Hujan Turun, Jalan Trikora Becek dan Licin

Facebook
Twitter
LinkedIn

Link, Banjarbaru – Kawasan Trikora Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan memang menjadi salah satu kawasan ekonomi strategis. Karenanya banyak aktivitas pembangunan di sana. Pembangunan pertokoan, hotel, perkantoran hingga sektor properti tumbuh berkembang utamanya di kanan kiri jalan.

Namun sayangnya, saat pendistribusian material bangunan, sebagian dari kegiatan tersebut dilaksanakan secara ceroboh. Akibatnya, tidak sedikit material seperti tanah dan kerikil berhamburan di ruas jalan.
Nah, akibat lanjutannya, saat terguyur hujan sebagian ruas jalan menjadi licin dan berbahaya.

Di Jalan Palam Raya tepatnya di depan Al Azhar Residence, arah dari Bundaran Palam misalnya.
Saat melintas di kawasan ini, pengendara harus waspada dan berhati-hati. Karena hampir seluruh kondisi jalan ditutupi tumpukan tanah dan kerikil yang diduga jatuh dari armada pengangkut material bangunan.

Diketahui jalan ini ada dua arah, yang satu dari arah Bundaran Palam dan Cempaka. Jika hujan turun wilayah tersebut akan berlumpur dan saat panas akan berdebu.

Baca Juga  Sidang Isbat Nikah Cukup di Kantor Kecamatan

“Jalan di sini kalo hujan berlumpur, kalo kering sangat berdebu ditambah kerikil, jadi serba salah kalau melintas,” ujar Muhammad Rafii, warga Landasan Ulin yang mengaku setiap hari melintasi di situ, Selasa (18/1/2022).

Rafi’i berharap, agar pihak terkait dapat memperhatikan jalan tersebut sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Ya saya harap pihak terkait bertanggung jawab membersihkan jalan, agar tidak ada kecelakaan di sekitar jalan di sini,” tuturnya.

Bangong salah satu supir truk mengatakan, tanah dan kerikil yang bertebaran di pinggir jalan itu, karena ada puluhan truk datang mengantarkan tanah untuk pengerjaan pembangunan mall dan hotel di tempat tersebut.

Kepada linkalimantan.com, Bagong berujar, pengerjaan tersebut merupakan tahap awal pembangunan. Truk yang beberapa kali datang, juga menjadi salah satu faktor tanah dan pasir terbawa hingga ke tengah jalan.
“Kami akan bicarakan ini dengan pihak terkait, insyallah kemungkinan akan dibersihkan,” ucapnya. (Ita/BBAM)