Beranda blog Halaman 173

Dirancang Lebih Optimal, Pemprov Matangkan Persiapan Kalsel Expo 2025

0

Link, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) terus matangkan persiapan pelaksanaan Kalsel Expo 2025 yang akan digelar pada 10–15 Agustus 2025 besok. Expo tahun ini dirancang lebih optimal, sejalan dengan arahan langsung dari Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, untuk memastikan kegiatan berjalan sukses, lancar, dan berdampak luas bagi masyarakat serta pelaku usaha daerah.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, menyampaikan bahwa tahun ini Kalsel Expo mengalami sejumlah perubahan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Arahan Bapak Gubernur sangat jelas terkait penataan stan harus lebih terorganisir, sirkulasi pengunjung dimudahkan, dan setiap pelaku usaha yang mengisi stan bisa tampil optimal dengan produk unggulannya,” ujar Ahmad Bagiawan saat diwawancarai, Banjarmasin, Senin (28/7/2025).

Kalsel Expo 2025 akan digelar di halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, dengan penataan area sepanjang 500 meter tanpa persilangan jalur pengunjung. Penataan baru ini disebut sebagai bentuk keseriusan pimpinan daerah dalam menjadikan Expo sebagai etalase utama produk dan potensi lokal Kalimantan Selatan.

“Mulai dari tenda, panggung, hingga alur pengunjung sudah didesain ulang. Hari ini peralatan sudah mulai datang, dan layout lokasi stan disusun agar lebih nyaman dan efisien bagi pengunjung maupun peserta expo,” tambah Bagiawan.

Dalam penyelenggaraannya, Kalsel Expo 2025 akan menampilkan lebih dari 200 stan, terdiri dari SKPD lingkup Pemprov Kalsel, pelaku UMKM, serta pengusaha daerah yang akan memamerkan produk unggulan masing-masing. Variasi jenis stan juga disediakan dalam tiga tipe, bekerja sama dengan Event Organizer (EO) yang ditunjuk.

“Tahun ini kami bekerja sama dengan EO profesional. Pembayaran stan dilakukan langsung melalui EO agar lebih transparan dan tertata. Kami berharap partisipasi aktif dari SKPD dan pengusaha lokal agar expo benar-benar menjadi momentum promosi dan kolaborasi bisnis,” ujar Gia sapaan akrabnya.

Kalsel Expo 2025 merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel, yang rangkaiannya dimulai sejak 19 Juli lalu dengan berbagai agenda seperti “Gowes, Golf Bersama”, “Tahura Trail Run”, “Jurnas Triathlon”, hingga “Karasminan Banua Seribu Sungai”.

Puncak peringatan Hari Jadi akan jatuh pada 14 Agustus 2025, yang sekaligus menandai penutupan resmi Kalsel Expo. Keesokan harinya akan dilanjutkan dengan kegiatan Jalan Sehat, kampanye Identitas Kependudukan Digital, hingga gerakan pemilahan sampah.

“Kami akan terus menyempurnakan persiapan, termasuk berkomunikasi dengan pelaku usaha untuk mengisi acara dan meramaikan Expo. Harapan kami, ini bukan hanya jadi kegiatan seremonial, tapi juga memberi manfaat nyata bagi ekonomi daerah,” tutup Ahmad Bagiawan. (tri)

Harga Bahan Pokok di Kalsel Dipastikan Dalam Kondisi Stabil

0

Link, Banjarmasin – Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalimantan Selatan memastikan bahwa harga bahan pokok di wilayah Banua saat ini masih dalam kondisi stabil. Hingga akhir Juni 2025, angka inflasi tahun kalender tercatat hanya sebesar 1,42 persen, jauh dibawah ambang batas yang mengkhawatirkan.

“Alhamdulillah, kalau masalah harga bahan pokok di Banua kita Kalimantan Selatan hari ini masih aman karena masih di bawah 2 persen. Sehingga sampai bulan Juni 2025, inflasi tahun kalender itu hanya 1,42 persen. Artinya, makanan, minuman, ataupun lain-lainnya itu terkendali,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, saat ditemui di kantornya, Banjarmasin, Senin (28/07/2025).

Meski demikian, Gia mengakui sempat terjadi gejolak harga pada beberapa komoditas penting seperti LPG 3 kg dan bawang merah. Kenaikan harga LPG 3 kg terjadi karena keterlambatan distribusi selama libur panjang, yang dimanfaatkan oleh oknum spekulan untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

“Itu dikarenakan ada penyebab hari libur panjang. Liburnya kemarin lebih dari 4 atau 5 hari, sehingga pengirimannya terkendala. Tapi Alhamdulillah hari ini sudah bisa teratasi karena kita ada komunikasi dengan pihak Pertamina. Mereka menyatakan ketersediaan gas aman di Banua kita Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Sementara itu, harga bawang merah sempat mengalami lonjakan karena pasokan yang berasal dari luar daerah mengalami keterlambatan akibat cuaca buruk di jalur laut.

“Memang bawang merah ini kita pasokannya dari luar daerah, sehingga menggunakan angkutan laut yang sempat kemarin kapal yang membawa itu agak terlambat karena gelombang tinggi dan lain-lain,” tambahnya.

Untuk komoditas lainnya seperti cabai keriting, cabai merah, telur ayam ras, tepung terigu, dan susu, Gia memastikan semuanya dalam kondisi aman dan stabil. Harga telur ayam ras, misalnya, kini berada di kisaran Rp30.000,00 per rak, bahkan ada yang lebih rendah.

Menghadapi potensi kenaikan konsumsi pada bulan Maulid yang akan datang, Gia sapaan akrabnya, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong bahan pokok, terutama bawang merah dan daging yang berpotensi mengalami kenaikan harga karena tingginya permintaan.

“Harapannya tentu warga kita di Kalimantan Selatan jangan terlalu panik atau jangan memborong-borong bawang merah ataupun daging, sehingga menimbulkan harga menjadi meningkat,” tutupnya.

Pemprov Kalsel akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan bahan pokok di pasar-pasar tradisional serta berkoordinasi dengan distributor dan pihak terkait guna menjaga stabilitas harga menjelang momen keagamaan dan akhir tahun. (tri)

Inter Miami vs FC Cincinnati Imbang 0-0, Lionel Messi Absen

0
Inter Miami vs FC Cincinnati Imbang 0-0, Lionel Messi Absen
Aksi Luis Suarez di laga Inter Miami vs FC Cincinnati, MLS Liga Amerika Serikat 2025 (c) Official Twitter Inter Miami

Link, Jakarta – Laga Inter Miami vs FC Cincinnati dalam kelanjutan Major League Soccer 2025 yang digelar di Chase Stadium pada Minggu 27 Juli 2025 berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Laga berlangsung tanpa kehadiran megabintang Lionel Messi yang terpaksa absen. Meskipun kehilangan pemain kunci tersebut, Inter Miami tetap tampil menyerang dengan mengandalkan ketajaman Luis Suarez di lini depan.

Berbagai peluang tercipta sepanjang dua babak pertandingan, namun kedua tim gagal mengkonversinya menjadi gol. FC Cincinnati juga memberikan perlawanan sengit melalui aksi Evander dan Kei Kamara, tetapi sama-sama menemui jalan buntu di depan gawang lawan.

Hasil imbang ini membuat posisi Inter Miami masih bertengger di tengah klasemen Wilayah Timur dengan ketat. Bagi Cincinnati, satu angka yang diperoleh dari laga tandang ini cukup bernilai untuk menjaga konsistensi performa mereka di jalur play-off.

Jalannya Pertandingan

Laga langsung berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit-menit pembuka. Cincinnati mencoba membuka peluang melalui tembakan Luca Orellano dan Gerardo Valenzuela, namun kiper Rocco Rios Novo tampil waspada untuk mengamankan gawangnya.

Inter Miami memberikan balasan lewat aksi Fafa Picault yang hampir mencetak gol pembuka dengan sundulan jarak dekat. Roman Celentano harus tampil gemilang untuk menyelamatkan gawang Cincinnati dari ancaman tersebut.

Luis Suarez menjadi figur paling mengancam di barisan depan Miami sepanjang babak pertama. Striker Uruguay itu berkali-kali melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun arah bola masih belum tepat menuju sasaran.

Evander dan Kei Kamara juga aktif menciptakan bahaya melalui gerakan kombinatif di lini depan Cincinnati. Sayangnya, penyelesaian akhir mereka masih kurang tajam untuk merobek jaring lawan.

Gonzalo Lujan dan Tomas Aviles sempat melakukan pelanggaran keras yang mengganggu alur permainan. Beberapa situasi corner juga gagal dimanfaatkan maksimal oleh kedua tim untuk mencetak gol pembuka.

Menjelang akhir babak pertama, Suarez memperoleh dua kesempatan emas berturut-turut. Salah satunya melalui sundulan hasil umpan Tadeo Allende, namun bola hanya melambung tipis melewati mistar gawang Cincinnati.

Babak pertama ditutup dengan skor 0-0 meski kedua tim bermain terbuka. Efektivitas dalam menyelesaikan peluang menjadi kendala utama di 45 menit pertama pertandingan.

Babak kedua kembali menyajikan tempo permainan yang cepat dengan serangan dari kedua kubu. Suarez memperoleh dua peluang beruntun di menit ke-52 dan 53, namun penyelamatan Roman Celentano masih berhasil menjaga gawang Cincinnati tetap bersih.

Tidak lama berselang, Evander mencoba peruntungan dengan tembakan jarak jauh. Rios Novo kembali tampil sigap untuk mengamankan tembakannya dan mencegah Cincinnati unggul lebih dulu.

Peluang paling berbahaya terjadi di menit ke-58 ketika Suarez menerima umpan matang dari Weigandt. Tembakan jarak dekatnya hanya melebar tipis ke samping kanan gawang, membuat Miami kehilangan kesempatan untuk memimpin.

Miami terus menggencarkan serangan melalui skema balik cepat yang melibatkan beberapa pemain. Fafa Picault juga mendapat satu peluang bagus namun belum mampu memecah kebuntuan di papan skor.

Cincinnati melakukan beberapa pergantian strategis dengan memasukkan Sergio Santos dan Teenage Hadebe. Kedua pemain pengganti ini diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan sekaligus memberikan variasi di sayap.

Miami merespons dengan memasukkan Noah Allen dan Yannick Bright untuk menambah daya serang. Santos langsung memberikan ancaman dengan satu tembakan yang berhasil diblokir, sementara Evander memaksa Rios Novo melakukan penyelamatan lagi di menit ke-67.

Jalannya pertandingan sempat terhenti beberapa kali akibat cedera pemain dan pelanggaran keras. Federico Redondo dan Marcelo Weigandt harus menerima kartu kuning atas aksi mereka di lapangan.

Di masa injury time, Miami masih mendapat kesempatan melalui situasi corner terakhir. Namun, peluang tersebut tidak berbuah gol dan pertandingan ditutup dengan hasil imbang meski kedua tim sama-sama menciptakan peluang berbahaya.

Susunan Pemain

Inter Miaimi:  Rocco Rios Novo; Benjamin Cremaschi, Gonzalo Lujan, Tomas Aviles, Marcelo Weigandt; Telasco Segovia, Sergio Busquets, Federico Redondo, Tadeo Allende; Luis Suarez, Fafa Picault.

FC Cincinati:  Roman Celentano; DeAndre Yedlin, Lukas Engel, Miles Robinson, Matt Miazga, Luca Orellano; Evander, Tah Brian Anunga, Pavel Bucha; Kei Kamara, Gerardo Valenzuela.

Hasil Laga Pramusim: Manchester United vs West Ham, Skor 2-1

0
Hasil Laga Pramusim: Manchester United vs West Ham, Skor 2-1
Momen selebrasi Bruno Fernandes di laga Manchester United vs West Ham, Premier League Summer Series 2025 (c) Official Twitter Man United

Link, Jakarta – Manchester United mengalahkan West Ham 2-1 dalam pertandingan Premier League Summer Series yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, pada Minggu (27/7/2025) pukul 06.00 WIB.

Setan Merah berhasil unggul lebih dulu melalui eksekusi penalti Fernandes sebelum pemain Portugal itu kembali mencetak gol di babak kedua. West Ham sempat bangkit melalui gol Jarrod Bowen, tapi upaya tersebut tidak cukup untuk menghindari kekalahan.

Intensitas tinggi terjadi sepanjang 90 menit dengan kedua tim menunjukkan semangat bertarung sejak peluit pertama. Manchester United tampil lebih efektif dalam menyelesaikan peluang, sementara West Ham mengalami kesulitan menembus barisan pertahanan yang diperkuat De Ligt dan Yoro.

Hasil ini memberikan kepercayaan diri tambahan bagi skuad asuhan Ruben Amorim menjelang kompetisi resmi Premier League.

Jalannya Pertandingan

Tempo cepat langsung terasa saat Hojlund menciptakan ancaman di menit pembuka dengan tembakan keras yang mengenai tiang gawang. United terus menggencarkan serangan dan di menit ketiga, Heaven dijatuhkan kiper lawan di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih.

Bruno Fernandes tampil sebagai algojo dan dengan tenang mengkonversi penalti menjadi gol di menit kelima. Keunggulan 1-0 pun berhasil diraih Setan Merah di awal pertandingan.

West Ham berusaha memberikan respons melalui tekanan di lini tengah, namun pertahanan United tampil rapat dan terorganisir. Fernandes bersama Mainoo sempat mengancam lewat peluang beruntun, tetapi belum mampu membuahkan gol tambahan.

Kesempatan emas terbuka ketika Hojlund memberikan assist matang untuk Fernandes, sayangnya eksekusi pemain Portugal itu melambung jauh melewati mistar gawang. United menguasai jalannya pertandingan namun masih kesulitan memperbesar jarak di papan skor.

West Ham mulai mendapat momentum melalui kolaborasi Ward-Prowse dan Bowen di pertengahan babak pertama. Namun, peluang-peluang yang tercipta masih belum tepat sasaran dan mudah diantisipasi kiper United.

Amad Diallo sempat memasukkan bola ke gawang di menit ke-38, tetapi gol tersebut dianulir karena posisi offside. Skor 1-0 untuk keunggulan Manchester United bertahan hingga jeda babak pertama.

Menjelang turun minum, Cunha dan Fernandes kembali mencoba mengancam gawang Areola dengan beberapa percobaan. Penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang-peluang tersebut tidak berbuah gol, dan babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis United.

Babak kedua dimulai dengan inisiatif menyerang dari kedua tim yang sama-sama ingin mencetak gol. Di menit ke-49, Bruno Fernandes nyaris menggandakan keunggulan United, namun sepakan kerasnya berhasil dihalau Areola dengan penyelamatan spektakuler.

Gol kedua United akhirnya terwujud di menit ke-52 ketika lini belakang West Ham kehilangan penguasaan bola. Bruno Fernandes memanfaatkan kesempatan emas tersebut dengan sempurna untuk mencetak gol keduanya di pertandingan ini.

West Ham tidak menyerah begitu saja dan langsung meningkatkan intensitas serangan mereka. Beberapa pergantian pemain dilakukan, termasuk memasukkan Paqueta dan Potts untuk menambah kreativitas di lini depan.

Usaha keras West Ham membuahkan hasil di menit ke-63 melalui aksi individual Jarrod Bowen. Setelah menerima umpan dari Soucek, Bowen berhasil melewati satu pemain lawan sebelum melepaskan tembakan keras yang bersarang di gawang Bayindir.

Setelah gol balasan tersebut, ritme pertandingan sedikit melambat dengan United melakukan pergantian besar-besaran. Casemiro, Maguire, dan Mason Mount dimasukkan untuk menstabilkan lini tengah dan pertahanan.

West Ham terus berusaha mencari gol penyama kedudukan melalui serangan-serangan Potts dan Todibo. Namun, Maguire tampil impresif dengan beberapa intersepsi krusial yang menggagalkan upaya lawan.

Beberapa peluang terakhir masih tercipta dari kubu West Ham, tetapi kurangnya kreativitas di sepertiga akhir membuat mereka sulit merobek jaring United. Tambahan waktu lima menit pun tidak mengubah hasil akhir, dengan Manchester United menutup laga pramusim perdana mereka dengan kemenangan 2-1 yang pantas diraih.

Susunan Pemain

Man United:  Bayindir, Heaven, De Ligt, Yoro, Dorgu, Mainoo, Ugarte, Amad, Bruno, Cunha, Hojlund

West Ham: Areola, Augerd, Kilman, Todibo, Wan-Bissaka, Soucek, Ward-Prowse, Rodriguez, Diouf, Bowen, Fullkrug

Didampingi Kejaksaan, Anggaran Event Organizer MTQ Nasional Tingkat Provinsi di Martapura, Rp7,5 M

0
Event Organizer
Suasana final cabang Khattil Quran (kaligrafi) pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXVI tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, yang digelar di Aula KH Kasyful Anwar, Bincau, Kecamatan Martapura, Rabu (25/6/2025).

Link, Martapura – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ke-XXXVI memang telah berakhir. Namun event yang dilaksanakan pada 19 – 27 Juni lalu dengan pendampingan atau legal assistance Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar kini ramai disorot publik. Utamanya terkait anggaran untuk  Event Organizer (EO) yang dinilai lumayan besar, yakni Rp 7,5 Miliar.

Diketahui MTQ Nasional Tingkat Provinsi Kalsel ke-XXXVI yang digelar di Martapura Kota tersebut telah menghabiskan anggaran Rp15 miliar. Dengan rincian dana hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banjar sebesar Rp15 Miliar dan dana hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel sebesar Rp1 Miliar.

Nah dari total anggaran tersebut yang cukup mengejutkan public, Rp7,5 Miliar dialokasikan untuk Event Organizer dalam hal ini PT Amanah Bugar Grup.

Menanggapi perihal tersebut, Pelaksanaan tugas (Plt) Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar sekaligus Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-36, Ikhwansyah mengatakan, dari total sebesar Rp15 Miliar dana hibah yang diperoleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Banjar, sebesar Rp7,5 Miliar untuk Event Organizer  selaku pelaksana kegiatan terhitung dari 19 – 27 Juni 2025 lalu.

“Seperti untuk keperluan panggung utama dan sepuluh venue di luar panggung utama, keamanan, pawai ta’aruf, tarian kolosal, biaya sewa mobil untuk kafilah, akomodasi hotel Rp20 Juta untuk setiap kabupaten/kota, dan hal lainnya,” ujarnya pada Selasa (22/7/2025) kemarin.

Pejabat definitif Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banjar ini juga menjelaskan, pelaksanaan MTQ Nasional Tingkat Provinsi Kalsel ke-36 mencontoh seperti pelaksanaan MTQ di Kabupaten Tapin, dan Kota Banjarbaru.

“Sedangkan anggaran Rp7,5 Miliar sisanya digunakan untuk keperluan konsumsi rapat terhitung sejak Februari – Juni 2025, honor panitia, honor tim kesehatan, launching MTQ di Bukit Bintang, Id Card, dan keperluan lainnya. Paling besar digunakan untuk hadiah plus umrah 35 peserta MTQ terbaik yang mencapai Rp4,4 Miliar,” ucapnya.

Ikhwansyah memastikan, penggunaan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar kepada LPTQ tidak akan terjadi tumpang tindih karena sudah dilakukan verifikasi berulang oleh tim.

“Mulai perencanaan dan tahapan lainnya hingga tutup buku setelah dilakukan penghitungan ternyata kita berhasil melakukan efesiensi, yakni total anggaran yang digunakan sebesar Rp14 Miliar. Artinya ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp1,4 Miliar yang tentunya akan kita serahkan ke LPTQ untuk proses pengembalian sisa dana hibah ke Pemkab Banjar,” beber Ikhwansyah.

Sedangkan dana hibah sebesar Rp1 Miliar dari Pemprov Kalsel digunakan untuk keperluan pembayaran dewan hakim.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Kabupaten Banjar, Robert Iwan Kandun mengungkapkan, pendampingan atau legal assistance pelaksanaan MTQ Nasional Tingkat Provinsi Kalsel ke-36 yang dilaksanakan Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) berdasarkan surat permohonan LPTQ Kabupaten Banjar Nomor: 24/LPTQ-KB/04/2025 tertanggal 25 April 2025. “Jadi dari awal kegiatan hingga pengadaan barang jasa, serta penjurian dilakukan pendampingan,” katanya.

Pendampingan hukum yang dilakukan, lanjut Robert, yakni sebatas memberikan langkah apa saja yang harus dilakukan panitia, salah satunya seperti pemilihan pihak yang kompeten sebagai penyelenggara atau vendor.

“Kita hanya memberikan saran mana yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Artinya JPN tidak berwenang untuk mengatur terkait penunjukan Event Organizer  karena konteks pendampingan sudah sangat jelas, apa yang dimaksud dan dari sampai mana pendampingan dilakukan,” ungkapnya.

Terkait adanya sumbangsih dari beberapa Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dalam penyelenggaraan MTQ, tambah Robert lebih jauh, hal tersebut diluar dari kegiatan pendampingan.

“Memang ada beberapa SOPD yang memberikan sumbangsih tapi itu diluar kegiatan pendampingan. Kalau diluar pendampingan tentu kita akan melihat seperti apa naskahnya, karena kita tidak pegang naskahnya,” ungkapnya.

Jika dikemudian hari ada muncul indikasi kerugian negara, ungkap Robert, hal tersebut tidak menutup kemungkinan. Namun secara teknis bukan kewenangan JPN karena Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang lebih mengetahui. JPN hanya memberikan langkah mitigasi saja,” pungkasnya.(zainuddin)

MUI Garda Terdepan Jaga Kerukunan dan Persatuan Bangsa

0
persatuan bangsa
Wamenag Romo Syafi'i menghadiri Milad ke-50 Majelis Ulama Indonesia. Foto dok Kemenag RI.

Link, Jakarta – Di tengah keberagaman Indonesia, MUI telah menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan umat dan persatuan bangsa. Ini adalah kontribusi yang tidak ternilai

Demikian disampaikan Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, saat menghadiri peringatan Milad ke-50 MUI yang digelar di Gedung Serbaguna 2, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (26/7/2025)

“Kiprah Majelis Ulama Indonesia MUI patut diapreasis tinggi, mengingat selama lima dekade telah berperan aktif menjaga kerukunan dan persatuan bangsa,” ujar Romo dalam sambutannya.

Lebih jauh Romo melanjutkan, usia setengah abad bukanlah perjalanan yang singkat. Selama itu pula, MUI telah berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyuarakan moderasi beragama, membangun harmoni sosial, dan menjadi rujukan moral keagamaan umat Islam Indonesia.

“Saya mewakili pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Agama, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas program-program strategis yang telah dan akan terus diinisiasi oleh MUI,” tambahnya.

Peringatan Milad ke-50 MUI ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, di antaranya Mantan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin, para duta besar negara sahabat, serta jajaran menteri dan wakil menteri dari berbagai kementerian.

Romo juga menyinggung dinamika kelembagaan di tubuh Kementerian Agama. Ia menyampaikan bahwa seiring dengan terbentuknya beberapa lembaga baru yang sebelumnya berada di bawah Kemenag, kini fokus utama Kementerian tertuju pada dua hal: pendidikan agama dan pelayanan keagamaan. Dalam konteks ini, ia menekankan pentingnya sinergi dengan MUI.

“Kami sangat membutuhkan bantuan, arahan, dan dukungan dari MUI agar dua fokus utama ini bisa dijalankan secara optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat dan bangsa,” pungkasnya. (spy)

FORNAS VIII, PSN PP Kalsel Raih 6 Medali

0
PSN PP
PSN PP Kalsel Raih 6 Medali di ajang FORNAS VIII Lombok Barat.

Link, Lombok – Pundi-pundi medali kontingan Kalsel di ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Lombok Barat terus bertambah. Khusus Perguruan Silat Nasional Perisai Putih (PSN PP) Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil mencetak prestasi gemilang dengan raihan 6 medali.

Pada event yang digelar pada hari Minggu (27/7/2025) ini, PSN PP Kalsel berhasil meraih 2 medali emas, 1 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Ketua PSN PP Kalsel, Johan Wahyudi, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini.

“Kami sebelumnya menargetkan 2 medali emas, dan Alhamdulillah, kami berhasil melebihi target dengan tambahan 1 medali perak dan 3 medali perunggu,” ujarnya.

Johan mengaku bahwa pencapaian ini berada di luar prediksi mereka, namun berkat usaha dan latihan rutin, mereka berhasil mendapatkan hasil yang memuaskan.

Ia menjelaskan bahwa medali yang diperoleh berasal dari kategori Master Kreasi Putra dan Kreasi Remaja, serta Kreasi Master Putri.

“Kami sangat senang dengan hasil ini, dan semoga masih ada kesempatan untuk meraih medali tambahan di kategori lainnya,” ungkapnya.

Persaingan di FORNAS kali ini sangat ketat, terutama di kelas master.

“Di kelas master, kami bertemu dengan atlet-atlet yang sangat berpengalaman. Kami harus berjuang keras untuk mempertahankan posisi,” kata Bang Johan Amin selaku atlet yang berhasil mendapatkan medali emas.

Kunci keberhasilan mereka, menurutnya, adalah disiplin dalam latihan dan konsistensi dalam persiapan.

Dengan pencapaian ini, PSN PP Kalsel tidak hanya menambah koleksi medali, tetapi juga mengharumkan nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional.

“Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda untuk terus berlatih dan berkembang,” tutupnya.  (tri)

Gubernur Ajak IAI Perkuat Kolaborasi Dengan Pemerintah

0
IAI

Link, Banjarmasin –  Demi kemajuan banua yang lebih maju dan berdaya saing, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengajak para akuntan yang tergabung dalam Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) memperkuat kolaborasi dengan pemerintah.

“Kami percaya IAI mampu memberi kontribusi konkret, baik dalam hal edukasi keuangan, pelatihan SDM desa, hingga penguatan sistem pelaporan keuangan koperasi dan BPR, yang lebih kredibel dan berbasis teknologi,” ungkap Gubernur H Muhidin melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov, Ariadi Noor pada pelantikan pengurus Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Kalimantan Selatan periode 2025 – 2029 dan Seminar : Tantangan Pasca Merger BPR dan Program Koperasi Merah Putih, Sabtu (26/7/2025) di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Disebutkan Gubernur, IAI sebagai organisasi profesi, memiliki tanggung jawab strategis, bukan hanya mengembangkan kapasitas anggotanya, tapi juga mendukung agenda pembangunan daerah.

Hal ini sangat sejalan dengan visi Kalsel Bekerja (Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera) menuju Gerbang Logistik Kalimantan serta lima misi pembangunan, khususnya terkait membangun manusia unggul dan berakhlak mulia, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata, serta mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang mudah dan cepat.

Gubernur H Muhidin pun mengapresiasi tema seminar yang menyentuh isu penting di level tapak, yaitu penguatan koperasi desa dan pasca merger BPR. Ini menurut gubernur adalah bagian dari arsitektur keuangan mikro, yang sangat relevan untuk mendukung ekonomi lokal, penguatan UMKM, dan pengurangan kesenjangan.

Adapun susunan pengurus IAI Kalsel yang dilantik Ketua II Dewan Pengurus Nasional IAI, Arief Tri Hardiyanto ini adalah Atma Hayat selaku ketua, Wakil Ketua dijabat Wahyudin, Sekretaris oleh Ramadhan, Bendahara Noor hikmah, ketua-ketua bidang, dan koordinator beserta anggota.

Sementara itu, Ketua IAI Kalsel Atma Hayat menyampaikan kesediaan pihaknya untuk dilibatkan peran sertanya dalam rangka pembinaan, khususnya terkait laporan keuangan BPR dan koperasi.
“Kami siap terlibat dalam rangka akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan,” ujarnya. (tri)

Indonesia vs Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025, Duel Sarat Gengsi

0
Indonesia vs Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025, Duel Sarat Gengsi

Link, Jakarta – Final Piala AFF U-23 2025 resmi mempertemukan Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam U-23. Duel sarat gengsi ini digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa malam, 29 Juli 2025.

Laga ini terasa spesial karena mempertemukan dua tim terbaik di Asia Tenggara saat ini. Apalagi, Indonesia punya kans membalas kekalahan dari Vietnam di final edisi 2023 lalu.

Garuda Muda mengusung semangat baru dan dukungan penuh suporter. Sementara itu, Vietnam tetap jadi lawan tangguh yang tak pernah mudah dikalahkan.

Dua tahun lalu, Indonesia juga jumpa Vietnam di partai puncak. Kala itu, laga berakhir 0-0 dan berujung kekalahan lewat adu penalti 5-6.

Tim asuhan Shin Tae-yong tampil spartan tapi kurang beruntung. Kini, dengan materi pemain berbeda, Indonesia punya peluang membalikkan keadaan.

Di turnamen tahun ini, Indonesia membuka langkah dengan menghajar Brunei 8-0. Namun, di laga berikutnya, produktivitas mulai menurun.

Menang tipis atas Filipina dan imbang lawan Malaysia jadi pelajaran penting. Puncaknya, mereka menyingkirkan Thailand lewat adu penalti dramatis 7-6.

Jens Raven jadi bintang di laga pertama dengan enam gol. Namun, ketajamannya menurun, dan kini semua mata menanti kontribusinya di final.

Bermain di GBK jadi keuntungan besar bagi Garuda Muda. Dukungan dari tribune bisa jadi dorongan ekstra untuk meraih gelar perdana di rumah sendiri.

Vietnam juga tampil solid sejak fase grup. Mereka menang 3-0 atas Laos dan 2-1 atas Kamboja, lalu menaklukkan Filipina 2-1 di semifinal.

Laga kontra Filipina tak mudah karena sempat tertinggal lebih dulu. Namun, semangat dan mental kuat membuat Vietnam kembali bangkit.

Vietnam punya beberapa nama penting yang harus dijaga ketat. Khuat Van Khang adalah otak serangan yang bisa mengatur tempo permainan.

Selain itu, Nguyen Hieu Minh sering memberikan ancaman dari sisi sayap. Garuda Muda harus bermain disiplin dan fokus sepanjang laga.

Final ini bukan sekadar perebutan gelar, tapi juga soal gengsi dan harga diri. Vietnam kembali jadi lawan di final, dan kali ini Indonesia tak ingin gagal lagi.

Dengan semangat juang dan dukungan penuh, Garuda Muda siap membalikkan nasib

KIP: Transparansi Adalah Pintu Demokrasi Menuju Indonesia Emas 2045

0
KIP: Transparansi Adalah Pintu Demokrasi Menuju Indonesia Emas 2045
Acara Talk Show dengan tekana “Budaya Transparansi dalam Era Teknologi Informasi untuk Pelayanan yang Partisipatif dan Berkelanjutan” di Gedung RRI Jakarta, Kamis (24/5/2025). (Foto Wandi/InfoPublik)

Link, Jakarta – Komisioner Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia (KIP RI), Syawaludin, menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan hanya jargon, tetapi merupakan fondasi penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat dan partisipatif di Indonesia.

Hal ini disampaikan Syawaludin dalam acara Talk Show dengan tekana “Budaya Transparansi dalam Era Teknologi Informasi untuk Pelayanan yang Partisipatif dan Berkelanjutan” di Gedung RRI Jakarta, Kamis (24/5/2025) sebagaimana dilansir infopublik.id.

“Transparansi itu pintu masuknya demokrasi. Tak akan bisa kita menjadikan negara ini demokratis tanpa mengawali dengan transparansi,” tegas Syawaludin dalam pidatonya.

Ia mengingatkan bahwa hak masyarakat untuk mengakses informasi telah dijamin dalam konstitusi, tepatnya dalam Pasal 28F UUD 1945 serta diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

“Pertanyaannya sekarang: apakah transparansi yang kita sebut-sebut itu hanya sebatas slogan? Atau sudah menjadi budaya dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara?” tanyanya secara retoris.

Sejak berdiri pada 2010, Komisi Informasi terus mendorong sinergi dan inovasi untuk memastikan hak publik atas informasi dapat terpenuhi secara adil, inklusif, dan efisien. Syawaludin menekankan pentingnya membangun trust atau kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi, apalagi di era digital saat ini.

“Di tengah kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), chatbot, dan media sosial, keterbukaan informasi justru semakin vital. Pejabat publik yang aktif menyampaikan informasi di media sosial misalnya, justru meningkatkan reputasi dan kepercayaan publik,” ungkapnya.

Menurutnya, kepercayaan merupakan nilai yang mahal dan harus diperjuangkan secara kolektif. “Tumbuhnya kepercayaan akan melahirkan partisipasi publik, dan partisipasi publik akan mengantarkan kita menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya

Sementara itu, praktisi keterbukaan informasi publik, Abdul Rahman Ma’mun, menyoroti tantangan besar yang dihadapi badan publik dalam menyajikan informasi secara transparan di tengah keberlimpahan informasi di era digital. Menurutnya, masyarakat kini terbiasa dengan arus informasi yang serba cepat, sementara informasi resmi dari pemerintah dan lembaga publik belum mampu menyesuaikan irama tersebut.

“Transparansi itu gampang-gampang susah. Kalau hanya diukur dari regulasi, tidak sulit. Tapi kalau ukurannya dari publik, itu yang jadi tantangan,” ujar Abdul Rahman.

Ia menekankan bahwa masyarakat saat ini sudah dimanjakan oleh keberlimpahan informasi dari berbagai media, termasuk media sosial, sehingga ekspektasi mereka terhadap keterbukaan informasi semakin tinggi. Di sisi lain, badan publik masih bekerja berdasarkan prosedur dan regulasi yang sering kali belum responsif terhadap dinamika digital.

“Cara publik mengakses informasi sudah berubah total. Dulu orang baca koran pagi, sekarang informasi datang setiap saat. Tapi kalau kita masih menyajikan informasi seperti era sebelumnya, kita akan tertinggal,” jelasnya.

Abdul Rahman juga menyoroti pentingnya adaptasi dari pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) di lembaga publik. Menurutnya, informasi harus disajikan dengan ringkas, cepat, dan mudah diakses agar tidak kalah dengan informasi yang berseliweran secara informal.

“Kalau informasi resmi lambat, masyarakat akan mengonsumsi informasi tidak resmi, yang bisa jadi hoaks. Maka kecepatan merilis informasi resmi adalah kunci untuk menangkal hoaks,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan utama di era banjir informasi bukan hanya soal volume, tetapi juga bagaimana menjaga kepercayaan publik melalui informasi yang kredibel dan akurat.

“Kita tidak bisa hanya menyalahkan hoaks, kalau informasi resmi kita tidak dibuka dengan cepat. Tantangannya adalah bagaimana badan publik bisa hadir di tengah keberlimpahan informasi ini,” pungkasnya.