Sabtu, Maret 2, 2024

Pelanggan PTAM di Kelurahan Bangkal Keberatan Tarif Baru

Link, Banjarbaru – Sebagian pelanggan PT. Air Minum Intan Banjar di Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru mengaku keberatan dengan naiknya tarif PT. Air Minum Intan Banjar per 1 September 2022 lalu.

Keluhan tersebut diungkapkan oleh Kasi Tapem Kelurahan Bangkal Fazri Syamsi, kepada Linkalimantan.com Senin (12/9/2022).

“Sejumlah warga kami yang berlangganan leding sangat keberatan, sebelumya bayar sekitar Rp 20.000 menjadi Rp 90.000. Apalagi mayoritas disini bekerja sebagai petani dan serabutan,” tutur Fazri saat ditemui di kantornya.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan dari sejumlah warga terkait keluhannya, lantaran mereka kaget pembayaran air PTAM mengalami kenaikan yang sangat tinggi.

“Tentu saja ini sangat memberatkan dan mengecewakan. Dengan ekonomi masyarakat yang rendah,” ucapnya.

Fazri berharap, agar pihak PTAM Intan Banjar untuk meninjau kembali dan jika bisa tarif tersebut diturunkan seperti semula.

“Saya selaku aparat Pemerintah di Kelurahan Bangkal dan atas nama masyarakat, meminta pihak PTAM Intan Banjar untuk menangguhkan biaya beban tersebut,” tuturnya.

Baca Juga  Parade Senja Oktober 2022

Sebelumnya, Ketua DPRD Banjar HM Rofiqi menegaskan kebijakan PTAM Intan Banjar menaikkan tarif leding, harus direspon bijak oleh Pemkab Banjar. Jika perlu tinjau kembali kebijakan yang jelas-jelas sudah mendapat protes pelanggannya.

“Kepekaan terhadap kesulitan masyarakat mestinya dimiliki setiap orang pemimpin. Kita berharap apakah Pemkab Banjar yang katanya sebagai pemegang saham mayoritas juga punya kepekaan dan empati kepada masyarakat,” ujarnya sebagaimana dilansir KBK.News, Sabtu, 10 September 2022.

Masyarakat sebut dia, saat ini tengah dalam kondisi sulit, utamanya dalam menyiasati perekonomiannya.

“Harus dimengerti, saat ini masyarakat sedang kesulitan akibat naiknya BBM, gas LPG 3 Kg dan komoditas lainnya. Belum tuntas masalah itu, kini mereka dihadapkan lagi dengan tarif leding naik. Saya kira akan lebih bijak, jika kenaikan tarif beban tetap itu ditinjau kembali,” tegas politisi Partai Gerindra ini melalui sambungan telepon. (juwita/BBAM)

BERITA POPULER