 Banjar sebagai peserta Pawai Gema Takbiran secara resmi dilepas Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur pada Jumat (20/3/2026) malam.

Link, Martapura – Sambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, 89 Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang tergabung dalam organisasi Bumi Selamat Rescue (Buser) 690 Banjar gelar Pawai Gema Takbiran pada Jumat (20/3/2026) malam.

Bertempat di teras Mahligai Sultan Adam Martapura, iringan puluhan mobil BPK yang dihias sedemikian rupa dalam menyambut malam lebaran Idulfitri secara resmi dilepas Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur.

Sebelum melepas iringan puluhan mobil BPK, Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur menyampaikan pesan agar seluruh peserta tetap menjaga ketertiban dan mematuhi aturan, serta tetap mengutamakan keselamatan.

“Mari kita rayakan malam Hari Raya Idulfitri ini dengan hikmad, tidak berlebihan dan tetap menjaga nilai-nilai keagamaan yang terkandung di dalamnya. Semoga acara ini berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir,” ujarnya.

Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar. Saidi Mansyur berharap dapat lebih mempererat rasa kebersamaan, khususnya dalam penanganan kebencanaan.

Mendampingi Bupati, Ketua Buser 690 Banjar, Hasan Hamdan memastikan kematangan kegiatan yang sudah jauh-jauh hari dipersiapkan, hingga direncanakan menjadi agenda rutin saban tahunnya.

.

“Malam hari raya ini mari kita sambut dengan sukacita. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Banjar yang telah mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Alhamdulillah dana hibah untuk Buser 690 sudah masuk, termasuk APD dan peralatan pemadam, sehingga perjuangan kami hampir setahun berjalan lancar,” ungkap Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar ini.

Pawai Gema takbiran di Kota Martapura menjadi pusat perhatian masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai. Suasana nampak meriah, aman dan tertib hingga akhir kegiatan.

Sedangkan untuk rute pawai, dimulai dari Jalan Pangeran Hidayatullah, melintasi Jalan A Yani, dan putar arah di depan Masjid Al Karomah, kemudian menuju traffic light Sekumpul, Jalan Pertokoan Pasar Sekumpul, Jalan Menteri Empat, dan kembali berakhir di Jalan Pangeran Hidayatullah, tepat di depan Mahligai Sultan Adam.(znd/link)

Perdana, Yayasan Abdul Aziz Salurkan THR untuk Pekerja Nonformal

0
Perdana
Lebih dari 3.000 pekerja di sektor nonformal di Kota Banjarbaru mendapatkan Bansos berupa THR dari Yayasan Abdul Aziz Halaby pada Rabu (18/3/2026).

Link, Banjarbaru – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, lebih dari 3.000 pekerja di sektor nonformal di Kota Banjarbaru mendapatkan bantuan sosial (Bansos) berupa Tunjangan Hari Raya (THR) dari Yayasan Abdul Aziz Halaby pada Rabu (18/3/2026).

Bertempat di Yayasan Abdul Aziz, Jalan Intan Raya, Kecamatan Banjarbaru Utara. Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby sekaligus sebagai Pembina Yayasan Abdul Aziz Halaby mengatakan, penyaluran Bansos tersebut menyasar para pekerja nonformal yang terlibat dalam pelayanan publik seperti petugas kebersihan, pertamanan, guru mengaji, penggali kubur, hingga penjaga makam yang telah terdata melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan dinas terkait.

“Total penerima sekitar 3.000 orang. Datanya sudah dihimpun melalui Kesra dan dinas,” ujarnya.

Penyaluran bantuan untuk pekerja nonformal tersebut, lanjut Lisa, baru kali pertama dilaksanakan Yayasan Abdul Aziz Halaby. “Biasanya berbagi langsung ke masyarakat sekitar, sekarang lebih terdata melalui dinas,” katanya.

Lisa berharap kegiatan panyaluran bantuan untuk pekerja nonformal tersebut dapat terus berlanjaut sebagai wujud perhatian kepada para pekerja yang selama ini telah berkontribusi menjaga lingkungan dan pelayanan sosial di Kota Banjarbaru.

“Mohon doa agar kita terus bisa berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada mereka,” ucapnya.

Rini salah satu petugas pertamanan di Kota Banjarbaru merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas adanya bantuan tersebut di tengah menyambut hari lebaran Idulfitri tahun ini.

“Adanya bantuan ini sangat membantu saya untuk memenuhi kebutuhan lebaran, baik untuk membeli sembako, pakaian anak, hingga persiapan mudik,” tutur Rini yang sudah 16 tahun berprofesi sebagai petugas taman.

Dari total 3.000 lebih pekerja nonformal yang mendapatkan bantuan, 2.147 pekerja nonformal berdasarkan data pada Bagian Kesra, 558 orang dari Dinas Lingkungan Hidup, dan 490 orang dari Dinas Perumahan dan Permukiman.(znd/link)

KORPRI Kabupaten Banjar Kembali Gelar Mudik Gratis dan Pasar Murah Ramadhan

0

Link, Martapura – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis tahun 2026 yang dirangkai dengan kegiatan Pasar Murah Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Selasa (18/3/2026) pagi, setelah pelaksanaan Apel Hari Kesadaran Nasional. Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H Yudi Andrea secara resmi melepas keberangkatan peserta mudik gratis.

Yudi Andrea menyampaikan bahwa Korpri Kabupaten Banjar menyiapkan tiga unit mobil untuk memfasilitasi perjalanan mudik gratis khusus bagi anggotanya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar. Tahun ini tercatat sebanyak 31 orang anggota Korpri beserta keluarga mengikuti program tersebut dengan dua rute tujuan utama, yakni Kabupaten Kotabaru serta wilayah Hulu Sungai hingga Kabupaten Tabalong.

“Sebanyak 21 orang menuju Kotabaru, sementara 10 orang lainnya menuju daerah Hulu Sungai hingga Tabalong,” jelasnya.

Sekda Banjar juga mengingatkan para pemudik agar senantiasa menjaga keselamatan selama perjalanan. Ia mengimbau peserta mudik untuk selalu berhati-hati di jalan, menjaga kondisi kesehatan, serta tetap membawa nama baik keluarga besar Pemerintah Kabupaten Banjar.

Selain kegiatan mudik gratis, rangkaian acara juga diisi dengan Pasar Murah Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di area belakang Kantor Bupati Banjar dan dibuka langsung oleh Sekda Yudi Andrea.

Kegiatan ini diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Pegawai Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Pemkab Banjar.

Menurut Sekda Banjar, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat tali persaudaraan di lingkungan Korpri.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para anggota Korpri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kegiatan pasar murah tersebut, pemerintah daerah berupaya membantu meringankan beban ekonomi para ASN dan PJLP, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Sebanyak 1.500 paket kebutuhan pokok telah disiapkan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, dengan subsidi sebesar Rp23 ribu per paket,” ujarnya.

Adapun berbagai kebutuhan pokok yang disediakan dalam pasar murah tersebut meliputi minyak goreng, gula pasir, telur ayam, sirup, beras, tepung terigu, serta susu kental manis.

Program mudik gratis dan pasar murah ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para anggota Korpri serta semakin memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idulfitri. (zai)

PUPR Kalsel Pastikan Jalan Provinsi Aman Pada Arus Mudik Idulfitri 1447 Hijriah 

0

Link, Banjarbaru – Jelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan memastikan seluruh pekerjaan pemeliharaan jalan yang menjadi kewenangan provinsi telah berkontrak dan mulai dikerjakan.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, mengatakan pihaknya menargetkan kondisi seluruh ruas jalan provinsi sudah bebas dari lubang paling lambat tiga hari sebelum Hari Raya Idulfitri guna mendukung kelancaran arus mudik masyarakat.

“Alhamdulillah untuk jalan-jalan yang merupakan kewenangan provinsi sudah berkontrak semua. Kami menargetkan tiga hari sebelum lebaran sudah tidak ditemukan jalan-jalan yang berlubang. Semuanya harus segera ditutupi, diaspal atau dilakukan patching,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, perbaikan jalan diprioritaskan pada sejumlah ruas yang sebelumnya terdampak banjir karena berpotensi mengalami kerusakan lebih parah. Beberapa di antaranya seperti ruas Banjarmasin–Martapura (Jalan Martapura Lama), Jalan Trikora Banjarbaru, Kandangan–Nagara, serta Kurau.

Menurutnya, langkah percepatan perbaikan ini dilakukan agar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat melintas dengan aman dan nyaman.

Selain jalur utama mudik, Dinas PUPR Kalsel juga meminta jajaran teknis untuk tetap melakukan pemeliharaan jalan menuju kawasan wisata yang diperkirakan akan ramai dikunjungi selama libur Lebaran.

Beberapa ruas menuju destinasi wisata yang turut dipantau antara lain akses menuju Pantai Tangkisung, Pantai Batakan, Tahura Sultan Adam, serta jalur menuju Loksado di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

“Walaupun laporan terakhir kondisi jalan cukup bagus, tetap harus dipelihara. Bahu jalan jangan sampai ditumbuhi rumput dan pastikan tidak terdapat lubang-lubang yang bisa mengganggu kenyamanan pengendara,” tegas Yasin.

Dengan langkah pemeliharaan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap mobilitas masyarakat selama mudik dan libur Lebaran dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman. (tri)

PUPR Kalsel Akan Lakukan Pemeliharaan Jaringan Irigasi

0

Link, Banjarbaru – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyampaikan pemberitahuan resmi terkait rencana pengeringan Daerah Irigasi (DI) Riam Kanan yang berada di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.

Pemberitahuan tersebut merujuk pada hasil Berita Acara Sidang Komisi Irigasi Provinsi Kalimantan Selatan tanggal 1 Oktober 2025 tentang kesepakatan jadwal pengeringan DI Riam Kanan.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) sekaligus Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas PUPR Kalsel, Wahid Ramadani menyampaikan bahwa kegiatan pengeringan ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan berkala jaringan irigasi.

“Pengeringan dilakukan untuk mendukung pemeliharaan saluran primer dan sekunder, termasuk pembersihan gulma dan sedimentasi yang telah mengurangi kapasitas aliran air,” ujar Wahid, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, kondisi gulma pada saluran primer DI Riam Kanan saat ini mengalami pertumbuhan pesat akibat penumpukan sedimen atau lumpur di dasar saluran. Hal tersebut menyebabkan penampang basah saluran tertutup sehingga menghambat aliran air.

Untuk itu, Dinas PUPR Kalsel akan melaksanakan pengeringan sekaligus pemeliharaan terhadap saluran primer sepanjang 24,047 kilometer dan saluran sekunder sepanjang 62,834 kilometer.

Selain pembersihan, kegiatan ini juga mencakup perbaikan sejumlah bangunan irigasi yang mengalami kerusakan. Langkah ini dilakukan guna menjaga ketersediaan debit air, khususnya dalam mendukung kebutuhan pertanian pada Musim Tanam I tahun 2026–2027, penyediaan air minum, serta kebutuhan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, ketinggian muka air pada saluran primer akan diturunkan hingga mencapai elevasi dasar saluran atau sekitar nol meter. Hal ini bertujuan agar operasional alat berat dapat berjalan optimal selama proses pemeliharaan.

Sehubungan dengan itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna air, termasuk petani dan masyarakat, agar dapat melakukan langkah-langkah persiapan menghadapi pelaksanaan pengeringan tersebut.

“Pengeringan dan pemeliharaan dijadwalkan berlangsung pada bulan September hingga Oktober 2026. Kami berharap seluruh pengguna air dapat menyesuaikan kebutuhan dan aktivitasnya,” ungkap Wahid.

Dinas PUPR Kalsel juga menyampaikan bahwa apabila terdapat perubahan jadwal pelaksanaan, informasi akan disampaikan kembali melalui pengumuman resmi maupun media sosial.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sistem irigasi DI Riam Kanan dapat kembali berfungsi optimal dalam mendukung sektor pertanian dan kebutuhan air masyarakat di Kalimantan Selatan. (tri)

Jaga Harga Pangan HBK, Gubernur Pimpin HLM TPID

0

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin memimpin langsung High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam upaya pengendalian inflasi untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan hari besar keagamaan (HBK), pada Senin (16/03/2026), di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Tindakan Gubernur H Muhidin yang sekaligus Ketua TPID Kalsel ini sebagai gerak cepat menyikapi kondisi inflasi yang menempati urutan ketiga tertinggi nasional, dimana pada Februari lalu tercatat inflasi 0,86 persen (month-to-month).

Rapat diikuti Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel Fadjar Majardi, Perwakilan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalsel, para anggota TPID, Tenaga Ahli Gubernur (TAG), BUMD dan kepala SKPD lingkup Pemprov, dan pejabat terkait lainnya.

Di pembukaan rapat, Gubernur H Muhidin menjelaskan bahwa pemicu utama lonjakan adalah kenaikan tarif listrik, emas perhiasan, beras, daging dan telur ayam ras.

Inflasi year-on-year (YoY) mencapai 5,97 persen, melebihi angka nasional sebesar 4,76 persen.

“Kita sempat dihubungi Pak Tito (Mendagri,red), ini bagaimana Kalsel, cepat rapatkan,” ujar Gubernur.

Adapun langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi adalah penguatan koordinasi TPID dengan menjaga ketersediaan pasokan pangan, memastikan kelancaran distribusi bahan pokok, pelaksanaan pasar murah atau operasi pasar, dan penguatan kerjasama antardaerah.

Terkait pasar murah, Gubernur terus mendorong pihak-pihak yang bisa menyelenggarakan kegiatan ini, karena masyarakat memerlukan bahan pokok dengan harga lebih murah.

Selanjutnya, Perwakilan Badan Pusat Statistik Provinsi Kalsel, Mukhamad Mukhanif memaparkan seputar Indeks Perkembangan Harga untuk kabupaten/kota non-IHK periode Minggu I dan II Maret terhadap rata-rata Februari 2026, hingga soal

perkembangan indeks harga konsumen beberapa komoditas, antara lain daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, cabe rawit, gula, terigu dan beras.

Hal-hal yang perlu diwaspadai ujar Mukhanif, situasi global yang memicu kenaikan harga komoditas impor dan energi, efek musim hujan yang menyebabkan harga beberapa komoditas horti naik, efek banjir/genangan pada tanaman padi, dan efek THR yang cair lebih dini, juga memicu kenaikan harga.

Dilanjutkan paparan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel sekaligus Wakil Ketua TPID, Fadjar Majardi terkait perkembangan harga barang pokok, resiko peningkatan harga emas terhadap inflasi, dan sebagainya.

Dalam rapat, Gubernur H Muhidin juga menyoroti tiga kabupaten di Kalsel yang mengalami inflasi tinggi yaitu Hulu Sungai Tengah, Tanah Laut dan Kotabaru. BPS pun diminta terus menyampaikan laporan perkembangan inflasi di daerah secara berkala, sehingga bisa diambil tindakan cepat bersama pihak terkait.

“Jadi kami minta penekanannya,” ujar Gubernur usai rapat. (tri)