Jumat, Juni 14, 2024
BerandaLinkFlashSampan Karam Warnai Festival Pasar Terapung 2023

Sampan Karam Warnai Festival Pasar Terapung 2023

Link, Martapura – Festival Pasar Terapung 2023 yang digelar di Desa Lok Baintan diwarnai insiden karamnya sampan milik salah satu pedagang. Meski demikian pelaksanaan festival tahunan tersebut tetap berjalan lancar.

Para pengunjung dan peserta festival sempat dikegaetkan dengan insiden salah satu sampan pedagang karam akibat tersenggol perahu kelotok yang mengangkut para pengunjung.

Dari informasi yang didapatkan, perempuan yang sampannya karam tersebut adalah Acil Ibar, yang merupakan salah satu pedagang di Pasar Terapung Lok Baintan.

Kejadian tersebut, diduga karena sampan Acil Ibar tersenggol oleh kapal kelotok yang sedang mengangkut para pengunjung festival. Beruntung, salah satu lelaki di kapal kelotok dengan sigap membantu evakuasi Acil Ibar untuk naik ke kapal kelotok.

BACA JUGA  Isi 6 JPTP, BKPSDM Banjar Laksanakan Open Bidding

Karamnya jukung Acil Ibar itu pun sontak membuat para pedagang dan pengunjung lainnya berteriak melihat kejadian tersebut.

Saat ini, dari informasi yang didapatkan, tim dari BPBD Kabupaten Banjar telah memberikan pertolongan untuk mengevakuasi jukung yang karam.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur harapkan Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2023 dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat sekitar.

BACA JUGA  KPK-APP Mengaku Kecewa Kejari Terkesan Tak Serius

Harapan tersebut dilontarkan Bupati Kabupaten Banjar saat meresmikan pembukaan Festival Pasar Terapung di Dermaga Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk yang kali ini mengusung tema ‘Pesona Susur Sungai Orang Banjar’ pada, Minggu (19/11/2023).

“Melalui even tahunan ini juga diharapkan dapat dijadikan sebagai ajang promosikan produk-produk ekonomi kreatif Kabupaten Banjar, baik ke skala nasional maupun internasional, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Selatan, khsusunya di Kabupaten Banjar,” ujarnya. (wahyu/BBAM)

BERITA LAINNYA

POPULER