Beranda blog Halaman 168

Gubernur Targetkan Cetak 30.000 Hektare Sawah Selesai pada 2025

0

Link, Jakarta- Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin siap mensukseskan Swasembada Pangan di Indonesia, dengan mencetak 30.000 hektare sawah saat menghadiri kegiatan Workshop Percepatan Konstruksi Cetak Sawah TA 2025 di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Jl. Harsono RM, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Kamis (31/7/2025) siang.

Kegiatan percepatan workshop konstruksi cetak sawah yang dihadiri Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pelaksana Survei Investasi dan Desain (SID), konstruksi dan pengawas kegiatan Cetak Sawah. Dan disampaikan bahwa kehadiran Dinas Pertanian se-Indonesia sebanyak 11 provinsi, termasuk Kalsel.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kalsel H. Muhidin turut didampingi oleh Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, Kajati Kalsel Rina Verawati, Kapolda Kalsel yang diwakili Irwasda dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ir. H. Syamsir Rahman.

“Hari ini kami bersama Forkopimda dan Kepala Dinas Pertanian Kalsel terkait kegiatan Konstruksi Cetak Sawah TA 2025. Rencana bersama Pak Menteri Pertanian di Kalsel akan mencetak 30.000 hektare,” sampai Gubernur Kalsel, H. Muhidin.

Saat ini, Gubernur H. Muhidin menerangkan bahwa telah tercetak sawah sebesar 14.500 hektare di Bumi Lambung Mangkurat. Orang nomor satu di Kalsel itu menargetkan akan selesai pada Tahun 2025 ini.

Gubernur H. Muhidin pun mengaku optimis dalam melaksanakan cetak sawah dengan target yang ditentukan tersebut. Ke depan, dirinya berharap adanya program ini dapat meningkatkan perekonomian warga, serta mendukung swasembada pangan di Indonesia.

Sementara itu, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa masih ada target 3 bulan ke depan dalam menyelesaikan program cetak sawah, demi mewujudkan Swasembada Pangan di Indonesia. Dia menegaskan, apabila pemerintah daerah dalam melaksanakan atau mengeksekusi cetak sawah dengan tidak tepat, maka akan menjadi masalah kemudian hari.

“Apabila tidak dieksekusi dengan baik, ini akan terjadi lagi di tahun depan. Sehingga kita diminta menjaga ketat, Pak Presiden Prabowo kembali bertanya ke kami dan bagaimana prediksi cetak sawah. Jantung saya juga berdebar, dengan melihat bapak-ibu hadir semua di sini maka mungkin sudah terjawab pertanyaan Pak Presiden tadi,” ungkap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di atas podium.

Menteri Andi Amran Sulaiman juga mengungkapkan bahwa jangan sampai ada kelaparan di negara ini, seperti yang dicontohkan di Jepang kini mulai darurat pangan. Di Negeri Sakura itu, menurutnya harga beras telah melonjak tinggi sehingga pasokan pangan menjadi perhatian serius oleh pemerintahnya sekarang.

“Dan jangan sampai ada kelaparan di Republik Indonesia ini. Apapun kami lakukan, dan terima kasih dari jajaran pihak TNI/Polri serta kejaksaan yang turut andil dalam menyukseskan program ini,” ungkap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Seusai kegiatan itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ir. H. Syamsir Rahman menyebut kehadiran Gubernur Kalsel H. Muhidin adalah gubernur satu-satunya di Indonesia yang hadir langsung ke acara konstruksi cetak sawah tersebut. Dengan begitu, dia mengucapkan terima kasih atas dukungan selama ini untuk kemajuan Banua dalam bidang pertanian.

“Sungguh luar biasa untuk mensupport kegiatan ini, dan akan diberikan tambahan nanti peralatan di Kalsel. Dengan target kita 30 ribu hektare, SID (Survei, Investigasi, dan Desain) kita tersedia 20 ribu dan kemudian, kita kontrakan sebanyak 14.500 hektare. Dipertengahan Agustus nanti kita selesaikan semua,” ungkap Kadis Pertanian Kalsel.

Kadis Pertanian Kalsel berharap, berkat dukungan Gubernur Kalsel dan jajaran Forkopimda Kalsel yang selalu solid dalam memajukan Banua. Bahkan, menurutnya diakui langsung oleh Menteri Pertanian RI.

“Mudahan-mudahan di Kalsel menjadi lumbung pangan di Indonesia. Dan menjadikan prestasi yang membanggakan, karena saat ini kondisi pangan kita diperlukan sekali,” tandasnya. (tri)

PTAM Intan Banjar Imbau Pelanggan Siapkan Stok Air Hadapi Potensi Kemarau

0

Link, Banjarbaru – PTAM Intan Banjar, mengimbau seluruh pelanggan untuk menyiapkan cadangan air secukupnya, dalam menghadapi potensi kemarau.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) PTAM Intan Banjar, Mahyuni, menyampaikan bahwa imbauan ini merupakan langkah antisipasi agar masyarakat tidak terdampak jika terjadi penurunan tekanan air atau gangguan distribusi.

“Karena kami akan melakukan monitoring rutin sekaligus mengatur ulang tekanan air agar tetap merata dan tidak timpang antarwilayah,” ujar Mahyuni, beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, salah satu kendala yang kerap muncul saat musim kemarau adalah kerusakan pada jaringan pipa, khususnya pipa utama yang tersambung dengan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bakula.

“Berkaca dari beberapa tahun sebelumnya, pipa 120 milik Banjar Bakula pernah mengalami kebocoran. Kami tentu berharap hal itu tidak terulang, karena dampaknya cukup luas,” ungkapnya.

Mahyuni juga memaparkan, bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu faktor eksternal yang berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi air, terutama karena sebagian jalur pipa masih berada di wilayah lahan terbuka.

“Sebagian pipa kami memang berada di jalur yang rawan terbakar. Pada 2023 dan 2024 lalu, kami sempat berkolaborasi dengan Damkar Kecamatan Gambut untuk mengantisipasi karhutla di area tersebut,” jelasnya.

Sebagai upaya pencegahan, PTAM Intan Banjar telah melakukan inventarisasi sejumlah peralatan penunjang seperti pompa alkon, selang, tandon, hingga alat pemadam ringan (APAR). Peralatan tersebut dipersiapkan untuk mendukung patroli dan penanganan dini apabila terjadi kebakaran di sekitar jalur pipa.

“Setelah inventarisasi, kami juga akan melaksanakan patroli rutin agar bisa mendeteksi lebih awal potensi karhutla yang dapat mengganggu operasional kami,” pungkasnya. (*)

Nurkhalis Apresiasi Semangat Petani Yang Tetap Produktif

0

Link, Banjarbaru – Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari turut hadiri kegiatan syukuran panen padi digelar Kelompok Tani (Poktan) Bumi Makmur di Kelurahan Sungai Ulin, Kamis (31/9/2025). Kegiatan dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur para petani atas hasil panen padi varietas Siam Madu yang berhasil mencapai produktivitas 5,7 ton per hektar di lahan seluas 0,25 hektare.

Nurkhalis Anshari dalam sambutannya pada kegiatan yang juga dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, Abu Yazid Bustomi, menyampaikan apresiasi atas semangat para petani yang tetap produktif meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan.

“Di tengah keterbatasan lahan, di tengah keterbatasan anggaran, bapak ibu semua, alhamdulillah bisa menikmati hasil dari jerih payah selama ini berupa panen. Kita memikirkan bagaimana anggaran APBD Kota Banjarbaru itu berpihak kepada masyarakat. Kedepan kita sama-sama mendorong supaya anggaran pertanian ini bisa lebih berpihak kepada para petani,” kata Nurkhalis.

Kepala DKP3 Kota Banjarbaru Abu Yazid Bustami menyampaikan harapannya agar pertanian di Banjarbaru dapat lebih dikembangkan secara terpadu.”Mudah-mudahan ke depan dengan lahan terbatas ini bisa dikolaborasikan. Selain tanam padi, sambil menunggu mengolah tanah atau menunggu panen seperti ini, kita bisa pelihara ternak, misalnya bebek,” ujarnya.

Menurutnya, panen ini menjadi bukti ketangguhan petani dalam memanfaatkan lahan terbatas secara optimal, sekaligus menunjukkan bahwa pertanian di kawasan perkotaan tetap dapat menjadi sumber kesejahteraan. Lebih dari itu, hasil panen ini merupakan bagian nyata dari upaya mewujudkan visi dan misi Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera), utamnya dalam menciptakan kesejahteraan yang merata bagi warga melalui ketahanan dan kemandirian pangan. (wahyu)

Pengadaan Mesin Alkon, Rumdin Kecamatan Jadi Gudang Sementara

0
mesin alkon
Sebelum dibagikan ke desa, PBJ Tahun 2024 disimpan di Rumdin Kecamatan sebagai gudang sementara.

Link, Martapura – Hembusan khabar dugaan mark up pada program Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) di tingkat desa yang dilakukan pengawalan kemampuan penganggaran dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar Tahun 2024 lalu adalah pengadaan mesin alkon.

Dari sekian banyak barang Program PBJ adalah pengadaan mesin alkon yang diakui Ketua APDESI Kecamatan Martapura Timur, Kastalani meski pun mengaku lupa merk dan harganya.

“Kalau untuk dua unit mesin alkon fullset itu pengadaan pada 2024 menggunakan ADD dan memang sesuai kebutuhan desa, tapi saya lupa merek dan harganya. Tapi ada dalam Sistem informasi keuangan desa (Siskeudes) dan Cash Management System Pemda (CMSP),” ucapnya tanpa bisa menyebutkan nominal pembelian mesin alkon.

Kastalani kembali memastikan, APDESI kecamatan cuma sebatas mengumpulkan data apakah sudah melakukan pembayaran atau belum, sehingga tidak mengetahui apa saja usulan yang diajukan setiap desa di Kecamatan Martapura Timur, karena Dinas PMD yang lebih mengetahui perihal tersebut.

Sementara itu, sebelum PBJ dibagikan ke desa-desa, barang disimpan terlebih dahulu di Rumah Dinas (Rumdin) Kecamatan Martapura Timur sebagai gudang penyimpanan sementara pada 2024 lalu.

Dikonfirmasi terkait perihal tersebut, Camat Martapura Timur, Guslan membenarkan bahwa pada 2024 lalu Asosiasi Pemerintah Desa (APDESI) Kecamatan Martapura Timur pernah meminjam rumdin kecamatan untuk dijadikan gudang penyimpanan sementara barang hasil PBJ yang dilaksanakan Pemerintah desa (Pemdes) melalui APDESI.

“Memang mereka (APDESI-red) menitipkan di rumah dinas untuk sementara dan mereka juga yang menyalurkannya. Mereka hanya meminjam tempat saja, karena itu kami tidak mengetahui berapa jumlah barangnya serta jenis barangnya apa saja. Artinya kita tidak ikut campur,” aku Guslan pada Rabu (30/7/2025).

Sebab, lanjut Guslan, kegiatan PBJ menggunakan anggaran desa sehingga Pemdes dan APDESI Kecamatan Martapura Timur lah yang lebih mengetahui persoalan tersebut. (zainuddin/BBAM)

Pemprov Kalsel Tunjukan Komitmen Terhadap Penataan Administrasi Pertanahan 

0
Pertanahan

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan komitmennya terhadap penataan administrasi pertanahan dalam kegiatan Sosialisasi Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat, yang digelar di Gedung Idham Chalid, Kantor Gubernur Kalsel pada Kamis (31/7/2025) siang.

Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M Syarifuddin dalam sambutan tertulisnya menyampaikan bahwa kehadiran Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, dan Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan tata kelola pertanahan, khususnya tanah ulayat di wilayah Kalimantan Selatan.

“Kehadiran Menteri ATR/BPN dan Ketua Komisi II DPR-RI menunjukkan komitmen terhadap tata kelola pertanahan, khususnya untuk tanah ulayat di wilayah Kalimantan Selatan,” sampainya.

Gubernur H Muhidin juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi yang dinilai penting dalam memberikan pemahaman mendalam mengenai Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 14 Tahun 2024.

“Provinsi Kalimantan Selatan kaya akan budaya, sejarah, dan kearifan lokal. Pengelolaan tanah adat telah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari identitas masyarakat, sejalan dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat Kalsel,” lanjutnya.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah penting untuk mencegah konflik pertanahan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat adat.

“Harapannya, sosialisasi ini dapat mengurangi potensi konflik pertanahan serta mendorong kesejahteraan masyarakat adat di Kalsel dan menciptakan kepastian hukum bagi masyarakat adat,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam arahannya menyampaikan bahwa, masih ada 42 persen bidang tanah yang belum terdaftar di Kalsel, dan diantara itu pasti masih ada terdapat tanah ulayat.

“Di antara 42 persen itu pasti ada tanah ulayat, yang kalau tidak segera didaftarkan suatu hari berpotensi akan muncul pihak lain, baik individu, PT ataupun badan hukum yang akan datang mengklaim tanah tersebut, bahkan mungkin dengan administrasi yang lengkap,” sampainya.

Oleh karena itu, Menteri Nusron Wahid menghimbau agar tanah ulayat dapat diadministrasikan dan didaftarkan sesegara mungkin.

“Inilah penting dan urgensinya kenapa tanah ulayat harus didaftarkan, untuk menghindari konflik tersebut. Apabila sudah didaftarkan dan teradministrasi sebagai tanah ulayat maka BPN bisa punya peta dan data. Jadi ketika ada pemohon yang datang dan melakukan klaim atas bidang tanah tersebut, tapi ternyata sudah terdaftar di BPN sebagai tanah ulayat, maka BPN bisa menolak klaim tersebut,” sampainya.

Menteri Nusron Wahid menyampaikan bahwa ini adalah bentuk perlindungan negara terhadap tanah ulayat, yang juga ditegaskan dirinya bahwa hal ini bersifat komunal dan bukan individu.

“Negara melindungi kepemilikan aset masyarakat hukum adat, namun ini bersifat komunal(milik bersama), tidak individu, jadi tidak boleh hanya satu-dua orang mengklaim. Karena itu kata kuncinya satu: kekuatan kelembagaan adat harus diperkuat, jangan sampai kelembagaan adatnya saling bertikai,” ingatnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan pentingnya pendataan tanah ulayat secara objektif guna mencegah munculnya persoalan hukum di masa depan.

“Untuk menghindari munculnya isu terkait tanah ulayat, diperlukan identifikasi yang objektif untuk menentukan mana yang betul-betul tanah ulayat,” tegas Rifqinizamy.

Sebagai putra daerah Kalimantan Selatan, ia menyambut baik kinerja Kementerian ATR/BPN dan menyampaikan bahwa saat ini telah teridentifikasi empat lokasi tanah ulayat di Kalsel.

“Sebagai warga asli Kalsel, saya bersyukur Pak Menteri telah melaksanakan kinerja yang baik. Saya menerima laporan bahwa Kalsel memiliki empat titik tanah ulayat, yakni di Kabupaten Kotabaru, Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Utara. Dengan kegiatan ini, Insya Allah berbagai isu pencaplokan tanah adat bisa kita mitigasi dan dapat memberikan perlindungan hukum sejak awal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen DPR RI dalam mendukung program-program ATR/BPN, khususnya untuk Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kehadiran saya dan Pak Menteri adalah untuk memastikan bahwa DPR-RI melalui Komisi II akan terus mendorong tugas legislasi, pengawasan, dan penganggaran agar program ATR/BPN bisa menyentuh Kalimantan Selatan. Dan saya sebagai warga Kalsel meminta tolong agar Kalimantan Selatan dapat diprioritaskan,” tutupnya.

Pada kesempatan ini, juga dilaksanakan penyerahan 396 sertifikat hak pakai, yang 97 diantaranya diterima oleh Gubernur diwakili oleh Sekdaprov Kalsel.

Turut menerima sertifikat hak pakai, Polda Kalsel, Lanud Sjamsuddin Noor, DJKN Kalselteng, PT PLN, Pemko Banjarbaru dan 5 sertifikat wakaf untuk Mesjid Al-Anshor dan Pondok Darul Hijrah Kabupaten Banjar.

Sertifikat diserahkan oleh Menteri ATR/BPN didampingi Ketua Komisi II DPR-RI, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Staf Ahli Kementerian ATR/BPN dan Kepala Kanwil ATR/BPN Kalimantan Selatan.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, unsur Forkopimda Provinsi atau yang mewakili, serta Bupati/Walikota se-Kalimantan Selatan bersama Forkopimda Kabupaten/Kota atau yang mewakili.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor demi pengadministrasian tanah ulayat yang inklusif dan berkeadilan di Kalimantan Selatan. (tri)

Tindak Lanjut Konsolidasi PBJ Mendukung Pengadaan Berkelanjutan 

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalsel H. Muhidin diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ariadi Noor mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Tindak Lanjut Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Pemerintah se-Provinsi Kalimantan Selatan secara virtual dari Command Center Setda Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Kamis (31/7/2025).

Didampingi Kepala SKPD terkait, seperti Inspektur Akhmad Fydayeen, Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa, Rahmaddin MY, Kepala Badan Pendapatan Daerah Subhan Nor Yaumil, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang M. Yasin Toyib, Direktur RS. Dr. H. Moch. Anshari Saleh dr. Among Wibowo, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Teguh Hadianto dan Plt. Kepala Biro Umum, Isharwanto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ariadi Noor menyampaikan pelaksanaan konsolidasi terkait pengadaan barang dan jasa di Pemprov Kalsel.

“Upaya konsolidasi PBJ sudah dilaksanakan di Pemprov Kalsel, dan kami terus mendukung efisiensi dan akuntabilitas pengadaan, pelaksanaan ini juga memperkuat komitmen Pemprov Kalsel dalam mendukung pengadaan berkelanjutan, pencegahan korupsi melalui MCSP KPK serta pemberdayaan produk dalam negeri, dan program MKK,” papar Ariadi dalam Rakor yang diikuti langsung oleh Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Maruli Tua Manurung dan Direktur Advokasi Pemerintah Daerah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), R. Fendy Dharma Saputra.

Ditambahkan Ariadi, untuk Pemprov Kalsel, efisiensi anggaran yang diperoleh berada pada angka 19,04 persen.

Dalam rapat yang diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota se Kalsel ini juga memperkuat komitmen Pemprov Kalsel, bahwa akan konsisten mengefisienkan pelaksanaan konsolidasi PBJ.

“Dari informasi yang disampaikan oleh kabupaten/kota, kami akan secara konsisten dan signifikan melakukan pelaksanaan konsolidasi dalam hal efisiensi, agar pelaksanaannya dapat lebih efektif dan efisien,” tutup Ariadi.

Sementara itu, Direktur Advokasi Pemerintah Daerah LKPP, R. Fendy Dharma Saputra menyampaikan terus membuka ruang untuk pemerintah daerah, jika memerlukan koordinasi lebih lanjut terkait PBJ.

“Mari kita lakukan lakukan sama-sama terkait konsolidasi ini. jika masih ada beberapa hal yang menjadi kendala, silakan koordinasikan. Jgn ragu-ragu jika masih ada hal yang perlu diperjelas,” ujar Fendy.

Menutup rakor ini, Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Wilayah III KPK RI, Maruli Tua Manurung menekankan beberapa poin penting.

“Kami mohon Pemprov Kalsel, supaya melakukan pembinaan kepada Pemkab/Kota. Selain itu persepektif diupayakan agar dapat sama, terkait pelaksanaan konsolidasi PBJ ini. Kami mohon juga pemda, pengadaan yang sifatnya rutin yang masih bisa dikonsolidasikan, kita optimalkan dengan koordinasi bersama LKPP,” harap Maruli.

Ia juga menekankan, bahwa konsolidasi tidak kontraproduktif dengan pemberdayaan UMKK kita.

“Ke depan, tahun 2026, kami mohon konsolidasi perencaan PBJ di Pemerintah Daerah agar betul- betul disiapkan, agar hasil dari konsolidasi dapat efektifitas dan efesiensi,” tutupnya. (tri)

Kemenkes Targetkan 53 Juta Peserta Didik Mengikuti Program CKG 2025

0
Kemenkes Targetkan 53 Juta Peserta Didik Mengikuti Program CKG 2025
Pelaksanaan CKG di sekolah telah dimulai lebih awal di 72 sekolah rakyat berasrama/Foto: Kemenkes

Link, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan sebanyak 53 juta peserta didik di seluruh Indonesia mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah pada 2025.

Program ini merupakan bagian dari program unggulan Presiden dan Wakil Presiden, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat layanan kesehatan preventif sejak usia dini.

Program CKG akan menjangkau 282.317 satuan pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK, termasuk madrasah, pesantren, serta sekolah rakyat di bawah binaan Kementerian Sosial.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk memastikan seluruh penduduk Indonesia memperoleh akses layanan kesehatan.

Pelaksanaan CKG di sekolah telah dimulai lebih awal di 72 sekolah rakyat berasrama. Hasil awal menunjukkan bahwa masalah gigi menjadi keluhan paling umum, disusul gangguan mata, anemia, dan kesehatan jiwa.

“Saya juga terkejut, ternyata banyak anak kita memiliki masalah gigi, mata, dan kecemasan akibat penggunaan gadget,” ujar Menkes Budi pada Kamis (31/7/2025).

Salah satu inovasi dalam program ini adalah dimasukkannya pemeriksaan kesehatan jiwa. Hal ini penting, mengingat selama ini deteksi dini terhadap gangguan mental anak masih belum optimal.

Menkes Budi mengatakan pihaknya mulai mengukur tingkat kecemasan, depresi, agar bisa ditindaklanjuti lebih awal.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi menambahkan bahwa program ini menyasar anak usia 7 hingga 17 tahun—kelompok usia yang masih menghadapi berbagai tantangan kesehatan.

Data menunjukkan bahwa 1 dari 6 anak usia 13–15 tahun mengalami kelebihan berat badan (overweight), dan 1 dari 6 anak usia 5–14 tahun menderita anemia.

Jenis pemeriksaan yang dilakukan akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Untuk SD/sederajat terdapat 13 jenis pemeriksaan, termasuk status gizi, tekanan darah, kebugaran fisik, gigi, mata, telinga, kesehatan mental, dan riwayat imunisasi.

“Untuk SD tidak ada pengambilan darah, jadi tidak perlu takut. Tidak ada suntik,” tegas Maria.

Sementara itu, untuk SMP/sederajat, terdapat 15 jenis pemeriksaan. Salah satunya adalah skrining talasemia dan tes kadar hemoglobin melalui pengambilan darah sederhana di ujung jari.

Siswa SMA/sederajat, terdapat 14 jenis pemeriksaan, dengan penambahan aspek pemeriksaan kesehatan reproduksi.

“Pelaksanaan dilakukan dengan dua ruangan, satu untuk pemeriksaan fisik seperti gizi, tekanan darah, dan gigi, serta satu lagi untuk mata dan telinga. Tambahan di lapangan digunakan untuk cek kebugaran oleh guru PJOK,” terang Maria.

Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan dari Puskesmas dan guru atau tenaga kependidikan di sekolah. Persiapan teknis dilakukan tujuh hari sebelum pelaksanaan, meliputi pembagian kuisioner kepada siswa dan orang tua serta koordinasi antara sekolah dan Puskesmas.

“Anak-anak SMP dan SMA bisa mengisi sendiri, (sementara untuk) SD dibantu orang tua. Ini jadi logistik dan personel yang akan disiapkan,” lanjut Maria.

Tindak lanjut hasil pemeriksaan dibagi dua, yakni individu dan kelompok. Anak dengan masalah akan dirujuk ke Puskesmas, sementara jika ditemukan tren seperti banyak anak yang obesitas atau kurang bugar, sekolah dan puskesmas akan menyusun program edukasi bersama.

Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Hasbi, menyebut program ini sebagai bentuk nyata pendekatan jemput bola yang kini diterapkan pemerintah.

“Bukan hanya masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan, tapi kini pemerintah yang hadir langsung ke sekolah-sekolah,” ujarnya.

Acara kick-off nasional CKG Sekolah akan berlangsung serentak pada 4 Agustus 2025 di 12 lokasi sekolah/madrasah/pesantren yang tersebar di berbagai daerah, termasuk Jakarta, Bandung, Semarang, Sidoarjo, dan Tangerang.

Dua Agenda Penting Dibahas Dalam Rapat Paripurna DPRD Banjarbaru 

0

Link, Banjarbaru – Dua agenda penting yakni pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD TA 2025 dan Penandatanganan nota kesepakatan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, digelar DPRD Kota Banjarbaru, Rabu (31/7/2025).

Dipimpin Ketua DPRD, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera dan dihadiri Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby. Wali Kota Lisa Halaby dalam sambutannya mengatakan, dua agenda terlaksana pada rapat paripurna hari ini begitu penting. Perubahan APBD TA 2025, menurutnya telah melalui proses pembahasan yang dinamis dan penuh tanggung jawab. Ini sebagai bentuk komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Berbagai catatan, pertanyaan, serta koreksi dari DPRD selama pembahasan menjadi bagian penting dalam menyempurnakan struktur APBD, agar lebih akuntabel dan tepat sasaran,” kata Wali Kota Lisa Halaby.

Sedangkan RPJMD 2025–2029, menurut Wali Kota Lisa, dokumen tersebut tidak hanya menjadi penjabaran visi-misi kepala daerah, tetapi juga menjadi pedoman strategis seluruh perangkat daerah untuk merancang, menjalankan, dan mengevaluasi pembangunan lima tahun ke depan.

“Empat komponen utama visi, misi, tujuan, dan sasaran yang kita sepakati hari ini menjadi pondasi awal dalam penyusunan RPJMD secara lengkap. Ini akan meliputi strategi, arah kebijakan, program prioritas, hingga indikator kinerja utama pembangunan daerah,” jelasnya.

Dengan ditetapkannya perubahan APBD dan disepakatinya rancangan awal RPJMD, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap seluruh perangkat daerah dapat segera menindaklanjuti program-program prioritas secara terukur dan tepat waktu, tanpa mengabaikan kualitas pelaksanaan. (wahyu)

Inter Miami Kalahkan Atlas 2-1, Messi 2 Assist

0
Inter Miami Kalahkan Atlas 2-1, Messi 2 Assist
Lionel Messi (Inter Miami) dikejar bek Atlas Doria dalam laga babak penyisihan grup Piala Liga di Fort Lauderdale, Florida, 30 Juli 2025 (c) AP Photo/Rebecca Blackwell

Link, Jakarta – Inter Miami mengalahkan Atlas 2-1 dalam pertandingan Leagues Cup 2025 pada Kamis dini hari WIB, 31 Juli 2025 di Chase Stadium, Fort Lauderdale.

Dua gol kemenangan tim MLS tersebut dicetak oleh Segovia dan Weigandt yang keduanya lahir dari kreativitas Lionel Messi. Meski Atlas sempat bangkit melalui gol Lozano untuk menyamakan kedudukan, tuan rumah akhirnya memastikan tiga poin penuh.

Pertandingan berlangsung sengit dari peluit pertama hingga akhir. Kedua tim menampilkan permainan terbuka dengan saling menciptakan peluang berbahaya.

Inter Miami berhasil memecah kebuntuan di babak kedua sebelum Atlas menyamakan skor. Klimaks terjadi saat injury time ketika gol Weigandt sempat dibatalkan wasit karena dianggap offside, namun VAR kemudian memutuskan gol tersebut sah.

Hasil positif ini semakin mengokohkan kedudukan Inter Miami dalam fase grup Leagues Cup. Tim besutan Gerardo Martino kini melangkah lebih percaya diri menuju babak eliminasi.

Messi sekali lagi membuktikan kualitasnya sebagai playmaker andalan meski gagal mencatatkan namanya di papan skor. Berikut ulasan detail jalannya pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Laga dibuka dengan intensitas tinggi dari kedua kubu. Inter Miami segera menunjukkan agresi menyerang sejak menit awal.

Atlas menampilkan pendekatan yang lebih sabar dalam membangun serangan. Tim dari Liga MX ini hampir membuka keunggulan melalui peluang tandukan Aguirre yang sayangnya masih melenceng.

Berbagai peluang mulai bermunculan dari kedua sisi. Alba mendapat kesempatan emas setelah menerima umpan terobosan Messi, namun gol gagal tercipta karena posisi offside.

Busquets kemudian mendapat kesempatan melalui situasi bola mati dengan sundulan yang masih belum tepat sasaran. Sementara itu, Atlas mencoba membalas melalui serangan cepat kombinasi Aguirre dan Gonzalez.

Pertahanan Miami tampil solid menghadapi tekanan lawan. Kiper Novo menunjukkan refleks apik dalam menghalau beberapa ancaman berbahaya yang datang dari jarak dekat.

Menjelang jeda, Miami hampir membuka keran gol lewat aksi Suarez. Striker Uruguay tersebut melepaskan tembakan keras setelah menerima umpan Busquets, namun bola hanya membentur mistar.

Paruh pertama berakhir tanpa gol meski kedua tim telah menunjukkan permainan menarik. Peluang-peluang emas tercipta namun belum ada yang berhasil dikonversi menjadi gol.

Atlas memulai babak kedua dengan memasukkan Lozano ke dalam permainan. Pergantian ini langsung memberikan dampak pada dinamika laga.

Miami tetap tampil agresif dengan Messi sebagai dalangnya. Kapten Argentina itu sempat mencoba peluang sundulan dari umpan silang Alba namun belum berbuah gol.

Suarez kembali mendapat kesempatan emas namun Vargas tampil gemilang di bawah mistar Atlas. Beberapa percobaan lain dari Messi juga masih belum membuahkan hasil.

Tekanan bertubi-tubi Miami akhirnya berbuah manis pada menit ke-57. Kolaborasi apik Busquets dan Messi menciptakan peluang emas yang diselesaikan tuntas oleh Segovia.

Atlas tidak menyerah begitu saja setelah tertinggal. Tim tamu meningkatkan tempo permainan dan berhasil membalas pada menit ke-80.

Hernandez berhasil melewati satu pemain sebelum mengirim umpan silang yang tidak terantisipasi lini belakang Miami. Lozano dengan sempurna memanfaatkan momen tersebut untuk menyamakan kedudukan.

Setelah skor kembali imbang, Miami terus mencari gol kemenangan. Suarez nyaris mencetak gol lewat tembakan dalam kotak penalti namun masih melebar dari sasaran.

Drama puncak terjadi di masa injury time. Weigandt mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Messi dan menyelesaikannya dengan tenang.

Gol tersebut sempat dibatalkan wasit karena dianggap offside. Namun setelah peninjauan VAR, posisi Weigandt dinyatakan onside dan gol pun disahkan untuk memicu euforia di Chase Stadium.

Susunan Pemain

Inter Miami : Rios Novo, Alba, Falcon, Lujan, Wigandt, Busquets, De Paul, Segovia, Allende, Messi, Suarez

Atlas : Camilo Vargas, Aguirre, Pier, Doria, Ferrareis, Rocha, Ferrareis, Rodríguez, Hernández, Pochito González, Uros Durdevic, Lalo Aguirre.

Manchester United Bungkam Bournemouth, Skor Akhir 4-1

0
Manchester United Bungkam Bournemouth, Skor Akhir 4-1
Skuad Manchester United merayakan gol Patrick Dorgu ke gawang Bournemouth, Kamis (31/7/2025) (c) AP Photo/Nam Y Huh

Link, Jakarta – Manchester United memetik kemenangan atas Bournemouth di pertandingan kedua Premier League Summer Series 2025 dengan skor telak 4-1.

Gol-gol kemenangan MU dipersembahkan oleh Rasmus Hojlund, Patrick Dorgu, Amad Diallo dan Ethan Williams. Sementara Bournemouth memperkecil kedudukan berkat gol bunuh diri Matthijs De Ligt.

Kemenangan ini membuat Setan Merah masih tampil sempurna di Premier League Summer Series dan berpeluang menjadi juara turnamen pra musim ini.

Jalannya Pertandingan

Manchester United langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga di Soldier Field, Chicago. Dominasi mereka terbayar di menit ke-8 lewat gol Rasmus Hojlund yang menyundul umpan silang Patrick Dorgu, membuat skor 1-0.

Babak pertama diwarnai oleh kontrol permainan MU yang solid, sementara Bournemouth kesulitan menembus pertahanan Setan Merah. Serangan balik The Cherries beberapa kali membahayakan, tapi belum cukup untuk mengubah skor.

Semakin percaya diri, MU terus mengintensifkan tekanan. Di menit ke-25, Mason Mount memanfaatkan tendangan bebas cepat yang dilanjutkan Dorgu dengan tembakan akurat, menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Bournemouth sempat membalas lewat Evanilson, tetapi golnya dianulir karena offside. Kedua tim terus saling menekan, tetapi skor tetap 2-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, MU langsung menunjukkan taringnya dengan mengganti Maguire dengan De Ligt. Hanya delapan menit setelah kick-off, Amad Diallo memperlebar keunggulan menjadi 3-0 lewat tembakan akurat, semakin mengokohkan dominasi Setan Merah.

Bournemouth tak menyerah dan mulai meningkatkan tekanan, memaksa Heaton bekerja keras menghalau serangan. Kedua tim kemudian melakukan rotasi besar-besaran, mengganti hampir seluruh pemain inti untuk menguji skuad cadangan.

Di menit ke-72, MU kembali mempermalukan Bournemouth lewat gol muda Ethan Williams yang memanfaatkan rebound di kotak penalti, membuat skor telak 4-0. Permainan MU terlihat lebih matang dengan kombinasi serangan yang tajam dan terorganisir.

Bournemouth akhirnya membalas di menit akhir melalui gol bunuh diri De Ligt, memperkecil kedudukan menjadi 4-1. Meski begitu, gol ini hanya jadi penghibur kecil karena MU sudah unggul jauh sebelumnya.

Susunan Pemain 

Manchester United : Heaton; Shaw, Maguire, Yoro; Dorgu, Fernandes, Casemiro, Dalot; Mount, Diallo; Hojlund

Pelatih: Ruben Amorim

Bournemouth : Petrovic; Soler, Senesi, Zabarnyi; Ouattara, Billing, Hill, Araujo; Tavernier, Semenyo; Evanilson

Pelatih: Andoni Iraola