Beranda blog Halaman 876

Pindah Partai Politik Status Ismail Hasan Masih Anggota DPRD Banjar

0
pindah partai politik
Ketua F-Demokrat Marbawi didampingi Saidan Fahmi tegaskan saat DCT otomatis status Anggota DPRD yang pindah partai politik berhenti.

Link, Martapura  – Status Anggota DPRD Banjar Ismail Hasan dan Soraya hingga saat ini masih aktif, walau pun keduanya telah menyatakan pindah partai. Berbagai pendapat pun mengemuka terkait perihal tersebut.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Banjar, Akhmad Rizanie Anshari menjelaskan, anggota DPRD yang pindah partai politik lain maka yang bersangkutan harus mengajukan pengunduran diri dari Parpol yang lama. Agar dapat mendaftar sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg).

“Sedangkan haknya sebagai anggota dewan masih sah secara hukum administrasi, dan tidak ada larangan untuk mengikuti segala kegiatan sampai ada SK resmi pemberhentian untuk melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW). Secara hukum administrasi tidak ada pelanggaran,” ujar Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Banjar ini, Selasa 5 September 2023.

Terkesan berpendapat sama, Politisi Demokrat Kabupaten Banjar, Saidan Pahmi menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah (Pemda) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota.  Anggota DPRD dapat diberhentikan antar waktu jika mereka menjadi anggota Parpol lain.

“Didalamnya disebutkan Anggota DPRD berhenti antar waktu karena meninggal dunia, mengundurkan diri, dan diberhentikan. Diberhentikan ini bisa karena menjadi anggota Parpol lain, kalau diberhentikan artinya Parpol yang memprosesnya,” ucapnya.

Karena berada di tahapan Pemilu, lanjut Saidan Pahmi di dampingi M Marbawi selaku Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Banjar menyebutkan, anggota dewan yang lompat atau pindah partai politik otomatis akan diberhentikan dan kehilangan status, serta haknya ketika ditetapkan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT) oleh KPU.

“Dimasa Pencalonan Legislatif ini maka menerapkan asa Lex Specialis. Artinya otomatis akan dilakukan Penggantian Antar Waktu (PAW) meski parpol tidak memprosesnya,” tutur Saidan Pahmi. (zainuddin/BBAM)

Keberhasilan Menerapkan Aplikasi Srikandi Gubernur Terima Penghargaan

0
penerapan aplikasi srikandi

Link, Surakarta – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, raih penghargaan 2 kali dalam sehari. Pertama adalah Penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia yang diserahkan di Banjarmasin.

Serta kedua adalah Penghargaan atas keberhasilan penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Untuk penghargaan penerapan SRIKANDI diterima Paman Birin melalui Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Nurliani Dardie pada kegiatan Workshop Penerapan Aplikasi SRIKANDI dan Penyusunan Kebijakan Instrumen Kearsipan Daerah di The Hotel Sunan Surakarta pada Selasa (6/9).

Disampaikan Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan ANRI, Desi Pratiwi, penghargaan tersebut diperoleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas keberhasilan penerapan Aplikasi SRIKANDI di lingkungan Provinsi Kalimantan Selatan dengan indikator jumlah OPD yang menggunakan jumlah surat masuk dan keluar, serta jumlah disposisi, sebagaimana telah diamanatkan dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.4.41/8557/SJ tentang Implementasi Sistem Informasi Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).

“Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Gubernur Kalimantan Selatan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memberikan dukungan penuh dan pengaruh yang besar terhadap penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, khususnya Aplikasi SBPE Bidang Kearsipan SRIKANDI,” ungkap Desi.

Desi berharap, sebagai salah satu daerah yang berhasil pada penerapan aplikasi SRIKANDI, Provinsi Kalimantan Selatan dapat menjadi salah satu daerah percontohan penerapan aplikasi SRIKANDI kepada pemerintah daerah lain di Indonesia, khususnya wilayah Indonesia Tengah dan Timur.

Atas penghargaan ANRI itu, Paman Birin menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan workshop tersebut, serta mengucapkan rasa terimakasih atas penghargaan yang telag diberikan.

“Terimakasih kepada arsip nasional yang telah memberikan penghargaan dan kepercayaan ini. Semoga kami dapat lebih optimal dalam pengelolaan kearsipan di era digital ini,” katanya.

Paman Birin juga berharap, dengan kegiatan Workshop Penerapan Aplikasi SRIKANDI dan Penyusunan Kebijakan Instrumen Kearsipan Daerah tersebut dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi kearsipan untuk dapat merekam dengan baik setiap informasi

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan Dra. Hj. Nurliani M.AP juga mengucapkan terimakasih atas support dan kerjasama yang baik dan luar biasa Diskominfo Prov. Kalsel serta seluruh Kepala SKPD beserta admin Srikandi.

“Terimakasih kepada seluruh lembaga kearsipan daerah kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalsel yang telah mendukung Penerapan Aplikasi Srikandi sehingga berhasil mengantarkan Pemprov Kalsel menorehkan Penghargaan ini,” ungkapnya dengan rasa syukur.

Selain Gubernur Kalsel, juga ada ada 3 (tiga) Pemerintah Kabupaten/Kota di Kalsel yang menerima penghargaan tersebut. Yakni Bupati Banjar, Bupati Tanah Bumbu dan Bupati Tabalong. (tri)

Gubernur Kalsel Raih Penghargaan dari BNN RI

0
penerimaan penghargan dari bnn ri

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor menerima penghargaan dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia(BNN RI).

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Prof Dr Petrus Reinhard Golose kepada Paman Birin atas partisipasi peran aktif fasilitasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Provinsi Kalsel pada acara kuliah umum di General Building Lecture Theater Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin pada Rabu (6/9).

Paman Birin dalam sambutannya, mengatakan bahwa pengaruh global menyebar cepat dan menjadi tantangan yang luar biasa. Salah satunya penyebaran narkoba sebagai upaya penghancuran sebuah bangsa dan negara.

Paman Birin juga menyebut, betapa banyak yang dilakukan para shatekholder untuk mencegah dan memusnahkan barang haram ini, namun tetap saja menjadi ancaman.

“Kita harus melawan narkoba, walaupun harus balangsar dada,” ujar Paman Birin yang juga Ketua Dewan Penyantun ULM Banjarmasin.

Hal lain yang diingatkan Paman Birin adalah terkait pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

“Kita ingin Banua kita punya generasi yang tangguh, terampil, dan tringginas,” sebut Paman Birin.

Penghargaan bagi Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) ini sebagai bentuk apresiasi dari BNN atas suksesnya pelaksanaan program KOTAN melalui peraturan Kepala BNN RI Nomor 4 Tahun 2023 tentang tata cara pemberian penghargaan.

Ada empat sektor dari objek KOTAN ini yaitu sektor pendidikan, sektor masyarakat, sektor badan usaha negara, dan sektor badan usaha swasta.

Sementara itu, Rektor ULM Prof Dr Ahmad Alim Bachri menyampaikan, ULM dalam proses penerimaan mahasiswa baru adalah mensyaratkan lolos tes atau bebas narkoba, meskipun mereka sudah lulus ujian tertulis dan lainnya.

“Jadi dilakukan pemeriksaan di jenjang apa pun juga,” ujar Alim Bachri yang menjamin universitas terbesar di Kalimantan ini, bersih dari indikasi pengaruh narkoba.

Disebutkan juga, mahasiswa yang kuliah di ULM saat ini mencapai 37 ribu orang dari berbagai provinsi di tanah air. Mereka kuliah di program sarjana, magister, doktoral, spesiali dan profesi, serta program binaan lainnya.

“Tahun depan minimal 12 program doktor di ULM, sedang dipersiapkan,” ujar Alim Bachri.

Penyerahan penghargaan dirangkai kuliah umum yang disampaikan Kepala BNN RI Komjen Pol Prof Dr Petrus Reinhard Golose dengan tema Strategi War of Drugs, kepada perwakilan mahasiswa semua jurusan di ULM Banjarmasin.

Petrus Golose menyebut, tagline BNN War on Druggs yang terus digaungkan ini untuk mewujudkan misi BNN RI dengan menggunakan strategi: softpower approach, hardpower approach, smartpower approach, and cooperation atau sinergitas, baik secara nasional maupun internasional.

Strategi ini ujar Golose, untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba), baik secara holistik maupun komprehensif. (tri)

KPU Banjar Gelar Kirab Pemilu 2024

0
Kirab Pemilu 2024
Bupati, unsur Forkopimda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu,foto bersama usai mengikuti Kirab Pemilu 2024.

Link, Martapura – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar menggelar Kirab Pemilu Tahun 2024, di halaman Kantor Kecamatan Martapura, Desa Bincau, Rabu (6/9/2023) pagi.

Dikesempatan Kirab Pemilu 2024, Ketua KPU Kabupaten Banjar Muhammad Nor Aripin mengatakan, kapasitas penyelenggara menjadikan pemilu sebagai sarana integrasi bangsa dapat dilakukan melalui kemaksimalan, perbaikan dan evaluasi berbasis dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Memastikan apa yang telah dilakukan dalam menyongsong pesta demokrasi Tahun 2024 terus terukur dan memiliki prinsip-prinsip penyelenggaraan pemilu,” ucapnya.

Di tempat yang sama,  Bupati Banjar H Saidi Mansyur  dalam sambutannya mengatakan deklarasi Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa adalah komitmen bersama untuk memastikan bahwa pemilu 2024 akan berjalan dengan prinsip-prinsip demokratis yang kuat.

“Kita berkomitmen untuk menjalankan pemilu ini secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, ini adalah prinsip yang harus kita junjung tinggi,” ungkap Bupati Banjar H Saidi Mansyur  saat memberikan kata sambutan.

Saidi berharap Pemilu 2024 dapat dijadikan sebagai sarana untuk memajukan kesejahteraan umum. Menurutnya pemilu bukan hanya tentang memilih pimpinan tetapi juga tentang memilih program-program yang akan memperbaiki kualitas hidup masyarakat.

” Pemilu ini adalah saat kita menentukan arah pembangunan Kabupaten Banjar ke depan dan kita harus memastikan bahwa arah tersebut akan membawa manfaat bagi semua masyarakat,” harap Saidi.

Kirab Pemilu 2024 yang juga dihadiri Ketua DPRD Banjar HM Rofiqi tersebut dilakukan serah terima kirab dari Ketua KPU Kabupaten Tanah Laut kepada Ketua KPU Kabupaten Banjar.

Sementara penandatanganan deklarasi pemilu sebagai sarana integrasi bangsa diawali oleh Bupati, unsur Forkopimda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, perwakilan PPK dan PPS se Kabupaten Banjar, serta penyerahan maskot pemilu oleh Ketua KPU Banjar kepada Bupati dan unsur Forkopimda serta pimpinan partai politik. (oetaya/BBAM)

Sinopsis The Nun 2 Yang Tayang Dibioskop Mulai 6 September

0
film the nun 2 tayang di bioskop

Valak kembali meneror semesta The Conjuring melalui The Nun 2. Film ini masih dibintangi oleh pemain The Nun, yakni Taissa Farmiga, Jonas Bloquet, serta Bonnie Aarons sebagai si iblis Valak.

The Nun II merupakan kelanjutan langsung dari kisah The Nun (2018) sekaligus film kesembilan dari semesta The Conjuring yang tahun ini masuk usia satu dasawarsa semenjak The Conjuring (2013).

Berikut sinopsis The Nun 2.

Empat tahun setelah berhasil selamat dari biara Santa Carla di pedalaman Romania, Suster Irene (Taissa Farmiga) menjalani kehidupannya sebagai suster Katolik di sebuah biara menyenangkan di Prancis.

Di sana, Irene berkenalan dengan seorang suster lainnya bernama Debra. Suster Debra (Storm Reid) dianggap suster kepala sebagai orang yang bermasalah, tapi Suster Irene bisa menjadi teman yang baik bagi Debra.

Sementara itu, di sebuah kota kecil pedalaman Prancis, Maurice alias Frenchie (Jonas Bloquet) juga melanjutkan hidupnya setelah bersama Suster Irene dan Pastor Burke selamat dari keganasan Valak.

Di sana, Maurice menjadi seorang karyawan sekolah asrama Katolik yang dimiliki seorang . Ia mengerjakan berbagai hal, mulai dari bebersih, reparasi, hingga berkebun.

Di tempat kerja barunya itu pula, Maurice mengenal Kate (Anna Popplewell) serta anaknya, Sophie (Katelyn Rose Downey). Maurice dan Sophie memiliki kedekatan tersendiri seolah ayah dan anak.

Meski bahagia memiliki Maurice dan Kate yang juga menjadi gurunya, Sophie kerap jadi bahan rundungan teman-temannya. Ia seringkali ditindas oleh teman-teman sekolahnya yang lebih tua.

Di sisi lain, Suster Irene mengetahui bahwa kabar insiden di biara Santa Carla di Romania sudah jadi buah bibir di antara para biarawati.

Dari buah bibir itu, Suster Irene mengetahui Pastor Burke mendapatkan promosi sebagai Uskup dari Vatikan selepas insiden antara hidup dan mati itu.

Namun kabar soal “seorang suster yang selamat” dari insiden itu, alias dirinya, salah sama sekali. Irene sendiri heran bagaimana dirinya yang bertugas di sebuah biara pedalaman Prancis justru diberitakan gila.

Hingga suatu malam, Irene mendapatkan mimpi. Mimpi itu rupanya menampilkan sosok Valak yang ia hadapi empat tahun silam dan membuat Irene tak bisa tidur dengan tenang.

Saat siang hari, Suster Irene mendapatkan tamu, seorang uskup dari Vatikan. Suster Irene kembali diminta bantuan oleh Vatikan untuk menyelidiki serangkaian kasus ganjil di Eropa.

Serangkaian kasus tersebut adalah beberapa biarawati dan pastor Katolik tewas dengan berbagai sebab yang ganjil, mulai dari bunuh diri hingga yang terjadi beberapa waktu lalu adalah seorang pastur tewas terbakar.

Semua kejadian tersebut, anehnya, bermula dari Romania, tempat Suster Irene terlibat pertama kali dengan Valak. Dari Romania, kasus-kasus itu terjadi secara berderet ke arah Barat, atau menuju Prancis.

Vatikan menduga Valak adalah dalang di balik serangkaian kasus aneh tersebut. Mereka pun meminta Suster Irene menginvestigasi sebagai pihak yang “selamat” dari teror Valak di Romania.

Suster Irene menolak membantu karena merasa trauma dengan kajadian itu dan meminta Vatikan untuk menyerahkan ke Uskup Burke. Namun Burke ternyata sudah meninggal.

Suster Irene pun tak bisa menolak lagi perintah dari atasannya itu. Di tengah kegalauan, Suster Debra memberanikan diri ‘kabur’ dari biara itu dan menemani Suster Irene.

Tanpa mereka ketahui, kedyanya akan menghadapi teror dendam yang lebih horor dari Valak dan membuat mereka mempertaruhkan nyawa.

Selain Farmiga dan Bloquet yang pernah terlibat sebelumnya, The Nun 2 juga dibintangi pemain baru seperti Storm Reid yang dikenal lewat Euphoria, Missing, dan The Last of Us.

The Nun 2 diproduser oleh James Wan dan Peter Safran, dan tayang di bioskop Indonesia mulai 6 September 2023. (net)

Belum Akhir Tahun, Pendapatan Lapangan Murjani Lampaui Target 

0
pendapatan lapangan murjani

Link, Banjarbaru – Belum sampai akhir tahun, Pendapatan Daerah yang dihasilkan dari Lapangan Murjani sudah melampaui target. Bagaimana tidak, Lapangan Murjani saat ini jadi tempat pelaksanaan acara-acara besar.

Baru-baru ini pun, acara besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pun dihelat di Lapangan Murjani. Tentu hal tersebut, dapat menghasilkan Pendapatan Daerah yang sangat besar.

Sartono, Kepala Bagian Umum Sekretariat Kota Banjarbaru mengatakan sampai bulan ini pendapatan dari Lapangan Murjani mencapai angka Rp 450 Juta. Dari target 2023 sebesar Rp 350 Juta, artinya belum sampai satu tahun sudah melampaui target sebesar Rp 100 Juta.

“Alhamdulillah, sudah melampaui target Rp 100 juta, dan sampai Desember pun masih ada agenda,” ungkapnya kepada Linkalimantan.com, Rabu (6/9/2023).

Ia menjelaskan, bahwa yang dipungut biaya dalam pemakaian Lapangan Murjani adalah agenda-agenda Event Organizer (EO). Serta harus, diutamakan kegiatan tematik bukan pasar pindah, bukan juga kegiatan-kegiatan sosial, dan kenegaraan.

“Kalau sesuai Perda yang dipungut biaya ada EO nya, dan penyelenggara pun harus 75 persen itu berbentuk tematik,” tambahnya.

Sedangkan untuk biaya sewa, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) ditetapkan sebesar Rp 5 Juta per hari. Tidak ada maksimal hari, untuk menggelar acara di Lapangan Murjani.

“Sampai saat ini sih belum ada ya untuk maksimal hari, tetapi biasanya penyelenggara menyewa paling maksimal itu 7 hari,” pungkasnya. (wahyu/BBAM)

Pedestrian KM 37 Habiskan Anggaran Sebesar Rp 6,3 Miliar

0
pembangungan pedestrian tugu selamat datang kota martapura

Link, Banjar – Bersumber dari APBD 2023, dengan nilai kontrak Rp 6,3 Miliar Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar lakukan penataan pedestrian jalan di kawasan Tugu Selamat Datang di Kota Martapura, Jalan Ahmad Yani Km 37.

Iwan Junaidi selaku Kepala Bidang Ciptakarya (Kabid CK) pada Dinas PUPRP Kabupaten Banjar mengatakan, kegiatan penataan bangunan dan lingkungan di pusat kota koridor 4 yang berada di kawasan Monumen Adipura dan Tugu Selamat Datang dikerjakan sejak minggu pertama di Agustus 2023.

“Pekerjaan pedestrian jalan di koridor 4  yang dilaksanakan dari Tugu Selamat Datang hingga perempatan lampu merah sekumpul merupakan bagian dari program etalase kota yang rencananya akan dilaksanakan hingga menuju jembatan kembar Jalan Ahmad Yani Km 40, Desa Antasan Senor Ilir, Kecamatan Martapura Timur,” ujarnya pada, Selasa (5/9/2023).

Sedangkan untuk pekerjaan pedestarian jalan di kawasan Tugu Selamat Datang, hingga di depan gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Guest House Sultan Sulaiman Martapura yang ditarget rampung pada pertengahan Desember 2023 mendatang tersebut, lanjut Iwan Junaidi, bangunan drainase pasangan batu akan dipasangkan u-ditch dan box utility.

“Box utilitas khusus penempatan kabel provider dan lainnya, terkecuali kabel listrik dari PLN. Sedangkan untuk dimensi plus pedestarian jalan sekitar 2,2 Meter, serta melakukan upgrade taman di sekitar monumen, hingga melakukan pembersihan Tugu Selamat Datang,” ucapnya.

Dan terkait kegiatan penebangan pohon di samping ruas Jalan Ahmad Yani yang dilakukan penyedia jasa, yakni CV Jaya Wijaya Konstruksi, papar Iwan Junaidi, satu pohon akan digantikan sebanyak 10 pohon sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banjar.

“Kegiatan penebangan pohon tersebut sudah include dengan anggaran kegiatan pembangunan. Sedangkan terkait teknis penanaman pohon kita serahkan ke Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) Kabupaten Banjar,” katanya.

Ditahun mendatang, tambah Iwan Junaidi, Dinas PUPRP akan melakukan penataan pedestrian jalan di sisi lainnya.

“Ditahun ini kita mengerjakan pedestrian jalan di depan gedung Dekranasda, di 2024 sisi jalan di sebelahnya. Artinya sisi kiri-kanan pedestarian jalan di kawasan tersebut akan dilakukan penataan seluruhnya,” tutupnya. (zainudin/BBAM)

Deretan Makanan Yang Pernah Viral Pada Waktunya

0
makanan yang pernah viral

Setiap tahun, pasti ada bermunculan tren-tren baru di tengah masyarakat yang menarik perhatian. Salah satu tren yang tak ada habisnya adalah makanan.

Yup… saking kreatifnya orang Indonesia, mereka biasa mengkreasikan aneka macam makanan dan minuman dengan bentuk hingga rasa yang unik. Tapi sayangnya, nggak selamanya berjalan mulus dan bertahan lama. Ada beberapa jenis makanan yang sempat populer dan viral, kini justru sudah tak pernah terdengar lagi kabarnya bak ditelan bumi.

Nah, kira-kira ada makanan viral apa saja ya yang kini sudah tinggal kenangan?

  1. Es Kepal Milo

Awal kemunculan es kepal Milo di media sosial seketika langsung diminati di kalangan remaja. Penjual es kepal Milo pun mulai menjamur dimana-mana. Bahkan, outlet penjual es kepal Milo nampak selalu ramai oleh pembeli pada masanya.

Namun sayang, popularitasnya tak bertahan lama bahkan tak sampai satu tahun. Salah satu alasan redupnya popularitas es kepal Milo diduga karena cara pembuatannya yang mudah sehingga semua orang bisa membuatnya sendiri di rumah.

Selain itu, jajanan viral ini sempat mendapat kritik oleh ahli kesehatan mengenai kandungan gula per sajian es kepal Milo yang terdiri dari es batu halus, susu kental manis, Milo kental, Milo bubuk, dan tambahan topping manis lainnya yang dinilai dapat memicu obesitas dan diabetes.

  1. Kue Cubit

Versi orisinal kue cubit hingga saat ini masih tetap eksis dan diminati oleh banyak orang. Namun, beberapa tahun ke belakang, konsep baru kue cubit kekinian sempat viral.

Berasal dari jajanan kaki lima yang dibanderol harga murah, versi kue cubit kekinian dibuat dengan adonan tepung dengan aneka warna dan rasa. Mulai dari green tea, red velvet, hingga taro. Tak lupa aneka macam topping bisa dipilih untuk melengkapi sajian kue cubit kekinian, Namun sayang, kini eksistensi kue cubit kekinian sudah mulai redup, bahkan tak terlihat lagi.

  1. Pisang Nugget

Kalau biasanya nugget terbuat dari olahan daging sapi atau ayam giling. Sempat viral tahun 2017 lalu, media sosial diramaikan dengan tren makanan banana nugget atau pisang nugget. Berbeda dengan pisang goreng pada umumnya, pisang nugget mempunyai ciri khas dengan menggunakan tepung panir atau tepung roti untuk bagian luar pisang.

Pisang goreng yang serupa dengan nugget ini diberi topping kekinian yang beragam, mulai dari selai cokelat, keju, Nuttela, Ovomaltine, green tea, Oreo, hingga KitKat.

Sayangnya, eksistensi camilan pisang nugget ini tak bertahan lama, bahkan kini sudah jarang dijumpai. Justru pisang goreng orisinal lah yang tetap eksis tak termakan waktu hingga saat ini.

  1. Es Krim Pot

Makanan penutup dengan penyajian yang unik dan kreatif ini sempat menarik banyak perhatian, lho. Menikmati es krim yang disajikan dalam cup menyerupai pot, serta di atasnya diberi biscuit crumbs yang menyerupai tanah berwarna cokelat maupun hitam, hiasan dari permen atau jelly yang menyerupai hewan yang hidup di tanah, ditambah buah dan daun mint di tengahnya. Sehingga, semakin menambah keunikan tampilan es krim satu ini yang menyerupai tanaman hias di dalam pot.

Meski unik dan tampilannya menarik, ternyata tren Es Krim Pot ini tak bisa di pertahankan dan perlahan kehilangan peminatnya.

  1. Donat Indomie

Kreasi baru memakan indomi goreng dengan dijadikan donat sempat viral di media sosial tahun 2018 lalu. Donat indomi menjadi tren di kalangan anak muda karena bentuknya yang unik, berbentuk donat dengan baluran tepung roti atau tepung panir, lalu digoreng.

Sama dengan nasib makanan viral kekinian lainnya, eksistensi donat indomi tak bertahan lama. Salah satu penyebabnya adalah masyarakat bisa membuatnya sendiri di rumah dengan bahan dan resep yang mudah ditemukan.

  1. Mango Smoothies Thailand

Minuman lezat yang viral di media sosial ini sangat segar dan juga mengenyangkan. Minuman ini berupa smoothies mangga, dengan isian jeli rasa mangga, krim, dan potongan buah mangga segar di atasnya.

Awal kemunculannya langsung menarik hati masyarakat Indonesia, terbukti dengan outlet-nya yang selalu dipadati pembeli bahkan rela meng-antre panjang untuk mencicipi minuman viral satu ini.

Tapi sayang, seakan tidak ada inovasi lain dari minuman satu ini dan perlahan mulai tergeser dengan minuman pendatang baru lainnya. Bahkan, gerai mango smoothies milik artis ternama Indonesia pun terpaksa harus tutup karena sudah sepi peminatnya.

  1. Dalgona Coffee

Pada awal pandemi di tahun 2020, minuman dalgona coffee sempat viral di media sosial. Tak lama setelah pandemi mulai redup, penjual dalgona mulai bertebaran dimana-mana. Harga yang ditawarkan pun relatif murah, Beauties sudah bisa menikmati segelas dalgona coffee dengan harga Rp 10-15 ribu saja.

Namun sayang, meski harganya terjangkau di kantong tetapi semua orang bisa membuat sendiri di rumah dengan bahan yang sama, yaitu bubuk kopi, gula, susu cair, dan es batu. (net)

Tiga Desa di Kabupaten Banjar Terima Suplai Air Bersih

0
bpbd banjarb suplai air bersih

Link, Banjar- Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) lakukan pendistribusian air bersih ke beberapa desa yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang cukup panjang.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Senin (4/9/2023) siang menyuplai air bersih kepada warga di tiga desa guna keperluan aktivitas harian. Tiga desa dimaksud masing-masing Desa Kaliukan dan Limamar Kecamatan Astambul, serta Desa Mandiangin Barat Kecamatan Karang Intan.

Aktivitas harian sejak satu bulan lebih oleh tim TRC BPBD Kabupaten Banjar ini mendatangi desa-desa yang mengajukan permintaan dengan menggunakan 1 unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter air. Sesampai di lokasi petugas langsung menyalurkan air ke tandon-tandon kosong yang disiapkan, atau tempat penampungan air lainnya milik warga seperti drum hingga galon.

Umumnya, permintaan warga perharinya hanya 5.000 liter air, namun ada juga yang lebih dari satu kali pengantaran mengingat akan keperluan dan banyaknya jumlah warga yang memerlukan air bersih tersebut.

“ Untuk di Desa Limamar kita hari ini lakukan dua kali pengantaran, jadi 10.000 liter, dengan waktu penanganan sekitar 4 jam,” ucap petugas BPBD Banjar.

Warga sendiri cukup terbantu dengan suplai air bersih tersebut. Selain BPBD Banjar suplai air bersih juga dilakukan oleh beberapa Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang turut prihatin atas kesulitan yang dialami warga. (tri)

SKPD Harus Tanggap Dalam Hadapi Isu Media

0
skpd wajib tanggapi isu media

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor mengingatkan SKPD untuk tanggap dalam menghadapi isu di media.

Hal ini disampaikan Paman Birin melalui Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, pada acara Penandatangan Komitmen Bersama Respons Isu dan FGD Rekomendasi Isu “Isu Mau Dibawa Ke Mana?”, di Hotel Rattan Inn Banjarmasin pada Selasa (5/8).

“SKPD wajib menanggapi isu yang terkait dengan SKPD masing-masing, melalui media yang sama yang menginformasikan isu, agar pemberitaannya berimbang,” pesan Paman Birin.

Paman Birin juga menginginkan adanya laporan terkait pengelolaan isu dari tiap-tiap SKPD, agar respons terhadap isu-isu terkait Kalsel pada khususnya tidak ada yang luput dari perhatian.

“Kedepan, saya ingin di kolom laporan itu ada batas tindak lanjut. Ini harus dilaporkan di hari setelahnya. Jadi SKPD mana yang tidak menindaklanjutkan akan dilaporkan agar menjadi atensi,” ingatnya.

Menurut Paman Birin, ada beberapa isu yang selalu muncul karena kurang maksimalnya atau tidak adanya respon positif yang disampaikan oleh Pemprov Kalsel.

Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat menyamakan persepsi seluruh Kepala SKPD untuk memberikan perhatian khusus terhadap isu-isu yang berkembang di media.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Muslim, dalam laporannya.

“Kegiatan ini diadakan dalam rangka menyamakan persepsi terhadap pentingnya pengelolaan isu yang beredar di masyarakat, dan untuk memberikan respon tindak lanjut yang dirilis melalui berbagai media,” ujarnya.

Pada kegiatan ini, dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama terkait respon isu oleh para perangkat daerah provinsi Kalsel dan Kepala Dinas Kominfo kabupaten/kota se-Kalsel.

Setidaknya ada 49 perangkat daerah dan 13 Diskominfo kabupaten/kota se-Kalsel, yang melakukan penandatanganan secara simbolis.

Sejumlah Kepala SKPD yang berhadir tersebut adalah, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Direktur RSUD HM Anshari Shaleh, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Tapin serta Direktur Rumah Sakit Umum Jiwa Sambang Lihum.

Penandatanganan komitmen ini disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah, Roy Rizali Anwar.

Adapun sejumlah narasumber yang berhadir pada Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Isu Mau Dibawa Kemana?” adalah Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah II Kementerian Dalam Negeri, Staf Ahli Gubernur Kalsel serta Pakar Komunikasi Publik dari Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Pada interview usai acara, Roy menyampaikan harapannya agar Pemprov Kalsel melalui SKPD dapat merespon isu-isu untuk menciptakan suasana kondusif di Kalsel.

Terutama jelang pelaksanaan Pemilu serentak di tahun 2024 yang akan datang.

“Harapannya kita bisa merespon isu-isu khususnya isu-isu negatif, agar dapat menciptakan suasana kondusif di Kalsel, apalagi mendekati Pemilu kita harus benar-benar intens untuk mengelola isu, sehingga marwah pemerintah daerah juga bisa terjaga,” harapnya. (tri)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...
Menteri LH

Menteri LH: Wali Kota Banjarbaru Harus Meraih Adipura untuk Masyarakat

0
Link, Banjarbaru - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, melakukan peninjauan praktik pengelolaan sampah rumah...
Tata Kelola Pemerintahan

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkab Banjar Gelar FKP 2026

0
Link, Martapura - Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar...