BerandaHeadlineDebu Proyek Penataan Koridor 6 Jadi Perhatian, PUPRP Banjar Siapkan Langkah Penanganan

Debu Proyek Penataan Koridor 6 Jadi Perhatian, PUPRP Banjar Siapkan Langkah Penanganan

Link, Martapura – Di tengah cuaca panas ekstrem, kondisi ruas Jalan Ahmad Yani Km 40 dipenuhi debu akibat pengerjaan proyek Program “Menata Etalase Kota” atau Penataan Koridor 6 di Jalan Ahmad Yani yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar.

Meski kondisi tersebut belum menuai keluhan dari warga maupun pengendara, Dinas PUPRP Kabupaten Banjar memastikan segera berkoordinasi dengan pihak penyedia untuk melakukan penyiraman guna mengurangi debu yang ditimbulkan selama pelaksanaan proyek Penataan Koridor 6.

“Kami akan meminta pelaksana untuk melakukan penyiraman guna mengurangi dampak debu, terlebih mobilitas masyarakat di kawasan tersebut cukup tinggi,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPRP Banjar, Iwan Junaidi, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/7/2026).

BACA JUGA :  Atlet Basket Banjar Bidik Juara Pertama di Popda Kalsel

Terkait progres pengerjaan Penataan Koridor 6 atau pembangunan trotoar yang berfungsi sebagai jalur pedestrian, Iwan Junaidi mengatakan proyek tersebut mengalami deviasi positif sebesar 2,2 persen.

“Per 9 Juli kemarin, progres pengerjaan sudah terealisasi 15,64 persen dari target rencana 13,44 persen. Saat ini proses galian serta pemasangan box culvert dan u-ditch utilitas sudah mencapai depan Bank Rakyat Indonesia (BRI),” katanya.

Artinya, lanjut Iwan Junaidi, progres pengerjaan terus mengalami peningkatan. “Tapi kami masih menunggu laporan progres terbaru dari penyedia,” ucapnya.

Ia menjelaskan, penanganan dilakukan sepanjang 523 meter, terhitung dari perempatan Jalan Ahmad Yani Km 40 yang terhubung dengan ruas Jalan Keraton–Jalan Angsana, tepatnya di dekat traffic light menuju persimpangan Jalan Jamrud, Kelurahan Pasayangan.

BACA JUGA :  Delapan Kursi Kepala OPD Kosong, Komisi I DPRD Banjar Desak Pengisian

Menurutnya, tahap pengecoran lantai pedestrian sebenarnya sudah dapat dilakukan.

“Pemasangan box culvert dan u-ditch utilitas dari dekat traffic light hingga depan ritel modern (Indomaret) memang sudah selesai dengan panjang kurang lebih 200 meter. Namun, saat ini penyedia masih menunggu kanstin atau blok beton pracetak pengunci pedestrian tiba di lokasi. Sebab, kanstin yang sudah datang merupakan kanstin miring atau kanstin penghubung area naik dan turun,” beber Iwan Junaidi.

Melihat progres pengerjaan Penataan Koridor 6 yang dilaksanakan CV Ikhwanul Bersaudara dengan nilai kontrak Rp5,9 miliar tersebut, Iwan Junaidi optimistis proyek dapat dirampungkan sebelum Desember 2026, sebagaimana target yang telah ditetapkan. (znd/link)

BERITA TERKAIT
spot_img

BERITA LAINNYA