Lomba Masak Bom, Kenalkan Masakan Khas Kalsel

Facebook
Twitter
LinkedIn
lomba masak bom,kenalkan masakan banua

Link, Banjarmasin – Masih dalam rangkaian memeriahkan Hari Jadi (Harjad) Kalimantan Selatan ke-72, berbagai acara dilaksanakan salah satunya lomba masak bom. Selain lomba masak bom antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi setempat, ada pula lomba masakan Banjar untuk kalangan pelajar.

 

Lomba masak bom antar SKPD dan lomba masak antar pelajar ini, langsung buka Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Sabtu (13/08/2022).

 

Masak bom merupakan salah satu kuliner khas di Kalsel yang memiliki keunikan tersendiri dalam pengolahannya. Selain manis dan gurih dalam cita rasa masakan, terdapat aroma khas masak bom karena menggunakan arang panas yang dicampur dengan masakan.

 

Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini pun mengajak masyarakat di Banua agar mencintai kuliner daerah dan mensosialisasikan melalui berbagai media, termasuk media sosial dan sebagainya, agar lebih dikenal masyarakat luas.

 

Baca Juga  Poktan Karya Bakti Sukses Panen Padi 8 Ton Per Hektar

Kepada peserta, tak lupa Paman Birin mengajak mereka berlomba dengan sportif atau jujur. Peserta SKPD maupun pelajar yang dijatah 3 orang untuk menyelesaikan masakan mereka selama 90 menit.

 

Salah satu juri, Chief Khum mengatakan, kriteria penilaian meliputi, rasa masakan dan presentasi, bahan harus original, kerja tim, penyajian akhir masakan, ditambah kebersihan dan gizi.

 

Khusus masak bom, menurut Chief Khum, ada perlakuan khusus atau teknik masak dan ada ledakan atau bunyi bom dalam pengolahan makanan.

 

“Masakan ini sangat potensi dan perlu disosialisasikan lebih luas agar banyak masyarakat tahu,” ujarnya.

 

Selain Chief Khum, juri lain adalah Aminatus Alifah Roy Rizali, istri Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar.

 

Diketahui, Provinsi Kalsel selain memiliki sejumlah obyek wisata yang indah, juga memilki kudapan atau kuliner yang memilki cita rasa khas daerah, seperti soto Banjar dan ketupat Kandangan. (wahyu/BBAM)