BerandaHeadlineMenekan Angka Kematian Neotal, RSD Idaman Gelar Workshop Resusitasi Neonatus 

Menekan Angka Kematian Neotal, RSD Idaman Gelar Workshop Resusitasi Neonatus 

Link, Banjarbaru – Melalui Lembaga Diklat, Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Resusitasi Neonatus.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Besar RSD Idaman pada Kamis (26/3/2026) ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menangani situasi darurat pada bayi baru lahir.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur RSD Idaman, dr. Danny Indrawardhana, MMRS. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa workshop ini merupakan bentuk komitmen nyata rumah sakit dalam meningkatkan standar pelayanan kesehatan, khususnya dalam menekan angka kematian neonatal di wilayah Banjarbaru.

BACA JUGA :  RSD Idaman Buka Layanan Poli Hingga Sore, Ini Jadwalnya

Untuk memberikan pemahaman mendalam, workshop ini menghadirkan narasumber ahli, dr. Lenny Syntia Dewi, Sp.A(K). Materi yang dibawakan mencakup “Konsep dan Praktik Resusitasi Neonatus” yang menyasar berbagai profesi tenaga kesehatan, mulai dari dokter umum, bidan, hingga perawat NICU.

Berbeda dengan seminar teori biasa, kegiatan ini dirancang secara interaktif. Para peserta tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga terlibat dalam:

Sesi Tanya Jawab: Diskusi dua arah mengenai kendala di lapangan.

Praktik Langsung (Hand-on): Penggunaan alat peraga medis dan simulator bayi untuk mengasah keterampilan teknis prosedur resusitasi yang tepat.

BACA JUGA :  Rehabilitasi Medik RSD Idaman Bisa Dilakukan di Rumah

Sepanjang kegiatan, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Hal ini mencerminkan kesadaran yang besar akan pentingnya kecepatan dan ketepatan tindakan medis dalam menit-menit awal kelahiran bayi yang mengalami gangguan pernapasan atau kondisi darurat lainnya.

Dengan adanya pelatihan rutin seperti ini, RSD Idaman Kota Banjarbaru berharap seluruh tenaga medisnya memiliki kompetensi yang mumpuni dan seragam, sehingga kualitas pelayanan bagi ibu dan bayi di Kota Idaman semakin optimal. (*)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

BERITA LAINNYA