Beranda blog Halaman 101

Gubernur Muhidin Lantik 11 Pejabat Baru, Ingatkan Jabatan Bukan Hadiah

0
Gubernur Muhidin Lantik 11 Pejabat Baru, Ingatkan Jabatan Bukan Hadiah

Link,Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali merombak jajaran pejabat tingginya. Sebanyak 11 pejabat eselon II resmi dilantik oleh Gubernur H. Muhidin di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Senin (13/10/2025) pag.

Pelantikan ini juga dirangkai dengan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan PPPK Tahap II, serta penyerahan SK CPNS lulusan IPDN Angkatan XXXII.

Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menegaskan bahwa jabatan bukanlah hadiah, melainkan amanah yang menuntut tanggung jawab dan dedikasi tinggi..

“Saya yakin, hampir semua pejabat kita ini profesional. Tugas apa pun yang diberikan, jalankan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” ujar Muhidin di hadapan para pejabat dan undangan.

Ia juga mengingatkan agar pemotongan anggaran dari pusat tidak dijadikan alasan menurunnya kinerja.

“Perubahan anggaran jangan sampai menghambat kinerja. Jangan berkecil hati, tetap semangat karena rakyat menunggu hasil kerja kita,” pesannya.

Muhidin turut menekankan pentingnya komunikasi dan kekompakan antarpejabat. Ia meminta agar tidak ada kelompok eksklusif di lingkungan birokrasi..

“Jangan bikin kelompok-kelompok kecil. Kepala dinas dan pejabat harus sering bersilaturahmi. Kita ini satu tim, harus solid membangun Banua,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur mengingatkan pentingnya evaluasi kinerja yang objektif agar penempatan pejabat sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan organisasi.

“Berilah penilaian yang sesuai. Kalau baik, katakan baik. Kalau belum, sampaikan juga. Itu penting supaya kita bisa melakukan penyesuaian bila di kemudian hari ada yang kurang cocok,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Muhidin menutup dengan pesan reflektif bahwa jabatan adalah kepercayaan dari masyarakat.

“Jabatan itu bukan hadiah, tapi kepercayaan. Tugas saya sebagai gubernur adalah bekerja sebaik mungkin untuk masyarakat. Biar rakyat yang menilai kinerja kita,” pungkasnya.

Daftar Pejabat yang Dilantik:

Mursyidah Aminy, sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM
Among Wibowo, sebagai Direktur RSUD Ulin Banjarmasin
Faried Fakhmansyah, sebagai Kepala BPSDMD
Fatkhan, sebagai Kepala BPKAD
Iwan Fitriady, sebagai Kepala Dinas Pariwisata
Iwan Ristianto sebagai Kepala Dinas PMD
Tabiun Huda sebagai Direktur Rumah Sakit Dr. H. Moch. Ansari Saleh
Rahmat Prapto Udoyo, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup
Alfian Yusuf, sebagai Wadir Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin
Febriadin Hapiz, sebagai Kepala Dinas Kepemudaaan dan Olahraga
Suprapti Tri Astuti, sebagai Kepala BAPPEDA

Perombakan ini diharapkan membawa semangat baru di birokrasi Pemprov Kalsel, memperkuat sinergi antarinstansi, dan mempercepat terwujudnya visi Kalimantan Selatan Bekerja.

Pemerintah Cabut Izin 2.039 Kios Pupuk Nakal

0
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Saat Memberikan Keterangan Pers di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta.

Link, Jakarta – Pemerintah akan menindak 2.039 kios pupuk yang terbukti menjual pupuk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), dengan total potensi kerugian petani mencapai sekitar Rp600 miliar per tahun. Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah melindungi petani dari praktik curang dalam distribusi pupuk bersubsidi.

“Hari ini kami umumkan bahwa izin 2.039 kios tersebut akan dicabut. Ini tidak boleh terjadi. Permainan seperti ini sudah berlangsung lama, setidaknya dalam satu tahun terakhir. Namun, bagi pihak yang merasa benar, dipersilakan menyampaikan klarifikasi kepada Direksi,” tegas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam keterangan pers di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Senin (13/10).

Berdasarkan data yang dihimpun Kementan, dari total 27.319 kios pupuk di Indonesia, terdapat 2.039 kios yang terbukti menjual di atas HET. Kios-kios tersebut tersebar di 285 kabupaten/kota pada 28 provinsi, dengan konsentrasi pelanggaran tertinggi di wilayah padat aktivitas pertanian seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Lampung.

Mentan Amran menegaskan, jika praktik seperti ini tidak segera dihentikan, maka dalam jangka panjang akan menimbulkan kerugian besar bagi petani.

“Kerugian itu per tahun bisa mencapai ratusan miliar. Kalau dibiarkan sepuluh tahun, nilainya bisa mencapai Rp6 triliun. Kasihan petani kita. Ada 160 juta petani dan keluarganya yang harus kita jaga. Mereka adalah ujung tombak, garda terdepan, sekaligus pahlawan pangan bangsa,” tegasnya.

Rata-rata selisih harga di tingkat kios mencapai Rp20.800 per sak Urea dan Rp20.950 per sak NPK. Selisih tersebut memberatkan petani dan berpotensi menurunkan daya beli serta margin usaha tani di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas produksi dan harga pangan nasional.

Laporan pelanggaran harga ini dihimpun melalui sistem pelaporan digital Kementan yang telah diverifikasi dan dianalisis secara menyeluruh. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap pelanggaran terekam secara transparan dan dapat segera ditindaklanjuti.

Mentan Amran menegaskan bahwa tidak boleh ada ruang bagi siapapun untuk bermain dengan subsidi pupuk. Menurutnya, pupuk bersubsidi merupakan instrumen vital negara untuk menjaga produktivitas dan menurunkan biaya produksi petani.

“Kami bersama pemerintah daerah, Satgas Pangan, dan aparat penegak hukum akan menindak tegas setiap oknum kios atau distributor yang menjual di atas HET. Negara tidak boleh kalah oleh praktik curang yang merugikan petani,” ujarnya.

Secara khusus, Kementan juga memperluas pengawasan ke seluruh 285 kabupaten/kota dengan laporan penyimpangan harga, terutama di 10 provinsi utama penghasil pangan nasional. Fokus pengawasan meliputi pemeriksaan izin kios, validasi data penebusan, serta rekomendasi pencabutan izin bagi penyalur yang terbukti melanggar HET.

“Kalau ada kios yang terbukti bermain harga, langsung kami cabut izinnya. Kami juga bekerja sama dengan kejaksaan dan kepolisian untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan memberi efek jera,” tegas Mentan Amran.

Mentan Amran juga mengapresiasi kinerja Direksi dan Komisaris PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), khususnya Komisaris Utama yang juga Wakil Menteri Pertanian, atas kerja keras dan dukungan terhadap penguatan sistem pengawasan pupuk.

“Kami sudah bahas bersama direksi dan komisaris. Terima kasih atas kerja kerasnya. Pupuk itu ibarat darah bagi pertanian. Tanpa pupuk, produksi tidak akan bisa meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PIHC Rahmad Pribadi menegaskan komitmen perusahaan untuk menindak tegas setiap pelanggaran oleh kios penyalur. PIHC bersama Kementan kini memperkuat pengawasan berbasis digital dan pelaporan real time untuk memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan transparan dan akuntabel.

“Siapapun yang melanggar akan kami tindak tegas. Sistem kami sudah digital, sehingga pelanggaran dapat langsung terdeteksi dan ditindak,” ujarnya.

Rahmad menjelaskan bahwa langkah-langkah yang dilakukan PIHC meliputi penutupan sistem secara otomatis bagi kios yang terindikasi menjual di atas HET, pemeriksaan lapangan dan pemasangan plakat peringatan di kios yang diperiksa, hingga penutupan permanen terhadap kios yang terbukti melanggar.

“Kalau satu kecamatan ada kios yang ditutup, kami akan memastikan petani tetap bisa menebus pupuk di kios terdekat di kecamatan lain. Prinsipnya, pelayanan kepada petani tidak boleh terganggu,” pungkas Rahmad.

Langkah tegas ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk memastikan kebijakan pupuk bersubsidi berjalan adil, transparan, dan berpihak pada petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional. (pilarpertanian).

Timnas Indonesia U23 Siap Balas Kekalahan dari India pada Laga Uji Coba Kedua

0
Timnas Indonesia U23 Siap Balas Kekalahan dari India pada Laga Uji Coba Kedua
Timnas Indonesia U-23 vs Timnas India U-23 pada Leg Pertama pertandingan persahabatan di Stadion Madya, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (10/10/2025). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom.

Link, Jakarta – Timnas U23 Indonesia kembali akan berduel dengan India U23 pada laga uji coba kedua yang digelar di Stadion Madya, Jakarta, Senin (13/10/2025) malam. Pertandingan dijadwalkan kick-off pukul 19.30 WIB dan menjadi kesempatan bagi Garuda Muda untuk menebus kekalahan tipis 1-2 pada pertemuan pertama, Jumat (10/10) lalu.

Laga ini menjadi bagian dari persiapan penting menuju SEA Games 2025 di Thailand, sekaligus ajang uji coba akhir bagi pelatih Indra Sjafri untuk menentukan komposisi terbaik timnya. Sejak menjalani pemusatan latihan beberapa pekan terakhir, pelatih asal Sumatra Barat itu terus mengasah koordinasi dan kekompakan anak asuhnya di semua lini.

Indra menegaskan bahwa pertandingan malam ini bukan sekadar mencari kemenangan, melainkan untuk menilai performa dan kesiapan setiap pemain. Dari total 32 nama yang mengikuti pemusatan latihan, seluruhnya berpeluang mendapat menit bermain. “Uji coba ini adalah kesempatan bagi kami untuk melihat siapa yang paling siap membela Merah Putih di SEA Games nanti,” ujar Indra.

Meski berstatus laga persahabatan, Indra Sjafri tetap menuntut keseriusan penuh dari para pemain. Pasalnya, tim India U23 yang diasuh Naushad Moosa bukan lawan mudah. Mereka hampir lolos ke Piala Asia U23 2026 di Arab Saudi, hanya kalah selisih gol dari Uni Emirat Arab. India dikenal memiliki gaya bermain cepat, disiplin, dan tangguh di lini belakang.

Pertandingan malam ini diharapkan menjadi tolok ukur sejauh mana perkembangan permainan Indonesia U23 sekaligus pembuktian bahwa Garuda Muda siap tampil lebih solid di ajang resmi mendatang.

Prediksi Susunan Pemain

Indonesia U23 : Cahya Supriadi (GK); Kakang Rudianto, Kadek Arel, Muhammad Ferrari, Dony Tri Pamungkas; Arkhan Fikri, Ananda Raehan, Ivar Jenner; Andrian Wibowo, Jens Raven, Rafael Struick.

Pelatih: Indra Sjafri.

India U23 : Amrinder Singh (GK); Anwar Ali, Hmingthanmawia Ralte, Pramveer, Rahul Bheke; Deepak Tangri, Nikhil Prabhu; Farukh Choudhary, Liston Colaco, Udanta Singh Kumam; Vikram Partap Singh.

Pelatih: Naushad Moosa.

20 Pelanggan Beruntung Penerima Pembayaran Rekening Gratis Periode Oktober

0
(ft/banjarbaruklik)

Link, Banjarbaru – PTAM Intan Banjar kembali mengumumkan pelanggan yang menerima pembayaran rekening gratis periode Oktober 2025 ini. Total, ada 20 pelanggan PDAM Intan Banjar yang beruntung.

Adapun syarat untuk bisa mendapatkan reward ini sebenarnya sangat mudah. Pelanggan, dapat membayarkan tagihan rekening air paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. Nantinya, pada periode atau bulan berikutnya, pelanggan berkesempatan mendapatkan program apresiasi dari PTAM Intan Banjar tersebut.

Saat ini, pembayaran pun bisa di mana saja. Pelanggan tak perlu repot lagi harus antre ketika ingin membayar tagihan air leding di Kantor Pusat PDAM Intan Banjar Jalan Pangeran Hidayatullah.

Pasalnya, perusahaan yang dipimpin Syaiful Anwar SAP MAP ini juga memiliki Mobil Layanan Keliling yang beroperasi Senin hingga Jumat. Kemudian selain offline, online via e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, dan lainnya pun sudah bisa melakukan pembayaran tagihan rekening air.

Nah selain reward bulanan, pelanggan nantinya juga berkesempatan mendapatkan reward tahunan yang hadiahnya biasanya berupa mesin cuci. (*)

Oranje Perkasa, Belanda Libas Finlandia 4-0 di Kualifikasi

0
Oranje Perkasa, Belanda Libas Finlandia 4-0 di Kualifikasi
Selebrasi Virgil van Dijk dalam laga Belanda vs Finlandia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Minggu (12/10/2025). (c) AP Photo/Patrick Post

Link, Jakarta – Timnas Belanda tampil gemilang dengan kemenangan telak 4-0 atas Finlandia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa yang digelar di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, Minggu (12/10/2025) malam WIB.

Skuad asuhan Ronald Koeman tampil penuh percaya diri di hadapan publik sendiri, menunjukkan dominasi mutlak sekaligus menegaskan langkah mereka menuju putaran final Piala Dunia 2026.

Sejak peluit awal dibunyikan, Oranje langsung mengambil inisiatif serangan. Donyell Malen membuka keunggulan cepat, disusul gol-gol dari Virgil van Dijk dan Memphis Depay di babak pertama. Depay kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat eksekusi penalti, sebelum Cody Gakpo menutup pesta gol dengan tembakan keras di penghujung laga.

Finlandia tampak tak berdaya menghadapi tekanan tinggi yang diterapkan Belanda. Permainan cepat serta penguasaan bola apik dari tim tuan rumah membuat pasukan tamu kesulitan mengembangkan permainan. Upaya serangan balik yang mereka bangun pun selalu kandas di hadapan lini pertahanan kokoh yang dikomandoi Virgil van Dijk.

Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Belanda di puncak klasemen Grup G dengan koleksi 16 poin, unggul enam angka atas Finlandia yang kini turun ke peringkat ketiga.

Dengan dua laga tersisa, Belanda hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Di laga berikutnya, mereka akan berhadapan dengan Polandia dalam duel penentu.

Sementara itu, Finlandia harus segera bangkit saat meladeni Malta jika masih ingin menjaga peluang lolos ke Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada tahun depan.

Susunan Pemain

Belanda: Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Jurrien Timber, Virgil van Dijk, Micky van de Ven; Ryan Gravenberch, Frenkie de Jong; Donyell Malen, Justin Kluivert, Cody Gakpo; Memphis Depay.

Pelatih: Ronald Koeman

Finlandia: Jesse Joronen; Nikolai Alho, Adam Stahl, Miro Tenho, Ville Koski, Juho Lahteenmaki; Oliver Antman, Kaan Kairinen, Santeri Vaananen, Topi Keskinen; Leo Walta.

Pelatih: Jacob Friis.

RDP Gabungan DPRD Banjar Kasus Keracunan MBG Gagal Terlaksana

0
RDP gabungan
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar, H Abdul Razak

Link, Martapura – Semangat DPRD Kabupaten Banjar untuk menggelar  Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan Komisi III dan Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar bersama Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Banjar sepertinya memudar. Sempat dijadwalkan Sabtu pekan tadi, hingga kini tak kunjung terlaksana.

Sebelumnya, RDP gabungan sempat digelar pada Sabtu (11/10/2025) pada pukul 15.00 Wita, namun tiba -tiba batal terlaksana. Menurut Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar, H Abdul Razak menjelaskan, RDP gabungan tersebut tidak dapat terlaksana karena unsur pimpinan dewan selaku koordinator Komisi III dan IV DPRD mendadak berhalangan hadir.

“Kita bisa memahami terkait penundaan rapat gabungan ini, karena unsur pimpinan yang seyogya memimpin rapat mendadak berhalangan hadir. Agenda selanjutnya kita tunggu arahan pimpinan,” ujarnya.

Dibagian lain, Politisi Golkar yang memiliki latar belakang birokrat ini juga mengapresiasi atas berbagai langkah-langkah yang telah dilaksanakan Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG yang dibentuk Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur.

“Seperti terkait anak-anak atau pelajar yang menjadi korban keracunan makanan juga sudah tertangani dengan baik. Satgas juga sudah mengambil keputusan tepat, yakni menghentikan sementara aktivitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Tungkaran,” ucapnya.

Bahkan, papar Razak lebih jauh, Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG Kabupaten Banjar sudah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang dengan melakukan pemeriksaan ke beberapa SPPG atau Dapur MBG.

“Tapi, kami tetap berharap upaya tersebut tidak hanya berhenti sampai di situ. Kami mengharapkan Satgas memiliki langkah untuk mengembalikan kepercayaan publik agar program MBG dapat berjalan maksimal,” tuturnya.

Khususnya, tambah Razak lebih jauh, Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG diharapkan dapat menanggulangi terkait trauma yang dialami penerima manfaat program MBG akibat keracunan makanan.  (zainuddin)

Kilas Kabar Sepekan Linkalimantan | Rehabilitasi RTH CBS | Keracunan MBG

0
Kilas Kabar Sepekan Linkalimantan | Rehabilitasi RTH CBS | Keracunan MBG
RTH CBS Martapura Direhabilitasi, Icon Berlian Alami Kerusakan

Link, Banjarbaru – Kabar Komisi III DPRD Banjar Minta Rehabilitasi RTH CBS Tak Tinggalkan Masalah menjadi berita yang paling banyak dibaca dari kanal Linkalimantan selama sepekan terakhir.

Selain itu, Akibat Keracunan Massal, Dapur MBG Tungkaran Dihentikan Beroperasi.

Berikut kami rangkumkan kabar beita sepekan dari Linkalimantan.com edisi Senin (6/10/1015) hingga Minggu (12/10/2025)

Komisi III DPRD Banjar Minta Rehabilitasi RTH CBS Tak Tinggalkan Masalah

Banyak mendapat sorotan, Komisi III DPRD Kabupaten Banjar minta Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar untuk menyelesaikan proyek rehabilitasi Ruang Terbuka Hijau Cahaya Bumi Selamat (RTH CBS) Martapura tepat waktu dan tidak menyisakan masalah.

Perihal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar, Hasan Hamdan digelaran Rapat Evaluasi Program dan Kegiatan Tahun 2025 pada Triwulan IV bersama Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) dan DPRKPLH Kabupaten Banjar pada Senin (6/10/2025).

Keracunan Massal, Dapur MBG Tungkaran Dihentikan Beroperasi

Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura dihentikan beroperasi sementara waktu, pasca puluhan pelajar di beberapa sekolah keracunan MBG pada 9 Oktober 2025 kemarin.

Dihentikannya aktivitas Dapur MBG Desa Tungkaran yang masih belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) tersebut guna mempermudah proses investigasi yang dilakukan Kodim 1006 Banjar, bersama Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banjarmasin, serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar.

Pelajar Diduga Keracunan MBG Bertambah Menjadi 58 Orang

Jumlah pelajar yang diduga telah keracunan usai menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertambah, dari semula 33 pelajar kini menjadi 58 pelajar yang harus dilarikan ke rumah sakit. Selain Rumah Sakit Daerah Ratu Zalekha, pihak berwenang telah menunjuk RS Pelita Insani dan dua UPTD Puskesmas Martapura jadi rujukan untuk mengantisipasi bertambahnya korban.

“Pemerintah daerah sudah menyiapkan RS Pelita Insani dan UPTD Puskesmas Martapura I dan UPTD Puskesmas Martapura II sebagai rujukan untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah siswa yang menderita sakit perut, pusing, hingga muntah-muntah,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, Ikhwansyah saat membesuk puluhan siswa yang  keracunan dan harus mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura pada Kamis (9/10/2025).

Hadiri Jambore HIMPAUDI, Muhidin Ajak Guru Majukan PAUD

0
Jambore HIMPAUDI
Jambore HIMPAUDI, Gubernur H. Muhidin Ajak Guru Bersama-sama Majukan Pendididkan Usia Dini di Kalsel

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin mengajak para guru, pengurus  Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) dan seluruh pihak terkait untuk saling bersinergi dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur H Muhidin diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Ariadi Noor saat Pembukaan Jambore IV Himpaudi, di Gedung Mahligai Banjarmasin, Sabtu (11/10/2025).

Gubernur H. Muhidin mengatakan bahwa pendidikan  anak  usia  dini  merupakan  gerbang  pertama bagi proses pembelajaran formal anak-anak. Oleh karena itu, menurutnya guru paud memiliki peran luar biasa dalam mendukung pengembangan masa-masa keemasan anak.

”Guru yang berkualitas akan mampu mendorong perkembangan anak, baik dari segi kognitif, motorik, hingga sosial-emosional. Untuk itu saya mendorong guru-guru paud banua tercinta, untuk aktif mengkuti berbagai pelatihan, guna meningkatkan kompetensi dan  profesionalitas,” sampai Gubernur.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah. Gubernur menyampaikan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui berbagai langkah strategis.

”Komitmen tersebut harus diiringi dengan sinergi dan  kolaborasi yang saling mendukung. Proses menempa kemampuan diri tentu tidak bisa dilakukan sekali dua kali, tapi harus dilakukan secara berkesinambungan,” terang Muhidin.

Gubernur juga mengingatkan, perkembangan teknologi dari waktu ke waktu, mempengaruhi metode ajar yang relevan. Dirinya mendorong para guru untuk senantiasa cepat beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, agar dapat melaksanakan metode ajar yang sesuai.

”Saya akan sangat menghargai usaha rekan-rekan guru sekalian terhadap upaya peningkatan kompetensi dan profesionalitas diri. Manfaatkan kegiatan  jambore ini sebagai ajang untuk berbagi ilmu dan inspirasi dalam meningkatkan kualitas dan daya  saing  para pendidik  paud. Semoga selepas kegiatan  jambore ini, para peserta mendapatkan wawasan dan inspirasi baru, untuk mendukung kinerja dan dedikasinya yang luar biasa,” pungkas Muhidin.

Sementara itu, Bunda PAUD Kalsel, Hj Fathul Jannah dalam sambutannya mengatakan, agar kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi, peningkatan kapasitas para pendidik PAUD, penguatan solidaritas, dan sumber inspirasi baru untuk memajukan pendidikan anak usia dini.

“Selain itu, diharapkan para pendidik dapat membawa pulang pengalaman berharga dan ide baru untuk diaplikasikan di daerah masing-masing, sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pendidik PAUD,” kata Hj. Fathul Jannah.

Sebelumnya, senada dengan Gubernur Kalsel, Ketua Umum PP HIMPAUDI, Betti Nuraini dalam sambutannya menekankan Pentingnya kolaborasi untuk menghasilkan generasi emas 2045 yang berkarakter.

“Tentu saja upaya ini tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan memerlukan kerja sama dari semua pihak. Dan saya yakin Pak Gubernur dan para Bupati Walikota di Kalsel bisa mendukung dan memperjuangan hak-hak para guru PAUD di Kalsel seperti mewujudkan kesetaraan dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” tutur Betti.

Untuk diketahui, acara Jambore HIMPAUDI juga dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kalsel serta Bunda Paud Kabupaten/Kota se-Kalsel. (tri)

Tim Investigasi Idependen BGN RI Terlisik Kasus Keracunan MBG

0
Tim Investigasi Independen BGN
Sekretaris Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani

Link, Martapura – Penyebab kasus keracunan ratusan pelajar usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG), kini telah ditelusuri  Tim Investigasi Independen Badan Gizi Nasional (BGN) RI. Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan Program MBG Kabupaten Banjar pun sudah menyerahkan kronologisnya.

Pernyataan tersebut diungkapkan Sekretaris Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani saat ingin menghadiri gelaran rapat gabungan Komisi III dan Komisi IV DPRD yang batal terlaksana pada Sabtu (11/10/2025) kemarin sore.

“Kami juga sudah dimintai terkait kronologisnya, walau pun mereka sudah mengantongi kronologis dari pihak lain. Kami juga sudah menjelaskan kepada Tim Investigasi Independen BGN, artinya terkait makanannya sudah diperiksa Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, untuk nasi dan sayurnya ada mengandung nitrat,” ujarnya tanpa menyebutkan berapa kadar nitrat yang terkandung.

Pejabat definitif Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) dan Perikanan Kabupaten Banjar ini juga mengungkapkan, bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Memang ada beberapa catatan yang harus kita perbaiki, tapi kewenangan kita hanya memberikan masukan, karena yang memutuskan itu Tim Investigasi Independen BGN. Kita juga berkoordinasi dengan bagian pusat apakah kami memiliki kewenangan untuk menegur atau memberikan sanksi kepada SPPG, nanti akan kami diskusikan lagi,” katanya.

Sebab, papar Sipliansyah, kasus keracunan makanan pada 8 satuan pendidikan dari total 12 satuan pendidikan yang mendapat program MBG murni dikarenakan musibah, bukan kelalaian.

“Kalau memang lalai pasti terjadi keseluruhan sekolah yang terkena. Jujur kita tidak menginginkan kasus keracunan ini terjadi, tapi ini musibah. Karena setelah kami melihat beberapa lokasi SPPG atau dapur MBG di lapangan termasuk hari ini sesuai, tapi memang ada beberapa catatan untuk dibenahi,” katanya.

Meski membenarkan pada nasi dan sayur pada proses MBG mengandung senyawa kimia berbahaya tanpa menyebutkan berapa besar kadarnya. Sipliansyah meyakini MBG terkontaminasi saat proses pendistribusian dari dapur ke satuan pendidikan.

“Memang untuk bahan baku makanannya jujur kami belum bisa memastikan dan melihat langsung di lapangan. Tapi dapur MBG sudah memiliki tiga orang ahli gizi, satu orang akuntan, Kepala SPPG dan 47 relawan mulai dari jurus masak, kebersihan dan lain-lain,” ucapnya.

Tak hanya itu, sebagai Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG, Sipliansyah mengaku belum ada menerima surat berita acara (BA) terkait keluhan sekolah bahwa MBG yang diterima sudah basi.

“Kami belum ada menerima laporan, bahkan tidak pernah mendengar hal itu. Kedepan, kami menginginkan agar pencicip pertama MBG itu bukan guru meski juknisnya seperti itu. Harus ada petugas khusus pencicip yang ditunjuk sebelumnya dicicipi siswa sebagai penerima manfaat,” pungkasnya.(zainuddin)

Meutya Hafid Apresiasi Gim Lokal: Bukti Kreativitas Anak Bangsa Tembus Pasar Dunia

0
Meutya Hafid Apresiasi Gim Lokal: Bukti Kreativitas Anak Bangsa Tembus Pasar Dunia
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid meninjau gim lokal hasil karya anak bangsa dalam acara Indonesia Game Developer eXchange (IGDX) 2025, di The Stones Hotel Kuta, Bali (Foto: Humas Kemkomdigi)

Link,Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, mengapresiasi gim nasional yang menembus pasar dunia. Hal itu diungkapkannya dalam acara Indonesia Game Developer eXchange (IGDX) 2025, yang berlangsung pada 9–11 Oktober.

Dalam kegiatan itu, industri gim lokal mampu mencatatkan sejarah dengan turut memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Setidaknya, industri gim menyumbangkan Rp71 triliun per tahun, melalui dukungan lebih 2.000 pengembang dan penerbit aktif di berbagai daerah.

Hal tersebut seiring dengan data Kemkomdigi terkait dengan penggunaan gim di Indonesia yang mencapai 154 juta pemain. Dengan demikian, pemain gim di Indonesia merupakan 40 persennya dari total pemain di Asia Tenggara.

“Gim kini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi menjadi jembatan yang menghubungkan karya generasi muda Indonesia ke pasar global,” kata Meutya dalam keterangannya, Minggu (13/10/2025).

Meski demikian, Menkomdigi mengatakan, bahwa seiring perkembangan teknologi diital, industri gim global kian menngalami persaingan yang ketat. Untuk itu, ia meminta para pengembang, untuk dapat memberikan kontribusi dalam krativitas pengembangan gim lokal.

Meutya juga mengajak seluruh generasi penerus bangsa juga turut berpikir kreatif, berinovasi dalam melahirkan gim-gim berkualitas. Hal itu ditekankan Menkomdigi untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat industri kreatif digital di kawasan Asia Tenggara.

“Generasi muda atau Gen Z menjadi faktor penting mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai pusat industri kreatif digital di kawasan ASEAN, tempat berkumpulnya talenta, teknologi, dan investasi untuk menghasilkan karya-karya berkelas dunia,” ujarnya. (rri.co.id).