Beranda blog Halaman 107

Jelang Lawan Arab Saudi, Ole Romeny Siap Tampil Lagi

0
Jelang Lawan Arab Saudi, Ole Romeny Siap Tampil Lagi
Selebrasi gol Ole Romeney pada laga Timnas Indonesia lawan Australia (c) AP Photo/Mark Baker

Link, Jakarta – Timnas Indonesia akan menjalani dua laga penentuan yang sangat krusial di Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan pertama mempertemukan skuad Garuda dengan tuan rumah Timnas Arab Saudi pada Kamis, 9 Oktober 2025 dini hari WIB di King Abdullah Sports City, Jeddah.

Laga ini menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk menjaga asa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Pelatih Patrick Kluivert membawa 29 pemain terbaiknya, termasuk sejumlah bintang utama dan pemain yang baru pulih dari cedera, seperti penyerang Ole Romeny.

Kehadiran Romeny menjadi kabar baik bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Penyerang berusia 25 tahun ini telah pulih sepenuhnya dari cedera engkel yang sempat membuatnya absen sejak Juli lalu. Sebelumnya, ia tampil gemilang dengan mencetak tiga gol dalam empat pertandingan bersama Timnas Indonesia. Ketajamannya di lini depan diharapkan menjadi pembeda dalam laga kontra Arab Saudi.

Romeny dikenal sebagai striker haus gol dengan kemampuan membaca ruang dan penyelesaian akhir yang tajam. Cedera yang didapat saat membela Oxford di Piala Presiden 2025 sempat membuatnya diragukan tampil di kualifikasi kali ini. Namun, pemulihan cepat dan kerja kerasnya membuat ia kembali dalam kondisi fit.

Pelatih Patrick Kluivert mengakui bahwa Ole Romeny memiliki peran sentral dalam skema permainan Timnas Indonesia. Sejak debutnya melawan Australia, Romeny selalu menjadi pilihan utama di posisi striker. “Ole adalah pemain penting yang sudah lama absen, dan kini ia kembali dengan kondisi yang sangat baik,” ujar Kluivert.

Meski begitu, pelatih asal Belanda tersebut menegaskan akan memantau kondisi Romeny hingga jelang pertandingan melawan Arab Saudi. Ia ingin memastikan sang penyerang benar-benar siap secara fisik dan mental sebelum diturunkan sejak awal. Romeny juga menunjukkan performa positif dalam sesi latihan dan diyakini siap tampil optimal.

Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga penting, melawan Arab Saudi dan Irak, untuk menentukan langkah menuju Piala Dunia 2026. Kedua pertandingan digelar di King Abdullah Sports City, stadion megah yang menjadi saksi perjuangan skuad Garuda.

Kemenangan atas Arab Saudi dan Irak akan membuka peluang besar bagi Indonesia melangkah ke putaran final. Patrick Kluivert membawa kombinasi pemain senior dan muda, termasuk Jordi Amat, Jay Idzes, Rizky Ridho, Maarten Paes, dan Kevin Diks, untuk memastikan tim tampil solid.

Seluruh pemain dan staf pelatih berkomitmen penuh memberikan performa terbaik demi lambang Garuda di dada. Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia diharapkan menjadi energi tambahan agar Timnas mampu menorehkan sejarah besar melangkah ke Piala Dunia 2026.

Puncak Hari Anak Nasional 2025 Diperingati di Loksado

0
Hari Anak Nasional 2025
‎Puncak Hari Anak Nasional 2025 di Loksado HSS, Gubernur H. Muhidin dan Hj. Fathul Jannah Harapkan Anak Generasi Cerdas, Kreatif dan Berkembang

Hulu Sungai Selatan— Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah membuka kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional 2025 yang diselenggarakan di kawasan wisata alam Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), pada Selasa (7/10/2025) pagi.

‎Hari Anak Nasional 2025 ke 41 ini mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, dan pelaksanaannya di Loksado memberikan pesan kuat: bahwa anak-anak berhak menikmati masa kecil yang bahagia, di tengah alam yang lestari dan budaya yang hidup. Dan acara ini menjadi momen istimewa yang menggabungkan edukasi, permainan, dan pelestarian budaya lokal dalam balutan pesona alam pegunungan Meratus.

‎‎”Dan kami hormati dan banggakan yaitu anak-anak yang hadir pada kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 ini. Generasi penerus bangsa yang kita harapkan di masa depan, mudah-mudahan bubuhan Pian diberkahi seberataan,” ujar Gubernur Kalsel, H. Muhidin dalam sambutannya di atas panggung.

‎‎Dalam kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin ingin tumbuh kembang anak di daerah terus didorong oleh seluruh pihak sehingga elemen masyarakat juga menyadari betapa pentingnya sosok anak di generasi mendatang.

‎‎Dengan begitu, Gubernur H. Muhidin menyebut bahwa tema yang diangkat tahun ini, maka diharapkan generasi anak sekarang menjadi cerdas, kreatif dan berkembang di kemudian hari. Dalam peringatan ini, pihaknya ingin adanya kesadaran terhadap hari anak di seluruh belahan daerah agar hak-haknya dipenuhi.

‎‎”Sebenarnya peringatan HAN 2025 ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2025 lalu. Walaupun demikian, bukan berarti berkurang makna hari anak tersebut tetapi pesan terpenting merayakan bersama dalam menumbuhkan kesadaran di seluruh daerah,” ungkapnya.

‎‎ Muhidin mengatakan bahwa kita perlu memastikan anak-anak dapat bersekolah, dan tumbuh dengan anak khalayak lainnya. Orang nomor satu di Kalsel itu juga memastikan bahwa mereka memiliki akta kelahiran yang jelas dan mampu meningkatkan kemampuan dirinya dalam bermain.

‎‎”Saya berharap kepada semua pihak, khususnya orangtua, pendidik, tokoh adat maupun tokoh masyarakat serta jajaran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, kecamatan bahkan tingkat desa. Dalam aspek perbaikan pemenuhan hak-hak anak,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Kemen PPPA Pribudiarta mengatakan, pendekatan orangtua sangat penting sekali dalam pertumbuhan hidupnya, karena pihaknya menilai bahwa setiap anak bercerita kemudian didengar. Menurutnya, masyarakat itu semakin kuat dengan generasi anak di masa mendatang.

‎”Mereka lah harapan kita ke depan, sebab anak-anak sekaranglah yang menggantikan kita di kemudian hari. Bapak dan ibu sekalian, seluruh daerah yang berhadir pada hari ini maka berterima kasih telah mengikuti perayaan Hari Anak Nasional 2025 ini,” tandasnya. (tri)

Komoditas Daging Ayam dan Telur di Kalsel Alami Surplus

0

Link, Banjarbaru – Kondisi komoditas daging ayam dan telur di Kalimantan Selatan, mengalami surplus di September 2025. Ini berdasarkan hasil analisis data ketersediaan dan kebutuhan pangan strategis, Provinsi Kalsel. Kondisi ini menandakan bahwa pasokan pangan hewani di daerah tersebut berada dalam keadaan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Dari hasil perhitungan, ketersediaan daging ayam ras mencapai 6.844.956 kilogram, sementara kebutuhan masyarakat hanya sebesar 4.239.052 kilogram, sehingga terdapat surplus sebesar 2.605.904 kilogram. Adapun untuk telur ayam ras, ketersediaannya tercatat 9.612.630 kilogram dengan kebutuhan masyarakat sebesar 4.058.554 kilogram, menghasilkan surplus sebesar 5.554.076 kilogram.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, menyampaikan bahwa capaian surplus ini tidak terlepas dari kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, peternak, dan pelaku usaha perunggasan dalam menjaga keseimbangan produksi dan distribusi.

“Kami terus memantau keseimbangan antara produksi dan kebutuhan agar harga di tingkat produsen maupun konsumen tetap stabil. Surplus ini merupakan bukti nyata kerja sama yang baik antara seluruh pihak dalam menjaga ketahanan pangan hewani di Kalimantan Selatan,” ujar Suparmi di Banjarbaru, Selasa (7/10/2025).

Lebih lanjut, Suparmi menjelaskan bahwa dengan capaian tersebut, stok daging dan telur ayam ras di Kalsel dinilai aman dan mencukupi hingga beberapa bulan ke depan, bahkan berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan pangan untuk program strategis pemerintah seperti penanganan stunting dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, surplus juga membuka peluang bagi Kalsel untuk menopang pasokan ke daerah lain apabila dibutuhkan.

“Kami akan terus mendorong peningkatan produktivitas peternak lokal melalui pendampingan, penguatan kemitraan, serta pengendalian harga agar kesejahteraan peternak tetap terjaga dan masyarakat mendapatkan akses pangan bergizi dengan harga terjangkau,” tambahnya.

Dengan kondisi ini, Kalsel semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang mampu menjaga ketahanan pangan hewani secara berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya kemandirian pangan di tingkat regional maupun nasional. (tri)

Wagub Kalsel Hasnuryadi Hadiri Audiensi APPSI dengan Menkeu

0
APPSI audensi dengan Menkeu Purbaya
Bahas Isu Strategis TKD, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Audiensi APPSI dengan Menteri Keuangan Purbaya

Link, Jakarta – Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) menggelar audiensi bersama Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan RI, Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2025). Termasuk Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman.

Pertemuan ini dihadiri oleh para gubernur dari seluruh Indonesia, termasuk Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, yang turut hadir mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan agenda utama  membahas sinergi fiskal antara pusat dan daerah, terutama melalui mekanisme Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Audiensi ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diikuti oleh seluruh gubernur anggota APPSI, sedangkan sesi kedua dihadiri oleh gubernur dari provinsi penghasil migas dan energi terbarukan yang tergabung dalam ADPMET.

Rapat berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB, dan dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan RI.

Dalam pertemuan tersebut, APPSI mengangkat sejumlah isu penting terkait Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), serta perkembangan kondisi sosial, politik, dan ekonomi di Indonesia.

Audiensi ini juga menjadi wadah diskusi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menyelaraskan kebijakan serta mencari solusi atas berbagai tantangan pembangunan di tingkat provinsi.

Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan bahwa forum seperti ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi antara daerah dan pusat.

“Daerah memerlukan ruang seperti ini agar bisa menyampaikan langsung kondisi dan tantangan di lapangan, sekaligus mencari solusi bersama pemerintah pusat,” ujarnya usai pertemuan.

Selain membahas kebijakan fiskal dan alokasi anggaran, audiensi ini juga menyoroti pentingnya sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kinerja pembangunan di berbagai sektor.

Para peserta APPSI tampak antusias mengikuti diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antardaerah serta memperkokoh komitmen APPSI dalam mendorong kemajuan pembangunan nasional melalui kolaborasi yang solid antara pusat dan daerah.

Sementara itu, pada pertemuan itu, Menteri Keuangan  Purbaya menjelaskan kondisi saat ini keuangan pemerintah dan daerah. Sekaligus membahas dana bagi hasil (DBH).

DBH merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN, yang dialokasikan kepada daerah berdasarkan persentase tertentu untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. (tri)

Pemerintah Luncurkan Sekolah Garuda di 16 Lokasi

0
Pemerintah Luncurkan Sekolah Garuda di 16 Lokasi
Pemerintah bersiap meluncurkan Sekolah Garuda, program strategis pendidikan unggulan yang akan dikenalkan serentak pada Rabu, 8 Oktober 2025, di 16 titik di seluruh Indonesia. (Foto: Istimewa)

Link, Jakarta – Pemerintah bersiap meluncurkan Sekolah Garuda, program strategis pendidikan unggulan yang akan dikenalkan serentak pada Rabu, 8 Oktober 2025, di 16 titik di seluruh Indonesia. Program ini menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, sebagai langkah nyata pemerataan akses pendidikan berkualitas di setiap pelosok negeri.

Sekolah Garuda dirancang untuk membuka jalan bagi anak-anak Indonesia berprestasi dari seluruh daerah agar mampu menembus kampus-kampus terbaik dunia. “Sekolah Garuda menjadi penyempurna orkestrasi transformasi pendidikan,” ujar Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Stella Christie di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Menurut Stella, inisiatif ini merupakan realisasi visi besar Presiden Prabowo untuk melahirkan generasi unggul sains dan teknologi yang siap membawa Indonesia menuju Generasi Emas 2045.

“Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi di penjuru negeri,” tambahnya.

Sekolah Garuda diharapkan tidak hanya melahirkan insan cerdas dan berdaya saing global, tetapi juga berjiwa kepemimpinan dan berorientasi pengabdian kepada bangsa.

Pengenalan serentak Sekolah Garuda akan dilakukan di 12 Sekolah Garuda Transformasi dan empat lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru.

Dua belas Sekolah Garuda Transformasi meliputi: SMAN 10 Fajar Harapan (Aceh), SMA Unggul Del (Sumatera Utara), MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (Sumatera Selatan), SMAN Unggulan MH Thamrin (DKI Jakarta), SMA Cahaya Rancamaya (Jawa Barat), SMA Taruna Nusantara (Jawa Tengah), SMA Pradita Dirgantara (Jawa Tengah), SMAN 10 Samarinda (Kalimantan Timur), SMAN Banua BBS (Kalimantan Selatan), MAN Insan Cendekia Gorontalo (Gorontalo), SMAN Siwalima Ambon (Maluku), dan SMA Averos Sorong (Papua Barat Daya).

Sementara empat lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru berada di Belitung Timur (Babel), Timor Tengah Selatan (NTT), Konawe Selatan (Sultra), dan Bulungan (Kaltara).

Hingga 2029, pemerintah menargetkan 80 sekolah menjadi bagian dari Sekolah Garuda Transformasi serta membangun 20 Sekolah Garuda Baru di daerah prioritas.

Stella menjelaskan, Sekolah Garuda berdiri di atas tiga pilar utama. Pertama, penyeimbang akses, yakni pemerataan kesempatan bagi semua anak Indonesia untuk berprestasi tanpa batas wilayah, Kedua, inkubator kepemimpinan, yang menanamkan karakter dan nilai kebangsaan bagi calon pemimpin masa depan, dan Ketiga, penguatan prestasi dan pengabdian, yakni membentuk siswa berprestasi akademik tinggi sekaligus memiliki semangat kembali mengabdi untuk negeri.

“Selain unggul secara akademik, siswa Sekolah Garuda diharapkan tetap memiliki semangat melayani dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Stella.

Keberadaan Sekolah Garuda menjadi bagian penting dari strategi penguatan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Berdasarkan Human Capital Index, rata-rata siswa Indonesia baru memanfaatkan 54 persen dari potensi utuhnya. Karena itu, pemerintah mendorong pendidikan yang mampu mengoptimalkan talenta nasional secara menyeluruh.

Program Sekolah Garuda juga melanjutkan keberhasilan Beasiswa Indonesia Maju (BIM) yang telah mengantarkan 143 siswa Indonesia berkuliah di 100 perguruan tinggi terbaik dunia pada 2024.

Dengan pendekatan transformasi dan pemerataan, Sekolah Garuda diharapkan menjadi pusat unggulan sains dan teknologi nasional yang melahirkan talenta dari seluruh pelosok negeri—dari Aceh hingga Papua.

“Sekolah Garuda adalah simbol bahwa tidak ada batas bagi anak Indonesia untuk bermimpi besar dan menggapai dunia,” pungkas Stella.

Pemerintah Luncurkan Master Plan Produktivitas Nasional

0
Pemerintah Luncurkan Master Plan Produktivitas Nasional
Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Bappenas, Eka Chandra Buana dalam peluncuran Master Plan Produktivitas Nasional 2025–2029. (Foto: Kementerian PPN/Bappenas)

Link, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) resmi meluncurkan Master Plan Produktivitas Nasional 2025–2029, di Jakarta, Selasa (7/10/2025). 

Dokumen strategis ini menjadi pijakan penting dalam mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045, yakni Indonesia sebagai negara maju, berdaulat, dan berpendapatan tinggi.

Peluncuran Master Plan Produktivitas Nasional menandai langkah konkret pemerintah dalam memperkuat daya saing ekonomi melalui pertumbuhan berbasis produktivitas. Dokumen ini disusun bersama ASEAN Productivity Organization (APO), juga Kemnaker, dan menjadi bagian integral dari implementasi RPJPN 2025–2045 serta RPJMN 2025–2029.

Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Bappenas, Eka Chandra Buana, menjelaskan bahwa peningkatan produktivitas bukan semata-mata berbicara tentang efisiensi ekonomi, melainkan juga kesejahteraan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja layak. “Master Plan ini diharapkan menjadi acuan bersama bagi kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, dan akademisi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis produktivitas,” ujar Eka.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa produktivitas nasional yang kuat menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan global, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Proses penyusunan Master Plan Produktivitas Nasional telah dimulai sejak Februari 2024, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bappenas dan APO di Osaka, Jepang. Tahapan berikutnya dilanjutkan dengan riset lapangan di berbagai sektor, termasuk pertanian dan industri, serta forum konsultatif lintas kementerian/lembaga.

Setelah melalui proses konsultasi publik dan validasi kebijakan, dokumen akhir didiseminasikan pada 28 Agustus 2025. Peluncuran resminya dilaksanakan pada 7 Oktober 2025 di Jakarta. “Mulai 2026, Master Plan ini akan masuk tahap implementasi, penguatan regulasi, serta diplomasi kebijakan untuk mendorong transformasi ekonomi yang lebih produktif dan inklusif,” jelas Eka Chandra Buana.

Acara peluncuran dihadiri oleh lebih dari 150 peserta luring yang mewakili 35 kementerian/lembaga, asosiasi dunia usaha, dan mitra pembangunan. Selain itu, sekitar 250 peserta daring dari pemerintah daerah dan perguruan tinggi turut berpartisipasi aktif.

Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi kebijakan pembangunan nasional. Bappenas menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Master Plan Produktivitas Nasional memerlukan peran kolektif seluruh pemangku kepentingan dari sektor publik, swasta, hingga akademisi dan masyarakat.

Menuju Indonesia Emas 2045

Pemerintah berkomitmen menjadikan peningkatan produktivitas nasional sebagai agenda prioritas dalam RPJMN 2025–2029, dengan menitikberatkan pada inovasi, efisiensi, dan peningkatan kualitas tenaga kerja. Melalui kolaborasi dengan APO, Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisi sebagai negara dengan ekonomi tangguh dan berdaya saing di kawasan Asia Tenggara. “Dengan adanya Master Plan Produktivitas Nasional 2025–2029, Indonesia menegaskan langkah strategis menuju transformasi ekonomi berkelanjutan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat dan daya saing global,” tutupnya.(infopublik).

Tabel Kehidupan Indonesia, Kompas Kebijakan Menuju Indonesia Emas 2045

0
Tabel Kehidupan Indonesia, Kompas Kebijakan Menuju Indonesia Emas 2045

Link, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas bersama Badan Pusat Statistik (BPS) memperkenalkan Tabel Kehidupan Indonesia sebagai instrumen strategis dalam perencanaan pembangunan nasional berbasis data.

Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Bappenas, Maliki, dalam Forum Tabel Kehidupan yang digelar Senin (6/10/2025), menegaskan bahwa tabel kehidupan bukan sekadar statistik kematian, melainkan kompas kebijakan lintas generasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Bayangkan kita bisa membaca peta masa depan Indonesia melalui angka-angka yang bercerita tentang harapan hidup, kesehatan, dan tantangan lintas generasi,” ujar Maliki.

Ia menekankan bahwa tabel kehidupan merupakan panduan lintas sektor yang menuntun arah kebijakan di bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.

Bappenas bersama BPS dan UNFPA mengembangkan tabel ini dengan pendekatan narasi positif, mengubah konsep dari tabel mortalitas menjadi tabel kehidupan. Tujuannya adalah untuk tidak hanya menghitung angka kematian, tetapi juga membaca dinamika kehidupan penduduk Indonesia.

“Kami ingin mengubah tone-nya. Ini bukan sekadar angka kematian, tapi peta kehidupan lintas generasi,” jelas Maliki.

Menurut Maliki, kebijakan publik harus bertumpu pada data kependudukan yang akurat dan presisi. Tabel kehidupan berfungsi sebagai kompas kebijakan lintas sektor, memperkuat prinsip evidence-based policy di seluruh lini pemerintahan, dan dibangun berdasarkan data Sensus Penduduk 2020 serta metode statistik mutakhir.

Ia juga mencontohkan negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Australia yang telah menjadikan data mortalitas sebagai dasar kebijakan sosial. Indonesia, menurutnya, perlu mengikuti langkah serupa agar kebijakan kesehatan dan sosial lebih terukur, adil, dan berkelanjutan.

Manfaat Langsung dan Jangka Panjang Tabel Kehidupan yaitu:

1. Jangka pendek: Memperkuat sistem registrasi kematian dan data vital (CRVS)

2. Jangka menengah: Mengintegrasikan tabel kehidupan ke dalam RPJMN, RPJMD, dan program jaminan sosial

3. Jangka panjang: Mendukung pencapaian target usia harapan hidup 80 tahun dan penurunan angka kematian bayi menjadi 4,2 per 1.000 kelahiran hidup

“Visi Indonesia 2045 mensyaratkan kesehatan untuk semua dan perlindungan sosial yang adaptif. Tabel kehidupan bisa menjawab dua aspek itu,” tutup Maliki. (infopublik).

Duel Indonesia vs Arab Saudi: Garuda Siap Bikin Kejutan Lagi

0
Duel Indonesia vs Arab Saudi: Garuda Siap Bikin Kejutan Lagi
Duel Salem Al Dawsari dan Rizky Ridho dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Arab Saudi vs Timnas Indonesia, Jumat (6/9/2024). (c) Saudi NT Official

Link, Jakarta – Media Inggris Sportsmole menyoroti laga penting antara Timnas Indonesia vs Arab Saudi di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan ini disebut sebagai ujian krusial bagi Green Falcons yang ingin mempertahankan start sempurna di Grup B.

Meski Arab Saudi lebih diunggulkan, Sportsmole menilai Indonesia kini bukan lawan mudah. Tim asuhan Patrick Kluivert menunjukkan progres pesat dan semangat tinggi untuk mencetak sejarah lolos ke Piala Dunia pertama kalinya.

Indonesia lolos ke babak keempat setelah finis di posisi keempat Grup C dengan 12 poin dari 10 laga. Kini, mereka bersaing ketat bersama Arab Saudi dan Irak untuk merebut tiket otomatis ke putaran final 2026.

Menariknya, Indonesia mengalahkan Arab Saudi 2-0 pada pertemuan terakhir November 2024—kemenangan pertama sepanjang sejarah pertemuan kedua tim. Hasil itu membuat kepercayaan diri Garuda meningkat, meski rekor keseluruhan masih didominasi Arab Saudi dengan 11 kemenangan dari 14 laga.

Absennya Ole Romeny karena cedera sempat jadi kabar buruk, namun kondisi sang penyerang Oxford United dikabarkan membaik dan berpeluang tampil. Sementara itu, lini belakang Indonesia akan dipimpin Jay Idzes dari Sassuolo dan Calvin Verdonk dari Lille.

Arab Saudi diprediksi tampil ofensif dengan Salem Al-Dawsari, Firas Al-Buraikan, dan Saleh Al-Shehri, serta Nawaf Al-Aqidi di bawah mistar. Laga di Jeddah ini akan menjadi pembuktian sejauh mana Garuda mampu menandingi kekuatan Asia.

PSG Ditahan Imbang Lille, Calvin Verdonk Absen

0
PSG Ditahan Imbang Lille, Calvin Verdonk Absen
Duel Lille vs PSG di pekan ke tujuh Ligue 1 2025/2026, Senin (06/10/2025). (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Link, Jakarta – Lille sukses menahan imbang Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 1-1 pada laga pekan ketujuh Ligue 1 2025/2026, Senin (6/10/2025) di Stade Pierre-Mauroy. Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Lille yang tampil tanpa bek andalan Timnas Indonesia, Calvin Verdonk.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. PSG yang tampil dengan kekuatan penuh mencoba menguasai jalannya laga melalui kombinasi cepat Barcola dan Mbaye di lini depan. Sementara itu, Lille tampil disiplin dengan mengandalkan pengalaman Olivier Giroud untuk menekan pertahanan Les Parisiens.

Meski PSG unggul dalam penguasaan bola, pertahanan Lille tampil solid. Kiper Lucas Chevalier beberapa kali menggagalkan peluang emas PSG, termasuk tembakan keras Barcola. Giroud sempat memberi ancaman lewat sundulan hasil umpan Haraldsson, namun bola masih bisa diamankan dengan mudah. Hingga babak pertama usai, skor tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Lille tampil lebih berani menyerang dan sempat menciptakan peluang melalui Fernandez-Pardo. Namun, PSG justru berhasil membuka keunggulan lebih dulu lewat tendangan bebas cantik Nuno Mendes pada menit ke-66.

Tertinggal satu gol, Lille tak menyerah. Upaya keras mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85. Kesalahan lini belakang PSG dimanfaatkan dengan baik oleh Igamane yang sukses mencetak gol penyeimbang ke gawang Donnarumma. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Dengan hasil ini, Lille mengoleksi 11 poin dari tujuh laga dan menempati posisi ketujuh klasemen sementara Ligue 1. Sementara PSG masih memimpin puncak klasemen dengan 16 poin.

Menariknya, dalam laga ini Calvin Verdonk tidak masuk daftar pemain. Namanya bahkan tidak terlihat di bangku cadangan. Berdasarkan laporan media Prancis, absennya Verdonk bukan karena cedera, melainkan keputusan taktis dari pelatih Bruno Genesio.

Genesio memilih menurunkan Romain Perraud yang baru pulih dari cedera untuk mengisi posisi bek kiri utama. Keputusan tersebut sekaligus menjadi kabar positif bagi Timnas Indonesia, karena Calvin Verdonk kini dapat segera bergabung dengan skuad Garuda di Arab Saudi untuk menghadapi ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Susunan Pemain

Lille : Berke Ozer; Thomas Meunier, Aissa Mandi, Nathan Ngoy, Romain Perraud; Benjamin Andre, Ayyoub Bouaddi, Nabil Bentaleb; Hakon Haraldsson, Olivier Giroud, Matias Fernandez-Pardo.

Pelatih: Bruno Genesio

PSG : Lucas Chevalier; Warren Zaire-Emery, Lucas Beraldo, Willian Pacho, Lucas Hernandez; Lee Kang-In, Senny Mayulu, Quentin Ndjantou; Ibrahim Mbaye, Goncalo Ramos, Bradley Barcola.

Pelatih: Luis Enrique

Komisi III DPRD Banjar Minta Rehabilitasi RTH CBS Tak Tinggalkan Masalah

0
Komisi III DPRD Banjar Minta Rehabilitasi RTH CBS Tak Tinggalkan Masalah

Link, Martapura – Banyak mendapat sorotan, Komisi III DPRD Kabupaten Banjar minta Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar untuk menyelesaikan proyek rehabilitasi Ruang Terbuka Hijau Cahaya Bumi Selamat (RTH CBS) Martapura tepat waktu dan tidak menyisakan masalah.

Perihal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar, Hasan Hamdan digelaran Rapat Evaluasi Program dan Kegiatan Tahun 2025 pada Triwulan IV bersama Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) dan DPRKPLH Kabupaten Banjar pada Senin (6/10/2025).

“Saat ini banyak masyarakat yang bertanya, khusus pedagang di kawasan pertokoan CBS Martapura. Apakah RTH CBS mau dibikin seperti Monas (Monumen Nasional) ? Terlebih sempat ramai diberitakan media,” ujarnya.

Karena itu, Politisi PAN Kabupaten Banjar ini berpesan agar DPRKPLH berkomitmen untuk menyelesaikan proyek rehabilitasi RTH CBS Martapura yang dilaksanakan CV Gajah Mada dengan nilai kontrak Rp8.099.100.000,- sesuai batas waktu yang ditentukan dan memperbaiki kerusakan Icon Berlian.

Usai memimpin gelaran Rapat Dengar Pendapat (RDP), Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar, H Abdul Razak memastikan DPRKPLH Kabupaten Banjar sudah berkomitmen akan menyelesaikan pengerjaan rehabilitasi RTH CBS Martapura sesuai batas waktu yang ditentukan.

“Tadi juga sudah disampaikan Wakil Ketua Komisi III, intinya kami meminta agar dikejar pengerjaan fisiknya, jangan sampai melewati akhir tahun. Karena tujuannya kegiatan ini untuk menata ulang RTH CBS Martapura agar lebih representatif, dan memaksimalkan penerangan hingga drainase,” ucapnya.

Berdasarkan hasil RDP tersebut, tambah Politisi Golkar ini lebih jauh, dari laporan dua Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) sebagai pengampu anggaran terbesar bahwa kegiatan fisik progresnya sudah berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah dari laporan Dinas PUPRP dan DPRKPLH Kabupaten Banjar progresnya cukup bagus. Insya Allah mereka tetap konsisten untuk menyelesaikan diakhir tahun. Kalau besaran anggaran dua SOPD saya lupa,” tutupnya.(zainuddin)