Beranda blog Halaman 230

Orang Bijak Mengendalikan Emosi

0

Bismillahirrahmanirrahim
Hidup ini singkat dan hanya orang bijak yang benar-benar memahaminya. Mengendalikan emosi menjadi salah satu kunci dalam meraih kesuksesan sejati.

Safariyansyah, Budayawan Spiritualis
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Pada sesi nukilan materi membongkar jati diri pada Kajian di Beranda Lestari kediaman DR Mada Teruna sang Birokrat Spiritualis kalin, menyimpulkan selain  tidak membuang buangnya untuk hal-hal yang tidak penting, mengendalikan emosi menjadi salah satu hal penting dalam sepak terjang para orang bijak.

Mereka tidak pernah menunda untuk melakukan hal yang tak penting, karena mereka tahu bahwa waktu yang hilang tidak akan pernah kembali. Sedangkan orang bodoh mereka hanya sadar ketika semuanya sudah terlambat.

Orang bijak mengendalikan emosi, orang bodoh diperbudak emosi. Orang bijak paham bahwa emosi adalah pedang bermata dua. Jika dibiarkan liar, ia akan menghancurkan segalanya, tapi jika dikendalikan ia menjadi kekuatan yang tak terkalahkan.

Orang bijak tahu kapan harus marah, kapan harus tenang, dan kapan harus melepas. Sebaliknya orang bodoh adalah budak emosinya sendiri, mereka marah tanpa alasan dan hancur karena hal kecil. Orang bodoh hidup dengan mentalitas reaktif, mereka membiarkan setiap hal kecil mempengaruhi mereka. Perasaan mereka seperti roller coaster (naik turun tanpa kendali), mereka sering membuat keputusan bodoh hanya karena tidak bisa mengontrol (mengendalikan) emosi mereka.

Orang bijak sebaliknya, mereka memegang kendali penuh atas diri mereka sendiri. Mereka tahu bahwa emosi hanyalah bagian dari diri, mereka tetap tenang, bahkan di tengah badai, dan itulah yang membuat mereka selalu menang dalam situasi apa pun.

Jika kau merasa emosi mu selalu menguasaI mu, mungkin saatnya kau belajar dari orang bijak, karena hidup yang dikuasa emosi itu bukanlah hidup, melainkan itu adalah penjara.

Ingatlah kebijaksanaan bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya. Ia adalah hasil dari usaha, pembelajaran, dan keberanian untuk berubah. Kebodohan di sisi lain adalah pilihan.

Kau memilih untuk tetap berada di tempat yang sama, atau kau memilih untuk bangkit dan tumbuh. Semuanya terserah Anda!!

AFWAN
WASSALAM

Polda Kalsel Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II

0
Panen raya jagung serentak

Link, Martapura – Kepolisian Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar panen raya jagung serentak kuartal II dalam rangka mendukung swasembada pangan tahun 2025 di lahan pertanian di Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Kamis (5/6/2025).

Panen raya jagung di Kalsel langsung dipimpin oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan didampingi Ketua DPRD Kalsel, Danrem, dan Forkopimda Kalsel.

“Jadi hari ini dari lahan seluas 7,8 hektare itu, Polda Kalsel berhasil memanen lebih dari 41 ton jagung, dengan tingkat produktivitas mencapai 5,38 ton per hektare. Panen raya ini menjadi bagian dari gerakan panen serentak nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Bengkayang, Kalimantan Barat,” kata Rosyanto.

Ia mengucapkan rasa syukur atas keberhasilan panen ini, yang merupakan buah dari kerja sama lintas sektor dan riset mendalam terhadap potensi lahan rawa.

“Kami mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif. Ini bukan kerja sehari dua hari, melainkan hasil observasi panjang dan sinergi bersama banyak pihak, termasuk Universitas Lambung Mangkurat,” ungkapnya

Menurutnya, transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa lahan marginal seperti rawa sekalipun bisa disulap menjadi lumbung pangan, jika ditangani dengan tekad dan strategi yang tepat.

Keberhasilan ini bukan hanya soal panen, tapi juga tentang semangat gotong royong dan kolaborasi. Langkah Polda Kalsel ini memperlihatkan bahwa institusi keamanan juga bisa menjadi pelopor pembangunan sektor pertanian memperluas makna pengabdian kepada masyarakat.

“Saat ini, kawasan pertanian tersebut memiliki potensi luas hingga 30 hektare, yang diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai pusat pertanian baru di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Dengan capaian ini, Polda Kalsel menegaskan bahwa menjaga negeri tidak hanya lewat senjata, tetapi juga melalui cangkul dan bibit. Sebab, ketahanan pangan adalah benteng utama kedaulatan bangsa. (tri)

PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia Siap Menghadapi China

0
PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia Siap Menghadapi China
Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Link, Jakarta – PSSI merilis daftar resmi 23 pemain Timnas Indonesia yang akan tampil dalam laga menghadapi China pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (5/6/2025).

Ramadhan Sananta juga tetap berada dalam skuad. Dia akan jadi opsi di lini depan, jika Ole Romeny tidak dalam performa terbaiknya.

Dari 30 pemain yang sebelumnya dipanggil dalam pemusatan latihan, tujuh di antaranya harus terdepak dari daftar akhir. Dua pemain, kiper Maarten Paes dan gelandang Marselino Ferdinan—dicoret karena terkena sanksi akumulasi kartu.

Lima nama lain dicoret atas pertimbangan teknis, termasuk Pratama Arhan. Pemain yang dikenal dengan lemparan ke dalam jarak jauhnya ini merupakan andalan di era Shin Tae-yong, namun tak masuk dalam rencana Kluivert.

Persaingan di posisi bek kiri yang begitu ketat membuat Arhan kalah bersaing dari Calvin Verdonk, Dean James, serta Yance Sayuri yang juga bisa bermain di sisi tersebut.

Nasib serupa dialami oleh Asnawi Mangkualam. Mantan kapten Timnas Indonesia itu tersingkir dalam persaingan di posisi bek kanan dan wingback, yang kini dihuni oleh Kevin Diks dan Yakob Sayuri.

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia vs China

Kiper: Ernando Ari, Emil Audero, Nadeo Argawinata

Bek: Jay Idzes, Justin Hubner, Mees Hilgers, Rizky Ridho

Gelandang: Thom Haye, Ricky Kambuaya, Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Nathan Tjoe-A-On, Beckham Putra

Pemain Sayap dan Bek Sayap: Yance Sayuri, Calvin Verdonk, Dean James, Kevin Diks, Yakob Sayuri

Penyerang: Ramadhan Sananta, Ole Romeny, Stefano Lilipaly, Rafael Struick, Egy Maulana Vikri

Proyek Jalan dan Drainase TPA Cahaya Kencana Berproses di ULP

0
Proyek Jalan dan Drainase
Proyek Jalan dan Drainase TPA Cahaya Kencana berproses di ULP Banjar.

Link, Martapura – Pekerjaan Jalan dan Drainase TPA Cahaya Kencana ternyata masih dalam tahap persiapan/konsultasi ke Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Banjar terkait mekanisme PBJ.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Kabag PBJ), H Ahyar Rahmatullah membenarkan bahwa DPRKPLH sudah melakukan konsultasi ke Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Banjar terkait mekanisme PBJ.

“Mereka (DPRKPLH-red) ada melakukan konsultasi untuk proses tender cepat terkait rencana pembangunan jalan dan drainase di TPA Cahaya Kencana. Kami tentunya siap mendampingi,” ujarnya pada Rabu (4/6/2025).

Karena ada beberapa metode untuk sistem PBJ, lanjut Ahyar, UKPBJ Kabupaten Banjar sudah memberikan penjelasan terkait metode mana yang akan mereka gunakan, apakah melalui sistem etalase e-Katalog Versi 6 Bina Marga (BM), atau melalui sistem e-purchasing.

“Kami siap mendampingi dan memfasilitasi. Kalau DPRKPLH sudah siap, tinggal menyiapkan dokumen persiapan pengadaannya. Jadi semua tergantung mereka apakah ingin prosesnya cepat atau tidak. Sebab, kalau sudah berproses pada sistem paling lama satu pekan sudah keluar nama penyedia pemenang tendernya,” jelasnya.

Perlu diketahui, sejak menerima surat sanksi Administrasi Paksa Pemerintah dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 28 Januari 2025 lalu akibat menerapkan metode open dumping, yakni pembuangan sampah secara terbuka di atas lahan seluas 16,5 Hektare tanpa perlakuan khusus. DPRKPLH Kabupaten Banjar terus melakukan pembenahan terhadap 35 item pengerjaan yang harus dilakukan revitalisasi sesuai instruksi Kementerian LH. Namun, salah satu item pengerjaan, yakni pembangunan jalan dan drainase tak mampu dirampungkan sesuai batas waktu yang ditentukan.

Di bagian lain, Revitalisasi TPA Cahaya Kencana di Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan yang menerapkan metode open dumping beralih menjadi controlled landfill rampung dikerjakan pada 31 Mei 2025. Namun, item pengerjaan jalan include drainase tak mampu dikejar.

Meski upaya revitalisasi selama 120 hari kalender sudah berakhir pada 31 Mei 2025. Namun, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar mengklaim pengerjaan jalan include drainase yang bakal menggelontorkan dana sekitar Rp2,7 Miliar sudah berproses di ULP (Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa) sembari menunggu balasan permohonan perpanjangan waktu dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) untuk merampungkan item pengerjaan jalan rigid include drainase.

“Untuk pengerjaan jalan rigid include dengan drainase saat ini tengah berproses di ULP,” klaim Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah dan Limbah TPA Cahaya Kencana, Adi Winoto pada 21 Mei 2025 lalu. (zainuddin/BBAM)

Pemko Banjarbaru Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS TA 2025

0
Penyampaian KUPA dan PPAS TA 2025
(ft/medcen bjb)

Link, Banjarbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025 pada rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru, Kamis (06/5/2025).

Pj. Sekda Sirajoni menjelaskan bahwa rancangan perubahan KUA dan PPAS disusun berdasarkan perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan dilakukan untuk menyesuaikan dengan perkembangan kebijakan nasional dan provinsi.

“Pergeseran anggaran telah dilakukan sebelumnya sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 terkait efisiensi belanja negara dan daerah,” ujar Sirajoni.

Pendapatan daerah diproyeksikan mengalami penyesuaian dari target awal Rp1,486 triliun menjadi Rp1,475 triliun. Penyesuaian ini mencakup kenaikan pendapatan asli daerah sebesar Rp438,6 miliar dan penurunan pendapatan transfer dari pusat menjadi Rp1,037 triliun.

“Perubahan ini sudah disusun dengan baik, oleh TAPD bersama DPRD Kota Banjarbaru,” tambahnya.

Dalam perubahan ini juga, belanja daerah diproyeksikan meningkat dari Rp1,613 triliun menjadi Rp1,875 triliun, dengan alokasi terbesar pada belanja operasi dan belanja modal yang mengalami kenaikan signifikan. Belanja transfer juga mengalami penyesuaian untuk mendukung pembangunan kompleks batalyon di Kabupaten Tanah Bumbu melalui bantuan keuangan khusus kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Akibat penyesuaian tersebut, terjadi defisit anggaran sebesar Rp399,1 miliar yang akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan daerah dari sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA).

Sirajoni juga menegaskan pentingnya sinkronisasi kebijakan perencanaan daerah dengan arah pembangunan nasional dan provinsi, serta penyesuaian pendapatan dan belanja sesuai dengan potensi dan kebutuhan riil daerah.

Sementara itu, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera Ketua DPRD Kota Banjarbaru mengatakan untuk pembahasan KUPA PPAS ini, akan segera diselesaikan.

“Karena memang ada arahan dari Kemendagri tentang percepatan, maka paling lambat itu Juli sudah selesai sesuai dengan kesepakatan,” ungkap Rizky. (wahyu)

Jelang Iduladha Harga Bapokting di Pasar Sentral Antasari Normal

0
Disdag kalsel sidak harga bapokting pasar sentral antasari

Link, Banjarmasin- Bersama Dinas Pasar Kota Banjarmasin, Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalsel melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Sentral Antasari, dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Adha.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Sulkan, menyampaikan bahwa secara umum harga-harga bahan pokok di Pasar Sentra Antasari masih dalam kondisi yang normal dan terkendali.

“Tadi sudah dilakukan pengecekan harga, khususnya untuk bahan pokok penting di Kalsel, terutama di Pasar Sentra Antasari. Hasilnya, harga-harga masih dalam kondisi normal dan ketersediaan barang juga cukup,” ujar Sulkan, Kamis (5/6/2025).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan, termasuk pada komoditas yang biasanya fluktuatif.

“Untuk harga bawang merah dan bawang putih, pedagang menjual di kisaran Rp35.000,00 per kilogram, ini masih termasuk harga normal. Sementara harga cabai rawit bervariasi antara Rp35.000,00 hingga Rp50.000,00 per kilogram,” jelasnya.

Sulkan juga menyoroti harga minyak goreng kemasan merek “Minyak Kita” yang dijual di kisaran Rp17.000,00 per liter. Walaupun sedikit di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), harga tersebut masih dianggap wajar di tingkat konsumen.

“Kalau untuk minyak goreng, memang ada sedikit diatas HET, tapi secara umum masih dalam batas normal. Harga sayur-sayuran hijau juga relatif stabil dan bahkan cenderung murah,” tambah Sulkan.

Dinas Perdagangan memastikan akan terus melakukan pemantauan secara berkala, terutama menjelang momen-momen penting seperti hari raya, guna menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok di pasar tradisional. (tri)

Rugikan Petani dan Konsumen, Negara Tak Akan Tinggal Diam

0
lindungi konsumen dan petani
Mentan Amran Sulaiman (Foto: Ismadi Amrin/InfoPublik)

Link, Jakarta –  Pemerintah akan bertindak tegas terhadap praktik-praktik yang merugikan petani dan konsumen, termasuk dugaan permainan harga dan manipulasi stok pangan oleh mafia. Jangan ada segelintir orang ingin merusak negara kita. Kita harus kolaborasi, negara harus kuat, negara tidak boleh kalah dari mafia.

Hal itu ditegaskan, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebagaimana dikutip dari Infopublik, di Jakarta Selatan, Rabu (4/6/2025).

Amran menyatakan bahwa Kementan bersama Satgas Pangan dari Mabes Polri tengah mendalami indikasi permainan besar di balik fluktuasi harga beras dan distribusi pangan di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta.

“Kami sudah koordinasi dengan Mabes Polri, segera turun. Jangan biarkan konsumen dan produsen itu menjerit. Kita harus dampingi,” katanya.

Sebelumnya Amran mengungkapkan, berdasarkan data Food Station Tjipinang dan penelusuran di lapangan ditemukan kecurigaan manipulasi data stok di PIBC.

“Harga beras di tingkat petani penggilingan turun. Itu sesuai BPS, bukan data saya. Tapi harga di konsumen itu naik. Artinya apa? Ada yang tidak benar. Yang kedua adalah data dari Cipinang kita dapatkan, ada yang tidak normal. Yang biasanya masuk keluar beras itu 1.000-3.500 ton per hari, tetapi ada satu hari selama lima tahun, satu hari keluar 11.000 ton,” ungkapnya.

Amran juga menyebutkan bahwa selama ini middleman (tengkulak) meraup keuntungan besar dibandingkan dengan pendapatan petani.

“Kita hitung-hitungan, petani itu dapatnya kira-kira Rp1,5 juta per bulan per orang. Kalau selisih harga dari petani ke konsumen sebesar Rp2.000, kemudian produksi kita 21 juta ton sampai bulan Mei ini, artinya apa, pendapatan middleman itu Rp42 triliun,” jelasnya.

Ditegaskannya, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, para petani harus terus dipenuhi kebutuhannya untuk mendongkrak produktivitas pertanian. Oleh karena itu, pemerintah harus selalu hadir dan bersama petani.

“Pupuk ditambah, HPP (harga pembelian pemerintah) dinaikkan, dilakukan pendampingan, irigasi diperbaiki. Setengah mati kita jaga petani. Mereka tidak boleh dibiarkan jalan sendiri. Kita harus dampingi mereka,” tegasnya. (spy)

CV Jaya Bersaudara Kalah Lelang Karena Tak Penuhi Syarat

0
CV Jaya Bersaudara
CV Jaya Bersaudara kalah lelang proyek lantaran tidak memenuhi persyaratan Rencana Keselamatan Konstruksi.

Link, Martapura – Dituding CV Jaya Bersaudara ada permainan proses lelang, Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Banjar pastikan semua proses penetapan pemenang lelang proyek Rehabilitasi Jalan Desa Munggu Raya, Kecamatan Astambul dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp2 Miliar sudah sesuai ketentuan.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Kabag PBJ), H Ahyar Rahmatullah mengatakan, dalam proses lelang CV Jaya Bersaudara kalah tender dikarenakan tidak memenuhi penilaian Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) sesuai tabel jenis pekerjaan dan identifikasi bahaya sesuai dokumen Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Bukan dikarenakan Sertifikat Keahlian (SKA) yang salah. Tapi RKK yang mereka uraikan tidak sesuai dengan dokumen PPK, karena itu diharuskan sesuai rentetannya. Jadi dokumen mitigasi resiko pada pasangan batunya tidak ada,” ujarnya, Rabu (4/6/2025).

Ahyar pun menjelaskan permasalahan seperti ini sering terjadi dalam proses lelang, dan tidak perlu melakukan verifikasi jika dokumen RKK tidak sesuai dengan dokumen PPK.

“Karena sudah jelas dalam dokumen PPK rentetannya harus lengkap dan sesuai. Jika tidak lengkap tidak perlu lagi dilakukan verifikasi lagi. Harusnya penyedia membaca keseluruhan kelengkapan dokumennya, karena itu sistem sehingga tidak bisa diubah,” ucapnya.

Ditambah, papar Ahyar lebih jauh, penyedia tidak menggunakan hak sanggahnya sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2021 perubahan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa, yakni selama 5 hari kerja setelah pengumuman hasil pemilihan.

“Kalau tidak puas dalam sanggahan, penyedia bisa melakukan sanggah banding dengan jaminan 1 persen dari nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Karena Pokja juga bisa saja melakukan kesalahan,” tutupnya.

Seperti diberitakan, CV Jaya Bersaudara engajukan penawaran terendah, yakni sebesar Rp1.560.091.382,40 atau 22 persen dibawah pagu anggaran Rp 2 miliar, CV Jaya Bersaudara gugur dalam sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Banjar. Karenanya, perusahaan kontraktor tersebut menduga ada permainan dalam proses lelang proyek Rehabilitasi Jalan Desa Munggu Raya, Kecamatan Astambul.

“Alasannya Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) yang diajukan CV Jaya Bersaudara tidak sesuai dengan dokumen Pemilihan Bab IV Lembar Data Pemilihan (LDP). Sehingga CV Sumber Rezeki yang mengajukan penawaran Rp1.595.452.756,75 atau cuma menurunkan penawaran sebesar 20,01 persen dimenangkan dalam lelang,” ujarnya pada Senin (2/6/2025) kemarin. (zainuddin/BBAM)

Inflasi Kalsel di Minggu Pertama Juni Stabil dan Terkendali 

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin diwakili Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Sulkan, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual, di Command Centre Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Rabu (4/6/2025).

Rapat yang dipimpin Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), Komjen Pol. Tomsi Tohir ini selain membahas Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di daerah tahun 2025, sekaligus mengupdate pelaksanaan Program Strategis Nasional Presiden RI Prabowo Subianto dari seluruh daerah di Indonesia, diantaranya terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena masih ada 260 Pemda yang belum mengusulkan lahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

“Bukan hanya program Pembangunan 3 juta rumah, daerah masih ada yang belum menetapkan perkara pembebasan BPHTB dan retribusi PBG,” ujar Tomsi mengawali Rakor.

Selain itu, Ia juga minta update pelaksanaan Program Pembentukan Koperasi Merah Putih, pemeriksaan kesehatan gratis (PMG), Program Sekolah Rakyat, dan Pelaksanaan Program pembangunan SMA unggul garuda (Sugar) dari seluruh daerah.

Usai mengikuti rakor, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Sulkan menyampaikan, kondisi inflasi di Provinsi Kalimantan Selatan hingga saat ini, aman dan terkendali.

“Pada Minggu pertama Juni 2025, Inflasi Kalimantan Selatan terkendali. Untuk angka inflasi, Kalsel berada pada 1,25 persen. Ini masih di bawah rata-rata inflasi Nasional di angka 1,60 persen. Dan beberapa komoditas yang mempengaruhi inflasi yaitu daging ayam ras dan cabai merah,” ucap Sulkan.

Sementara untuk Indek perkembangan harga (IPH), disampaikan Sulkan, Kalsel berada pada angka -0,32 persen. Ini di atas nasional yang menduduki angka -0,37%.

“IPH Kabupaten tertinggi di Kalsel adalah Tapin, yang mencapai angka 0,25 persen, sedangkan terendah di HSS -0,42 persen,” tambahnya.

Dalam rakor kali ini menurut Sulkan, ada catatan untuk Provinsi Kalsel, yakni terkait realisasi dana dekonsentrasi.

“Di Pemprov Kalsel masih 0,00 persen untuk realisasinya, dan ini agar dilakukan percepatan,” tutupnya.

Rakor yang diikuti secara virtual oleh seluruh perwakilan Kepala Daerah ini, juga diikuti oleh Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi Pertanian, Direktur Bina Pasar Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Bulog, serta sejumlah stakeholder terkait. Sementara dari Provinsi Kalsel, selain diikuti Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, diikuti juga oleh, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Kadin Kalsel, BPS Kalsel, Bulog dan Binda Kalsel. (tri)

Tawaran Terendah Gugur, CV Jaya Bersaudara Kecewa

0
CV Jaya Bersaudara
CV Jaya Bersaudara menduga ada permainan dalam proses lelang pekerjaan Rehabilitasi Jalan Desa Munggu Raya, Kecamatan Astambul yang dilaksanakan LPSE Kabupaten Banjar.

Link, Martapura – Mengajukan penawaran terendah, yakni sebesar Rp1.560.091.382,40 atau 22 persen di bawah pagu anggaran Rp 2 miliar, CV Jaya Bersaudara gugur dalam sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Banjar. Karenanya, perusahaan kontraktor tersebut menduga ada permainan dalam proses lelang proyek Rehabilitasi Jalan Desa Munggu Raya, Kecamatan Astambul.

“Alasannya Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) yang diajukan CV Jaya Bersaudara tidak sesuai dengan dokumen Pemilihan Bab IV Lembar Data Pemilihan (LDP). Sehingga CV Sumber Rezeki yang mengajukan penawaran Rp1.595.452.756,75 atau cuma menurunkan penawaran sebesar 20,01 persen dimenangkan dalam lelang,” ujarnya pada Senin (2/6/2025) kemarin.

Zaini menegaskan, CV Jaya Bersaudara sudah memenuhi semua persyaratan, termasuk RKK yang diajukan, yakni sudah melampirkan dokumen sertifikasi Keselamatan Konstruksi (K2). Sehingga pihaknya merasa sangat dirugikan, dan mempertanyakan kriteria evaluasi pada LPSE Kabupaten Banjar.

“Penawaran harga yang kami berikan juga jelas tidak merugikan negara, bahkan tidak menjadi bahan pertimbangan. Kami berharap ada penjelasan lebih lanjut terkait gugurnya perusahaan kami sebagai bukti transparansi dalam pelaksanaan lelang,” ucapnya.

Tak hanya itu, ia mengungkapkan, perusahaannya juga tidak mendapatkan undangan pembuktian klarifikasi dokumen Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga pada 19 Mei 2025 08:01 Wita hingga 28 Mei 2025 19:00 Wita yang sudah dilakukan 3 kali perubahan. Tak terkecuali terkait pembuktian kualifikasi pada 19 Mei hingga 28 Mei 2025 yang dilakukan tiga kali perubahan.

“Kalau tidak mendapatkan undangan pembuktian klarifikasi dokumen, bagaimana kami bisa membuktikan atau memberikan klarifikasi terkait dokumen yang dipermasalahkan,” tuturnya.

Jika melakukan upaya sanggah pun, Zaini, tentunya tidak dapat mengejar waktu dikarenakan bertepatan hari libur nasional, yakni terhitung 28 Mei – 2 Juni.

“Dengan sisa waktu satu hari tidak mungkin kami bisa menyiapkan jaminan untuk melakukan sanggahan. Anehnya, selama hari libur banyak sekali terjadi perubahan dokumen di LPSE, baik pembuktian kualifikasi, penetapan pemenang, hingga pengumuman pemenang,” tutupnya. (zainuddin/BBAM)