Beranda blog Halaman 1239

Seiring Perkembangan Zaman Membuat DVD/VCD Sepi Peminat

0
DVD atau vcd terlupakan

MELESATNYA perkembangan gawai dari tahun ke tahun, membuat DVD atau VCD semakin sepi peminatnya. Karena di Era digital saat ini sangat mudah untuk mengakses apapun, seperti menonton atau mendownload film melalui gadget.

Banyak sekali keunggulan yang ditawarkan, mulai dari akses berbagai musik yang tak terbatas. Hingga ulasan film-film dan series terupdate didapat begitu mudah.

Bahkan penyedia musik dan film sekarang muncul dengan berbagai macam bentuk dan kegunaan. Sebut saja platform musik online yang saat ini banyak digandrungi seperti Spotify, atau film yaitu melalui Netflix, Disney dan masih banyak lagi.

Berbeda halnya di era 1990 sampai 2000-an, penggunaan VCD adalah sesuatu hal yang sangat menyenangkan. Selain televisi, akses untuk mendapatkan update artis idola adalah melalui DVD atau VCD, meskipun bajakan.

Hal tersebut membuat para penjual kaset DVD atau VCD hanya bisa bertahan ditengah gejolak digital saat ini, ditambah lagi mereka juga harus kuat menahan gejolak naiknya harga BBM saat ini.

Seperti yang dirasakan penjual DVD atau VCD di Kota Banjarbaru, Supian. Ia mengaku bertahan dan mencoba tetap eksis menjual kaset DVD dan VCD hanya untuk bisa bertahan agar usahanya ini tidak gulung tikar.

“Kalo dibilang susah ya sudah pasti susah. Tapi mau gimana lagi, cuma bisa bertahan aja,” tuturnya kepada linkalimantan.com, Jum’at (30/9/2022).

Supian mengatakan, penghasilan yang didapat dari kasetnya tidak menentu, bahkan tidak ada yang membeli pun pernah dijalaninya.

“Sehari kadang tidak laku, rata-rata 2 keping terjual. Kalau harganya bervariasi Mp3 Rp 8.000, VCD Rp 8.000, DVD Rp Rp 9.000, dan PS 2 Rp 8.000,” ucapnya.

Ia menambahkan, dulunya sangat ramai berbaris penjual DVD dan VCD di jalanan namun seiring berjalannya waktu sudah sangat jarang ditemui. Terlebih saat ini BBM dan lainnya serba naik, Supian pun terkena dampaknya.

“Sudah pasti kena banget. Saat pandemi aja kita babak belur, apalagi BBM naik gini. Tapi ya mau gimana lagi lebih baik meneruskan pekerjaan yang ada atau yang pasti-pasti aja,” tuturnya.

Sudah sekitar 10 tahun Supian menjual kaset DVD dan VCD. Sebelumnya ia berjualan di Jalan Lanan, Loktabat Utara, Kota Banjarbaru. Kemudian pindah ke Jalan Keruing, Kemuning, Kota Banjarbaru yang tak begitu jauh dari lokasi semula.

“Dulu ramai sekali berjejer di sepanjang jalan tapi karena di masa saat ini serba canggih jadi banyak yang gulung tikar,” ucapnya. (Juwita/BBAM)

Jadwal Balap MotoGP Thailand Pekan Ini, Marquez Bidik Podium

0
Jadwal Balap MotoGP Thailand Pekan Ini, Marquez Bidik Podium
adwal MotoGP Thailand akhir pekan ini. (Foto: AP/Gemunu Amarasinghe)

Link, Jakarta – Jadwal MotoGP Thailand pekan ini kembali digelar pada 30 September – 2 Oktober 2022 Sirkuit Buriram Thailand.

Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia  akan bersaing kembali memperebutkan siapa yang layak untuk naik podium.

Persaingan antara kedua pembalap tersebut pun semakin memanas, Bagnaia hanya tertinggal 18 poin dari Quartararo.

Namun demikian, bila melihat memori seri MotoGP Thailand tahun sebelumnya Marc Marquez punya kans yang cukup besar untuk naik podium pada seri ini, terlebih usai finis diurutan keempat pada MotoGP Jepang setelah pulih dari cidera.

Pada 2018, Marquez menang dan membekuk Andrea Dovizioso dengan margin 0,115 detik. Pada 2019, ia juga berduel sangat sengit dengan Fabio Quartararo sampai lap terakhir, dan akhir menang dengan margin 0,171 detik.

Berikut jadwal balap MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram pekan ini:

Jumat, 30 September 2022
09:00 – 09:50 WIB: FP1 Moto3
09:55 – 10:35 WIB: FP1 Moto2
10:50 – 11:35 WIB: FP1 MotoGP
13:15 – 13:55 WIB: FP2 Moto3
14:10 – 14:50 WIB: FP2 Moto2
15:05 – 15:50 WIB: FP2 MotoGP

Sabtu, 1 Oktober 2022
09:00 – 09:40 WIB: FP3 Moto3
09:55 – 10:35 WIB: FP3 Moto2
10:50 – 11:35 WIB: FP3 MotoGP
12:35 – 12:50 WIB: Q1 Moto3
13:00 – 13:15 WIB: Q2 Moto3
13:30 – 13:45 WIB: Q1 Moto2
13:55 – 14:10 WIB: Q2 Moto2
14:25 – 14:55 WIB: FP4 MotoGP
15:05 – 15:20 WIB: Q1 MotoGP
15:30 – 15:45 WIB: Q2 MotoGP

Minggu, 2 Oktober 2022
10:00 – 10:10 WIB: WUP Moto3
10:20 – 10:30 WIB: WUP Moto2
10:40 – 11:00 WIB: WUP MotoGP
12:00 WIB: Race Moto3 (22 lap)
13:20 WIB: Race Moto2 (24 lap)
15:00 WIB: Race MotoGP (26 lap)

PSK Online, 13 Anak dibawah Umur Terjaring Razia Pol-PP

0

Link, Banjarbaru- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Banjarbaru, kembali berhasil menindak 13 yang diduga Pekerjaan Seks Komersil (PSK) Online.

Satpol-PP Kota Banjarbaru menangkap 13 anak di bawah umur yang diduga berprofesi sebagai PSK online.

Hidayaturahman Kepala Satpol-PP, melalui Yanto Hidayat Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian menjelaskan, pihaknya melakukan penindakan terhadap PSK, melalui aplikasi yang biasa digunakan untuk transaksi.

“Jadi kemarin, kami menangkap ada 13 orang dan beberapa memang diduga PSK Online. Kami menangkap dibeberapa titik kos-kosan yang ada di Kota Banjarbaru,” ujar Yanto, Jumat (30/9/2022).

Ia menjelaskan, bahwa yang mereka tangkap kali ini merupakan anak dibawah umur. Saat ini, mereka dititipkan di Rumah Singgah Berkarakter Dinas Sosial (Dinsos) Banjarbaru.

“Mereka itu, anak-anak masih dibawah umur. Rata-rata masih belasan tahun. Dan mereka bukan masyarakat Banjarbaru, melainkan masyarakat Kabupaten Banjar,” tambahnya.

Pihaknya saat ini, berkoordinasi dengan pihak terkait di Kabupaten Banjar mengenai penangkapan yang melibatkan anak di bawah umur Kabupaten Banjar.

Disisi lain, 7 dari 13 warga yang mereka amankan saat ini berada di Rumah Singgah Dinsos hingga hari Senin mendatang. Mereka diberi sosialisasi, oleh Badan Narkoba Nasional (BNN) Kota Banjarbaru, tentunya juga hadir Dinsos Kabupaten Banjar.

Rina Wartini, Subkoordinator pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Banjarbaru menjelaskan, bahwa kedatangan BNN merupakan inisiatif sendiri. Karena melihat, bahwa yang diamankan Satpol-PP tersebut adalah anak masih di bawah umur.

“Kami saat ini bekerja sama dengan beberapa Dinas, termasuk Dinsos untuk melakukan pembinaan mengenai pencegaan penggunaan narkoba, di rumah singgah Banjarbaru,” jelasnya.

Namun, dalam hal ini pihaknya tidak melakukan tes. Karena, giat tersebut merupakan giat Satpol-PP bukan giat dari BNN sendiri.

“Kalau mereka kami yang mengamankan, maka akan dilakukan tes. Karena ini Satpol-PP, jadi kami tidak melakukan tes,” tambahnya.

Sementara itu, Meri Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Dinsos Kabupaten Banjar, mengatakan bahwa kedatangan ke Rumah Singgah tersebut karena ada laporan mengenai tertangkap warga Kabupaten Banjar, oleh Satpol-PP Kota Banjarbaru.

“Kami mendapatkan laporan bahwa ada warga Kabupaten Banjar yang dilakukan, pembinaan di Dinas Sosial. Diantaranya 3 orang warga merupakan anak di bawah umur dan satu orang diatas usia anak,” ujar Meri.

Ia menjelaskan, kedatangan tersebut merupakan langkah awal pihaknya melakukan pembinaan. Setelah, itu pihaknya menunggu sampai Senin nanti untuk dilakukan pembinaan selanjutnya.

“Nanti kami selanjutnya, akan memanggil mereka untuk dilakukan pembinaan di Kabupaten Banjar,” tutupnya. (wahyu/BBAM)

Ini Cara Yayasan Keluarga Cahaya Al, Madani Untuk Banjarbaru

0

Link, Banjarbaru – Sejak berdiri pada tahun 2010 yang lalu Yayasan Keluarga Cahaya Keluarga Al, Madani tak pernah hentinya memberikan kontribusi untuk memajukan dunia pendidikan.

Salah satu yang mereka lakukan yakni dengan melakukan kegiatan Seminar Nasional tentang Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Setting Pendidikan Inklusif.

Hj. Husnul Khatimah, sebagai penggerak dan praktisi penanganan anak berkebutuhan khusus mengatakan, adapun tujuan kegiatan yang dilakukannya itu untuk memberi pengetahuan kepada para guru dan orang tua, tentang bagaimana cara memberikan pendidikan anak yang berkebutuhan khusus.

Karena lanjutnya saat ini literasi atau semangat belajar kita tersebut sangat rendah, makanya harus dikondisikan terlebih dahulu.

“Nah dengan adanya kegiatan ini diharapkan para peserta yang hadir dapat menambah ilmu pengetahuannya dan yang lebih penting ada interaksi positif yang dilakukan,” ungkapnya Kamis 29 September 2022.

Husnul khatimah yang juga menjabat sebagai direktur Madani Edupartner Institut dan Ketua Forkesi Kota Banjar Baru, membeberkan bahwa kegiatan serupa itu memang sudah sering dilakukan pihaknya.

“Pada umur yang ke 12 tahun ini kami sudah 7 Kali melakukan kegiatan serupa dan kami tidak pernah tanggung seperti pada tahun 2013 lalu. Dimana pada saat itu pembicaranya kami datangkan langsung dari luar Negeri yakni Dr Maresl Samaun dari singapur, dan Dra. Viera Adella, M.Psi., Psikolog,” lanjutnya.

Saat ini juga para narasumber yang didatangkanya bukanlah orang yang lain, tetapi juga rekan kerja mereka.

“Guru Pembimbing Khusus (GPK) mereka juga kolega kami,” bebernya.

Dengan adanya kegiatan yang dilakukan mereka sebutnya, membuktikan bahwa kontribusi yang diberikan oleh pihaknya tidak pernah surut.

“Ini pembuktian saya dan rekan saya bahwa langkah yang kami tunjukan, sebagia bentuk cinta Banua,” sebutnya.

Kegiatan yang dilakukan lembaga mereka ini juga kata Husnul membuktikan bahwa pendidikan yang saat ini di pegangnya, terus selalu konsen dan itu tidak hanya pada internal mereka saja tetapi juga external.

“Kami juga hari ini mendorang mdrsah untuk membentuk MI Inklusif, karena kebutuhan Kementerian Agama sudah bekerja sama dengan Wort Bank kalau dipusat dan satyaratnya sangat sejalan dengan kita, dimana pada syarat itu Wort Bank mengingkan agar membantu meningkatkan pendidikan Inklusif,” tambahnya.

Nah karena pihaknya sudah duluan 12 tahun, maka kami mendorong teman-teman untuk itu, selain membentuk MI Instusinya Kelompok Kerja Guru (KKG) nya juga.

“Kami juga mendorong teman-teman untuk mendapatkan dana dari Wort Bank sebesar Rp, 15 juta itu,” jelasnya.

Sementara pembicara pada seminar nasional Cipto Waskito Budi Aribawa yang saat ini menjabat sebagai Konsultan untuk anak berkebutuhan khusus mengatakan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan pihak penyelenggara.

Mengapa demikian karena dengan adanya kegiatan ini para guru dan orang tua yang ikut serta tadi bisa dapat pehaman tentang bagaimana caranya merawat serta memperlakukan anak berkebutuhan khusus.

“Kita ketahui bersama Sumber Daya manusia yang ada di Indonesi ini masih tidak maksimal dalam pemberian pelayanan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus karena SDM juga kurang, maka dari itu banyak sekolah yang tidak menerima anak tersebut, nah dengan kegiatan ini artinya sangat perlu kiranya untuk terus dilakuakan” ungkapnya se usai kegiatan.

Dirinya menambahkan alam aturan UUD No 8 tahun 2016 sudah mengamanahkan dan disitu juga tertuang aturan yang sangat jelas tentang kesetaraan pendidikan dan lainnya.

“Artinya mereka berhak mendapatkan perhatian yang dengan anak normal lainnya,”tambhnya.

Maka dari itu agar semuanya berjalan dengan baik dan sesuai keinginan pemerintah tidak hanya diam, karena selain kegiatan seperti sekarang ini, mereka juga harus memikirkannya.

“Pertama kalau bisa pemerintah memperbanyak sekolah khusus anak yang berkebutuhan khusus, lalu untuk perguruan tinggi diperbanyak jurusan yang berhubungan dengan anak berkebutuhan khusus,” inginnya

Tidak hanya itu kata dia, pemerintah juga jangan hanya membuat UUD, Perda atau Perwali saja tetapi juga harus benar-benar didorong dan paling tidak ada fenal pjokeknya satu Desa Kabupaten atau provinsi dalam menindak hal itu.

“Agar ada percontohan dan monitoring evaluasi wajib dilakukan karena kelemahan kita ada dibagian situnya juga,” katanya.

Sebenarnya dalam hal ini lebih jauh ia mengatakan, bahwa permasalahan ini bukan hanya ada pada di bagian pendidikan saja, tetapi juga Dinas Kesehatan, Sosial, Perlindungan Anak.

“Mereka itulah yang harusnya bersinergi, jangan sampai lepas tangan sehingga anak-anak berkebutuhan khusus itu tidak tertangani,” tandasnya. (oetaya/BBAM)

Bupati Minta Camat Jaga Netralitas Pilkades

0
Bupati perintahkan camat untuk netral

Link, Martapura – Pelaksanaan pemilihan sejumlah kepala desa (Pilkades) di wilayah Kabupaten Banjar, secara serempak tak seberapa lama lagi digelar. Camat pun diperintahkan untuk menjaga kondusifitas wilayahnya dan menjaga netralitas.

Hal tersebut disampaikan Bupati Banjar Saidi Masyur, saat memimpin Rakor Pelaksanaan Pemilihan Pambakal Secara Serentak Tahun 2022, di Mahligai Sultan Adam Martapura, Kamis (29/9/2022) siang.

”Kepada para camat sebagai unsur pelaksana kewilayahan saya berharap untuk terus melakukan pemantauan dan perhatikan setiap tahapan pelaksanaan,” harapnya.

Camat juga diminta untuk menyampaikan kepada seluruh panitia desa agar tidak terjadi permasalahan di wilayah kerja masing masing.

”Camat juga menjaga netralitas, tidak mendukung kepada salah satu calon,” pintanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar Syahrialuddin melaporkan, bahwa pelaksanaan pemilihan pambakal secara serentak  akan di gelar pada Kamis, 17 November 2022.

Pemilihan Pambakal serentak tahun 2022 ini diselenggarakan dalam situasi pendemi Covid 19. Pemerintah mengeluarkan kebijakan membatasi kapasitas tempat pemunguntan suara maksimal 500 pemilih.

”Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya penyebaran Covid 19 akibat kerumunun massa,” ujarnya.

Pemilihan Pambakal di Kabupaten Banjar tahun 2022 di selenggarakan  di 117 desa, dengan 401 calon pambakal di 315 TPS yang tersebar di berbagai wilayah.(spy)

Pembukaan MTQ, 3.400 Undangan Dijadwalkan Hadir di Kiram

0
Pembukaan MTQ Nasional dijadwalkan dihadiri presiden

Link, Banjarmasin – Pembukaan Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke XXIX di Provinsi Kalimantan Selatan, sebentar lagi dilaksanakan. 3.400 tamu ditambah kafilah se Indonesia dijadwalkan hadir pada acara pembukaannya di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Muslim, mengatakan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau akran disapa Paman Birin, begitu serius dalam mempersiapkan dan menginginkan agar sebagai tuan rumah menjadi penyelenggara.

“Setelah 50 tahun Kalsel kembali mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah MTQ Nasional dan ini terus digelorakan oleh Paman Birin,” kata Muslim pada Talk Show Banua Bicara di Studi TVRI Kalsel, pertengahan pekan tadi.

Ia menuturkan, dalam perencanaan setting pada pembukaan, Paman Birin telah menyiapkan kapasitas venue utama untuk 3.400 tamu dan kafilah se-Indonesia yang akan digelar di Kiram Park, Kabupaten Banjar.

“Kita sudah setting, semoga pembukaan bisa dibuka oleh Presiden dan disaksikan langsung masyarakat. Tentu saja seluruh kafilah juga hadir di sana nanti,” ucapnya.

Muslim menambahkan, untuk menunjang informasi, pihaknya juga telah mengeluarkan aplikasi informasi banua bernama Smart.Kalsel, yang berfungsi untuk memudahkan para kafilah serta para tamu yang hadir pada MTQ Nasional mendatang.

“Selain itu, kami juga mempunyai media centre untuk para wartawan dalam peliputan, sebagai corong menyampaikan informasi MTQ pada publik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Komunikasi Pimpinan Setdaprov Kalsel , Widi Gunawan menuturkan, momentum MTQ Nasional ke XXIX ini juga akan dijadikan peluang untuk mengenal pesona Kalimantan Selatan ke seluruh Indonesia seperti pariwisata, kulinernya, kerajinan, budaya, kesenian hingga UMKM.

“Kita sudah berdiskusi dengan Pak Gubernur Paman Birin dan beliau berharap even ini tidak hanya dinikmati oleh Kafilah, tapi bagaimana juga bisa dinikmati oleh masyarakat yang datang ke Kalsel,”ucapnya.

Selain itu, Widi menambahkan untuk memudahkan masyarakat menonton langsung dan tidak terganggu akan penuhnya animo yang menyaksikan MTQ, Paman Birin telah mengintruksikan pihaknya menyiapkan beberapa titik videotron disekitar 300-400 meter dari panggung utama yang bisa menyaksikan aneka lomba MTQ dan juga siaran langsung streaming melalui youtube.

“Insya Allah dengan berbagai kesiapan kami ini, Kalsel siap menyambut tamu-tamu dari penjuru Nusantara bahkan luar negeri,” pungkasnya. (why)

Pansus PT BIM Tak Solid, Apa Kata Saidan?

0
Ketua Pansus PT BIM Saidan Fahmi

Link, Martapura –Panitia khusus (pansus) PT Barakat Intan Mandiri (BIM) DPRD Kabupaten Banjar, dikabarkan tak solid lagi. Belakangan rapat-rapat pansus yang diketuai Saidan fahmi ini pun kerap gagal terlaksana.

Getol diawal, Diketuai Saidan Fahmi, Tim Panitia Khusus (Pansus) PT Banjar Intan Mandiri (BIM) DPRD Kabupaten Banjar yang dibentuk pada 17 Mei 2022 lalu digelaran rapat paripurna mulai terlihat tanda-tanda tak solid lagi.

Keretakan Tim Pansus PT BIM DPRD yang digadang-gadang akan mengusut tuntas permasalahan PT BIM itu, salah satu indikasinya rapat penting yang sudah teragenda gagal karena ketidakhadiran sebagian besar anggotanya.

Teranyar, rapat pansus masalah pencabutan izin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) milik PT BIM oleh Kementerian Investasi/BKPM RI gagal.

Menanggapi perihal tersebut, menjelaskan bahwa agenda rapat bersama kurator pada 22 September 2022 tersebut memang dibatalkan, dan diketahui semua anggota Pansus.

“Memang rapat bersama Kurator PT BIM diagendakan pukul 14.00 Wita usai rapat paripurna. Ternyata, Staf DPRD salah mengirimkan undangan, yang mestinya ditujukan untuk Kurator PT BIM malah undangan ditujukan kepada Kreditur PT Berkat Bara Persada (BPP),” jelas Ketua Pansus PT BIM DPRD Kabupaten Banjar, Saidan Fahmi, kepada sejumlah pewarta di ruang Fraksi Demokrat DPRD Banjar, Kamis (29/9/2022).

Mengetahui perihal tersebut, Politisi Demokrat ini mengaku langsung melakukan komplain di grup WhatsApp anggota Pansus PT BIM sekitar pukul 08.00 Wita, dan mempertanyakan apakah Kurator sudah mendapatkan surat undangan rapat.

“Karena undangan baru pagi itu juga dikirim, tentunya Kurator tidak dapat hadir, dan rapat terpaksa dibatalkan atau ditunda. Nah… kalau ada anggota Pansus yang mengaku tidak mengetahui bahwa rapat batal terlaksana, apakah dia kehabisan paket kuota internet atau tidak membuka pesan di grup WA Pansus?” tegasnya.

Tak ingin semangat kinerja Pansus dianggap memudar,  Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Banjar ini kembali menjelaskan tujuan diagendakan rapat pertemuan bersama Togar SM Sijabat selaku Kurator yang ditugaskan pengadilan pasca PT BIM dinyatakan Pailit pada 17 Desember 2020 lalu oleh Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Surabaya.

“Tujuan kita mengundang Kurator, yakni untuk mengetahui berapa utang PT BIM yang sudah dibayarkan kurator selama bekerja, serta untuk mengetahui kapan berakhirnya masa kerja Kurator. Karena, kalau tidak salah masa kerja Kurator hanya selama kurun waktu dua tahun,” sebutnya.

Mengingat, tambah Saidan Fahmi lebih jauh, Pansus PT BIM DPRD masih belum mengetahui apa dampaknya, jika selama dua tahun Kurator yang mengomandoi PT BIM tidak dapat menyelesaikan masalah utang PT BIM.

“Kalau dalam kurun waktu dua tahun utang PT BIM tidak terbayar apakah status PT BIM benar-benar akan di Pailit kan, tidak lagi pailit going concern. Kalau benar-benar di Pailit-kan, maka berakhir sudah,” pungkasnya.(zainuddin/BBAM)

Penghuni LP Didominasi Terpidana Narkoba, Korupsi 16 Orang

0
LP II B Banjarbaru dipenuhi narapidana narkoba

Link, Banjarbaru – Dari 1986 penghuni Lembaga Pemsyarakatan (LP) Kelas II B Banjarbaru, sebagian besar merupakan tahanan tersandung  kasus narkoba. Yakni 1200 terpidana. Kemudian 16 penghuni lainnya merupakan narapidana korupsi.

Penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Selatan pada umumnya, sepertinya sudah luar biasa. Paling tidak hal itu terindikasi dari mendominasinya tahanan kasus narkoba yang menjadi penghuni LP Kelas II B Banjarbaru.

“Jumlah penghuni LP yang tersandung kasus Narkoba mencapai 1200 orang. Angka ini menjadi yang terbanyak dari total penghuni lembaga sebanyak 1986 terpidana,” ungkap Kepala Seksi Pembinaan dan Pendidikan (Kasi Binadik) Lapas Kelas IIB Banjarbaru, Septyawan Kuspriyo, kepada Linkalimantan.com, Kamis, 29 September 2022.

Menurut Septyawan, jumlah terpidana kasus Narkoba dari waktu ke waktu terus bertambah.

“Penambahan terpidana kasus Narkoba begitu siginifikan angkanya. Memang selain urusan tersebut ada juga yang jumlahnya mengalami kenaikan. Tetapi angkanya relative sangat kecil. Yakni jumlah terpidana korupsi,” terangnya.

Saat ini di LP Kelas II B Banjarbaru ungkapnya lebih lanjut, ada 16 terpidana korupsi yang menjadi penghuninya.

“16 orang terpdana korupsi berasal dari Banjarmasin dan Banjarbaru. Kalau yang dari Banjarbaru dua diantaranya narapidana kasus IPad DPRD Kota banjarbaru,” sebutnya.

Narapidana IPad tersebut ungkap dia, merupakan narapidana korupsi terakhir yang masuk lembaga pemasyarakatan.

“Itu yang terkahir selain itu tidak ada lagi,” katanya. (oetaya/BBAM)

Presiden RI : Terus Galakan Pariwisata Banua

0
galakan pariwisata banua

Link, Jakarta – Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor menghadiri pengarahan Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. Joko Widodo di ruang Cendrawasih Jakarta Convention Center pada Kamis (29/9).

Terdapat tiga poin dalam pengarahan Presiden Joko Widodo, diantaranya mengenai pengendalian inflasi di daerah, tindak lanjut aksi afirmasi bangga buatan Indonesia dan pembahasan mengenai pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Selain itu, pada pengarahan itu, Jokowi juga meminta kepada para kepala daerah untuk mengajak masyarakat berwisata di dalam negeri demi menghindari defisit pariwisata.

“Saya titip mengenai wisata, ajak masyarakat kita, kita bisa defisit wisata kita, yang datang ke sini belum banyak, tapi yang keluar banyak sekali. Hati-hati devisa kita lari lagi kalau caranya tidak kita rem,” kata Presiden Jokowi dalam Pengarahan Kepada Seluruh Menteri, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, Pimpinan BUMN, Pangdam, Kapolda, dan Kajati.

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia memiliki begitu banyak destinasi wisata unggulan yang bisa jadi pilihan bagi masyarakat, ketimbang harus pelesir ke luar negeri.

“Hati-hati, sekali lagi tolong masyarakat diajak Pak Gubernur, Bupati, Wali Kota. Ajak masyarakat untuk berwisata di dalam negeri saja, setuju?” ujar Presiden Jokowi yang langsung dijawab koor setuju oleh para kepala daerah yang hadir.

Menanggapi apa yang disampaikan Presiden itu, Paman Birin menyampaikan Kalsel siap untuk melakukan. Termasuk sektor pariwisata.

“Kita saat ini giat melakukan tranformasi ekonomi, dari sumber daya tak terbarukan ke sumber daya terbarukan. Salah satunya sektor wisata,” kata Paman Birin.

Menurut Paman Birin, Kalsel memiliki berbagai obyek wisata yang saat menjadi primadona wisatawan lokal, nasional maupun ada juga wisata mancanegara. Seperti pasar terapung, wisata Loksado, Tahura dan saat ini yang sedang digalakkan untuk wisata Geopark kawasan pegunungan Meratus yang diantaranya meliputi kawasan Tahura dan pucak Kiram di Kabupaten Banjar.

“Khusus Geopark Meratus dengan berbagai keunikan dan keindahan alamnya, saat ini sedang menanti pengakuan dari dunia internasional untuk menjadi UNESCO Global Geopark,” terang Paman Birin.

Selain itu, wisata religi yang ada di Kalsel, sebut Paman Birin juga menjadi tujuan para wisatawan. Seperti untuk berziarah, menghadiri Haul Guru sekumpul hingga mendatangi ikon masjid-masjid di Kalsel.

Diketahui saja, menurut data yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2 September lalu, sepanjang Januari-Juli 2022 angka kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia mencapai 1.273.596 orang. Angka tersebut meningkat sekira 49 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) sebesar 853.073 orang. (why)

Warhamni : Ongkos Politik Ya, Politik Uang Bukan Pilihan

0
Warhamni bangga jadi petani

Link, Martapura – Politik uang bagian sebagian pelaku politik di Kabupaten Banjar dijadikan tolak ukur untuk meraih tujuannya. Bagi Warhamni, politikus Partai Nasdem Kabupaten Banjar ini politik uang bukanlah jadi pilihannya.

Dari sekian banyak politikus di Kabupaten Banjar, nama Warhamni tidak asing lagi dalam perpolitikan di Bumi Wali ini. Tiga kali tokoh masyarakat Karang Intan yang eksis dalam dunia pertanian tradisional ini menjadi wakil rakyat di DPRD Kabupaten Banjar. Semua itu diraih atas dasar kepercayaan pemilihnya.

Warhamni

“Warhamni ini siapa sih? Cuma anak seorang petani yang hanya menjalankan amanah orang tua dalam bermasyarakat,” ujar Warhamni saat berbincang santai dengan Linkalimantan.com, di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Banjar, Kamis 29 September 2022.

Apa itu amanah orang tua? “Kata orang tua saya, jangan sekali-kali tinggalkan kultur dan budaya. Didalamnya antara lain jalin silaturahmi, perduli dengan sesama dan jangan tinggalkan budaya bercocok tanam. Aktivitas pertanianlah, pendeknya,” katanya.

Sebagai seorang anak ungkapnya, dirinya takut untuk tidak taat. Lama kelamaan Warhamni mengaku candu dengan tiga aktivitas tersebut.

“Ada rasa yang tidak bisa dinilai dengan materi ketika saya melakukannya. Terutama urusan silaturahmi dan bertani. Lebih-lebih di Bulan Maulid ini, hampir setiap hari saya berhadir di ritual masulid yang kampung-kampung,” katanya.

Nah, dari aktivitas rutin itu pula ungkanya, beberapa tokoh masyarakat Karang Intan memerintahkan dirinya untuk maju mengikuti Pemilu.

“Tidak ada keraguan dalam diri kala itu. Padahal uang tidak punya. Tetapi Alhamdulillah, saat ini masyarakat berhasil mendudukkan saya sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Dari pengalaman pertama itulah, Warhamni meyakini uang bukanlah penentu dalam meraih tujuan politik. Kepercayaan publik justru menjadi faktor utama.

“Uang jelas dibutuhkan. Di dunia politik suka tidak suka ongkos politik, harus ada. Tetapi sekali lagi, saya sudah membuktikan kepercayaan publik jauh lebih menentukan,” katanya serius.

Lebih jauh, politisi yang belakangan gencar mengkampanyekan indahnya bertani ini menegaskan kultur dan budaya wajib untuk dipertahankan.

“Kultur budaya kita ini merupakan warisan para leluhur yang didasari landasan ajaran Agama Islam. Jadi kalau dalam kehidupan bermasyarakat  lepas dari kultur budaya kita, ya silahkan nilai sendiri,” katanya tersenyum.

Sekarang ini tambahnya, banyak yang macam-macam dan hal baru yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Seperti eksloitasi alam secara sembarangan, narkoba dan konsumtif. Ujung-ujungnya menjadi materialistis dengan uang menjadi tolak ukurnya. (spy)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...
Menteri LH

Menteri LH: Wali Kota Banjarbaru Harus Meraih Adipura untuk Masyarakat

0
Link, Banjarbaru - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, melakukan peninjauan praktik pengelolaan sampah rumah...
Tata Kelola Pemerintahan

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkab Banjar Gelar FKP 2026

0
Link, Martapura - Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar...