Link, Banjarbaru – Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Mahmud Sirrie serap aspirasi warga RT 04 Kelurahan Guntung Paikat yang mengeluhkan kondisi Jalan Rambai Tengah yang dinilai terlalu sempit dan rawan kecelakaan dalam kegiatan reses pada Sabtu (7/3/2026).
Mewakili warga, Ketua RW 03, Wageyono mengatakan, jalan tersebut kini berfungsi sebagai akses umum dengan tingkat mobilitas tinggi, terutama pada pagi dan sore hari. Kondisi tersebut menyebabkan kepadatan lalu lintas yang cukup signifikan.
“Kalau pagi dan sore memang padat, banyak warga yang beraktivitas seperti antar anak sekolah dan berangkat kerja. Di situ sangat padat sekali,” ujarnya.
Kondisi jalan yang sempit, lanjut Wageyono kerap memicu kecelakaan lalu lintas, sehingga membahayakan pengguna jalan. Warga juga telah berulang kali mengusulkan pelebaran jalan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), namun hingga kini belum terealisasi.
“Sudah hampir tiga sampai empat kali diusulkan, tapi belum juga terealisasi,” ungkapnya.
Mendengar keluhan tersebut, Mahmud Sirrie menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi warga dengan berkoordinasi bersama dinas terkait, seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru.
“Ini menjadi atensi kami, apalagi kondisi jalannya memang belum representatif,” ujarnya.
Ia menegaskan, permasalahan tersebut perlu segera dicarikan solusi mengingat tingginya risiko kecelakaan di lokasi tersebut. Namun, realisasi program tetap akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan mekanisme yang berlaku.
“Kalau alokasi anggarannya memungkinkan, tentu akan kita usulkan dan perjuangkan. Mekanismenya akan kita pelajari lebih lanjut,” jelasnya.
Selain persoalan Jalan Rambai Tengah, dalam reses tersebut Mahmud Sirrie juga menerima sejumlah aspirasi lain dari warga, di antaranya permintaan bantuan alat kebersihan.
Di sisi lain, ia turut menyalurkan bantuan untuk pembangunan pos di lingkungan setempat sebagai bentuk dukungan terhadap fasilitas masyarakat.(znd/link)


