Senin, Maret 4, 2024

Guru H. Ahmad Sufian Al-Banjari Hadir Dalam Shalawatan Rutin

Link, Banjar – Acara rutin Shalawatan dan Tausyiah yang digelar Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor, dihadiri oleh masyarakat serta Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov Kalsel dengan menghadirkan Guru H. Ahmad Sufian Al-Banjari sebagai penceramah.

Seperti biasa shalawatan ini digelar di Bumi Shalawat Alam Roh 88 Desa Kiram, Kabupaten Banjar pada Kamis (28/12) malam.

Usai sholat Isya berjamaah, acara dimulai dengan pembacaan Syair Maulid dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dibacakan oleh qoriah juara tilawah remaja pada MTQ Nasional ke XXXIV tingkat Provinsi Kalsel, Ramadhan Najwa.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kalsel, Endri, Paman Birin dengan tulus menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para tamu undangan dan seluruh jamaah yang telah hadir di Bumi Shalawat Alam Roh 88.

“Terimakasih dan selamat datang di Bumi Sholawat Alam Roh 88, mudah-mudahan Allah SWT membalas amal ibadah kita semua dengan sebaik-baiknya balasan.” kata Paman Birin.

Selain itu, Paman Birin tekankan pentingnya memperbanyak sholawat sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta kepada Rasulullah.

“Bersholawat kepada Rasulullah adalah ekspresi cinta kita. Semoga dengan lebih sering bersholawat, kita dapat memperdalam rasa cinta kepada beliau.” ujarnya.

Baca Juga  Pesan Gubernur Kalsel Tentang Netralitas ASN Dalam Pemilu 2024

Sementara itu, dalam tausiahnya yang berlangsung khidmat, Guru Sufian menjelaskan tentang salah satu hadist Nabi Muhammad SAW tentang 6 (enam) hak seorang muslim kepada muslim lainnya.

“Rasulullah SAW bersabda, ‘Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada enam,’” kata Guru Sufian.

“Pertama, mengucapkan salam apabila berjumpa. Kedua, memenuhi undangan saudaranya. Ketiga, saling menasehati. Keempat, mendoakan saudaranya yang bersin. Kelima, menjenguk saudaranya yang sakit. Keenam, mengurus kematian saudaranya,” lanjutnya.

Guru Sufian menjelaskan bahwa 6 hak tersebut merupakan bentuk kecintaan dan kasih sayang sesama muslim. Guru Sufian pun mengajak masyarakat Kalsel untuk mengamalkan 6 hak tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita saling menghormati dan menghargai hak-hak sesama muslim. Dengan demikian, kita dapat menciptakan kehidupan yang harmonis dan sejahtera,” kata Guru Sufian.

Acara kemudian ditutup dengan pembacaan tahlil oleh dan doa yang dibacakan oleh Pimpinan Majelis Dzikir Ihya Ulumuddin Gambut, Habib Ali bin Abdullah Alaydrus.

Tampak hadir pada acara tersebut yaitu Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi habib, para ulama dan sejumlah Kepala SKPD di Lingkungan Provinsi Kalsel serta tokoh muda Banua yang juga merupakan anak Paman Birin, H. Sandi Fitrian Noor. (tri)

BERITA POPULER