Beranda blog Halaman 16

Bimtek Tenaga Ahli Konstruksi Kembali Digelar PUPR Kalsel

0

Link, Banjarbaru – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tenaga Kerja Konstruksi Kualifikasi Ahli Pekerjaan Jalan di Aula kantor PUPR Kalsel, Banjarbaru, Senin (13/4/2026).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 peserta dari kalangan tenaga konstruksi yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang infrastruktur, khususnya pekerjaan jalan.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Bina Konstruksi, Muhammad Nursjamsi, menyampaikan bahwa pelaksanaan bimtek ini merupakan bagian dari pembinaan jasa konstruksi yang diamanatkan dalam regulasi pemerintah.

Ia menjelaskan, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 sebagai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, pembinaan jasa konstruksi mencakup pengaturan, pemberdayaan, dan pengawasan yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat maupun daerah sesuai kewenangannya.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen mendukung implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, salah satunya melalui peningkatan kualitas SDM konstruksi,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan bimtek ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong peningkatan kapasitas tenaga kerja konstruksi, agar mampu berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang berkualitas.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap SDM yang bergerak di bidang infrastruktur, khususnya pekerjaan jalan, dapat semakin profesional dan kompeten dalam penyelenggaraan jasa konstruksi,” ungkapnya.

Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan bimtek dengan sungguh-sungguh, sehingga materi yang diberikan dapat menjadi bekal dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

“Semoga pembekalan ini dapat memberikan manfaat dan diimplementasikan di daerah masing-masing, guna meningkatkan kualitas pelayanan jasa konstruksi di Kalimantan Selatan,” katanya.

Selain itu, pihaknya turut menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

“Dengan adanya bimtek ini, diharapkan tercipta tenaga ahli konstruksi yang berkualitas, profesional, serta mampu mendukung percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Kalimantan Selatan,” pungkas. (tri)

Ikuti Pelatihan EVOC, Tenaga Kesehatan RSD Idaman Raih Predikat Terbaik 1

0

Link, Banjarbaru – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru kembali menorehkan prestasi membanggakan. Salah satu tenaga kesehatannya berhasil meraih predikat Terbaik 1 dalam ajang Pendidikan dan Pelatihan Workshop Emergency Vehicle Operator Course (EVOC) yang diselenggarakan di RSUD dr. Soetomo pada 10–12 April 2026.

Prestasi tersebut diraih oleh Gusti Akhmad Ratomi, S.Kep., Ns., seorang perawat di RSD Idaman yang mengikuti pelatihan tersebut. EVOC merupakan program pelatihan yang berfokus pada peningkatan kompetensi pengemudi kendaraan darurat, khususnya ambulans, agar mampu memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan profesional dalam situasi kegawatdaruratan.

Direktur RSD Idaman Kota Banjarbaru, Danny Indrawardhana, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi pemicu peningkatan kualitas layanan ambulans di RSD Idaman.

“Dengan prestasi ini, kami berharap layanan ambulans di RSD Idaman dapat menjadi yang terbaik, akuntabel, serta mampu memberikan kontribusi besar bagi keselamatan dan kenyamanan pasien,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini layanan ambulans di RSD Idaman dijalankan melalui metode outsourcing. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan regulasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan yang terus berkembang.

“Semoga dengan prestasi ini, di mana Saudara Tomi sebagai leader di unit ini, dapat semakin memperkuat fondasi layanan ambulans kami,” tambahnya.

Momentum ini sekaligus menjadi bukti nyata kualitas sumber daya manusia (SDM) RSD Idaman dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ke depan, RSD Idaman berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan serta kualitas layanan demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya. (why)

BPS Bersama PLN Martapura Bahas Pelaksanaan Sensus Ekonomi dan Penguatan Integrasi Data Lintas Sektor

0
Sensus Ekonomi

Link, Martapura – Dukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta penguatan integrasi data lintas sektor, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar dan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Martapura lakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Bajar, H Saidi Mansyur pada Senin (13/4/2026).

Audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data yang akurat dan terintegrasi.

Kepala BPS Kabupaten Banjar, Roy Suryanto menyampaikan, rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Ia mengapresiasi dukungan penuh dari Bupati Banjar terhadap kegiatan strategis nasional tersebut.

“Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh kondisi ekonomi masyarakat, sehingga menjadi dasar perumusan kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Bersama PLN, lanjut Roy, BPS berkolaborasi dalam kegiatan ground check atau verifikasi lapangan terhadap data pelanggan listrik, dan data tersebut akan disinergikan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) guna meningkatkan kualitas dan akurasi data.

Turut serta menambahkan, Manager PLN ULP Martapura, Eko Bagus Ariwibawa menjelaskan, pelaksanaan ground check akan dilakukan langsung oleh tim PLN di lapangan, serta menegaskan komitmen PLN dalam mendukung integrasi data lintas sektor.

“Kami siap berkolaborasi dengan BPS dalam memastikan data pelanggan listrik yang akurat, sehingga dapat mendukung kebijakan pemerintah yang lebih tepat sasaran,” katanya.

Menanggapi perihal tersebut, Bupati Banjar, H Saidi Mansyur menyambut baik rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta kolaborasi pendataan antara BPS dan PLN, dan menilai ketersediaan data yang valid dan terintegrasi menjadi kunci utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang efektif dan berkelanjutan.

“Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Pemkab Banjar berkomitmen mendukung penuh setiap upaya peningkatan kualitas data demi kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan proses pendataan dapat berjalan lancar dan menghasilkan basis data yang kuat untuk mendukung perencanaan pembangunan di Kabupaten Banjar ke depan.(znd/link)

Perkuat Sinergi Pembangunan Ekonomi, KADIN Lakukan Audiensi dengan Bupati Banjar

0
KADIN

Link, Martapura – Perkuat sinergi pembangunan ekonomi, pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur, bertempat di Lantai I Gedung Mahligai Sultan Adam Martapura pada Senin (13/4/2026) pagi.

Bupati Banjar menyambut baik aspirasi yang disampaikan KADIN Kabupaten Banjar, khususnya terkait optimalisasi Rumah Kemas sebagai sarana peningkatan kualitas dan pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Fasilitas ini ke depannya akan terus kita dorong agar lebih maksimal, baik dari sisi pendampingan, desain kemasan, hingga akses pasar, sehingga produk lokal semakin berdaya saing,” ujarnya.

Didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, dan Ikhwansyah selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Saidi Mansyur juga menyoroti kebutuhan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg di masyarakat, serta memastikan akan melakukan evaluasi bersama pihak terkait guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran.

“Audiensi hari ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam memperkuat sinergi pembangunan ekonomi di Kabupaten Banjar,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KADIN Kabupaten Banjar, Muhammad Roghfirli, mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah menaungi lebih dari 200 anggota dari berbagai sektor usaha, serta mengapresiasi dukungan Pemkab Banjar terhadap berbagai program KADIN, termasuk pelaksanaan Rumah Kemas.

“Dalam hal ini, KADIN berperan sebagai pelaksana atau pihak ketiga dalam program Rumah Kemas,” katanya.

Ia juga berharap audiensi tersebut dapat memperkuat kerja sama yang lebih dinamis antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Banjar.(znd/link)

Sejumlah Wilayah Pelanggan Terdampak Perbaikan Pipa Induk Gubernur Syarkawi 

0
Oplus_131072

Link, Banjarbaru – Gangguan suplai air bersih, diumumkan PTAM Intan Banjar kepada para pelanggan pada Senin (13/4/2026).

Hal ini terjadi akibat pekerjaan perbaikan kebocoran pipa induk berdiameter 500 mm yang berlokasi di Jalan Gubernur Syarkawi.

Pekerjaan perbaikan dijadwalkan mulai pukul 19.00 WITA hingga selesai, dengan estimasi durasi sekitar 12 jam.

Selama proses berlangsung, distribusi air ke sejumlah wilayah dipastikan mengalami gangguan bahkan terhenti sementara.

Pihak manajemen menjelaskan, perbaikan ini merupakan langkah penting untuk menjaga keandalan jaringan distribusi air serta mencegah kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.

Sejumlah wilayah yang terdampak cukup luas, meliputi wilayah cabang 1, diantaranya Gambut hingga Liang Anggang, termasuk sepanjang Jalan A. Yani Km 10 hingga Km 17, serta berbagai kawasan permukiman seperti Komplek Pemajatan, Surya Mas, BSD, hingga Kota Citra Graha.

Selain itu, gangguan juga dirasakan di wilayah Cabang 2 yang mencakup Tambak Sirang, Guntung Papuyu, Tatah Makmur, Aluh-Aluh, hingga kawasan Handil Asang, Banua Anyar, dan Penggalaman.

Manajemen juga menyebutkan bahwa normalisasi distribusi air tidak serta-merta langsung kembali stabil setelah pekerjaan selesai.

Tekanan air akan disesuaikan secara bertahap, tergantung kondisi teknis di lapangan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan yang terdampak agar dapat menampung air sebagai cadangan untuk kebutuhan selama perbaikan berlangsung,” tulis pihak perusahaan dalam pengumuman resminya.

Atas gangguan pelayanan ini, PT Air Minum Intan Banjar menyampaikan permohonan maaf dan berharap masyarakat dapat memahami upaya perbaikan yang dilakukan demi peningkatan kualitas layanan air bersih ke depan. (why)

KPK Tetapkan Bupati Tulungagung sebagai Tersangka Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

0
Bupati Tulungagung
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025–2030 berinisial GSW sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan penerimaan uang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. (Foto: Dok KPK)

Link, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025–2030 berinisial GSW sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan penerimaan uang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

“Penetapan tersangka dilakukan setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pihak. Selain GSW, KPK juga menetapkan ajudannya berinisial YOG sebagai tersangka. Keduanya langsung ditahan selama 20 hari pertama, terhitung sejak 11 hingga 30 April 2026 di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK,” ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam jumpa pers OTT terhadap GSW di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu malam (11/4/2026).

Budi mengungkapkan, kasus ini bermula dari praktik pengendalian pejabat di lingkungan pemerintah daerah. Pada 2025–2026, GSW diduga melantik sejumlah pejabat dengan mewajibkan mereka menandatangani surat pengunduran diri tanpa tanggal. Dokumen tersebut diduga digunakan sebagai alat tekanan agar para pejabat tetap patuh terhadap kebijakan bupati.  “Dalam perkembangannya, GSW melalui YOG diduga meminta sejumlah uang kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pejabat lainnya. Permintaan tersebut berasal dari 16 OPD dengan total mencapai sekitar Rp5 miliar, dengan nominal bervariasi mulai Rp15 juta hingga Rp2,8 miliar,” paparnya.

Lanjutnya, tersangka juga diduga melakukan pergeseran anggaran di OPD dan meminta bagian hingga 50 persen dari nilai anggaran tersebut. Dari praktik tersebut, KPK mencatat sekitar Rp2,7 miliar telah diterima dan diduga digunakan untuk kepentingan pribadi serta pemberian tunjangan hari raya kepada sejumlah pihak.  “Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen, barang bukti elektronik, uang tunai sebesar Rp335,4 juta, serta barang mewah,” terangnya.

Budi menjelaskan, atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf e atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

KPK juga mengungkap bahwa untuk memenuhi permintaan tersebut, sejumlah OPD bahkan menggunakan dana pribadi atau meminjam uang. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu praktik lanjutan seperti pengaturan proyek dan gratifikasi.

Sepanjang 2026, KPK mencatat sejumlah kasus serupa di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Cilacap, Kabupaten Pati, dan Kota Madiun, yang menunjukkan pola pemerasan dalam tata kelola pemerintahan daerah.

KPK mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan dugaan tindak pidana korupsi melalui kanal resmi, seperti call center 198, email pengaduan@kpk.go.id, atau laman pengaduan resmi KPK.

Langkah penindakan ini menegaskan komitmen KPK dalam memperkuat integritas tata kelola pemerintahan serta mendorong penyelenggaraan negara yang bersih dan akuntabel. (infopublik)

Dilantik Sebagai Ketua, Mohammad Abrori Jadikan Kader Partai Gelora ‘Bagus’

0
Mohammad Abrori

Link, Martapura – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kalimantan Selatan (Kalsel), Wahyudi melantik Mohammad Abrori Tajib sebagai Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Banjar menggantikan almarhum Ahmad Riyadi sebagai Ketua DPD Gelora Masa Bakti 2025-2029 pada Minggu (12/4/2026).

Bertempat di salah satu rumah makan di Kota Martapura, proses pelantikan ketua dan struktur kepengurusan DPD Partai Gelora Kabupaten Banjar dirangkai dengan kegiatan acara halal bi halal.

Ketua DPW Partai Gelora Kalsel, Wahyudi mengatakan, hari ini ada sebanyak 43 orang pengurus DPD Partai Gelora Kabupaten Banjar yang baru menggantikan kepengurusan yang lama, termasuk ketua DPD.

“Pesan kita cuma satu, segera persiapkan verifikasi Partai Politik (Parpol) karena ada persyaratan yang harus dipenuhi. Selanjutnya baru kita akan membicarakan terkait tahun politik 2029,” ujarnya.

Ketua DPW Partai Gelora Kalimantan Selatan (Kalsel), Wahyudi melantik Mohammad Abrori Tajib sebagai Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Banjar pada Minggu (12/4/2026).

Usai dilantik sebagai Ketua DPD Partai Gelora yang baru, Mohammad Abrori Tajib menyampaikan visinya sebagai ketua yang baru, yakni ingin melahirkan dan mewujudkan kader Partai Gelora yang Berintegritas, Aspiratif, Gigih, Unggul, dan Solutif (Bagus).

“Hal ini bukan sekedar tagline, melainkan menjadi spirit dan komitmen. Karena kita punya semangat pejuang seperti yang disampaikan Ketua DPW Partai Gelora Kalsel, yakni kita bukan pemain melainkan pejuang,” tegasnya.

Dengan spirit ‘Bagus’, papar Mohammad Abrori, kinerja kader Patai Gelora ke depannya akan lebih baik lagi.

“Hari ini 43 pengurus sudah dilantik, dan kita akan kembali mencari atau menjaring kader yang baru guna menambah susunan kepengurusan baik di tingkat DPD dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kecamatan. Kita ditarget DPW dalam tiga bulan ke depan memiliki kepengurusan di tingkat kecamatan minimal 50 persen,” katanya.

Guna membesarkan partai, Mohammad Abrori mengaku optimis dapat mengejar target tersebut dalam tiga bulan ke depan. “Kabupaten Banjar memiliki 20 kecamatan, dan saat ini kita memiliki 8 DPC. Jika 50 persen, berarti kita harus menambah lagi sekitar 10 DPC, dan Insya Allah semua bisa tercapai 100 persen,” akunya.

Tak hanya itu, pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2029 mendatang, Mohammad Abrori optimis dapat meraih 5 kursi di DPRD Kabupaten Banjar. “Setiap Daerah Pilihan (Dapil) kita targetkan satu kursi, karena kita memiliki semangat pejuang dengan spirit ‘Bagus’. Ditambah, pada Pileg sebelumnya kita sudah memiliki satu kursi mahal di DPRD Kabupaten Banjar dengan total 11.700 perolehan suara,” pungkasnya.(znd/link)

Terpilih Aklamasi, Fariz Adam Dipercaya Komandoi KNPI Kabupaten Banjar

0
Fariz Adam
Fariz Adam Ramadhan dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Banjar

Link, Martapura – Terpilih secara aklamasi, Fariz Adam Ramadhan dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Banjar pada Sabtu (11/4/2026) malam.

Meski proses pemilihan bakal calon Ketua KNPI Kabupaten Banjar dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-XIII berjalan alot, yakni dari pukul 15.00 wita hingga pukul 19.24 wita. Namun Politisi Gerindra yang saat ini menduduki kursi DPRD Kabupaten Banjar akhirnya mendapatkan rekomendasi dukungan dari sejumlah OKP dan DPD KNPI Kecamatan, bahkan dua kandidat calon ketua lainnya, yakni Ali Syahbana dan Muhammad Ariyandra Abdulah dikabarkan telah mundur secara teratur.

Terpilih secara aklamasi, Ketua DPD KNPI Kabupaten Banjar, Fariz Adam Ramadhan mengatakan, akan menciptakan pemuda yang mandiri secara ekonomi dan mampu menciptakan solusi ekonomi berbasis gagasan perubahan.

“Visi saya ke depan akan membuat pemuda di Kabupaten Banjar menjadi aktivis preneur. Selain kuat kerangka berpikir diorganisasi, juga kuat pondasi di bidang ekonomi,” ujarnya.

DPD KNPI Kabupaten Banjar gelar Musda ke-XIII bertempat
ke-XIII bertempat di Guest House Sultan Sulaiman Martapura pada Sabtu (11/4/2026).

Sementara itu, Rahmat Saleh yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua KNPI Kabupaten Banjar masa bakti 2021 – 2024 memastikan proses penjaringan bakal calon Ketua KNPI sudah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Sehingga didapatkan lima nama bakal calon ketua. Namun, kandidat yang melengkapi dan mengembalikan berkas pencalonan hingga 10 April cuma ada tiga nama, yakni Ariyandra, Ali Syahbana, dan Fariz Adam Ramadhan,” katanya.

Kepada Ketua KNPI yang baru, lanjut Rahmat Saleh yang ini masih menduduki kursi Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, agar menjadikan KNPI sebagai wadah berkumpulnya organisasi kepemudaan.

“Pesan kita cuma satu, yang penting KNPI tetap dijadikan sebagai wadah berkumpulnya seluruh pemuda untuk berdiskusi, khususnya membicarakan terkait pembangunan di Kabupaten Banjar di segala bidang yang bisa kita bantu,” tutupnya.(znd/link)

Diresmikan Gubernur, Dermaga Pasar Terapung Air Tawar Hadir di TMII 

0

Link, Jakarta – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah menghadiri sekaligus meresmikan Dermaga Pasar Terapung Air Tawar di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan pita di dermaga, Sabtu (11/4/2026).

Peresmian Dermaga Pasar Terapung di TMII tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam melestarikan warisan budaya daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan pariwisata Banua ke tingkat nasional, yang peresmiannya ini dihadiri oleh didampingi Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi di Kementerian Kebudayaan RI, Restu Gunawan, Dirjen Bina Marga Kementerian PU Roy Rizali Anwar bersama Bupati/Walikota se Kalsel, Forkopimda Kalsel serta Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin.

Pada penandatangan prasasti, Gubernur H. Muhidin didampingi pimpinan Forkopimda Kalsel antara lain Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, Kajati Kalsel Tiyas Widiarto, S.H., M.H, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Kepala BIN Kalsel Brigjen Pol.Sentot Adi Dharmawan, S.I.K., M.H. Kepala BNN Brigjen Pol. Asep Taufik, S.I.K, Danlanal Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla serta Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin.

Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin menyampaikan Dengan diresmikannya dermaga pasar terapung ini, Pemprov Kalsel mencapai kemajuan yang luar biasa disektor pariwisata, dan sekaligus menghadirkan budaya banua Kalsel, dalam deretan kebudayaan nasional di TMII.

“Melalui kehadiran dermaga ini, kita berharap masyarakat dari berbagai daerah, dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya sungai Kalimantan Selatan. sekaligus memperkuat posisi Kalsel sebagai salah satu simpul penting warisan budaya sungai di indonesia,” ucap Gubernur H. Muhidin.

Budaya pasar terapung disampaikan gubernur, adalah tradisi yang telah berlangsung sejak masa kesultanan banjar, ketika sungai menjadi jalur utama transportasi, interaksi sosial, serta aktivitas perdagangan masyarakat. dan hingga saat ini, tradisi tersebut masih dapat disaksikan secara langsung, di kawasan wisata budaya pasar terapung Lok Baintan, yang telah menjadi salah satu ikon pariwisata Kalsel.

“Di dermaga pasar terapung ini, kita menegaskan bahwa pasar terapung sebagai warisan budaya urang banjar tetap ada dan masih bisa dinikmati, dan di kawasan TMII ini, kita menghadirkan gambaran budaya sungai, kepada masyarakat Indonesia, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional,” tambah Gubernur Kalsel, H. Muhidin.

Gubernur H. Muhidin berharap, keberadaan dermaga pasar terapung ini, mampu menarik minat masyarakat, yang berkunjung ke taman mini indonesia indah, untuk mengenal lebih jauh tentang Kalsel.

“Bahkan kami harapkan masyarakat tertarik untuk berkunjung langsung ke Kalsel dan merasakan pengalaman kehidupan masyarakat sungai yang masih lestari,” harap Gubernur H. Muhidin.

Gubernur juga mengajak Bupati/Wali Kota se Kalsel dan seluruh Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel agar meramaikan Pasar Terapung di TMII ini dengan menggelar berbagai acara di lokasi tersebut.

“Saya mengajak, ayo kita bersama-sama kita meramaikan pasar terapung ini, dengan menggelar acara setiap pekannya, bisa diisi dengan kesenian, atau acara apapun yang bermuatan lokal daerah. Sehingga budaya kita Kalsel dapat semakin dikenal oleh masyarakat di Jakarta,” ajak Gubernur H. Muhidin

Sementara itu, apresiasi datang dari Kementerian Kebudayaan RI, seperti yang disampaikan Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi di Kementerian Kebudayaan RI, Restu Gunawan.

“Ini adalah satu contoh bagaimana pengembangan dan pemanfaatan budaya itu ada di Kalimantan Selatan. Kita berharap, ke depan ada warisan budaya tak benda Kalsel yang bisa diusulkan ke UNESCO,” harap Restu Gunawan.

Usai meresmikan dermaga ini, Gubernur H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah, berkesempatan membeli buah-buah dan kue yang dijual oleh “Acil wan Paman” (red; sebutan pedagang dalam jukung/perahu di pasar terapung).

Bukan hanya itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin yang juga sebagai Ketua Dekranasda Kalsel menyempatkan pula mengunjungi stand-stand UMKM dan Dekranasda yang dihadirkan di TMII, Jakarta.

Untuk diketahui, kegiatan ini mengusung tema “Pesona Pasar Terapung, Lestarikan Budaya, Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan, dan Perkuat Hilirisasi Industri Kreatif Banua.”

Selain itu, pembangunan Dermaga Pasar Terapung di TMII didukung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Kalsel sebagai wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan dunia perbankan dalam mendukung pembangunan sektor budaya dan pariwisata.

Selain prosesi peresmian, kegiatan turut diramaikan dengan berbagai rangkaian acara budaya seperti pertunjukan seni tradisional Banjar, simulasi Pasar Terapung di area anjungan, pameran produk unggulan UMKM, kuliner khas Banua yang kerap dikenal “mawarung”, pameran kerajinan, fashion show Wastra Banua, hingga pemutaran Silent Cinema.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap melalui kegiatan ini budaya lokal dapat terus lestari, dikenal lebih luas, serta mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan industri kreatif di Banua. (tri)

Gelar Musda ke-XIII , Bupati Harapkan Ketua KNPI Terpilih Sosok yang Visioner

0
Gelar Musda
Mewakili Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banjar, Ikhwansyah secara resmi membuka kegiatan Musda ke-XIII DPD KNPI Kabupaten Banjar pada Sabtu (11/4/2026).

Link, Martapura – Menyongsong Indonesia Emas 2045, Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur harapkan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menjadi wadah pengembangan kepemimpinan inklusi.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banjar, Ikhwansyah saat membuka kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XIII Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Banjar bertempat di Guest House Sultan Sulaiman Martapura pada Sabtu (11/4/2026).

“KNPI harus menjadi wadah pengembangan kepemimpinan inklusi. Jadikan organisasi ini tempat menempa diri agar pemuda di Kabupaten Banjar siap menjadi pemain utama, bukan sekedar penonton dalam menyongsong Indonesia emas 2045,” ujarnya.

Sebagai wadah berhimpunnya Organisasi Kepemudaan (OKP) yang memiliki peran strategis, lanjut Ikhwansyah, Musda yang dilaksanakan KNPI bukan sekedar agenda rutin, melainkan sebagai momentum untuk mengevaluasi program kerja sekaligus untuk merumuskan langkah taktis pemuda dalam menjawab tantangan zaman.

“Pemkab Banjar memandang pemuda tidak hanya sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek atau mitra strategis yang memiliki inovasi dan energi untuk mendukung program pemerintah, baik dibidang ekonomi kreatif, sosial, dan pelestarian budaya lokal,” katanya.

Melalui Musda ke-XIII tersebut, Bupati berharap pemilihan Ketua KNPI yang baru tetap mengedepankan musyawarah dan mufakat, serta tidak menimbulkan perpecahan.

“Perbedaan pendapat dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar dan menjadi bukti dinamika demokrasi yang sehat. Pilih lah pemimpin yang visioner, yakni sosok yang mampu merangkul semua elemen, berintegritas, dan memiliki program kerja nyata. Sehingga dapat bersinergi dengan visi misi pembangunan di Kabupaten Banjar,” tutupnya.

Perlu diketahui, sejak dibuka pada Oktober hingga ditutup pada 10 April, terdata lima nama yang ikut serta dalam bursa pemilihan calon Ketua KNPI Kabupaten Banjar. Namun hanya ada tiga nama yang telah melengkapi dan mengembalikan berkas pencalonan, yakni Muhammadin Ariyandra Abdulah, seorang pengusaha juga Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GeKrafs) Kabupaten Banjar, dan dua Politisi Gerindra yang duduk di DPRD Kabupaten Banjar, yakni Ali Syahbana dan Fariz Adam Ramadhan.(znd/link)