Link, Martapura – Kondisi ruas Jalan Melati di Desa Labuan Tabu, Kecamatan Martapura rusak kian parah pasca terdampak banjir di penghujung tahun dan awal 2026 lalu. Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar akui lama tak tersentuh perbaikan.
Kendati demikian, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Jimmy memastikan, pada tahun ini kondisi ruas jalan melati di Desa Labuan Tabu tersebut akan dilakukan perbaikan, tak terkecuali dengan kondisi jalan rusak pascaterdampak banjir di wilayah lainnya.
“Khusus kondisi jalan di Desa Labuan Tabu, perbaikannya memang sudah kita program di tahun kemarin agar di tangani pada 2026 ini. Saat ini tengah berproses persiapan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ),” ujarnya pada Senin (9/3/2026).
Selain memastikan penanganan ruas jalan melati di Desa Labuan Tabu sudah masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan menjadi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Jimmy memastikan proses tender atau lelang akan selesai di penghujung April 2026.
“Waktunya agak mepet karena sudah mendekati hari libur, kemungkinan proses pemilihan penyedia hingga berkontrak di akhir April. Mudah-mudahan prosesnya lancar,” harapnya.
Sedangkan untuk panjang penanganan, lanjut Jimmy, yakni dengan panjang 1,8 Kilometer.
“Memang dalam dua hari ini sempat ada video di media sosial (medsos) yang menyoroti kondisi jalan tersebut. Tapi bukannya kami diam dengan adanya informasi tersebut, tapi dalam pelaksanaannya tentu membutuhkan proses mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaannya,” katanya.
Mengakui penyebab kerusakan jalan yang cukup parah tersebut bukan semata-mata dikarenakan terdampak bencana banjir, namun juga disebabkan sudah lama tak tertangani atau tidak dilakukan rekonstruksi hingga pemeliharaan. Jimmy memastikan Dinas PUPRP akan melakukan perbaikan sementara sebelum proses tender selesai.
“Sebagai langkah awal kami, sebelum lebaran Idul Fitri kami akan melakukan pemeliharaan ruas jalan tersebut agar masyarakat yang melintas lebih aman dan nyaman. Sembari menunggu proses tender selesai untu melakukan penanganan secara maksimal,” tuturnya.
Dari pantauan pewarta di lapangan, saat ini Dinas PUPRP Kabupaten Banjar juga tengah melakukan perbaikan ruas jalan rusak di wilayah Kecamatan Martapura dengan metode asphalt patching atau tambal sulam, seperti di ruas Jalan Sekumpul Ujung, Kecamatan Martapura.(zainuddin)

