LSM KPK-APP: Sangat Memalukan Jika Perkara KONI Banjarbaru Diambilalih KPK RI

Facebook
Twitter
LinkedIn

Link, Banjarbaru – Semangat Kejari Banjarbaru untuk menuntaskan perkara dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru sebesar Rp6,7 M, mendapat apresiasi dari LSM Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen (KPK-APP) Kalsel.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kejari Kota Banjarbaru yang telah merespon dan memberikan atensi atas saran dan informasi yang kami sampaikan. Utamanya terkait mandeknya kasus KONI Kota Banjarbaru yang sudah 4 tahun berjalan namun tidak ada tindak lanjutnya. Kini perkara tersebut sudah kembali menemui titik terang,” ujar Aliansyah, Ketua LSM KPK-APP Kalsel, Jumat 13 Mei 2022.

Selanjutnya, Aliansyah berharap kasus tersebut jangan sampai diambil alih KPK RI. Karena hal itu akan sangat memalukan.

“Perkara KONI Banjarbaru ini boleh dibilang kelasnya masih ecek-ecek dan masih dibawah Rp10 miliar. Karena ketidakmampuan Kejari Banjarbaru kasusnya diambilalih KPK RI? Keterlaluan kan, sudah berproses bertahun-tahun ujung-ujungnya diambil alih KPK,” tegasnya.

Jika itu terjadi ujarnya bersemangat, seolah-olah Kejari Banjarbaru tidak bekerja tidak profesional dalam menangani kasus.

Baca Juga  Kantor PUPR Banjarbaru Tak Lagi Pinjam

“Karena itulah, kami senang dengan adanya supervisi yang dilakukan KPK. Harapannya ini menjadi cambuk dan memacu semangat bagi Kejari Banjarbaru agar segera menyelesaikan kasus ini secepat-cepatnya,” ujarnya.

Ingat ujarnya menegaskan, tidak ada kasus yang mandek karena dinegeri ini tidak ada yang kebal hukum. Tidak ada yang bisa mengatur mengatur hukum tidak ada yang bisa memberikan titipan untuk hukum, agar hukum tidak tajam ke bawah tapi tumpul keatas.

“Kami berharap ada transparansi dan keterbukaan yang dilakukan oleh Kejari Kota Banjarbaru agar masyarakat bisa memantau dan mengetahui perkembangan kasus-kasus yang berjalan di Kota Banjarbaru. Malu besar jika kasus yang masih bisa ditangani Kejari Banjarbaru diambil alih oleh KPK,” katanya.

Dibagian lain, Aliansyah yang belakangan getol menggelar aksi unjuk rasa menyuarakan ketidaktransparan penggunaan uang negara ini meminta kepada Kejari Banjarbaru untuk lebih tegas lagi.

“Kalau memang alat buktinya sudah mencukupi segerakan saja tetapkan tersangka dan tangkap mereka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.(spy)