Getaran Gempa Mamuju Sampai Kalimantan Selatan

Facebook
Twitter
LinkedIn
gempa bumi mamuju

Link, Banjarbaru – Jagat jejaring sosial mendadak dihebohkan dengan informasi di beberapa daerah Kalimantan Selatan terasa getaran tak biasa. Kalimat-kalimat bernada pertanyaan “ada gempa kah” bermunculan. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 13.00 Wita kalimat-kalimat yang beredar berubah menjadi informasi jika ada gempa bumi yang getarannya terasa sampai banua.

“Iya, kebetulan saya tadi berada di BNI Cabang Banjarmasin, Jl. Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pas lagi antri tiba-tiba berasa getaran lumayan kuat. Saya pikir bangunannya akan runtuh. Saya sempat bingung harus gimana gitu,” ungkap Wahyu, mahasiswa ULM Banjarmasin ini.

Baru nyadar ketika orang-orang menuju pintu keluar, ungkapnya lebih lanjut, dan saat sudah berada di luar keadaan kembali normal. Tetapi karena kaget, Wahyu mengaku mengurungkan niatnya untuk melanjutkan transaksi.

Guncangan yang terasa di Banjarmasin tersebut ternyata dampak dari guncangan dengan Magnitudo 5.8, terjadi di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Rabu, (08/06/22) sekitar pukul 12.32 Wib.

Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 2.74 Lintang Selatan (LS) dan 118.54 Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di 43 Km Barat Daya Mamuju. Pusat gempa berada di laut dan tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga  Audit APG Selesai, Giliran Kejari Dalami Materinya

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,77° LS ; 118,56° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 26 Km arah Barat Tapalang Barat, Mamuju, Sulawesi Barat pada kedalaman 10 km,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan tertulisnya.

Dia menambahkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, maka gempa bumi yang terjadi merupakan jenis yang dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di lepas Pantai Mamuju. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser.

Hingga berita ini diturunkan, hasil monitoring BMKG pun belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. BMKG pun mengimbau hati-hati terhadap susulan yang mungkin terjadi.(spy/bbs)