Beranda blog Halaman 169

West Ham vs Everton, The Irons Menang 2-1

0
West Ham vs Everton, The Irons Menang 2-1
Pemain West Ham Andy Irving dan pemain Everton Tim Iroegbunam berebut bola pada laga Premier League Summer Series di Chicago, Kamis, 31 Juli 2025. (c) AP Photo/Nam Y. Huh

Link, Jakarta – West Ham United meraih kemenangan dalam ajang Premier League Summer Series 2025 setelah mengalahkan Everton 2-1 di Soldier Field, Chicago, Kamis (31/7/2025) pagi WIB.

The Irons sempat tertinggal lebih dulu lewat gol kapten Everton, Idrissa Gueye. Namun, Lucas Paqueta dan Niclas Fullkrug memastikan West Ham pulang dengan tiga poin berharga.

Hasil ini sekaligus menghapus kekecewaan West Ham yang sebelumnya kalah tipis dari Manchester United. Ribuan pendukung yang hadir di stadion ikonik milik Chicago Bears pun larut dalam euforia kemenangan tersebut.

West Ham tampil agresif sejak awal dan hampir membuka skor lewat Callum Marshall di menit pertama, tetapi Mark Travers berhasil melakukan penyelamatan. Justru Everton yang memimpin pada menit ke-17 setelah kesalahan Kaelan Casey dimanfaatkan Harrison Armstrong untuk memberi assist kepada Idrissa Gueye.

Tertinggal 0-1 membuat West Ham meningkatkan tekanan. Usaha mereka berbuah hasil ketika Lucas Paqueta memanfaatkan kesalahan Travers dan menyamakan kedudukan sebelum babak pertama usai.

Di babak kedua, Potter melakukan tujuh pergantian pemain untuk menyegarkan permainan. Keputusan itu terbukti tepat ketika Niclas Fullkrug melepaskan tembakan keras dari sudut kotak penalti pada menit ke-64 untuk membawa West Ham unggul 2-1.

Everton mencoba bangkit di sisa laga lewat peluang Charly Alcaraz dan Jake O’Brien. Namun, pertahanan The Irons tetap solid hingga peluit panjang berbunyi.

Tambahan tiga poin ini menjaga peluang West Ham dalam perburuan gelar Premier League Summer Series 2025. Mereka kini mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan dan berada di peringkat ketiga klasemen.

Pada laga terakhir, West Ham dijadwalkan melawan AFC Bournemouth. Pertandingan pamungkas itu akan digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Senin (4/8/2025) dini hari WIB.

Melepaskan Adalah Seni Menerima

0

Bismillahirrahmanirrahim
Melangkanlah dengan keberanian untuk melepaskan dan biarkan hidup mengungkapkan keajaiban yang disiapkan untuk anda.

Safariyansyah, Budayawan Spiritualis
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Kemampuan untuk melepaskan bukanlah tanda kelemahan, tetapi tindakan yang membuka pintu bagi keajaiban untuk masuk ke dalam hidup kita. Nah dalam kajian berikutnya di Ngaji Dialog Beranda Lestari kediaman DR Mada Teruna Sang Birokrat Spiritualis, seni melepaskan menjadi bagian penting dalam prosesnya.

Ketika kita melepaskan, kita tidak hanya menghilangkan beban ekspektasi, tetapi juga membebaskan diri untuk menikmati perjalanan hidup dengan penuh rasa syukur. Dengan membuka diri pada keajaiban, kita memungkinkan keilahian bekerja sesuai dengan ritme dan caranya yang unik. Hidup ini penuh dengan kemungkinan yang tak terbatas. Dengan melepaskan dan membuka hati kita, kita memberi ruang bagi keajaiban untuk membawa kita menuju tempat tempat yang bahkan tidak pernah kita impikan

Bulan Muharram 1447 sebagai penanda tahun baru memang telah berada di penghujung waktu, namun harus disadari tidak ada yang terlambat. Karena inilah bagian penting dalam yang memposisikan diri  berdiri di ambang babak baru dalam hidup kita. Ini adalah saat yang penuh dengan peluang untuk merenung, melepaskan masa lalu dan melangkah maju dengan semangat baru.

Tahun baru adalah kanvas kosong yang menunggu kita untuk melukisnya dengan harapan keberanian dan visi yang segar. Namun untuk melangkah dengan keyakinan kita perlu membawa bekal yang tepat dari masa lalu dan menyelaraskan diri dengan apa yang ingin kita capai di masa depan.

Setiap tahun yang berlalu adalah buku yang penuh dengan pelajaran berharga. Kegagalan, kesalahan dan tantangan yang kita alami tidak pernah terjadi tanpa alasan. Mereka adalah guru yang bijak yang mengajarkan kita untuk menjadi lebih kuat, lebih bijaksana dan lebih sadar akan diri kita sendiri.

Luangkan waktu sejenak untuk merenungkan perjalanan di tahun yang telah berlalu. Apa yang telah anda capai, apa yang telah anda pelajari dari kegagalan anda, apa momen kecil yang telah membuat anda tersenyum dan merasa hidup? Dengan menghargai masa lalu kita dapat melangkah ke masa depan dengan hati yang lebih ringan dan pikiran yang lebih jernih

Tidak ada tahun yang sempurna. Dan itu adalah bagian dari keindahannya, ketidaksempurnaan adalah bahan bakar untuk pertumbuhan dan inovasi. Apa yang tampaknya seperti kekacauan, sebenarnya adalah fondasi untuk transformasi.

Alih-alih mengkritik diri sendiri atas apa yang tidak berjalan sesuai rencana, terimalah ketidaksempurnaan sebagai bagian dari perjalanan anda.

Setiap kesalahan adalah langkah menuju kesuksesan. Dan setiap kekacauan adalah tanda bahwa anda sedang mencoba hal-hal baru dengan menerima ketidaksempurnaan, anda memberi diri anda izin untuk terus belajar dan berkembang.

Tahun baru sering kali membawa harapan besar, tetapi harapan ini juga bisa menjadi sumber tekanan kita ingin semuanya berubah dengan cepat, Tetapi kehidupan sering kali bekerja dengan ritme yang berbeda. Percaya pada proses berarti memahami segala sesuatu memerlukan waktu untuk berkembang. Seperti biji yang memerlukan musim untuk tumbuh menjadi pohon. Impian kita juga memerlukan kesabaran dan dedikasi meskipun hasilnya tidak selalu terlihat langsung

Percayalah bahwa setiap langkah kecil yang anda ambil sedang mengarahkan anda menuju tujuan. Dengan mempercayai proses, anda akan menemukan kekuatan untuk tetap melangkah, bahkan ketika jalan tampak panjang dan sulit.

AFWAN
WASSALAM

PUPR Kalsel Lakukan Percepatan Pengadaan Pemasangan Lampu Stadion 17 Mei

0

Link, Banjarmasin – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan memastikan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga daerah, khususnya sepak bola profesional. Salah satu langkah nyatanya adalah percepatan pengadaan dan pemasangan lampu di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Proyek strategis ini dipastikan masuk dalam APBD Perubahan 2025.

Pemasangan lampu stadion menjadi bagian vital dari penyesuaian infrastruktur stadion, seiring dengan turunnya Barito Putera ke Liga 2. Tim berjuluk Laskar Antasari itu bakal menjadikan Stadion 17 Mei sebagai homebase utama mereka musim ini. Namun untuk memenuhi syarat sebagai venue pertandingan malam dan mendukung penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR), keberadaan lampu menjadi syarat mutlak.

Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan kelengkapan administrasi dan spesifikasi teknis lampu stadion sesuai standar Liga Indonesia.

“Saat ini kami sedang mengurus proses administrasi pengadaan lampu sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Ini adalah arahan langsung dari pimpinan dan bagian dari dukungan untuk Barito Putera,” kata Yasin, Kamis (31/7/2025).

Selain pengadaan lampu, perbaikan instalasi jaringan listrik juga menjadi prioritas. Sebab, sistem kelistrikan yang andal merupakan fondasi penting dalam mendukung operasional stadion kelas profesional, termasuk untuk siaran langsung dan VAR.

Tak hanya soal penerangan, sejumlah fasilitas pendukung lain juga masuk dalam daftar pekerjaan yang akan dituntaskan tahun ini. Mulai dari bench pemain, tiang gawang, papan skor elektronik, hingga penguatan struktur lintasan lari atletik menggunakan metode tartan di atas beton.

Menurut Plt Kabid Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha, beberapa paket pekerjaan sudah dilelang dan akan segera dikontrakkan.

“Kami optimistis pengerjaannya bisa rampung tepat waktu. Karena ini bukan pekerjaan struktur berat, jadi masih bisa dipercepat. Namun kami tetap perlu sinergi dengan manajemen Barito Putera dan Dispora,” ujar Ryan.

Stadion 17 Mei juga tengah menjalani tahap asesmen oleh tim pusat. Audit lanjutan dari penyelenggara Liga 2 dijadwalkan pada pekan pertama Agustus, untuk memastikan kelayakan venue. Jika tak segera dipenuhi, ada kekhawatiran Barito Putera harus mencari alternatif stadion lain.

Sebelumnya, opsi menggelar pertandingan pada siang atau sore hari sempat dipertimbangkan karena keterbatasan pencahayaan. Namun, karena VAR kini menjadi syarat penting di Liga 2, maka lampu harus tersedia untuk mendukung pelaksanaan laga malam hari.

“Awalnya direncanakan tanpa lampu karena bermain sore. Tapi karena ada keharusan VAR, maka lampu menjadi kebutuhan utama. Kami sudah ajukan anggaran,” jelas Ryan.

Setelah terdegradasi dari Liga 1 musim lalu, Barito Putera tengah berbenah untuk bisa kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kepastian homebase menjadi salah satu elemen penting dalam strategi kebangkitan klub. Bermain di rumah sendiri memberi keunggulan psikologis, terutama bagi tim yang ingin kembali bersaing di papan atas.

Selain itu, keberadaan stadion yang layak juga menjadi bukti keseriusan daerah dalam membangun industri olahraga. Peningkatan fasilitas ini tidak hanya untuk kepentingan Barito Putera, tapi juga membuka peluang bagi Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah ajang olahraga profesional lainnya seperti Liga Elit Pro.

“Kami mendukung penuh keberlangsungan Barito Putera di Liga 2. Dan ke depan, Stadion 17 Mei juga disiapkan untuk even-even profesional lainnya,” tutupnya. (tri)

DPRD Banjarbaru Bersama Pemko Sepakati Dua Agenda Penting

0

Link, Banjarbaru – Dua agenda penting disepakati DPRD dan Pemerintah Kota Banjarbaru, pada Rapat Paripurna, Rabu (31/7/2025).

Pertama, disetujui berita acara tentang rancangan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah. Perubahan ini merupakan penyesuaian terhadap rencana keuangan daerah setelah sebelumnya mendapat pandangan umum dari seluruh fraksi dalam rapat paripurna terdahulu.

Kedua, dilakukan penandatanganan nota kesepakatan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjarbaru Tahun 2025–2029. Dokumen ini akan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Banjarbaru selama lima tahun mendatang.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan APBD ini telah melalui proses pembahasan yang dinamis dan penuh tanggung jawab, sebagai bentuk komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Berbagai catatan, pertanyaan, serta koreksi dari DPRD selama pembahasan menjadi bagian penting dalam menyempurnakan struktur APBD, agar lebih akuntabel dan tepat sasaran,” ucapnya.

Terkait RPJMD 2025–2029, Wali Kota menekankan bahwa dokumen tersebut tidak hanya menjadi penjabaran visi-misi kepala daerah, tetapi juga menjadi pedoman strategis seluruh perangkat daerah untuk merancang, menjalankan, dan mengevaluasi pembangunan lima tahun ke depan.

“Empat komponen utama visi, misi, tujuan, dan sasaran yang kita sepakati hari ini menjadi pondasi awal dalam penyusunan RPJMD secara lengkap. Ini akan meliputi strategi, arah kebijakan, program prioritas, hingga indikator kinerja utama pembangunan daerah,” jelasnya.

Dengan ditetapkannya perubahan APBD dan disepakatinya rancangan awal RPJMD, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap seluruh perangkat daerah dapat segera menindaklanjuti program-program prioritas secara terukur dan tepat waktu, tanpa mengabaikan kualitas pelaksanaan. (wahyu)

Wali Kota Banjarbaru Serahkan Bantuan Rehabilitasi Rumah di 4 Kecamatan

0
Wali Kota Banjarbaru Serahkan Bantuan Rehabilitasi Rumah di 4 Kecamatan
Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono menyerahkan menyerahkan bantuan rehabilitasi rumah. Foto: Mc.Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Wali kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby di dampingi Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono menyerahkan bantuan rehabilitasi rumah kepada 15 orang penerima bantuan rumah tidak layak huni (RTLH).

Penyerahan bantuan dilaksanakan pada acara yang bertajuk Penyerahan Bantuan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Banjarbaru bertempat di Aula Kecamatan Landasan Ulin pada Kamis (31/07/2025) dalam rangka Mendukung Program 100 Hari Kerja Wali Kota Banjarbaru.

Penerima bantuan tersebut berasal dari 4 Kecamatan, yakni Kecamatan Banjarbaru Utara, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kecamatan Landasan Ulin dan Kecamatan Liang Anggang dan dari 15 penerima bantuan tersebut ada 3 penerima yang beresiko stunting yang mana kondisi rumah dan sanitasi sangat berpengaruh sehingga dengan adanya bantuan rehabilitasi rumah ini dapat mengurangi resiko stunting di wilayah Kota Banjarbaru.

Menurut Lisa, bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah Kota Banjarbaru untuk memastikan bahwa masyarakat tidak hanya memiliki tempat tinggal, tetapi juga rumah yang layak, sehat dan nyaman.

“bantuan rumah tidak layak huni ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Banjarbaru, karena dengan meningkatkan kualitas hunian, kualitas Kesehatan lingkungan masyarakat dapat meningkat pula” ujar Lisa.

Wali Kota Banjarbaru mengharapkan bantuan ini bisa di manfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi Langkah awal bagi peningkatan kualitas hidup seluruh keluarga penerima.

Berdasarkan informasi dari Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Banjarbaru, pada tahun 2025 ini akan dilaksanakan rehabilitasi rumah sebanyak 101 rumah di wilayah Kota Banjarbaru.

20 Desa di Kabupaten Banjar Akan Susul Desa Awang Bangkal Barat Sebagai Desa Anti Maladministrasi 

0

Link, Martapura- Desa Awang Bangkal Barat resmi ditetapkan sebagai Desa Anti Maladministrasi dalam acara pencanangan yang digelar di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (31/7/2025).

Dalam kegiatan tersebut, turut diumumkan pula pencanangan 20 desa lainnya sebagai Desa Anti Maladministrasi di wilayah Kabupaten Banjar.

Penetapan ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin.

Dalam sambutannya, Hadi Rahman menyampaikan bahwa pencanangan ini merupakan langkah strategis dalam mendorong kualitas pelayanan publik di tingkat desa.

“Hari ini kita tetapkan desa antimaladministrasi sebagai bentuk penguatan pelayanan publik. Masih banyak laporan masyarakat terkait layanan desa, mulai dari keterlambatan, kurangnya transparansi, hingga tidak adanya standar pelayanan yang jelas,” ujar Hadi.

Ia memaparkan bahwa sepanjang awal 2024, Ombudsman RI menerima lebih dari 10.000 pengaduan masyarakat secara nasional, dengan substansi laporan desa masuk dalam 10 besar terbanyak. Hal ini menunjukkan masih lemahnya tata kelola dan koordinasi di tingkat desa.

Lebih lanjut, Hadi menekankan tiga isu utama yang sering menjadi sumber maladministrasi, yakni belum optimalnya standar pelayanan, lemahnya penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), serta kurangnya konektivitas antara pemerintahan desa dan instansi pemerintah di tingkat kabupaten maupun pusat.

“Kami mendukung penuh kebijakan Pemprov Kalsel ini. Berdasarkan penelusuran kami, inisiatif penetapan desa anti maladministrasi oleh pemerintah provinsi seperti ini adalah yang pertama di Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, dalam pidatonya menegaskan pentingnya peningkatan pelayanan publik sebagai komitmen berkelanjutan.

“Saya, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mengucapkan selamat kepada Desa Awang Bangkal Barat dan 20 desa lainnya di Kabupaten Banjar. Semoga penetapan ini mendorong peningkatan pelayanan yang bebas diskriminasi dan sesuai standar pelayanan prima,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan maladministrasi masih nyata di berbagai lapisan birokrasi, termasuk di level desa, mulai dari lambatnya layanan, pungutan liar, hingga kurangnya kejelasan informasi.

“Hari ini kita tidak hanya menetapkan desa sebagai simbol, tapi membangun gerakan kolektif untuk mewujudkan desa yang bersih, transparan, dan melayani. Desa adalah ujung tombak pelayanan publik,” ujar Syarifuddin.

Pemprov Kalsel, lanjutnya, berkomitmen melakukan pembinaan berkelanjutan melalui pelatihan aparatur desa, pengawasan dana desa, hingga memperkuat kerja sama dengan Ombudsman dan aparat penegak hukum.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk dugaan pelanggaran pelayanan publik.

“Jangan diam. Jangan takut. Perbaikan hanya bisa terjadi dengan partisipasi rakyat,” tegasnya.

Hingga kini, terdapat 50 desa di Kalimantan Selatan yang telah ditetapkan sebagai Desa Anti Maladministrasi, termasuk 30 desa sebelumnya yang tersebar di berbagai kabupaten seperti Kotabaru dan Balangan. (tri)

Sinopsis Film The Waterfront, Drama Konflik Keluarga Nelayan

0
Sinopsis The Waterfront, Drama Konflik Keluarga Nelayan
Poster serial terbaru Netflix "The Waterfront". Sumber: IMDb.

Netflix telah merilis drama keluarga terbaru berjudul ‘The Waterfront’ yang sudah  tayang perdana pada Kamis (19/6/2025). Drama ini menjanjikan kisah penuh ketegangan seputar intrik, rahasia, dan perjuangan mempertahankan warisan keluarga.

Melansir dari Tudum by Netflix, serial ini ditulis dan diproduseri oleh Kevin Williamson, serta berlatar di kota fiktif Havenport, Carolina Utara. Terinspirasi dari kejadian nyata, ‘The Waterfront’ menyajikan potret realistis tentang dinamika keluarga Buckley.

Selama puluhan tahun, keluarga ini mendominasi industri perikanan dan kuliner lokal. Holt McCallany memerankan Harlan Buckley, patriarki keluarga yang keras kepala dan penuh ambisi.

Setelah menderita dua serangan jantung, Harlan memutuskan mundur dari bisnis keluarga. Ia pun menyerahkan tanggung jawab kepada istrinya, Belle (diperankan Maria Bello), dan putra mereka, Cane (Jake Weary).

Namun, upaya Belle dan Cane untuk menyelamatkan bisnis keluarga justru membawa mereka ke dalam keputusan-keputusan berisiko dan tak bermoral. Sementara itu, Bree Buckley (Melissa Benoist), yang sedang dalam masa pemulihan dari kecanduan alkohol, berjuang untuk mendapatkan kembali hak asuh atas anaknya.

Ia juga berusaha menjaga hubungan yang rapuh dengan keluarganya. Sebagai ketegangan meningkat, Harlan memutuskan untuk kembali memimpin keluarga guna mencegah kehancuran total.

Serial ini menggambarkan bagaimana setiap anggota keluarga membuat kesalahan, terjerumus dalam konflik, namun tetap berusaha menemukan jalan keluar. Selain konflik internal, karakter lain ikut memperumit situasi keluarga Buckley.

Shawn West, bartender baru yang bekerja untuk keluarga Buckley, ternyata menyimpan rahasia besar. Jenna Tate, seorang jurnalis yang kembali ke kota asalnya, kembali bertemu mantan kekasihnya, Cane, yang masih menyimpan perasaan.

Di sisi lain, Peyton, istri Cane yang elegan, berusaha menjaga keluarganya tetap utuh meski diterpa konflik. Putra Bree, Diller, justru menolak ibunya dan lebih dekat dengan kakeknya, Harlan.

Serial ini menampilkan jajaran pemeran pendukung seperti Rafael L. Silva, Humberly González, Danielle Campbell, dan Brady Hepner. Selain itu, turut hadir bintang tamu seperti Topher Grace, Dave Annable, dan Zach Roerig.

Ekonomi Digital Pilar Pertumbuhan Ekonomi Nasional

0
Ekonomi Digital Pilar Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Foto: Humas Ekon

Link, Jakarta – Pemerintah terus mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik, salah satunya melalui penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, guna menciptakan birokrasi yang adaptif, responsif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Langkah ini diwujudkan melalui berbagai program pelatihan, kolaborasi lintas sektor, serta pemanfaatan platform digital yang mendukung ASN agar mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses kerja, meningkatkan kualitas layanan publik, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan di ruang digital.

“Saya senang melihat ASN muda hadir dan memanfaatkan ruang Kemenko Perekonomian untuk pelatihan digital. Generasi ini berbeda, penuh semangat, dan siap menjadi pelaku utama transformasi digital Pemerintah,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara “Gen Matic (Generasi Melek Teknologi) ASN × TikTok Shop by Tokopedia”, Rabu (30/7/2025).

Program Gen Matic ASN tersebut diikuti paling tidak oleh 170 generasi muda dari 10 Kementerian dan Lembaga dan ditujukan untuk mencetak ASN yang tech savvy dalam mendukung kinerja pelayanan publik yang adaptif dan inovatif.

Menko Airlangga dalam kesempatan tersebut juga menyoroti peran ekonomi digital sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Kontribusi sektor digital terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan mencapai 8 persen dan ditargetkan menjadi sebesar 9-10 persen pada tahun ini, dengan e-commerce menjadi kontributor utama sebesar 72 persen dari total ekonomi digital Indonesia.

“Di era sekarang, penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi diantaranya lewat ekonomi digital. Indonesia merupakan pasar digital terbesar di ASEAN dengan potensi ekonomi digital mencapai 600 miliar dolar AS pada 2030,” jelas Menko Airlangga.

Meski ekonomi digital terus berkembang, saat ini Indonesia masih membutuhkan banyak talenta digital. Dalam empat tahun terakhir, tenaga kerja profesional bidang TIK baru mencapai 0,8% dari total angkatan kerja.

Lebih lanjut, Menko Airlangga juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas ASN, khususnya dalam konten digital, big data, AI, dan analisis data. Peserta pelatihan juga diharapkan aktif berinovasi, berkolaborasi, dan menerapkan keterampilan digital untuk meningkatkan pelayanan publik yang adaptif dan inklusif.

“ASN generasi Z harus melek teknologi, pintar membuat konten, dan mampu memanfaatkan platform digital, tidak hanya untuk pengembangan diri, tetapi juga untuk memperkuat amplifikasi program-program Pemerintah,” pungkas Menko Airlangga.

MotoGP Resmi Rilis Kalender Balap 2026, Berikut Jadwalnya

0
MotoGP Resmi Rilis Kalender Balap 2026, Berikut Jadwalnya
Marc Marquez, Pecco Bagnaia, dan Pedro Acosta (c) Ducati Corse

Link, Jakarta – Federasi Balap Motor Internasional (FIM) dan Dorna Sports Kamis (24/7/2025) resmi mengumumkan kalender balap MotoGP 2026 yang terdiri dari 22 seri seperti musim 2025.

Musim kompetisi 2026 akan dimulai dengan Seri Thailand di Sirkuit Buriram pada 27 Februari-1 Maret 2025, dan diakhiri dengan Seri Valencia, Spanyol, di Sirkuit Ricardo Tormo, pada 20-22 November 2025.

Kalender balap 2026 pun mengonfirmasi rumor dicoretnya Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina. Meski begitu, Argentina dipastikan akan kembali pada 2027 dengan trek yang berbeda, yakni Sirkuit Autodromo Oscar y Juan Galvez, Buenos Aires.

Sebagai pengganti Termas de Rio Hondo, MotoGP pun akan kembali ke Brasil pada 2026 usai penantian selama 22 tahun. Trek yang dipakai adalah Sirkuit Goiania, yang sudah pernah menggelar ajang Grand Prix pada 1987, 1988, dan 1989.

MotoGP Indonesia sendiri akan menggelar Seri 18, di Sirkuit Mandalika, pada 9-11 Oktober 2025. Ini akan menjadi Grand Prix Indonesia kelima yang akan digelar di sirkuit yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat tersebut.

Meski begitu, FIM dan Dorna Sports belum menentukan jadwal tes pramusim, tengah musim, dan pascamusim bagi kejuaraan ini, serta belum menentukan kalender balap untuk ajang MotoE dan program ‘Road to MotoGP’.

Berikut jadwal lengkap balapan MotoGP 2026

  • Seri 1: 27 Februari-1 Maret 2025, Buriram, Thailand
  • Seri 2: 20-22 Maret 2025, Goiania, Brasil (subyek homologasi)
  • Seri 3: 27-29 Maret 2025, Circuit of the Americas, Amerika Serikat
  • Seri 4: 10-12 April 2025, Lusail, Qatar
  • Seri 5: 24-26 April 2025, Jerez, Spanyol
  • Seri 6: 8-10 Mei 2025, Le Mans, Prancis
  • Seri 7: 15-17 Mei 2025, Barcelona-Catalunya, Spanyol
  • Seri 8: 29-31 Mei 2025, Mugello, Italia
  • Seri 9: 5-7 Juni 2025, Balaton Park, Hungaria
  • Seri 10: 19-21 Juni 2025, Automotodrom Brno, Ceko
  • Seri 11: 26-28 Juni 2025, Assen, Belanda
  • Seri 12: 10-12 Juli 2025, Sachsenring, Jerman
  • Seri 13: 7-9 Agustus 2025, Silverstone, Inggris
  • Seri 14: 28-30 Agustus 2025, MotorLand Aragon, Spanyol
  • Seri 15: 11-13 September 2025, Misano, San Marino
  • Seri 16: 18-20 September 2025, Red Bull Ring, Austria
  • Seri 17: 2-4 Oktober 2025, Motegi, Jepang
  • Seri 18: 9-11 Oktober 2025, Mandalika, Indonesia
  • Seri 19: 23-25 Oktober 2025, Phillip Island, Australia
  • Seri 20: 30 Oktober-1 November 2025, Sepang, Malaysia
  • Seri 21: 13-15 November 2025, Algarve, Portimao, Portugal
  • Seri 22: 20-22 November 2025, Valencia, Spanyol

PBJ Disusun Dinas PMD, PEMDes Akomodir Dalam APBDES

0

Link, Martapura – Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) se Kabupaten Banjar disebutkan disusun oleh Dinas PMD. Sementara desa disuruh membuatnya dalam APBDes.

Dikonfirmasi terkait perihal tersebut, Kepala Desa (Kades/Pambakal) Mekar, Kastalani membenarkan pernah meminjam rumdin kecamatan, dan menyebutkan tidak ada unsur pemaksaan dalam PBJ yang dilaksanakan desa se-Kabupaten Banjar, tak terkecuali di Martapura Timur.

“Pengadaan sesuai kebutuhan dan anggaran desa masing-masing, tahun ini pengadaan ada yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Artinya kebutuhannya bervariasi atau tidak sama. Sebatas itu saja yang saya tahu, karena Dinas PMD yang lebih mengetahui detailnya,” ujarnya.

Menjabat sebagai Ketua APDESI Kecamatan Martapura Timur, Kastalani mengungkapkan bahwa Dinas PMD Kabupaten Banjar yang telah melakukan penyusunan untuk PBJ ke-277 desa termasuk di Kecamatan Martapura Timur.

“Desa disuruh untuk membuatnya dalam APBDes itu saja. Kita dari atas dahulu, kalau ada anggaran dari atas boleh, anggarannya seperti apa, mau dijadikan apa, dan maunya apa? Artinya pengajuan sesuai kebutuhan desa atau tidak dipaksakan harus membeli. Misal, kalau desanya sudah punya tv, sound system, printer, dan CCTV untuk apa beli lagi,” katanya.

Seperti Desa Mekar, tambah Kastalani, karena tidak memiliki sound system untuk kegiatan rapat, dan CCTV sehingga mengajukan usulan pengadaan pada 2025.

“Kalau untuk dua unit mesin alkon fullset itu pengadaan pada 2024 menggunakan ADD dan memang sesuai kebutuhan desa, tapi saya lupa merk dan harganya. Tapi ada dalam Sistem informasi keuangan desa (Siskeudes) dan Cash Management System Pemda (CMSP),” ucapnya tanpa bisa menyebutkan nominal pembelian mesin alkon.

Kastalani kembali memastikan, APDESI kecamatan cuma sebatas mengumpulkan data apakah sudah melakukan pembayaran atau belum, sehingga tidak mengetahui apa saja usulan yang diajukan setiap desa di Kecamatan Martapura Timur, karena Dinas PMD yang lebih mengetahui perihal tersebut.(zainuddin/ BBAM)