Senin, Maret 4, 2024

RSDI Serius Dalam Survei Akreditasi

Link, Banjarbaru – Menjelang penilaian akreditasi, Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Kota Banjarbaru laksanakan survey akreditasi rumah sakit. Survei akreditasi tersebut, dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP).

Survei akreditasi merupakan momentum untuk penilaian dan bimbingan yang didasari guna menakar sejauh mana kekuatan RSDI saat ini. Direktur RSDI Banjarbaru, dr Danny Indrawardhana mengatakan, pihaknya ingin bersungguh-sungguh dalam melaksanakan survey simulasi ini, sebelum nantinya menuju penilaian yang sesungguhnya.

“Mengingat standar yang baru telah dilaunching pada Mei 2022, jadi kami tidak mau main-main. Sehingga sebelum penilaian sesungguhnya, kami perlu survey simulasi dulu,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika RSDI dalam tahap survey simulasi mendapatkan nilai terbaik dan seluruh indikator di atas 80%, maka RSDI akan segera menjadwalkan untuk survey penilaian yang sebenarnya

“Rencananya kalau tidak Desember, bisa Januari. Itupun kalau nilai kita bagus, tapi kalau pembenahannya banyak sekali, maka akan kita review lagi,” tuturnya.

Baca Juga  Dosis Vaksin AstraZeneca Banjarbaru Aman

dr Danny menambahkan, pada di bulan Desember 2023, seluruh RS di Indonesia harus terakreditasi dengan standar yang baru. Yaitu standar acuan internasional yang diperoleh dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Sekadar infomasi, RSDI saat ini sudah mencapai 100% persiapan khususnya dari indikator dokumen yakni terkait pencegahan dan pengendalian infeksi, indikator mutu dan keselamatan pasien, kualifikasi staf, manajemen fasilitas dan keselamatan, tata kelola obat dan lain-lain.

“Nanti akan kita buktikan hari ini sampai besok, kita akan telusur ke lapangan untuk melihat sudah seberapa jauh implementasi dari kesesuaian standar akreditasi di lapangan,” tuntasnya.

Diketahui pelaksanaan survei akreditasi, dilaksanakan dari tanggal 10 – 13 Oktober 2022. Dengan agenda pada 10 Oktober melakukan telusur dokumen melalui via zoom. Kemudian pada tanggal 12 dan 13 Oktober dilaksanakan telusur lapangan ke unit-unit pelayanan di RS. (wahyu/BBAM)

BERITA POPULER