Senin, Januari 26, 2026
Google search engine
BerandaHeadlineFase Transisi Pemulihan Pascabanjir, Masyarakat Diimbau Waspada Penyakit

Fase Transisi Pemulihan Pascabanjir, Masyarakat Diimbau Waspada Penyakit

Link, Martapura –  Delapan kecamatan masih terdampak banjir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar gelar rapat koordinasi (Rakor) penanganan bencana banjir di Aula Mini Barakat Sekretariat Daerah (Setda) Banjar pada Sabtu (17/1/2026).

Rakor penanganan bencana banjir tersebut digelar Pemkab Banjar guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengantisipasi dan menangani dampak banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar.

Usai memimpin Rakor yang dihadiri Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea mengatakan, bahwa kondisi air banjir di sejumlah wilayah mulai mengalami penurunan. Terdata delapan kecamatan masih terdampak banjir dengan kategori debit air sedang dan tinggi, sementara dua kecamatan diantaranya, yakni Kecamatan Gambut dan Kertak Hanyar menunjukkan tren penurunan debit air.

BACA JUGA :  Kota Semarang Dikepung Banjir Akibat Cuaca Ekstrem

“Pengungsi dibeberapa tempat juga sudah banyak yang kembali ke rumah masing-masing. Lokasi pengungsian yang kita fasilitasi di Sungai Tabuk dan Aula Dinas Pendidikan saat ini sudah ditutup karena pengungsi telah kembali,” ujarnya.

Begitu juga untuk dapur umum telah berhenti beroperasi. Namun Pemerintah daerah akan tetap menyalurkan bantuan logistik guna mendukung desa-desa yang masih membuka dapur umum secara mandiri di tengah Kabupaten Banjar berstatus Transisi Tanggap Darurat Menuju Pemulihan yang mulai diberlakukan pada 19 Januari 2026.

“Berdasarkan pengalaman banjir tahun 2021, masa transisi bisa berlangsung hingga tiga bulan dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan,” ucapnya.

BACA JUGA :  Korban Banjir di Dua Desa Terima Bantuan Darurat dari Pemprov Kalsel 

Pascabanjir, Sekda Kabupaten Banjar mengimbau agar masyarakat tetap mewaspadai potensi peningkatan kasus penyakit, seperti diare, penyakit kulit, dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Jika mengalami gangguan kesehatan, masyarakat diminta segera melapor ke puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan terdekat,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Pelaksanaan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha menjelaskan, delapan kecamatan yang masih mengalami genangan air banjir dengan kategori sedang hingga tinggi, yakni Kecamatan Martapura, Astambul, Martapura Timur, Martapura Barat, Sungai Tabuk, dan Cintapuri Darussalam.(zainuddin)

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU