Pasar Galuh Cempaka Kondisinya Kian Memprihatinkan

Facebook
Twitter
LinkedIn
di dalam sepi

Link, Banjarbaru – Pasar Galuh Cempaka yang dibangun melalui anggaran Rp6 miliar yang bersumber dari  Kementerian Perdagangan RI melalui Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, kini kondisinya kian memprihatinkan. Dari waktu ke waktu kerusakan pada fisik bangunan terus bertambah.

Kondisi bangunan dengan cat semakin pudar tersebut ditambah semakin sedikitnya pedagang yang beraktivitas di dalam bangunan, menambah miris kondisi Pasar Cempaka yang mulai dibangun tahun 2017 lalu.

Berlawanan dengan aktivitas perdagangan di dalam bangunan, ratusan pedagang justru memadati jalan-jalan yang menggelilingi bangunan utama.

“Semula saya sempat beragang di dalam bangunan. Tetapi aneh pembelinya tidak mau masuk ke dalam. Otomatis pedagang yang ada diluar yang dagangannya duluan laku. Nah, di dalam itu bisa laku kalau dagangan yang di luar sudah habis,” ujar Helmi salah seorang pedagang ikan kepada Linkamantan.com, Selasa 14 Juni 2022.

Helmi pun bercerita setelah melihat fenomena tersebut, dirinya dan beberapa pedagang ikan lainnya memilih berdagang di luar bangunan pasar. Al hasil dagangan ikannya pun cepat laku dan dirinya cepat pulang ke rumah.

“Alhamdulilla, dengan beraktivitas di luar walau pun harus duduk di tanah beralaskan tikar tetapi dagangan saya laku,” ujarnya.

di dalam sepiSenada dengan itu, Acil Inur pedagang sayur mayor juga mengaku semula menempati bak yang ada di dalam pasar. Tetapi yang terjadi barang dagangannya banyak terbawa pulang karena tidak laku.

Baca Juga  Cacar Monyet Mengancam Kesehatan, RSD Idaman Banjarbaru Siap Menghadapinya

“Saat ini Alhamdulillah, dagangan sayur saya sudah habis sebelum waktu pasar habis,” katanya.

Untuk diketahui, Pasar  Galuh Cempaka di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan hanya ramai di saat hari pasar. Yakni setiap hari Selasa dan Jumat setiap pekannya. Buka sekitar pukul 05.00 Wita sampai pukul 10.00 Wita.

Seperti yang sudah diketahui, Pasar Galuh Cempaka disebutkan termasuk dalam program pembangunan 5.000 pasar se-Indonesia yang digagas Presiden RI Joko Widodo. Pada 2017. Dananya mendapat persetujuan Kementerian Perdagangan RI melalui Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri berdasarkan proposal yang diajukan Pemko Banjarbaru. Dana segar bentuk dana Tugas Pembantuan (TP) sebesar Rp6 Miliar pun disiapkan.

Lima tahun sudah bangunan pasar yang dibangun dengan mengalahkan lapangan bola milik masyarakat Cempaka ini berdiri kokoh. Pun satu per satu sisi sisi bangunan mulai rusak . Kaca-kaca hingga pitu petak toko juga banyak yang rusak,

“Banyak kaca yang pecah. Petak toko sebagian besar kondisinya terlantar, sekali pun letaknya di sisi luar,” ujar Supian, warga setempat yang mendampingi Linkalimantan.com mengelilingi Pasar Galuh Cempaka, Selasa, 8 Maret 2022.(spy)