Link, Martapura – Untuk mematangkan mental calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Banjar Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) memberikan pembekalan dan pelatihan pada Senin (3/8/2026) malam.
Bertempat di Aula BKPSDM Kabupaten Banjar, kegiatan tersebut diikuti 33 calon Paskibraka. Pembekalan menghadirkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea selaku narasumber yang menyampaikan materi Revolusi Mental Paskibraka sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Dalam pemaparannya, Yudi menjelaskan bahwa Revolusi Mental Paskibraka lahir dari kebutuhan untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan baris-berbaris, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas, disiplin, serta memiliki semangat nasionalisme dan jiwa kepemimpinan.
“Visi Revolusi Mental Paskibraka bertujuan mewujudkan anggota Paskibraka sebagai teladan karakter bangsa yang unggul, berintegritas, dan berjiwa revolusi mental,” ujarnya.
Yudi menegaskan, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah.
“Karena itu, kalian harus menjaga sikap, disiplin, dan integritas, tidak hanya selama masa pelatihan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah contoh yang baik bagi teman sebaya maupun masyarakat,” pesannya.
Selain itu, Yudi menyampaikan bahwa implementasi Program Revolusi Mental Paskibraka dilaksanakan melalui empat tahapan utama. Tahap pertama berupa latihan fisik untuk membangun kebugaran, kedisiplinan, dan daya tahan peserta. Tahap kedua adalah pembinaan mental guna menanamkan nilai-nilai integritas, nasionalisme, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap tanah air.
Selanjutnya, peserta mendapatkan pelatihan praktik yang mencakup penguasaan tata upacara, Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta simulasi pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih sesuai standar nasional. Tahap terakhir berupa pembinaan kesiapsiagaan melalui berbagai simulasi situasi lapangan untuk melatih kemampuan mengambil keputusan, bekerja sama dalam tim, serta menjaga ketenangan saat menjalankan tugas.
Melalui rangkaian pembekalan tersebut, Pemkab Banjar berharap seluruh calon Paskibraka tidak hanya mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan baik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mengamalkan nilai-nilai Revolusi Mental dalam kehidupan bermasyarakat. (znd/link)


