Beranda blog Halaman 106

Kembangkan Destinasi Geopark Meratus, Dispar Kalsel Laksanakan Bimtek

0
destinasi
Daerah Pariwisata & Ekonomi Kreatif 9 Oktober 2025 Dispar Kalsel Ajak Masyarakat Kelola Geopark Meratus dengan Sentuhan Cerita Lokal

Link, Banjarmasin – Pemprov Kalsel melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Selatan, kian gencar mengembangkan potensi destinasi wisata yang menjadi bagian dari Geopark Meratus. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Destinasi Pariwisata Geopark Meratus Tahun 2025 dengan tema “Situs Rumah Adat Tradisional Sungai Jingah”.

Dimana pada kegiatan ini, turut menggandeng Badan Pengelola Geopark Meratus dan Praktisi Dongeng, Novyandi Saputra. Pelatihan inipin menyasar sejumlah anggota Pokdarwis dan masyakarat sekitar Geosite Rumah Adat Tradisional Sungai Jingah, Kota Banjarmasin.

Plt. Kepala Dispar Kalsel, Muhammad Syarifuddin melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Yosalvina Yovani, menyampaikan bahwa kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan masyarakat sekitar merupakan garda terdepan dalam mengembangkan sektor pariwisata, khususnya destinasi yang masuk dalam kawasan Geopark Meratus.

Ia menjelaskan, wisatawan masa kini ingin mengenal sejarah, budaya, tradisi, serta kehidupan masyarakat setempat. Karena itu, kemampuan dalam mengelola dan mengemas cerita dari setiap destinasi menjadi sangat penting.

“Dengan pengelolaan yang baik, kita tidak hanya menjual destinasi sebagai tempat, tetapi juga sebagai pengalaman yang berkesan. Cerita yang disampaikan dengan baik dapat menghidupkan kembali nilai-nilai lokal dan memperkuat daya tarik wisata,” ujar Yosalvina, Banjarmasin, Kamis (9/10/2025).

Melalui kegiatan bimtek ini, peserta diharapkan dapat memahami cara mengelola destinasi secara profesional, menggali potensi cerita dari setiap situs, dan menyampaikan narasi tersebut secara efektif kepada wisatawan, baik secara langsung maupun melalui media digital.

Senada itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Firiah, menegaskan bahwa pengelolaan Geopark harus berlandaskan tiga pilar: konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Banjarmasin memang tidak memiliki geosite batuan purba, namun kita memiliki warisan budaya, sejarah, dan ekonomi kreatif yang lahir dari alam Meratus,” jelasnya.

Firiah menekankan tiga fokus utama yakni Warisan Kota, dengan mengaitkan budaya dan spiritualitas lokal, Ekonomi Kreatif, dengan mengangkat Sasirangan dan kuliner Banjar ke level global, Kenyamanan Kota, dengan menjaga Banjarmasin sebagai hospitable city berstandar internasional.

Kepada pengelola Rumah Banjar, Firiah berpesan agar bangunan tradisional tidak hanya dilihat sebagai warisan fisik, tetapi juga museum hidup yang menyimpan filosofi arsitektur selaras dengan alam.

Untuk pengelola wisata religi, seperti Makam Surgi Mufti, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan, kekhusyukan, dan kenyamanan, karena wisatawan geopark juga mencari ketenangan dan makna spiritual. (tri)

Bank Jatim Gaet Megawati Hangestri untuk Buru Gelar Juara

0
Bank Jatim Gaet Megawati Hangestri untuk Buru Gelar Juara
Megawati Hangestri Pertiwi membela Bank Jatim Surabaya di Livoli Divisi Utama 2025. (c) Instagram/BJTMVolleyball

Link, Jatim – Skuad voli putri Bank Jatim semakin serius menatap babak Final Four Livoli Divisi Utama 2025. Setelah memastikan tiket ke empat besar, tim asal Jawa Timur ini langsung menambah kekuatan dengan mendatangkan bintang voli Tanah Air, Megawati Hangestri Pertiwi. Kehadiran Megawati menjadi suntikan besar bagi ambisi Bank Jatim untuk merebut gelar juara musim ini.

Asisten Manajer Bank Jatim, Rianita Panirwan, mengungkapkan bahwa persiapan tim menghadapi babak Final Four telah berjalan dengan matang. Ia menegaskan seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur, baik secara fisik maupun mental. Menurutnya, kehadiran Megawati tidak hanya menambah kualitas permainan, tetapi juga meningkatkan semangat dan motivasi seluruh pemain di lapangan.

“Target kami tahun ini juara. Kebetulan juga diuntungkan karena grup selesai lebih dulu di Tangerang, sehingga punya waktu sekitar satu bulan untuk mematangkan strategi,” kata Rianita seperti yang dilansir oleh Antara Jatim, Kamis (3/10/2025).

Namun, Rianita juga menyatakan bahwa Bank Jatim akan tetap mempertahankan kombinasi pemain muda di posisi-posisi penting, salah satunya outside hitter. Meski begitu, kendala receive masih jadi tantangan karena saat ini sedang mengandalkan pemain junior.

“Itu sudah dipelajari tim pelatih. Harapannya di Final Four nanti mereka lebih siap. Di middle blocker ada Maya Indri dan Rika, sedangkan posisi opposite diisi Farah dan Mega,” ujarnya.

Mengombinasikan pemain senior dan junior pun bikin Bank Jatim kian optimistis membidik gelar juara. Meski begitu, Rianita menyatakan bahwa Gresik Petrokimia masih menjadi rival terberat berkat kinerja tim yang solid. “Kalau bicara keyakinan, Insya Allah 90% optimis bisa juara. Sisanya 10% kita serahkan pada takdir,” tuturnya.

Sementara itu, Pemimpin Bank Jatim Cabang Surabaya, Yohanes Kunto Eko Pramono, menanggapi rumor bahwa Mega sudah kembali bermain di Liga Voli Turki. “Yang ada hanyalah laga persahabatan tiga klub di sana. Itu hanya pertandingan persahabatan, bukan kompetisi resmi. Setelah itu, Mega kembali fokus penyembuhan,” ucapnya.

Sebelumnya, Mega sempat menepi cukup lama karena cedera lutut akibat berkurangnya bantalan pada sendi. Namun, kini ‘Megatron’ sudah pulih dan bisa kembali membela Bank Jatim. Menurut Yohanes, kehadiran Mega bakal krusial di Final Four Livoli Divisi Utama 2025.

Meski begitu, ia juga menegaskan bahwa partisipasi Mega di Livoli masih menunggu rekomendasi dari PBVSI. “Rekomendasi pelatih dan tim medis tetap menjadi pertimbangan utama. Semua proses izin juga harus dimediasi PBVSI. Kami berharap tidak ada kendala,” tutupnya.

Indonesia vs Arab Saudi: Laga Seru Berakhir 2-3

0
Indonesia vs Arab Saudi: Laga Seru Berakhir 2-3
Kevin Diks usai mencetak gol pada laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia (c) AP Photo

Link, Jakarta – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 2-3 pada laga pembuka Grup B Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (9/10) dini hari WIB. Pertandingan berlangsung di Stadion King Abdullah, dengan tensi tinggi sejak menit awal dan menampilkan permainan agresif dari skuad Garuda.

Pelatih Patrick Kluivert menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan Marc Klok dan Joey Pelupessy sebagai poros permainan di lini tengah. Sementara itu, Ragnar Oratmangoen dipercaya menjadi ujung tombak serangan Indonesia. Strategi ini langsung membuahkan hasil pada menit ke-11 ketika wasit Ahmad Al Ali menunjuk titik putih setelah handball dilakukan Hassan Al-Tambakti. Kevin Diks yang menjadi eksekutor menunaikan tugasnya dengan sempurna, membawa Indonesia unggul 1-0.

Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan enam menit. Arab Saudi berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-17 melalui sepakan kaki kiri Saleh Abu Al-Shamat dari luar kotak penalti. Tekanan semakin berat bagi Indonesia setelah wasit kembali memberikan penalti untuk tuan rumah pada menit ke-31. Pelanggaran Yakob Sayuri terhadap Firas Al-Buraikan yang terpantau VAR membuat Al-Buraikan sendiri menjadi algojo dan sukses membawa Arab Saudi berbalik unggul 2-1 hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Kluivert mencoba menambah daya serang dengan memasukkan Eliano Reijnders menggantikan Beckham Putra. Perubahan ini diikuti masuknya Thom Haye dan Ole Romeny, namun dominasi permainan tetap dipegang Arab Saudi. Maarten Paes beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang, termasuk menggagalkan sundulan berbahaya dari Al-Buraikan pada menit ke-56.

Meski tampil solid, pertahanan Indonesia kembali jebol pada menit ke-62. Bola muntah hasil tendangan Musab Al Juwayr berhasil disambar Al-Buraikan untuk mencetak gol keduanya, membuat skor menjadi 3-1 bagi Arab Saudi. Setelah unggul dua gol, tim tuan rumah menurunkan tempo permainan, memberi sedikit ruang bagi Indonesia untuk menekan.

Peluang terbaik datang pada menit ke-80 ketika Ole Romeny menerima umpan matang dari Reijnders, tetapi sepakannya masih bisa diamankan kiper lawan. Usaha keras Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-87. Wasit kembali memberikan penalti setelah Nawaf Bu Washl melakukan handball di area terlarang. Kevin Diks yang kembali dipercaya sebagai eksekutor sukses mencetak gol keduanya dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.

Arab Saudi harus bermain dengan 10 pemain setelah Mohamed Kanno mendapat kartu merah di masa tambahan waktu (90+3’). Meski unggul jumlah pemain dan mendapat sembilan menit waktu tambahan, Indonesia gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan skor. Laga pun berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk Arab Saudi.

Hasil ini menjadi pelajaran berharga bagi Timnas Indonesia yang menunjukkan performa menjanjikan melawan tim kuat Asia. Skuad Garuda kini akan berfokus pada laga berikutnya untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Indonesia : Maarten Paes; Yakob Sayuri, Kevin Diks, Jay Idzes, Dean James; Joey Pelupessy, Marc Klok; Miliano Jonathans, Ricky Kambuaya, Beckham Putra; Ragnar Oratmangoen.

Pelatih: Patrick Kluivert.

Arab Saudi : Nawaf Al Aqidi; Nawaf Boushal, Hassan Al-Tambakti, Jehad Thakri, Moteb Al-Harbi; Abdullah Al-Khaibari, Musab Al-Juwayr, Nasser Al-Dawsari; Naser Al-Dawsari, Firas Al-Buraikan, Saleh Abu Al-Shamat.

Pelatih: Herve Renard.

Didampingi Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi, Menteri Ekraf Teuku Riefky Luncurkan Sekolah Garuda di Kalsel

0
Sekolah Garuda
Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Dampingi Menteri Ekraf Teuku Ruefky Luncurkan Sekolah Garuda di SMA Banua Kalsel

Link, Martapura – Didampingi Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dan Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman. Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Indonesia, Teuku Riefky Harsya, perkenalkan Sekolah Garuda yang digelar di SMAN Banua Kalsel Bilingual Boarding School, Kabupaten Banjar, Selasa (8/10/2025).

Kegiatan peluncuran serentak Sekolah Garuda di 16 titik seluruh Indonesia, merupakab inisiatif dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan untuk menghadirkan pemerataan pendidikan unggulan di berbagai wilayah Tanah Air. Sebanyak 10 menteri turut hadir di sejumlah daerah untuk memperkenalkan program ini di 12 Sekolah Garuda Transformasi dan 4 lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru.

Mengusung tagline “Sekolah Garuda: Harapan Baru Pendidikan Unggul”, program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam peningkatan mutu pendidikan nasional, sekaligus memperkuat karakter dan daya saing generasi muda, khususnya di Kalimantan Selatan.

Dalam sambutan Gubernur Kalsel H. Muhidin yang dibacakan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, disampaikan rasa syukur atas kepercayaan pemerintah pusat yang telah menunjuk SMA Banua sebagai salah satu Sekolah Garuda Transformasi.

“Syukur Alhamdulillah, SMA Banua Kalimantan Selatan dipercaya untuk menjalankan Program Sekolah Garuda Transformasi. Dari 38 provinsi di Indonesia, hanya 12 yang terpilih, termasuk salah satunya Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Gubernur H. Muhidin.

Gubernur H. Muhidin menjelaskan bahwa penunjukan tersebut melalui proses seleksi yang ketat, mulai dari kesiapan infrastruktur, tenaga pendidik, dan siswa, hingga verifikasi lapangan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Terpilihnya SMA Banua sebagai bagian dari Sekolah Garuda menunjukkan bahwa kualitas pendidikan menengah di Banua telah unggul dan mampu bersaing. Kalimantan Selatan siap berkontribusi dalam mewujudkan visi besar Presiden Prabowo Subianto, yakni menyiapkan talenta unggulan di bidang sains dan teknologi,” lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur H. Muhidin menyampaikan harapannya agar semakin banyak sekolah di Kalimantan Selatan yang dapat bertransformasi mengikuti jejak SMA Banua.

“Saya yakin sumber daya manusia Banua memiliki kecerdasan dan ketekunan yang dibutuhkan. Sejalan dengan harapan pemerintah pusat, Sekolah Garuda diharapkan mampu melahirkan generasi emas yang cerdas, berdaya saing global, berjiwa kepemimpinan, berhati pelayanan, dan berkomitmen untuk kemajuan Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Indonesia, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan bahwa program Sekolah Garuda yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto bertujuan untuk melahirkan putra-putri daerah yang unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

“Program ini adalah langkah besar untuk mencetak generasi penerus bangsa yang tangguh dan berwawasan global. Saya berharap putra-putri Banua dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena tidak semua daerah mendapat kepercayaan seperti Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Teuku Riefky menegaskan bahwa kesempatan menjadi bagian dari sekolah tersebut merupakan momentum berharga yang harus dimaksimalkan.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Jadilah kader-kader terbaik bangsa yang mampu membawa nama harum Banua dan Indonesia di kancah dunia,” pungkasnya.

Acara ini juga turut dihadiri Inspektur II Kemdiktisaintek RI, Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Forkopimda Kalsel, Tenaga Ahli Gubernur, Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Selatan, drg. Hj. Ellyana Trisya, Bupati dan Walikota se Kalsel, Sejumlah Kepala SKPD Kalsel serta tamu undangan lainnya. (tri)

Gubernur dan Kapolri Apresiasi Penanaman Jagung Serentak di Lahan Rawa

0
penanaman jagung serentak
Penanaman Jagung Serentak di Lahan Rawa, Gubernur H. Muhidin dan Kapolri Apresiasi Wujud Sukseskan Swasembada Pangan

Link, Martapura  – Usai panen raya, kini jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel kembali melakukan penanaman jagung serentak di lahan rawa. Kali ini serimoni penanaman yang juga dihadiri Gubernur Kalsel H Muhidin dilaksanakan di Jalan Gubernur Syarkawi Kecamatan Sungai Tabuk  Kabupaten Banjar.

Dalam pidatonya, Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin menyampaikan bahwa Kalsel berhasil menjadi daerah acuan untuk kegiatan penanaman jagung serentakyang dilakukan jajaran Polda Daerah Kalsel di lahan rawa yang memiliki kadar asam cukup tinggi.

“Kami sangat mendukung atas segala kegiatan swasembada pangan penanaman jagung ini melalui bantuan mesin pemanen kombinasi (combine harvester), mesin traktor, dan peralatan lainnya,” ungkap Muhidin kepada wartawan, didampingi Kapolda Kalsel Irjenpol Rosyanto Yudha Hermawan usai melakukan penanaman jagung serentak kuartal IV dalam rangka mendukung swasembada pangan tahun 2025, Rabu (8/10/2025).

Mesin Combine itu ujar Gubernur H Muhidin, bulan bantuan pemerintah pusat, melainkan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) sendiri dan bisa dimanfaatkan petani lain yang memerlukan mesin ini untuk panen jagung atau padi.

Sementara itu, Kapolda Kalsel mengatakan, kegiatan penanaman jagung yang dilakukan jajarannya, mendapat apresiasi yang luar biasa dari pemerintah pusat, karena mampu melakukan penanaman di lahan rawa yang memiliki kadar asam cukup tinggi.

Atas keberhasilan ini, Kapolri bahkan menjadikan Kalsel sebagai rujukan pembelajaran untuk daerah lain yang memiliki kondisi lahan serupa.

“Ini merupakan motivasi kami untuk lebik meningkatkan koordinasi kami dengan pemerintah daerah maupun pihak terkait lain, supaya produksi jagung kita bertambah,” ujarnya.

Disebutkan, pada kuartal III produksi jagung yang diperoleh mencapai 1.759 ton dan ditarget pada kwartal IV ini berhasil panen diatas  3.400 ton.

Kapolda juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Kalsel H Muhidin yang membantu mesin perontok jagung ditambah dua traktor untuk pengolahan tanah. Alat ini sangat membantu proses penanaman hingga panen.

“Tanggal 25 Oktober ini kita rencanakan panen jagung di lahan seluas 70 hektar di Sungai Danau,” sebut Kapolda.

Pada kesempatan itu, Gubernur H Muhidin juga memberikan penghargaan kepada Kapolda dan sejumlah pihak yang berjasa dalam hal kegiatan swasembada pangan di Kalsel.

Kegiatan dilakukan setelah mengikuti penanaman jagung serentak yang dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Hadir dalam acara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Kapolri menyampaikan, hingga saat ini potensi program Ketahanan Pangan Polri mencapai 1,19 juta hektare lahan jagung. Capaian itu merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Berkat kolaborasi ini, potensi lahan dari Program Ketahanan Pangan Polri telah mencapai 1,19 juta hektare, yang terdiri atas 881.743 hektare lahan binaan Polri dan 313.941 hektare lahan baku sawah,” kata Kapolri.

Pada lahan yang telah ditanam selama periode Januari hingga September 2025, dihasilkan 2,83 juta ton jagung. Terjadi peningkatan hasil panen pada setiap kuartal.

Pada sesi dialog, Kapolda Kalsel menyampaikan capaian kegiatan penanaman jagung, produksi hingga kendala yang bisa ditangani yakni kondisi lahan dengan kadar asam tinggi.

Atas keberhasilan ini, Kapolri memberikan effort luar biasa dan merekomendasikan kepada daerah lain agar belajar melakukan penanganan lahan di Kalsel. (tri)

Kunjungi RSD Idaman, Perusahaan Nikkiso Evaluasi Penggunaan Mesin Hemodialisa

0

Link, Banjarbaru – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru menerima kunjungan dari dua perwakilan perusahaan Nikkiso Co., LTD, yakni Satoru dan Hyunjoo Im, Selasa (7/10/2025).

Perusahaan asal Jepang ini dikenal sebagai produsen mesin hemodialisa (HD) terkemuka di dunia.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penggunaan mesin hemodialisa Nikkiso yang telah dioperasikan di RSD Idaman selama beberapa tahun terakhir.

Namun perlu diketahui, penggunaan mesin ini merupakan hasil kerja sama antara pihak RSD Idaman dengan Renalmed.

Kedatangan rombongan Nikkiso disambut langsung oleh Direktur RSD Idaman dr. Danny Indrawardhana, MMRS, beserta jajaran, serta tim medis HD RSD Idaman yang terdiri dari dr. Dainuri, dr. Ristanti, Ns. Aminatu, dan tim terkait lainnya.

Melalui kunjungan ini, Direktur RSD Idaman melalui Kepala Bidang Penunjang Harun Arrasyid berharap terjalinnya kerjasama yang semakin baik antara RSD Idaman dan Nikkiso.

“Tentunyanya melalui kerjasama yang semakin baik dapat mendorong pengembangan teknologi mesin hemodialisa Nikkiso kedepannya untuk peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Banjarbaru,” ucap Harun. (wahyu)

Sanae Takaichi Jadi PM Wanita Pertama Jepang

0
Sanae Takaichi Jadi PM Wanita Pertama Jepang
Mantan Menteri Dalam Negeri Jepang, Sanae Takaichi, menyampaikan pidato pada pembukaan kampanye pemilihan presiden LDP di Tokyo, Jepang, 22 September 2025. (via REUTERS/Franck Robichon)

Link, Jakarta – Panggung politik Jepang bersiap untuk menyambut era baru dengan terpilihnya Sanae Takaichi sebagai pemimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa. Kemenangannya pada hari Sabtu, membukakan jalan baginya untuk menjadi Perdana Menteri (PM) wanita pertama dalam sejarah Jepang.

Wanita berusia 64 tahun ini dikenal sebagai seorang politisi veteran dengan pandangan konservatif yang kuat. Takaichi sering kali menyamakan dirinya dengan mantan PM Inggris, Margaret Thatcher, dan merupakan anak didik dari mendiang PM Shinzo Abe, seorang tokoh yang sangat dihormatinya.

Pandangan politiknya yang tanpa kompromi dan seringkali kontroversial telah membentuk citranya di kancah politik domestik maupun internasional. “Tujuan saya adalah menjadi Wanita Besi,” katanya kepada sekelompok anak sekolah selama kampanye terbarunya dikutip BBC News.

Profil Sanae Takaichi

Lahir di Nara, sebuah kota di pusat Jepang, Takaichi menempuh jalur yang tidak biasa dalam dunia politik Jepang yang seringkali didominasi oleh dinasti politik. Dengan latar belakang keluarga yang tidak memiliki koneksi politik-ibunya seorang perwira polisi dan ayahnya bekerja di sebuah perusahaan mobil-ia membangun karirnya dari bawah.

Masa mudanya diwarnai dengan minat pada musik heavy metal. Di mana ia menjadi seorang drummer, dan kegemarannya mengendarai sepeda motor.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di Universitas Kobe, Takaichi mendapatkan pengalaman politik pertamanya di Amerika Serikat (AS) sebagai staf magang untuk mantan anggota Kongres Patricia Schroeder. Pengalaman ini membentuk pandangan awalnya tentang dunia politik sebelum ia kembali ke Jepang.

Ia kemudian pertama kali terpilih menjadi anggota Parlemen pada tahun 1993. Kariernya menanjak seiring kedekatannya dengan Shinzo Abe pada tahun 2000-an.

Sepanjang kariernya, Takaichi telah memegang berbagai posisi menteri yang strategis, termasuk Menteri Keamanan Ekonomi serta Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi. Ia telah dua kali mencalonkan diri sebagai pemimpin LDP, yaitu pada tahun 2021 dan 2024, sebelum akhirnya berhasil meraih kemenangan pada tahun ini.

Kemenangannya dipandang sebagai konsolidasi kekuatan faksi konservatif di dalam partai pasca-Abe.

Kontroversi

Secara ideologis, Takaichi digambarkan sebagai seorang politisi garis keras, ultranasionalis, dan kritikus vokal terhadap China. Ia secara terbuka mengkritik upaya Beijing untuk menunjukkan dominasi militer dan ekonominya di kawasan.

Sebagai tanggapan, ia menyerukan penguatan kemampuan pertahanan Jepang dan merupakan pendukung setia kembalinya kebijakan “Abenomics”. Ini merujuk kebijakan sang mendiang PM, sebuah platform yang mengandalkan suku bunga rendah dan belanja pemerintah yang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dalam kebijakan luar negeri, Takaichi mengusung pendekatan “Jepang Pertama (Japan First), yang menekankan pentingnya aliansi keamanan yang kuat dengan Amerika sambil tetap memprioritaskan kepentingan nasional Jepang. Sikapnya yang hawkish kemungkinan akan memengaruhi dinamika hubungan Tokyo dengan negara-negara tetangganya, terutama China dan Korea Selatan.

Di bidang sosial, pandangan Takaichi sangat konservatif. Ia menentang gagasan untuk mengizinkan pasangan suami istri memiliki nama keluarga yang berbeda, sebuah isu yang populer di kalangan masyarakat namun dianggapnya dapat merusak nilai-nilai keluarga tradisional.

Selain itu, ia juga menentang pernikahan sesama jenis dan suksesi tahta kekaisaran dari garis keturunan perempuan. Salah satu aspek yang paling sering menjadi sorotan dari profil Takaichi adalah pandangan revisionisnya terhadap sejarah masa perang Jepang.

Ia berpendapat bahwa kekejaman yang dilakukan oleh Jepang selama Perang Dunia II telah dibesar-besarkan. Pandangan ini diperkuat dengan kunjungannya yang rutin ke Kuil Yasukuni, sebuah monumen di Tokyo yang menghormati para pahlawan perang Jepang, termasuk penjahat perang Kelas A.

Selain kunjungannya ke Yasukuni, Takaichi juga pernah terlibat dalam kontroversi lain. Sebuah foto dirinya bersama dengan pemimpin partai neo-Nazi Jepang pernah beredar, meskipun ia menyangkal memiliki hubungan dengan individu tersebut.

Tak hanya itu, sebagai Menteri Komunikasi, ia pernah menyarankan bahwa lisensi stasiun televisi dapat dicabut jika mereka menyiarkan program yang dianggap bias secara politik. Pernyataannya ini sempat menuai kecaman sebagai upaya pembungkaman kebebasan berpendapat.

‘Sanaenomics’

Di sisi ekonomi, Takaichi telah mengusulkan sebuah rencana yang disebut “Sanaenomics” yang berfokus pada kebijakan moneter yang ekspansif, belanja fiskal yang fleksibel, dan investasi besar-besaran dalam manajemen krisis dan pertumbuhan. Ia secara khusus menargetkan investasi di sektor-sektor strategis seperti kecerdasan buatan, semikonduktor, dan pertahanan.

Menurut laporan Nomura Securities yang dikutip Futuun.com, kerangka inti “Sanaenomics” terdiri dari tiga pilar, yang mengingatkan pada “tiga anak panah” dalam “Abenomics”. Pilar pertama melibatkan penguatan kemampuan manajemen krisis nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi.

Kedua, kebijakan fiskal ekspansif akan diterapkan. Ketiga, pemerintah akan secara eksplisit memikul tanggung jawab atas kebijakan moneter, sementara Bank of Japan akan tetap mempertahankan otonomi dalam memilih instrumen kebijakan tertentu.

Laporan tersebut mencatat bahwa meskipun kedua kerangka kerja tersebut memiliki kesamaan struktural, fokusnya berbeda. Abenomics memprioritaskan pelonggaran moneter yang agresif, sementara ‘Sanaeconomics’ tampaknya lebih terkonsentrasi pada ekspansi fiskal, khususnya menekankan ‘langkah-langkah anti-inflasi’, seperti meningkatkan subsidi kepada pemerintah daerah dan memperkenalkan kredit pajak yang dapat dikembalikan. (CNBCIndonesia).

Sejarah dan Makna Lomba Panjat Pinang di Indonesia

0
Sejarah dan Makna Lomba Panjat Pinang di Indonesia
Lomba panjat pinang (Foto: Pinterest)

Link, Banjarbaru – Panjat pinang menjadi salah satu lomba paling ditunggu setiap perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Lomba ini selalu menghadirkan keceriaan sekaligus semangat gotong royong di tengah masyarakat. Namun di balik keseruannya, panjat pinang memiliki sejarah panjang dan makna yang mendalam dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Menurut buku Hiburan Masa Lalu dan Tradisi Lokal karya Fandy Hutari, panjat pinang sebenarnya berasal dari budaya Tionghoa kuno. Permainan ini dikenal dengan nama Qiang Gu dan telah ada sejak masa Dinasti Ming. Awalnya, panjat pinang dilakukan dalam rangkaian Festival Hantu, sebuah tradisi untuk menghormati arwah leluhur.

Permainan ini kemudian masuk ke Indonesia pada masa penjajahan Belanda sekitar tahun 1930. Pada masa itu, panjat pinang bukanlah lomba rakyat seperti sekarang, melainkan hiburan bagi kalangan kolonial Belanda. Orang-orang pribumi dipaksa memanjat batang pinang yang telah dilumuri minyak sambil disaksikan oleh para penjajah yang tertawa melihat kesulitan mereka.

Hadiah yang diperebutkan pun bukan hadiah biasa. Dalam catatan sejarah, hadiah panjat pinang di masa kolonial berupa makanan mewah seperti keju, gula, dan pakaian mahal — barang yang sangat bernilai bagi rakyat pribumi saat itu. Sementara orang Belanda menikmati tontonan tersebut, bagi rakyat Indonesia lomba itu mencerminkan ketimpangan sosial dan penjajahan yang menindas.

Namun, seiring berjalannya waktu, makna panjat pinang berubah. Setelah Indonesia merdeka, masyarakat mengadopsi permainan ini sebagai simbol perjuangan dan kebersamaan. Pohon pinang yang licin menggambarkan perjuangan berat menuju kemerdekaan, sementara hadiah di puncak pohon menjadi lambang hasil kemerdekaan yang harus diraih bersama dengan semangat kerja sama.

Dalam lomba panjat pinang, peserta harus saling menopang agar rekan mereka bisa mencapai puncak. Nilai ini mengajarkan pentingnya gotong royong, solidaritas, dan kesetaraan. Setelah hadiah diraih, hasilnya dibagi rata kepada seluruh peserta — simbol dari keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kini, panjat pinang bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari warisan budaya bangsa yang mencerminkan semangat juang, persatuan, dan kerja sama. Lomba ini terus dilestarikan setiap tahun sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan dan menjaga kebersamaan dalam kehidupan berbangsa.

Fenomena Hari Tanpa Bayangan Terjadi di Indonesia Pekan Ini

0
Fenomena Hari Tanpa Bayangan Terjadi di Indonesia Pekan Ini
Dua orang wanita sedang berjalan saat Hari Tanpa Bayangan (Foto: Freepik)

Link, Banjarbaru – Hari tanpa bayangan atau kulminasi adalah fenomena ketika Matahari tepat berada di posisi tertinggi di langit. Uniknya, fenomena hari tanpa bayangan ini bisa diamati di berbagai wilayah Indonesia pada pekan ini 7-15 Oktober 2025.

Mengutip laman BMKG, momen ketika deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai ‘Kulminasi Utama’. Saat Matahari tepat berada di atas kepala pengamat, bayangan benda tegak akan tampak ‘menghilang’.

Hal Ini karenakan bayangan bertumpuk dengan benda itu sendiri. Maka itu, kulminasi utama akhirnya dikenal sebagai hari tanpa bayangan.

Alasan Bisa Terjadi Hari Tanpa Bayangan

Fenomena ini terjadi karena bidang ekuator Bumi/bidang rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika. Demikian mengutip Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator. Kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat Matahari berada di khatulistiwa.

Pada 2025, Matahari tepat berada di atas Kota Pontianak pada 20 Maret 2025 pukul 11.50 WIB. Dan 23 September 2025 pukul 11.35 WIB.

Sementara pada 21 Juni 2025 pukul 09.40 WIB Matahari berada di titik balik Utara. Dan pada 21 Desember 2025 pukul 22.02 WIB Matahari berada di titik balik Selatan.

Daftar Wilayah yang Bisa Mengamati Hari Tanpa Bayangan Oktober 2025

Bandar Lampung: 7 Oktober 2025 pukul 11.46.49 WIB
Kepulauan Seribu: 7 Oktober 2025 pukul 11.41.24 WIB
Serang: 8 Oktober 2025 pukul 11.42.56 WIB
Jakarta Utara: 8 Oktober 2025 pukul 11.39.54 WIB
Jakarta Pusat: 9 Oktober 2025 pukul 11.39.58 WIB
Jakarta Barat: 9 Oktober 2025 pukul 11.40.20 WIB
Jakarta Selatan: 9 Oktober 2025 pukul 11.40.05 WIB
Jakarta Timur: 9 Oktober 2025 pukul 11.39.45 WIB
Sofifi: 9 Oktober 2025 pukul 12.22.53 WIT
Bandung: 11 Oktober 2025 pukul 11.36.20 WIB
Semarang: 11 Oktober 2025 pukul 11.24.58 WIB
Surabaya: 12 Oktober 2025 pukul 11.15.39 WIB
Yogyakarta: 13 Oktober 2025 pukul 11.24.47 WIB
Denpasar: 15 Oktober 2025 pukul 12.04.57 WITA
Mataram: 15 Oktober 2025 pukul 12.01.24 WITA
Merauke: 15 Oktober 2025 pukul 11.51.16 WIT.

sumber : rri.co.id

Sektor Perkebunan dan Peternakan di Kalsel Tunjukkan Tren Positif

0

Link, Banjarbaru – Kinerja sektor perkebunan dan peternakan Kalimantan Selatan terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru, Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Selatan pada September 2025 naik signifikan sebesar 1,69 persen dibanding bulan sebelumnya, mencapai angka 117,11.

Peningkatan tersebut menegaskan daya beli dan kesejahteraan petani di Bumi Lambung Mangkurat terus membaik. Dua subsektor utama yakni tanaman perkebunan rakyat dan peternakan menjadi motor penggerak utama kenaikan NTP tersebut.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, petani, dan pelaku usaha.

“Kenaikan NTP ini tidak hanya mencerminkan naiknya harga komoditas, tetapi juga bukti bahwa petani dan pekebun kita semakin berdaya. Pemerintah provinsi melalui Disbunnak terus berkomitmen memperkuat produktivitas, kualitas hasil, dan stabilitas harga di tingkat petani,” jelas Suparmi.

Dalam subsektor perkebunan rakyat, NTP naik dari 142,93 menjadi 147,99 atau tumbuh 3,54 persen. Komoditas karet dan kelapa sawit menjadi penyumbang utama kenaikan ini. Harga karet dengan kadar karet kering (K3) 100 persen tercatat mencapai Rp24.000,00 – Rp25.000,00/kg, sementara kadar 60 persen – 65 persen berada dikisaran Rp14.713,00 – Rp15.939,00/kg.

Adapun harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit juga menunjukkan peningkatan, dengan harga tertinggi mencapai Rp3.434,80/kg pada September 2025. Kenaikan ini memberikan sinyal positif bagi petani sawit di Kalimantan Selatan.

Subsektor peternakan turut memperkuat capaian tersebut, dengan Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) tumbuh 4,26 persen. Kenaikan harga ayam ras pedaging menjadi faktor dominan yang mendorong perbaikan daya saing peternak lokal.

Suparmi menambahkan, pihaknya akan terus mengawal program peningkatan produktivitas dan efisiensi di lapangan melalui pendampingan teknis, kemitraan dengan industri, serta penguatan akses pasar.

“Kami ingin memastikan petani dan peternak Kalsel mendapatkan nilai ekonomi yang adil dari jerih payah mereka. Kenaikan NTP ini harus diikuti dengan upaya berkelanjutan agar kesejahteraan petani semakin kokoh,” ujarnya.

Dengan capaian tersebut, sektor perkebunan dan peternakan Kalimantan Selatan kembali menunjukkan peran strategisnya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan daya saing pertanian di wilayah selatan Pulau Kalimantan. (tri)