Beranda blog Halaman 203

Harganas ke-32, Momentum Merefleksikan Peran Keluarga

0
Harganas
Pemprov Kalsel memperingati Harganas ke-32 di Tahun 2025 di Kantor Gubernur Kalsel.

Link, Banjarbaru – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia Wihaji, melalui sambutan tertulisnya menyampaikan bahwa melalui Peringatan Hari Keluarga Nasasional (Harganas) yang mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju” ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran keluarga dalam pembangunan bangsa.

“Keluarga adalah pondasi utama dalam pembangunan bangsa. Keluarga yang kuat dan harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas, berakhlak mulia dan memiliki kemampuan untuk bersaing di era global. Oleh karena itu, pembangunan keluarga menajdi sangat penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Wihaji sebagaimana dibacakan Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, melalui Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Isharwanto, Senin, 30/6/2025 saat apel memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2025 di Lapangan Kantor Gubernur Kalsel Banjarbaru pada Senin (30/6/225).

Untuk mencapai keinginan tersebut, Menteri Wihaji juga menyampaikan pesan untuk melaksanakan pembangunan keluarga melalui beberapa program, kegiatan dan langkah kebijakan yang pro-keluarga.

“Beberapa hal yang perlu kita lakukan adalah, meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan, mengingatkan anggota keluarga agar tidak terpapar pengaruh negatif dari teknologi digital, meningkatkan kualitas kesehatan dan meningkatkan kualitas ekonomi,” pesannya.

Lebih lanjut, Wihaji menyampaikan bahwa meski pemerintah memiliki peran penting dalam membangun keluarga, pemerintah tidak bisa berdiri sendiri, dan diperlukan komitmen dan kerja sama serta kolaborasi.

“Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mewujudkan keluarga yang kuat dan harmonis, yakni mengembangkan program-program pro keluarga, meningkatkan anggaran untuk pembangunan keluarga serta meningkatkan kerja sama dengan stakeholder,” katanya. (tri/BBAM)

“Kita Pelayan Masyarakat, Bukan Kita yang Dilayani”

0
masyarakat hatus dilayani
Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby saat memimpin apel di Lapangan Murjani Banjarbaru.

Link, Banjarbaru – Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby (ELH) menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ini sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Karena sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) fungsi utamanya sebagai pelayan masyarakat bukan minta dilayani.

“Kita pelayan masyarakat, bukan kita yang dilayani,” tegasnya saat memimpin apel kerja gabungan lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, Senin (30/6/2025) di Lapangan dr Murdjani Banjarbaru.

Diikuti seluruh ASN lingkup Pemko Banjarbaru, apel masuk di penghujung Juni ini menjadi momen pertama Wali Kota Lisa Halaby usai dilantik 21 Juni 2025. Pasca pelantikan, wali kota perempuan di Banjarbaru ini mengikuti pembekalan selama lima hari di IPDN Jatinangor, Jawa Barat.

Di hadapan para ASN Banjarbaru, Wali Kita Erna Lisa Halaby mewanti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ini sebagai wujud pengabdia kepada masyarakat.

“Sebagai ASN harus mampu memberikan kemudahan dan percepatan pelayanan publik kepada masyarakat. Itu yang paling utama ,” kata Wali Kota Erna Lisa.

Usai memimpin apel, ELH melanjutkan agenda Walikota Banjarbaru untuk menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kotabanjarbaru Penyampaian Pengantar Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Senin (30/6/2025), di Ruang Graha Paripurna DPRD Kota Banjarbaru. Ini adalah kali pertama Erna Lisa Halaby sebagai Wali Kota Banjarbaru rapat di Gedung DRPD.

“Kami akan melanjutkan pembangunan yang baik dari Wali Kota sebelumnya dan mewujudkan apa yang belum terwujud,” ujar ELH.

Dalam fokus kerja ke depan, ELH menyebutkan bahwa pihaknya akan memastikan kesejahteraan para penggali kubur, memperkuat mitigasi bencana, serta mempercepat penanganan rumah tidak layak huni.

“Kami sudah berkoordinasi dengan provinsi, dan akan membantu serta bersinergi untuk meningkatkan pembangunan di Kota Banjarbaru,” tambahnya. (wahyu/BBAM)

Awasi SPMB dan PPDBM, Ombudsman Buka Posko Pengaduan

0
posko SPMB dan PPDBM
Ombudsman Kalsel Buka Posko Pengaduan SPMB dan PPDBM 2025/2026

Link, Banjarmasin – Salah satu bentuk pengawasan penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDBM) Tahun Ajaran 2025/2026, Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) membuka posko pengaduan pelaksanaan SPMB dan PPDBM.

Calon peserta didik dan masyarakat yang ingin berkonsultasi atau menyampaikan aduan maupun laporan terkait dugaan pelanggaran dan penyimpangan dalam pelaksanaan SPMB dan PPDBM tersebut dipersilakan mengakses berbagai kanal layanan Ombudsman Kalsel, tanpa dipungut biaya atau gratis.

Ombudsman Kalsel telah menyediakan kanal-kanal layanan untuk mempermudah dan mempercepat akses masyarakat, antara lain datang langsung ke Kantor Ombudsman Kalsel di Jl. S. Parman Nomor 57, Banjarmasin, melalui telepon atau WhatsApp di nomor 0811 165 3737, atau melalui surat elektronik dengan alamat pengaduan.kalsel@ombudsman.go.id. Seluruh aduan/laporan akan ditindaklanjuti dengan mekanisme Respons Cepat Ombudsman (RCO).

Menurut Hadi Rahman, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, pembukaan posko pengaduan dimaksudkan sebagai salah satu bentuk pengawasan penyelenggaraan SPMB dan PPDBM Tahun Ajaran 2025/2026 sesuai Surat Edaran (SE) Ketua Ombudsman Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2025. Tujuannya adalah untuk memastikan pelaksanaan saran perbaikan, tindakan korektif, dan/atau rekomendasi Ombudsman terkait PPDB tahun 2024 lalu, serta memastikan pelaksanaan ketentuan perundang-undangan dan/atau ketentuan lainnya terkait SPMB dan PPDBM yang telah ditetapkan oleh Kemendikdasmen atau Kemenag oleh Pemerintah Daerah dan Satuan Pendidikan. Dalam hal ini, SPMB mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025, sementara PPDBM berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 64 Tahun 2025.

Selain posko pengaduan, Ombudsman Kalsel menjalankan fungsi pengawasan SPMB dan PPDBM dengan melakukan pemantauan langsung ke beberapa satuan pendidikan di wilayah Kalimantan Selatan. Ini mencakup Sekolah Negeri (SD, SMP, SMA/SMK) dan Madrasah (MIN, MTsN, MAN). Hal-hal yang menjadi atensi pemantauan, seperti sosialisasi, proses seleksi pada seluruh jalur (Domisili, Afirmasi, Prestasi, Mutasi), pengelolaan pengaduan dan layanan bantuan (help desk), dukungan teknologi, serta pembiayaan.

Satu hal yang juga menjadi perhatian Ombudsman Kalsel adalah upaya nyata untuk meminimalkan favoritisme sekolah. Dari hasil pemantauan, Ombudsman Kalsel melihat adanya sekolah-sekolah yang masih dianggap favorit oleh masyarakat, sehingga peminatnya sangat banyak. Sementara di sisi lain, ada sekolah yang malah kekurangan pendaftar atau calon peserta didik. Hal ini kemudian berpengaruh terhadap kecepatan proses verifikasi dan validasi data/dokumen serta prospek pemenuhan kuota di masing-masing jalur yang tidak optimal.

Diharapkan dengan berbagai langkah pengawasan dari Ombudsman Kalsel, penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya dalam konteks pelaksanaan SPMB dan PPDBM tahun ini, akan semakin baik, berkeadilan, tanpa intervensi, dan terhindar dari maladministrasi. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi SPMB dan PPDBM. Silakan hubungi Ombudsman Kalsel apabila mengalami atau mengetahui adanya indikasi pelanggaran atau penyimpangan dari ketentuan yang berlaku. Sekali lagi, tidak ada biaya dan identitas Pelapor  bisa dirahasiakan,” pungkas Hadi Rahman. (spy/rilis)

Kemenhaj Saudi Mulai Langkah Awal Persiapan Haji 2026

0
persiapan Haji 2026
Koordinator dan Supervisor (Musyrif Aam) Kantor Urusan Haji, Dr. Badr al-Sulami.

Link, Makkah – Musim haji 2025 dijadwalkan akan berakhir pada 11 Juli 2025, namun Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sudah memulai langkah awal dalam persiapan haji 2026 mendatang.

Hal ini sebagaimana disampikan Koordinator dan Supervisor (Musyrif Aam) Kantor Urusan Haji, Dr. Badr al-Sulami saat mendampingi Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Arab Saudi Abdul Fattah Mashat berkunjung ke kantor PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah. Hadir juga Asisten Deputi Bidang Operasional Haji, Dr. Eyad Rahbini.

Kehadiran Wamenhaj Saudi dan delegasi diterima oleh Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi, Konsul Haji pada KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kepala Daker Makkah Ali Mahzumi, serta para Kepala Bidang Layanan dan Kepala Sektor di wilayah Daker Makkah.

“Kementerian Haji telah memulai langkah awal persiapan Haji 2026 M, termasuk pembentukan kelompok kerja lintas sektor yang akan mulai bekerja pekan depan,” tegas Badr al-Sulami di Daker Makkah, Sabtu (28/6/2025).

“Kelompok kerja ini akan membahas berbagai kebijakan baru dan timeline teknis yang harus dipatuhi bersama oleh seluruh pemangku kepentingan untuk menghindari kendala dan menyempurnakan pelayanan haji tahun depan,” sambungnya.

Kementerian Arab Saudi telah menyampaikan tahapan (timeline) penyelenggaraan haji 2026 pada 12 Zulhijjah 1446 H atau 8 Juni 2025. Informasi terkait tahapan itu disampaikan pada malam penutupan penyelenggaraan haji 2025 yang digelar Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Acara itu dihadiri para Amirulhaj dari berbagai negara bersama para delegasinya. Hadir juga para Konsul Haji dari berbagai negara.

Badr al-Sulami juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Menteri Haji Abdul Fattah Mashat yang berkenan mengunjungi kantor Daker Makkah. Tujuannya, memantau dan update informasi terkait kondisi jemaah Indonesia.

“Ini sebagai wujud perhatian tinggi pimpinan Kemenhaj terhadap kualitas layanan jemaah haji Indonesia,” tandasnya. (spy)

Marc Marquez Juara MotoGP Belanda 2025, Bagnaia Ketiga

0
Marc Marquez Juara MotoGP Belanda 2025, Bagnaia Ketiga
Marc Marquez Juara MotoGP Belanda 2025

Link, Jakarta – Marc Marquez dari Ducati memenangkan Grand Prix MotoGP Belanda 2025. Hasil ini memperlebar keunggulannya dalam kejuaraan menjadi 68 poin.

Juara dunia delapan kali itu mengawali akhir pekan Assen dengan dua kecelakaan besar selama sesi latihan hari Jumat. Lolos dari barisan terdepan untuk kedua kalinya tahun ini, ia kemudian memenangkan sprint dan menambah kemenangannya di akhir pekan ketiga berturut-turut dengan kemenangan di grand prix hari Minggu.

Ia mengalahkan Marco Bezzecchi dari Aprilia dengan selisih hanya 0,635 detik setelah pebalap Italia itu memberikan tekanan besar pada Marquez di sebagian besar grand prix yang terdiri dari 26 putaran.

Pecco Bagnaia menyelesaikan podium setelah memimpin di tahap awal, sementara peraih pole Fabio Quartararo merosot ke posisi ke-10 setelah keluar lebih awal dan menghindari insiden lain.

Namun, itu adalah hari yang pahit manis bagi keluarga Marquez karena adik laki-lakinya sekaligus juara kedua, Alex Marquez, didiagnosis mengalami patah tulang tangan kirinya setelah berbenturan dengan Pedro Acosta.

Hasil MotoGP Belanda 2025:
1 Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25)
2 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Factory (RS-GP25)
3 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25)
4 Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16)
5 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
6 Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25)
7 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24)
8 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
9 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
10 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1)
11 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)
12 Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V)
13 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1)
14 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)
15 Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)
16 Aleix Espargaro SPA Honda HRC Castrol (RC213V)
Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1)
Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V)
Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
Lorenzo Savadori ITA Aprilia Factory (RS-GP25)
Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25).

UPTD Puskesmas Aluh Aluh Terkendala SLF Bangunan

0
SLF bangunan tidak siap
Rehabilitasi UPTD Puskesmas Aluh Aluh terkendala SLF bangunan.

Link, Martapura – Meski pun kondisinya harus segera direhabilitasi, namun tidak serta merta Ruang rawat inap Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Aluh Aluh, Jalan Inpres, Kecamatan Aluh Aluh dapat dilakukan, karena terkendala Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora usai memimpin rapat gabungan Komisi III dan Komisi IV DPRD bersama stakeholder terkait pada, Sabtu (28/6/2025).

“SLF bangunan memang tidak ada. Karena untuk memperoleh hal tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar  perlu pihak konsultan independen untuk memberikan analisis bangunannya,” ujarnya.

Perihal tersebut juga diakui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, Yasna Khairina.

“Biasanya untuk akreditasi Puskesmas kami mengajukan usulan untuk meminta penilaian. Karena kami tidak mengerti SLF teknisnya seperti apa?” Akunya.

Kendati demikian, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK) pada Dinkes Kabupaten Banjar, Noripansyah memastikan, hampir semua Puskesmas sudah mengajukan usulan terkait penilaian bangunan, dan masih berproses.

“Karena prosesnya tidak cepat. Adanya kebijakan baru untuk akreditasi Puskemas harus mengantongi SLF itu terhitung sejak 2023. Jadi masih proses semua,” katanya.

Dikonfirmasi apakah sebanyak 25 unit Puskesmas yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Banjar sudah mengantongi SLF?

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar, Anna Rosida Santi mengungkapkan, sejak diberlakukannya Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG), maka semua dinas yang akan melaksanakan pembangunan konstruksi harus mengajukan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Selanjutnya dalam PBG akan dibahas Tim Profesi Ahli (TPA) terkait perencanaan konstruksinya yang mulai diberlakukan pada 2023, dan semua dinas sudah kami surati, dan ditindaklanjuti pada 2024 dengan berkonsultasi ke Dinas PUPRP melalui TPA,” beber Anna Rosida yang memastikan Dinkes sudah mengajukan usulan SLF untuk Puskesmas, dan sebagian belum di ajukan. (zainuddin/BBAM)

Chelsea Tundukkan Benfica Dengan Skor Telak 4-1

0
Chelsea Tundukkan Benfica Dengan Skor Telak 4-1

Link, Jakarta – Chelsea tundukkan Benfica dengan skor telak 4-1. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Bank of America pada Minggu (29/6/2025) pagi WIB ini harus melalui babak perpanjangan waktu sebelum The Blues memastikan kemenangan.

Sejak awal laga, Chelsea tampil dominan. Tim asuhan Enzo Maresca mengendalikan permainan dengan penguasaan bola mencapai 63 persen serta menciptakan tujuh peluang. Namun, efektivitas serangan menjadi kendala utama mereka di babak pertama.

Liam Delap yang dipercaya sebagai penyerang utama belum mampu memaksimalkan peluang yang didapat. Pertahanan solid Benfica serta penampilan gemilang kiper Anatoliy Trubin menjadi faktor utama mengapa Chelsea gagal mencetak gol di paruh pertama.

Sementara itu, Benfica mencoba merespons dominasi Chelsea melalui serangan balik cepat dari sektor sayap. Namun, duet bek tengah Levi Colwill dan Benoit Badiashile tampil disiplin dan mampu meredam ancaman dari Angel Di Maria dan Vangelis Pavlidis.

Jalannya Pertandingan

Kebuntuan baru terpecahkan pada menit ke-64. Chelsea memperoleh tendangan bebas dari sisi kiri area serang. Meskipun posisinya kurang ideal untuk tembakan langsung, Reece James sukses membobol gawang Trubin dan membawa Chelsea unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Benfica mulai meningkatkan intensitas serangan. Namun, lini tengah Chelsea yang dikomandoi Moises Caicedo dan Romeo Lavia tampil tenang dan mampu menjaga tempo permainan.

Drama terjadi di menit ke-85 ketika wasit Slavko Vincic menghentikan pertandingan akibat badai yang disertai petir di sekitar stadion. Demi keselamatan, seluruh pemain diarahkan masuk ke ruang ganti.

Laga pun tertunda cukup lama menunggu kondisi cuaca kembali aman. Ketika pertandingan dilanjutkan, Angel Di Maria berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui eksekusi penalti pada menit ke-90+5.

Memasuki babak tambahan waktu, beban Benfica semakin berat. Pada menit ke-92, Gianluca Prestianni yang baru masuk di menit ke-70 harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah. Benfica pun bermain dengan sepuluh pemain.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Chelsea untuk terus menekan. Hasilnya, pada menit ke-108, Christopher Nkunku membawa The Blues kembali unggul setelah sukses melewati hadangan Nicolas Otamendi.

Chelsea terus menambah tekanan dan menemukan momentum terbaiknya. Dua gol tambahan tercipta masing-masing pada menit ke-115 dan 117 melalui Pedro Neto dan Kiernan Dewsbury-Hall. Kemenangan 4-1 pun memastikan langkah Chelsea ke babak delapan besar, di mana mereka akan menghadapi wakil Brasil, Palmeiras.

Susunan Pemain

Benfica: Trubin; Aursnes, Silva, Otamendi, Dahl; Luis, Barreiro, Kokcu; Schjelderup, Pavlidis, Di Maria.

Pelatih: Bruno Lage

Chelsea : Sanchez; James, Badiashile, Colwill, Cucurella; Lavia, Caicedo; Palmer, Fernandez, Neto; Delap.

Pelatih: Enzo Maresca

Palmeiras Kalahkan Botafogo Dengan Skor 1-0 

0
Palmeiras Kalahkan Botafogo Dengan Skor 1-0 
Foto: FIFA via Getty Images/Elsa - FIFA

Link, Jakarta – Palmeiras mengalahkan Botafogo dengan skor 1-0 di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025, Sabtu, 28 Juni 2025 di Lincoln Financial Field, Philadelphia.

Gol penentu kemenangan Palmeiras atas sesama wakil Brasil itu disarangkan oleh pemain pengganti Paulinho di extra time. Gol tunggal yang menjadi pembeda itu dicetaknya pada menit 100.

Palmeiras melangkah ke perempat final. Selanjutnya, mereka akan melawan salah satu dari Benfica atau Chelsea di babak 8 besar.

Jalannya Pertandingan

Palmeiras menguasai penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang di waktu normal. Namun, ketangguhan kiper Botafogo, John, membuat laga tetap tanpa gol hingga 90 menit berakhir.

Botafogo sempat memberi tekanan jelang peluit panjang. Sayangnya, peluang yang mereka miliki belum mampu dikonversi menjadi gol.

Pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu dengan kedua tim melakukan beberapa pergantian pemain. Palmeiras masih tampil dominan, terus menekan pertahanan Botafogo.

Gol yang ditunggu akhirnya hadir di menit ke-100 lewat aksi Paulinho. Pemain pengganti itu melakukan cut inside dan melepas tembakan akurat ke tiang jauh.

Gol tersebut jadi satu-satunya dalam pertandingan ini, sekaligus membawa Palmeiras unggul. Selebrasi meledak di kubu Verdao, sementara Botafogo mulai kehabisan waktu.

Botafogo hampir menyamakan skor lewat peluang emas dari Vitinho di menit ke-115. Setelah itu, Palmeiras harus menghadapi tekanan tambahan di menit akhir babak tambahan. Kapten mereka, Gustavo Gomez, diusir wasit karena pelanggaran tanpa bola dan menerima kartu kuning kedua pada menit 116.

Bermain dengan 10 pemain membuat Palmeiras bertahan habis-habisan. Akan tetapi, mereka mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dengan kemenangan ini, Palmeiras menjadi tim pertama yang lolos ke babak perempat final. Mereka akan menghadapi pemenang antara Benfica dan Chelsea di fase selanjutnya.

Jika Chelsea menang, Palmeiras akan bertemu dengan klub baru Estevao Willian, wonderkid mereka yang baru saja dijual.

Susunan Pemain

Palmeiras: Weverton; Piquerez, Fuchs, Gomez, Giay; Martinez, Rios; Estevao, Mauricio, Allan; Roque

Pelatih: Abel Ferreira

Botafogo: John; Telles, Barboza, Cunha, Vitinho; Danilo; Freitas, Allan; Savarino, Jesus, Artur

Pelatih: Renato Paiva

Tahun Ini UPTD Puskesmas Aluh Aluh Direhabilitasi

0
tahun ini direhabilitasi
Tahun Ini UPTD Puskesmas Aluh Aluh Direhabilitasi

Link, Martapura – Luar biasa, diam-diam ternyata ruang rawat inap Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Aluh Aluh, Jalan Inpres, Kecamatan Aluh Aluh yang mengalami keretakan dan berpotensi ambruk batal akan dilakukan rehabilitasi tahun ini.

Hal itu terungkap saat gelaran rapat gabungan Komisi IV dan Komisi III yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora dan dihadiri stakeholder terkait, tak terkecuali UPTD Puskesmas Aluh Aluh pada, Sabtu (28/6/2025).

Kabid SDK Dinkes Kabupaten Banjar yang akrab disapa Ipan memastikan tidak akan dilakukan kajian ulang karena sudah berproses tender.

“Karena sudah proses lelang dan ada pemenangnya, tinggal berkontrak. Ya… tetap kita lanjutkan tahun ini, paling tidak nanti bisa gunakan untuk ruang rawat inap sementara kalau sudah selesai,” tuturnya.

Berdasarkan laman website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), belanja modal bangunan kesehatan rehabilitasi UPTD Puskesmas Aluh-Aluh Sub Kegiatan 1.02.02.2.01.0009 rehabilitasi dan Pemeliharaan Puskesmas dengan pagu anggaran Rp2.115.130.000,00 telah dimenangkan CV.BANGUN CIPTA MANDIRI PRATAMA.

Sementara dalam RDP, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar, Anna Rosida Santi sebelum rehabilitasi dilakukan lebih baik dilakukan kajian terlebih dahulu. Dan pembangunan dilaksanakan pada tahun berikutnya.

Guna menghindari kejadian serupa terulang, anggota DPRD dan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar, Ikhwansyah pun menyetujui saran tersebut.

“Menurut kami paling tepat jika dilakukan kajian terlebih dahulu pada APBD Perubahan. Sedangkan untuk pembangunannya dilaksanakan pada APBD 2026,” katanya.

Begitu juga Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, telah menyepakati jika bangunan ruang rawat inap pada bagian belakang UPTD Puskesmas Aluh Aluh yang berpotensi ambruk tersebut dilakukan kajian terlebih dahulu sebelum dibangun kembali.

“Kalau dilakukan kajian dari konsultan perencanaan tahun ini, estimasi waktunya mungkin sekitar dua atau tiga bulan selesai menggunakan APBD Perubahan. Sedangkan untuk pembangunannya dilanjutkan pada 2026,” ungkap Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK) pada Dinkes Kabupaten Banjar, Noripansyah.

Ditanya apakah bangunan pada bagian depan UPTD Puskesmas Aluh Aluh yang tahun ini rencananya akan dilakukan rehabilitasi juga perlu dilakukan kajian ulang pasca ruang rawat inap mengalami keretakan pada 24 Juni dan berpotensi ambruk? (zainuddin/BBAM)

Tidak Layak, Aula Kecamatan Aluh Aluh Direvitalisasi

0
bangunan tidak layak
Dinilai tidak layak dan kurang representatif, bangunan lama Aula Kecamatan Aluh Aluh yang difungsikan sebagai ruang rawat inap UPTD Puskesmas Aluh Aluh akan direvitalisasi.

Link, Martapura – Dinilai tidak layak dan kurang representatif, bangunan lama Aula Kecamatan Aluh Aluh yang difungsikan sebagai ruang rawat inap Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Aluh Aluh untuk sementara waktu akan direvitalisasi.

Langkah tersebut diambil legislatif dan eksekutif dikarenakan proses pembangunan ruang rawat inap UPTD Puskesmas Aluh Aluh yang berpotensi ambruk baru dapat dilaksanakan pada 2026, sebab akan dilakukan kajian terlebih dahulu menggunakan APBD Perubahan 2025.

Terlebih pada gelaran Inspeksi Mendadak (Sidak) gabung Komisi III dan IV DPRD yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora pada 24 Juni kemarin juga menyoroti kondisi bangunan lama Aula Kecamatan Aluh Aluh yang saat ini difungsikan sebagai ruang rawat inap sementara waktu.

“Kita tidak mencari kambing hitam, tapi untuk menyamakan persepsi, baik terkait permasalahan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan, bangunan, serta terkait Aula Kecamatan Aluh Aluh yang tidak representatif dan tidak layak difungsikan sebagai ruang rawat inap sementara,” kata Irwan Bora usai memimpin rapat gabungan Komisi III dan Komisi IV DPRD bersama stakeholder terkait pada, Sabtu (28/6/2025).

Politisi Gerindra Kabupaten Banjar ini juga mengatakan, keberadaan Puskesmas menjadi salah satu tolak ukur terkait pelayanan kesehatan, sehingga kondisi Aula Kecamatan Aluh Aluh yang difungsikan sebagai ruang rawat inap Puskesmas Aluh Aluh untuk sementara waktu perlu dilakukan perbaikan.

“Karena kondisinya tidak layak, Aula Kecamatan Aluh Aluh perlu dilakukan revitalisasi. Terkait anggarannya akan kita perjuangkan agar dapat dirombak total,” ucapnya.

Di waktu yang sama, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar, Ikhwansyah membenarkan, proses revitalisasi bangunan lama Aula Kecamatan Aluh Aluh dapat diusulkan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), karena kondisi urgent.

“Karena asetnya milik kecamatan, jadi pemerintah kecamatan mengusulkan melalui Dinkes terkait rencana revitalisasi melalui BTT, dan itu sah-sah saja. Tapi, tentunya harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena kecamatan dan Dinkes bukan ahlinya, artinya perlu melibatkan konsultan perencanaan dan pengawasan dalam pelaksanaannya,” beber Ikhwansyah.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Hj Anna Rusiana mengungkapkan, kegiatan revitalisasi bangunan lama Aula Kecamatan Aluh Aluh yang difungsikan sebagai ruang rawat inap akan disusulkan melalui APBD Perubahan 2025, dan segera dibahas Badan Anggaran (Banggar).

“Kalau menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dananya sedikit. Karena estimasi pelaksanaan revitalisasi mencapai sebesar Rp399 Juta. Sehingga akan diusulkan melalui APBD Perubahan yang pada Agustus sudah dapat dilaksanakan kegiatannya, baik untuk perbaikan kamar kecil, lantai, atap dan lainnya, mudah-mudahan disetujui,” harapnya.(zainuddin/BBAM)