Beranda blog Halaman 1242

Tipikor Bidik Bansos BPNT di Kabupaten Banjar

0
Penyelewengan BPNT tengah dibidik polisi

Link, Martapura – Tipikor Polres Banjar diam-diam tengah menyelidiki dugaan penyelewengan program bantuan sosial (bansos) di dua kecamatan. Yakni Bansos Bantuan  Pangan Non Tunai  (BPNT) di Kecamatan Sungai Tabuk dan Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Diduga melakukan penyelewengan bantuan sosial (Bansos) BPNT, pemerintah desa di Kecamatan Martapura Barat dan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, kini dalam pantau polisi. Dalam hal ini Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Banjar.

“Hingga saat ini sekitar seratus orang lebih sudah kami lakukan pemeriksaan,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Banjar, Iptu Fransiskus Manaan, kepada sejumlah awak media, Senin (26/9/2022).

Penyelidikan yang dilakukan Tipikor Polres Banjar ternyata sudah berbulan lamanya. Tepatnya terhitung sejak Juli-Agustus 2022 lalu.

“Lumayan lama, tetapi kami masih belum dapat memastikan. Apakah dugaan penyelewengan bansos BPNT dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang terjadi sejak 2019-2021 tersebut mengarah kepada kasus dugaan korupsi,” katanya.

Apakah perkara ini mengarah kepada kasus dugaan korupsi atau hal lainnya, Manan mengaku masih belum tahu.

“Karena masih dalam proses penyelidikan kami,” ucapnya.

Setelah proses penyelidikan yang dilakukan Unit Tipikor Satreskrim Polres Banjar maksimal, papar Iptu Fransiskus Manaan, barulah akan kembali disampaikan kepada rekan media terkait perkembangan kasusnya.

“Terkait anggarannya juga masih kami selidiki. Kami juga masih melakukan cross check (mengkaji ulang), apakah kasus dugaan yang terjadi di desa dua kecamatan tersebut sama, yakni diduga melakukan penyelewengan terhadap penyaluran BPNT,” tuturnya.

Saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Ahmad Rabani selaku Camat Martapura Barat tak menampiknya.

“Kabarnya, kasus dugaan penyelewengan BPNT saat ini ditangani Unit Tipikor Satreskrim Polres Banjar. Saya kurang mengetahui detail permasalahannya, informasi terkait penyaluran bantuan sembako yang harganya tidak sesuai dengan harga Rp200.000 per bulannya. Bisa tanyakan langsung ke Dinas Sosial (Dinsos) terkait perkara ini,” tutupnya sebagimana diberitakan https://klikkalimantan.com/.(oetaya/BBAM)

Besok Status Hukum Tanda Tangan Palsu Ditentukan

0
tanda tangan palu besok babak baru

Link, Martapura – Perkara dugaan palsu tanda tangan milik ketua DPRD Kabupaten Banjar, akan memasuki babak baru.

Perkara dugaan palsu tanda tangan milik ketua DPRD Kabupaten Banjar, akan memasuki babak baru. Apakah insiden yang sempat viral ini masuk dalam katagori pidana atau tidak.

“Besok, Selasa 27 September 2022, kami akan meminta penjelasan dari ahli hukum pidana,” ungkap Kepala Kasat Reskrim Polres Banjar Iptu Fransiscus Manaan, kepada Linkalimantan.com, Senin 26 September 2022 di ruang kerjanya.

“Memangil saksi ahli hukum pidana itu untuk mengetahui apakah tindakan tersebut ada hukum pidana atau tidak. Hanya memastikan itunya saja,” ungkapnya.

Adapun untuk pemeriksaan ahli hukum pidana tersebut akan dilakukan pemanggilan pada Selasa 27 September 2022 yang lalu.

“Sementara untuk prosesnya semua sudah kami lakukan, dari pemeriksaan saksi korban dan lainnya,” bebernya.

Sekadar informasi pada pemberitaan sebelumnya Kasus dugaan tanda tangan palsu Ketua DPRD Banjar HM Rofiqi terus bergulir. Polisi masih terus mendalami materi. Sudah banyak saksi yang dipanggil dalam kurun waktu lima bulan. Terakhir Aslam, Sekwan DPRD Banjar datang untuk memberikan keterangan.

“Kemarin itu tindak lanjut pemeriksaan saja, karena sebelumnya Polres Banjar sudah memanggil staf di dewan. Jadi, mereka minta penjelasan Sekwan lagi. Kami pun sudah sampaikan bagaimana kronologisnya,” ujar Aslam kepada pewarta saat dikonfirmasi terkait pemanggilan dirinya, Kamis (1/8/2022).

Dijelaskannya, kepada polisi dia menyebutkan apa yang diketahuinya saat kejadian tersebut terjadi.

“Pada saat rapat paripurna DPRD itu dengan tiga agenda kegiatan. Salah satunya mengagendakan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Yakni pemilihan dan penetapan Ketua Komisi IV,” ungkapnya.(oetaya/BBAM)

Wali Kota Lantik 49 Pejabat Fungsional

0
pelantikan pejabat fungsional

Link, Banjarbaru – Walikota Banjarbaru, kembali melantik pejabat fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru.

Sebanyak 49 pejabat fungsional, diantaranya 12 Tenaga Kesehatan, 28 Tenaga Kependidikan dan 9 Tenaga Fungsional lainnya. Dilantik dan diambil sumpah janjinya oleh Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin, bertempat di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, Senin (26/09/2022).

“Pengangkatan jabatan fungsional ini bertujuan sebagai sarana, pengembangan profesionalisme dan pembinaan karir para ASN,” ungkap Aditya, usai acara pelantikan.

Tidak hanya itu, untuk mencapai tujuan pembangunan di Kota Banjarbaru dibutuhkannya pengangkatan pejabat fungsional yang perlu dibina dengan sebaik-baiknya, dengan penerapan sistem karir dan sistem prestasi kerja demi menciptakan organisasi Pemerintah yang kaya akan fungsi.

“Nantinya InsyaAllah, pada Oktober mendatang akan kembali dilakukan pelantikan kenaikkan pangkat, sesuai dengan waktu dan jabatannya,” katanya.

Lanjut Aditya, pelantikan ini hendaklah dimaknai bukan bersifat seremonial belaka. Namun dimaknai dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas, serta pelayanan yang maksimal.

“Kita berharap ada semangat baru, ada gairah baru untuk para pejabat yang dilantik pada hari ini. Agar melaksanakan tugas masing-masing dengan berbagai inovasi, kreatifitas untuk pelayanan dan pembangunan yang ada di Kota Banjarbaru,” tutupnya. (wahyu/BBAM)

Suporter Pertandingan Futsal Di Banjarbaru Rusuh

0
suporter futsal ricuh

Link, Banjarbaru – Beredar Video berdurasi 30 detik berisi aksi adu mulut hingga penyerangan di tribun GOR Rudy Resnawan Kota Banjarbaru saat selesai pertandingan SMAN 2 Martapura melawan SMAN 1 Gambut pada turnamen futsal Piala Ketua KONI dan AFKOT se- Kota Banjarbaru – Kab. Banjar, Minggu (25/9/2022) sore.

Dalam rekaman video tersebut nampak puluhan orang yang diduga melibatkan suporter antar kedua tim saling lempar barang-barang tumpul hingga kursi.

Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza melalui Kasi Humas AKP Tajudin Noor mengatakan, kejadian bermula ketika suporter dari SMAN 1 Gambut dan SMAN 2 Martapura saling adu teriakan.

Saat pertandingan babak kedua, antar tim sama-sama mendapat skor imbang yakni 2-2. Kemudian dilakukan adu pinalti yang dimenangkan oleh SMAN 1 Gambut dengan skor akhir 5-4.

“Saat penalti, pendukung suporter dari SMAN 1 Gambut berteriak kepada pemain SMAN 2 Martapura, dan dibalas teriakan oleh suporter SMAN 2 Martapura. Pada saat itu suporter SMAN 1 Gambut melakukan penyerangan kepada suporter SMAN 2 Martapura, sehingga terjadi keributan,” tuturnya.

Sementara itu, Mulyadi, Ketua AFKOT membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun dirinya menegaskan bukan dipicu dari pemain maupun suporter kedua tim.

“Diduga suporter gadungan menyerang ke tribun ke SMAN 1 Gambut,” ucapnya.

Akibat kejadian tersebut, Mulyadi menyebutkan ada dua orang panitia menjadi korban dengan mendapat luka lebam dan luka sobek dibagian kepala karena penyerangan itu.

“Masih belum diketahui pemicunya karena apa,

diiduga karena panas ada yang memprovokasi pada supporter dari SMAN 2 Martapura,” ucapnya.

Mulyadi melanjutkani, kejadian tersebut pihaknya sudah mengevaluasi pertandingan hari itu.

“Hari ini sudah selesai, Sabtu depan semi final, hasil evaluasi akan perbanyak peningkatan keamanan dan SOP suporter yang masuk,” tuturnya.

Disisi lain, seorang panitia yang terluka, Muhammad Hafiz memaparkan dirinya terkena luka lebam dibagian pelipis mata dan sobek dibagian ujung bibir.

“Suporter tiba-tiba masuk, mereka juga yang memprovokasi mereka juga yang turun ke lapangan,” ucapnya.

Ia menambahkan, saat itu dirinya beserta kawannya Fajar yang terkena luka sobek dibagian dahi tengah  mencoba melerai kericuhan tersebut.

“Ada bangku, kayu, batu dibungkus kain, macam-macam mereka lempar ke tribun, kami berdua juga terkena,” tuturnya.

Personil  pengamanan dari polres Banjarbaru berhasil mengamankan  kejadian tersebut. Situasi kondusif dan kedua belah sporter sdh kembali ke rumah masing masing situasi aman dan terkendali. (Juwita/BBAM)

Politik Uang Rusak Tatanan Kultur Budaya

0
Politik Uang Rusak Tatanan Kultur Budaya
Politik Uang Rusak Tatanan Kultur Budaya

Link, Martapura – Tatanan kultur budaya dari tahun ke tahun seakan kian ditinggalkan dalam meraih simpati rakyat. Sebaliknya politik uang seakan dijadikan ukuran untuk meraih tujuan.

Pesta demokrasi rakyat Indonesia lima tahunan sebentar lagi digelar. Trik dan intrik yang dijalankan para politikus menjadi bagian dari strategi untuk mendapatkan simpati rakyat. Sayang tidak sedikit yang tidak mendasari strategi politiknya pada kultur budaya masyarakat.

“Politik uang dimasa sekarang seakan dijadikan ukuran untuk meraih tujuan. Padahal dalam kultur budaya nusantara, utamanya budaya masyarakat Banjar strategi politik uang jelas tidak dikenal sebelumnya,’ papar Ali Fahmi, mantan birokrat yang kini disibukkan dengan kajian-kajian kultur budaya masyarakat Banjar kepada Linkalimantan.com, disela-sela kesibukannya, Senin 26 September 2022.

Dari apa yang saya kaji sebut Ali yang belakangan juga aktif dalam kampanye energy terbarukan ini, politik uang dan sejenisnya itu merupakan gerakan sekuler yang berpotensi besar merusak tatanan kultur budaya.

“Gerakan sekuler yang berpotensi merusak tatanan  budaya bagi sebagian besar pelaku politik sudah mulai mengancam tatatan dalam sitem kultur masyarakat. Ini berbahaya dan harus dihentikan atau minimal diimbangi dengan penyadaran pengembalian atau pemulihan sesuatu kepada bentuk dan kondisi semula. Katakanlah gerakan restorasi,” ujarnya.

Mengapa restorasi penting dilakukan? Ali dengan tegas menyebutkan untuk membangun masyarakat madani tidak ada pilihan lain selain kembali ke ajaran-ajaran budaya yang sudah dilakukan sejak ratusan tahun lalu.

“Tidak bisa dipungkiri, kultur budaya kita ini didasari dengan ajaran-ajaran agama yang pondasinya dibangun sejak ratusan tahun lalu. Ajaran agama Islam yang menjadi dasarnya. Kini semua itu terganggu dengan gerakan sekuler yang tergambar jelas dalam strategi politik,” katanya. (spy)

Pemprov Kalsel Gelar Ajang Penghargaan Geospasial

0
pemprov sukses gelas ajang penghargaan geospasial

Link, Banjarmasin – Menjadi satu-satunya provinsi yang menyelenggarakan di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sukses gelar Geospasial Banua Award tahun 2022 yang acara puncaknya berlangsung pada Jum’at (23/9) bertempat di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin.

Ajang penghargaan yang diadopsi dari penyelenggaraan Bhumandala Award oleh Badan Informasi Geospasial ini, adalah ajang penghargaan penilaian simpul jaringan terbaik. Dimana untuk pelaksanaan di Provinsi Kalimantan Selatan sendiri terbagi menjadi dua kategori, yaitu Kategori SKPD Lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota.

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor dalam sambutan yang dibacakan melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nurul Fajar Desira menyampaikan ucapan selamatnya kepada 12 penerima Geospasial Banua Award tahun 2022 di kedua kategori.

Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel dalam sambutannya berharap penghargaan ini dapat mewujudkan pembangunan daerah.

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang Geospasial Banua Award tahun 2022. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik,” kata Paman Birin.

Dalam sambutan itu, Paman Birin juga menyampaikan pesatnya dinamika perkembangan wilayah, informasi geospasial memiliki peran penting dalam mewujudkan perencanaan pembangunan kewilayahan.

“Dinamika perkembangan wilayah semakin pesat. Peran SKPD dan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan dalam menyediakan informasi geospasial sangat diperlukan untuk mencapai perencanaan pembangunan berbasis kewilayahan yang efektif dan efisien,” pesan Paman Birin.

Dengan berpegang pada UU dan sejumlah peraturan presiden, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ujar Paman Birin, telah berupaya dan berkomitmen, untuk terus meningkatkan penyelenggaraan informasi geospasial provinsi di daerah. Yang salah satunya adalah melalui penyelenggaraan Geospasial Banua Award ini.

Karena menurutnya, ajang penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan memberikan dorongan yang lebih masif terkait penyelenggaraan informasi geospasial di Banua Kalimantan Selatan.

“Adanya penghargaan ini kita harapkan memberikan dorongan lebih masif, meningkatkan komitmen Pemerintah Kabupaten/Kota dan SKPD Lingkup Pemerintah Provinsi, dalam meningkatkan kinerja simpul jaringan informasi geospasial dan mendukung percepatan satu data banua,” ujarnya.

Mewakili Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), Sekretaris Utama BIG, Muhtadi Ganda Sutrisna yang berhadir pada puncak ajang penghargaan ini menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Kalsel yang telah berhasil menyelenggarakan Geospasial Banua Award tahun 2022 ini.

”Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalsel yang sudah menginisiasi kegiatan ini, dimana hal ini sangat monumental mengingat ini adalah satu-satunya ajang penghargaan geospasial yang diselenggarakan di luar BIG. Kedepannya kami berharap pemerintah daerah yang lain bisa mencontoh dengan apa yang sudah dilakukan oleh Kalsel, yang saya kira sudah sangat baik,” pujinya.

Muhtadi juga menyampaika bahwa Kalsel sudah memiliki Geospasial Awareness yang tinggi disbanding dengan wilayah lain. Selain itu, Kalsel juga adalah salah satu provinsi terbaik dalam hal penyelenggaraan informasi geospasial.

”Awareness tentang geospasial itu sudah ada di Provinsi Kalsel. Kalsel adalah salah satu provinsi terbaik di Indonesia karena telah berhasil menyabet Bhumandala Award selama empat kali yaitu pada tahun 2016, 2018, 2020 dan 2021. Saya ikut berdo’a, insya Allah Kalsel akan mendapatkan Bhumandala Award yang kelima di tahun 2022,” sampainya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitan dan Pengembangan Daerah (Bappeda), Ariandi yang juga selaku Ketua Pelaksana Geospasial Banua Award tahun 2022 ini menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 32 SKPD Lingkup Pemprov Kalsel serta 13 Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalsel.

“Rangkaian kegiatan telah dilaksanakan sejak bulan Mei 2022, tim pelaksana dan tim dewan juri telah melakukan penilaian tahap 1 dan 2 terhadap kinerja simpul jaringan informasi geospasial pada 13 kabupaten/kota dan 32 SKPD, dan telah ditetapkan 6 pemenang di masing-masing kategori,” sampainya.

Keenam pemenang di Kategori SKPD Pemprov Kalsel, berurutan dari Juara Satu hingga Juara Harapan Tiga adalah, Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Dinas Sosial.

Sedangkan enam pemenang di Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalsel, berurutan dari Juara Satu hingga Juara Harapan Tiga adalah, adalah Pemkab Tabalong, Pemko Banjarmasin, Pemkab Kotabaru, Pemkab Hulu Sungai Selatan, Pemko Banjarbaru dan Pemkab Balangan.

Seluruh piala dan piagam penghargaan diserahkan oleh Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor yang melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nurul Fajar Desira yang didampingi oleh Sekretaris Umum BIG, Muhtadi Ganda Sutrisna, Ketua Pelaksana Geospasial Banua Award tahun 2022, Ariadi, serta Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK.

Malam penganugerahaan ini dihadiri setidaknya 120 peserta yang berasal dari instansi dan lembaga pusat, Kepala SKPD Lingkup Pemprov Kalsel, Bupati/Walikota se-Kalsel hingga Bappelitbangda 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel. (why)

Timnas Indonesia Akan Kembali Menantang Curacao

0
Menantang Curacao
Skuad Timnas Indonesia saat berlatih di Stadion Persib. (Foto: Dok PSSI)

Link, Jakarta – Usai menang di pertemuan pertama, Timnas Indonesia akan kembali menantang Curacao di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Selasa (27/9/2022). Pada FIFA Matchday September 2022 ini, Timnas Indonesia dua kali menjamu Curacao.

Dalam uji laga pertama, Timnas Indonesia berhasil mengatasi perlawanan Curacao 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (24/9/2022).

Kemenangan Timnas Indonesia atas Curacao membuat peringkat Timnas Indonesia diperkirakan naik dua peringkat dalam ranking FIFA.

Sebelum latih tanding pertama, Timnas Indonesia berada di posisi ke-155 ranking FIFA per 25 Agustus 2022, sementara Curacao menduduki urutan ke-84.

Setelah menghadapi Curacao, PSSI akan mencarikan lawan 50 besar ranking FIFA untuk Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday selanjutnya.

Langkah ini tentu akan membuat posisi Timnas Indonesia di ranking FIFA bisa semakin meningkat.

FIFA Matchday terdekat yang dapat dijalani oleh Timnas Indonesia adalah pada 20-28 Maret 2023, atau seusai Piala AFF 2022 pada akhir tahun ini.

Arsenal di Puncak Klasemen Premier League 2022/2023

0
Arsenal di Puncak Klasemen
Selebrasi Gabriel Jesus usai cetak gol di laga Arsenal vs Wolverhampton, Liga Inggris 2022-2023 (c) AP Photo

Link, Jakarta – Memasuki pekan ke-8. Arsenal masih berada di puncak klasemen Premier League 2022/2023 hari ini, Minggu 25 September 2022..

Dari tujuh pertandingan yang sudah dijalai, Arsenal meraih enam kemenangan dan satu kekalahan . Terbaru, kemenangan Arsenal diraih setelah memenangkan pertandingan 3-0 atas Brentford, Minggu (18/9/2022) malam WIB.

Arsenal sekarang berada di puncak klasemen dengan koleksi poin 18 poin. Unggul satu angka dari Manchester City yang menghuni peringkat kedua.

Diposisi ketiga Tottenham Hotspur dengan koleksi poin 17.  Sementara Brighton menempati peringkat keempat setelah mengoleksi poin 13.

Hasil Pekan ke-8 Premier League 2022/23

Sabtu, 17 September 2022
Aston Villa 1-0 Southampton
Nottingham Forest 2-3 Fulham
Wolverhampton 0-3 Manchester City
Newcastle 1-1 Bournemouth
Brighton vs Crystal Palace (Ditunda)
Tottenham 6-2 Leicester City

Minggu, 18 September 2022
Brentford 0-3 Arsenal
Manchester United vs Leeds United (Ditunda)
Everton 1-0 West Ham
Chelsea vs Liverpool (Ditunda)

Mengenal Sayuti Melik, Jurnalis yang Mengetik Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

0
Mengenal Sayuti Melik, Jurnalis yang Mengetik Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Linkalimantan.com-Satu bulan sudah berlalu HUT Proklasi RI ke77.  Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan hasil kerja keras banyak tokoh, salah satunya peranan dari Sayuti Melik.

Dalam buku sejarah, Sayuti Melik adalah sosok yang mengetik naskah proklamasi.

Naskah proklamasi diketik Sayuti Melik setelah terlebih dulu konsepnya disusun oleh Soekarno, Moh. Hatta, dan Achmad Subardjo.

Mohamad Ibnu Sayuti atau Sayuti Melik lahir di Sleman, Yogyakarta, 22 November 1908. Sayuti Melik adalah putra dari Abdul Muin alias Partoprawito, seorang kepala desa di Sleman, dan Sumilah.

Sayuti memulai pendidikannya di Sekolah Ongko Loro yang setingkat Sekolah Dasar di Desa Srowolan    hingga kelas 6. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan hingga mendapat Ijazah di Yogyakarta.

Sejak kecil, Sayuti Melik telah diajarkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme oleh ayahnya. Saat itu, ayahnya menentang kebijaksanaan pemerintah Belanda yang menggunakan sawahnya untuk ditanami tembakau.

Karena kebijakan Belanda terus merugikan rakyat, Sayuti Melik pun tumbuh menjadi seseorang yang ingin memperjuangkan kemerdekaan agar Indonesia bisa terlepas dari penjajahan Belanda.

Sayuti Melik melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Guru di Solo. Ia pun menikah dengan Soerastri Karma Trimurti, seorang aktivis perempuan dan wartawati.

Namun tak lama kemudian, Sayuti Melik ditangkap Belanda karena dicurigai tergabung dalam kegiatan politik. Semenjak saat itu, Sayuti Melik lebih sering belajar mandiri atau belajar sendiri

Setelah Indonesia merdeka, Sayuti Melik memutuskan untuk kuliah di Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Indonesia. Namun, ia hanya berkuliah dalam waktu yang singkat, sehingga tidak mendapat gelar.

Pada 1946, Sayuti Melik ditangkap oleh Pemerintah Indonesia atas perintah Mr. Amir Syarifudin. Penangkapan ini terjadi karena Sayuti Melik dianggap ikut serta dalam ‘Persatuan Perjuangan’.

‘Persatuan Perjuangan’ adalah organisasi bentukan Tan Malaka yang ingin menggulingkan kabinet Sutan Sjahrir yang dinilai tidak memuaskan.

Kemudian, pada 3 Juli 1946, Sayuti Melik dinyatakan tidak bersalah.

Sayuti Melik ditangkap Belanda saat terjadi Agresi Militer II dan dipenjara di Ambarawa. Kemudian, ia dibebaskan setelah Konferensi Meja Bundar selesai dilakukan.

Pada tahun 1950, Sayuti Melik diangkat menjadi anggota politik MPRS dan DPR-GR dan menjadi Wakil Cendekiawan.

Pada tahun 1961 – 1982 Sayuti Melik menerima berbagai penghargaan presiden di bidang jurnalistik. (link/net).

PUPR Kalsel Bangun Jembatan Mandiangin

0
jembatan mandiangin telah dibangun kembali

Link, Banjarbaru- Banjir besar yang terjadi pada 2020 lalu, telah merusak jembatan Mandiangin hingga membuat jembatan tersebut ditutup sementara. Jembatan Mandiangin tersebut telah dibangun lagi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan.

Jembatan Rusak tersebut berada di Desa Mandiangin Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Jembatan Mandiangin merupakan jalur menuju lokasi destinasi wisata Tahura Sultan Adam yang terletak di Desa Mandiangin Barat.,Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Jembatan ini menjadi kewenangan Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas PUPR Prov. Kalsel dan Bidang Bina Marga.

“Jembatan ini telah terselesaikan dengan kontrak 180 hari yang terhitung dari 28 Maret – 24 September 2022.

Jembatan tersebut memiliki panjang 20,59 Meter, Lebar 6 Meter dan lebar trotoar 2 x 0,5 Meter.

Adapun struktur pondasi pada jembatan ini dibangun dengan, menggunakan Pondasi Sumuran diameter 3 Meter, dan Pondasi Tiang Pancang Baja dengan diameter 40 Cm.

“Selain sebagai jalur pendukung menuju destinasi wisata, jembatan ini dijadikan pula sebagai pendorong terhadap perkembangan suatu wilayah baik dalam bidang ekonomi maupun distribusi terhadap barang dan jasa,” tutupnya. (why/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...
Menteri LH

Menteri LH: Wali Kota Banjarbaru Harus Meraih Adipura untuk Masyarakat

0
Link, Banjarbaru - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, melakukan peninjauan praktik pengelolaan sampah rumah...
Tata Kelola Pemerintahan

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkab Banjar Gelar FKP 2026

0
Link, Martapura - Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar...