Senin, Maret 4, 2024

LVRI, PPM dan DAD Kalsel Gelar Silaturahmi

Link, Banjarmasin – Keluarga Besar Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga (PD PPM), dan  Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), melaksanakan silaturahmi dan buka puasa bersama di Rumah Banjar Jalan Brigjen Hasan Basri Kayutangi Banjarmasin, Selasa (18/04)

Silaturahmi dan buka puasa bersama ini dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Sulkan, Ketua  LVRI Provinsi Kalsel, Sandimin, Ketua PD PPM Arianto, dan Ketua DAD Provinsi Kalsel, Abdul Kadir, dan undangan lainnya.

“Kita, semua elemen masyarakat di Banua ini patut bersyukur, karena saat ini kita sudah tidak berada dalam masa pandemi covid-19. Sehingga bisa tarawih berjamaah, tadarusan hingga kegiatan pasar Ramadhan, dari kondisi sebelumnya yang serba dibatasi,” ujar Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam sambutannya..

Namun perlu diingat pesan gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, tahun ini merupakan masa transisi atau belum sepenuhnya keluar ancaman covid-19.

Baca Juga  Haul Akbar ke-77 Habib Basirih, Jamaah Padati Basirih

“Tidak hanya dari segi kesehatan tetapi dampak yang ditimbulkan dari pandemi itu harus terus diwaspadai dan terus diupayakan pemulihannya,” katanya.

Menyambut momen hari raya Idul Fitri 1444 hijriyah, Paman Birin berharap masyarakat muslim dapat merayakan dengan penuh sukacita. Namun tidak  berlebihan sehingga momentum hari raya Idul Fitri nanti dapat berjalan dengan baik dan lancar serta mendapatkan keberkahan Allah SWT.

Tausiyah singkat disampaikan Ustad Syarif Ahyani Alaydrus dari Kota Banjarmasin.

Dalam tausiahnya, Ustadz Syarif menyinggung soal pentingnya nikmat sehat yang harus disyukuri. Dan seseorang biasanya baru menyadari pentingnya sehat ketika sudah sakit.

Selanjutnya, diutarakan pentingnya melandasi ikatan persaudaraan se-iman dan se-agama, dengan rasa cinta atau tidak mencela dan mencari kekurangan orang lain.

Acara diakhiri dengan pembacaan tahlil/zikir/doa  haul jama untuk para pejuang/syuhada,  kemudian  ditutup doa berbuka puasa bersama. (wahyu/BBAM)

BERITA POPULER