Beranda blog Halaman 236

DPRD Banjarbaru Umumkan Penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih

0
DPRD Banjarbaru Umumkan Penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih

Link, Banjarbaru – DPRD Kota Banjarbaru, menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Hasil Penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Kota Banjarbaru Tahun 2024. Rapat ini digelar hasil dari, keputusan KPU Kalsel pada rapat Pleno Terbuka, Rabu (28/5/2025) lalu.

Pada rapat paripurna ini, diserahkan berita acara dan akan disampaikan ke Gubernur Kalsel, selanjutnya disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Hari ini sudah dilaksanakan secara legalnya, dan berita acaranya nanti akan diserahkan kepada Pemerintah Kota agar bisa diteruskan ke Mendagri melalui Gubernur,” ungkap Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, Ketua DPRD Banjarbaru, Sabtu (31/5/2025).

Ia berharap, proses administratif tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Agar pelantikan bisa, dilakukan secepatnya.

“Mengingat ada beberapa kali libur, tapi harapannya dalam waktu dekat ini proses administratif terselesaikan, agar bisa diusulkan ke Kemendagri,” tambahnya.

Ia juga berharap, agar pelantikan Walikota dan Wakil Walikota dilaksanakan di Kalimantan Selatan dan diselenggarakan terbuka.

“Harapannya untuk pelantikannya bisa terselenggara di dalam daerah, tadi kami menyarankan kalau bisa terbuka di Lapangan Murjani, dan disaksikan bersama masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru Sirajoni mengatakan untuk segala sesuatu fasilitas untuk Walikota dan Wakil Walikota terpilih sudah disiapkan.

“Dari mobil, rumah dan keuangan sudah disiapkan,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, KPU Kalsel telah melaksanakan pleno terbuka penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru nomor urut satu, yaitu Erna Lisa Halaby dan Wartono. Dengan total suara 56.043 atau 52,15 persen, dan ditetapkan sebagai Walikota dan Wakil Walikota terpilih 2025/2030. (wahyu/BBAM)

BNPB: 13 Korban Meninggal DuniaTertimbun Longsor Cipanas

0
lonsor galian c di Desa Cipanas
Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan melakukan pencarian korban longsor tambang galian C Gunung Kuda di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (30/5/2025)/ BNPB.

Link, Jakarta – Total 13 orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun bencana longsor yang melanda kawasan tambang galian C Gunung Kuda di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (30/5/2025). Hingga kini Tim SAR masih terus melakukan pencarian dan pertolongan.

“Berdasarkan data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dari 13 korban meninggal dunia, 5 di antaranya masih dalam proses identifikasi. Kaji cepat sementara mencatat terdapat 3 unit alat berat ekskavator dan 6 unit mobil truk turut tertimbun longsor,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keteranganya, dikutif dari Infopublik, Sabtu (31/5/2025).

Operasi pencarian dan penyelamatan korban tertimbun bencana longsor yang melanda kawasan tambang galian C Gunung Kuda di Desa Cipanas, masih menjadi prioritas penanganan darurat saat ini.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Cirebon, TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan warga telah menghentikan operasi pencarian hari ini pada pukul 17.30 WIB, dan akan dilanjutkan pada besok hari.

Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh instansi terkait hingga dua hari kedepan untuk wilayah Kabupaten Cirebon kondisi cuaca terpantau cerah berawan.

Berkenaan dengan hal ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tetap mengimbau warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Terutama bagi para Tim SAR gabungan yang sedang melakukan operasi pencarian dan pertolongan untuk tetap memprioritaskan keselamatan mengingat masih berpotensi terjadinya bencana susulan.

Sementara itu, bagi warga yang tinggal di dekat lereng tebing dan pinggir sungai, pantau secara berkala kondisi tanah yang ada di sekitar rumah dan debit air disekitar aliran sungai.

Warga juga diminta melakukan evakuasi mandiri jika terjadi hujan terus menerus selama dua jam atau lebih. (tri)

Mengenal Ibadah Mabit Muzdalifah dan Mabit Mina

0
mabit
Suasana Muzdalifah menjelang puncak haji. (ft:kemenag)

Link, Makkah – Mabit di Muzdalifah dan Mina merupakan dua wajib haji yang dimulai malam 10 Zulhijjah hingga 13 Zulhijjah. Bagaimana pergerakan jemaah pada dua wajib haji ini?

Dikutif dari laman resmi Kemenag RI, Musytasyar Dini PPIH Arab Saudi, KH. M. Ulinnuha mengawalinya dengan pengenalan apa itu Muzdalifah, Murur, Mina, dan Tanazul.

Mabit Muzdalifah

Mabit (menginap) di Muzdalifah menjadi salah satu rangkaian wajib haji. Mabit di Muzdalifah dilakukan setelah jemaah menunaikan wukuf di Arafah.

“Pada Kamis, 5 Juni 2025 atau 9 Zulhijjah, jemaah haji akan wukuf di Arafah. Kemudian malam tanggal 10 Zulhijjah, seluruh jemaah akan bergerak ke Muzdalifah untuk Mabit (menginap),” kelas KH Ulinnuha dalam siaran persnya, Jumat (30/5/2025).

Hal ini sesuai dengan firman Allah:

فَإِذَآ أَفَضْتُم مِّنْ عَرَفَٰتٍ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ عِندَ ٱلْمَشْعَرِ ٱلْحَرَامِ

Artinya, “Maka apabila kamu telah bertolak dari ‘Arafah, berdzikirlah kepada Allah di Masy’arilharam” (QS. Al-Baqarah: 198).

Yang dimaksud Masy’aril Haram adalah Muzdalifah. Secara bahasa, Muzdalifah bermakna al-Izdilaf yang artinya ijtima’, yaitu berkumpul. Jadi kata Muzdalifah itu artinya at-tajammu’ atau al-iltiqa, berkumpul atau bertemu.

Sementara apabila dilihat dari aspek sejarah, Muzdalifah adalah tempat berkumpulnya Siti Hawa dan Nabi Adam setelah sekian ratus tahun terpisah. “Karena Nabi Adam yang Siti Hawa berkumpul di sini, maka tempatnya disebut sebagai Muzdalifah,” jelasnya.

Dalam perkembangannya, peristiwa itu kemudian menjadi salah rangkaian Ibadah Haji. “ini berdasarkan Firman Allah SWT dan apa yang ditunaikan oleh Rasulullah saw ketika menunaikan haji wada’,” katanya.

Ketika Nabi Muhammad Saw sampai di Muzdalifah, maka beliau meminta Bilal bin Rabah untuk mengumumkan azan, lalu beliau melakukan salat jama, magrib dan isya.

Sejak saat itu, maka menurut pandangan mayoritas ulama, mabit di Muzdalifah menjaga wajib. Dan barangsiapa yang meninggalkan Mabit Muzdalifah, maka ia dikenakan membayar dam.

Selama di Muzdalifah, jemaah diimbau untuk banyak berzikir dan menyiapkan kerikil untuk lontar jumrah. “Walaupun secara teknik, kerikil ini sudah disediakan oleh syarikah, namun tidak ada salahnya apabila jemaah mengambil kerikil di Muzdalifah untuk mengikuti sunah rasul,” jelasnya.

Adapun jumlah kerikil yang diambil yaitu sebanyak 49 untuk nafar awal, dan 70 kerikil untuk Nafar tsani. Kalau jemaah khawatir jumlahnya kurang karena lupa jumlah lemparan, maka disarankan untuk mengambil kerikil dalam jumlah lebih.

Waktu mabit Muzdalifah ini adalah malam 10 Zulhijjah sampai tengah malam menjelang subuh. “Namun secara teknik pergerakan, nanti akan diatur oleh pemerintah sesuai dengan jadwal dari syarikah sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pergerakan jemaah,” terangnya lanjut.

Mabit Mina

Setelah seluruh jemaah dipastikan mabit, maka jema’ah akan bergerak ke Mina.

Ulinnuha mengatakan, Mina secara bahasa disebut juga sebagai ‘muna’ artinya harapan. Semua harapan ditumpahkan jemaah haji kepada Allah. Maka kita diminta untuk memperbanyak doa kepada Allah Swt.

“Di Mina, kita bermunajat kelas Allah Swt sebagaimana yang dilakukan oleh nabi-nabi terdahulu,’ kata Ulinnuha.

Saat sampai di Mina, jemaah haji melakukan lempar jumroh aqobah pada tanggal 10 Zulhijjah dengan 7 lemparan. Setelah melakukan jumrah aqabah, maka jemaah haji sudah boleh melakukan tahallul awal dengan bercukur.

Setelah tahallul, jemaah lalu berpakaian biasa dan terbebas dari larangan ihram, kecuali satu, yaitu bersetubuh dengan pasangan suami atau istrinya. ‘Bagi pasutri yang statusnya masih tahallul awal, maka belum boleh berjimak hingga melakukan tahallul tsani setelah tawaf Ifadah,” jelasnya.

Setelah jemaah haji melakukan tawaf Ifadah, jemaah akan kembali ke tenda Mina untuk melakukan mabit Mina pada malam 11 dan 12 untuk Nafar awal, dan berlanjut untuk malam 13 untuk Nafar tsani.

Tanggal 11 dan 12 Zulhijjah, jemaah haji yang mengambil Nafar awal, melakukan lontar jumrah ula, wustho dan aqabah, masing-masing 7 lemparan dengan kerikil yang diambil dari Muzdalifah. Sementara jemaah haji yang mengambil Nafar tsani melakukan jumrah ula, wustho dan aqobah pada tanggal 13 Zulhijjah.

“Setelah semua mabit dan jamarat selesai, maka jemaah akan kembali ke hotel masing-masing di Makkah,” jelasnya. (spy/kemenag)

Upacara Hari Lahir Pancasila Digelar Serentak 2 Juni 2025, BPIP Terbitkan Pedomannya

0
Upacara Hari Lahir Pancasila Digelar Serentak 2 Juni 2025, BPIP Terbitkan Pedomannya
Ilustrasi ChatGPT

Link, Jakarta – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) secara resmi menerbitkan pedoman pelaksanaan peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2025 melalui Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2025. Pedoman tersebut mengatur tata cara upacara dan rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan serentak pada Senin (2/6/2025), di seluruh Indonesia serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

Dengan tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, BPIP menekankan pentingnya pembumian nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi.

“Upacara tingkat nasional akan digelar di halaman Gedung Pancasila, Jakarta, pada Senin, 2 Juni 2025, pukul 10.00 WIB. Presiden dijadwalkan hadir dan memimpin jalannya upacara yang juga akan disiarkan secara langsung melalui kanal digital dan televisi nasional,” demikian bunyi kutipan dari Surat Edaran BPIP yang diterima InfoPublik pada Sabtu (31/5/2025).

Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, mengatakan untuk tingkat daerah dan satuan pendidikan, upacara diwajibkan dilaksanakan secara luring pada pukul 07.00 waktu setempat. Instansi pemerintah, BUMN, BUMD, serta lembaga pendidikan diimbau untuk membacakan pidato Kepala BPIP sebagai amanat resmi dalam upacara. Kepala daerah diberikan kewenangan untuk menentukan aturan berpakaian sesuai kearifan lokal.

BPIP juga mengimbau masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih selama satu hari penuh pada 1 Juni 2025 sebagai bentuk penghormatan terhadap ideologi negara.

“Masyarakat dan berbagai lembaga diharapkan menyelenggarakan kegiatan kreatif yang mencerminkan nilai persatuan dan gotong royong.

Logo resmi peringatan tahun ini bertajuk Garuda Niskala Hema, yang merepresentasikan kekuatan, kejayaan, dan semangat generasi emas Indonesia. Logo ini terdiri atas elemen visual lima pilar sila serta buku terbuka sebagai simbol pendidikan Pancasila,” katanya.

Kepala BPIP menegaskan pentingnya peran seluruh komponen bangsa dalam menanamkan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila di berbagai sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, pemerintahan, hingga ruang digital. Upaya tersebut selaras dengan agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini bukan semata seremoni, tetapi menjadi momentum kolektif untuk meneguhkan kembali semangat kebangsaan, nilai-nilai luhur, dan komitmen terhadap ideologi pemersatu bangsa,” pungkasnya.

sumber : infopublik.id

Indonesia–Prancis Luncurkan Kemitraan Strategis Kebudayaan 

0
Indonesia–Prancis
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron menyampaikan sambutannya di Candi Borobudur, Magelang, Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat, 30 Mei 2025. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Link, Jakarta – Pemerintah Indonesia–Prancis bersepakat membangun kemitraan strategis di bidang kebudayaan antara kedua negara. Teristimewa kedua pemimpin negara Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron dan Ibu Brigitte Macron mengunjungi Candi Borobudur, Magelang, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis, 29 Mei 2025 menandai peluncuran kemitraan.

“Tadi pagi menteri-menteri budaya kita dan juga beberapa pelaku di bidang kebudayaan hadir di sini. Dan saya ucapkan terima kasih telah menandatangani sejumlah persetujuan dan perjanjian,” ucap Presiden Macron dalam sambutannya.

Presiden Macron menjelaskan bahwa kemitraan kebudayaan Indonesia-Prancis akan bertumpu pada dua pilar utama. Pilar pertama yakni kerja sama di bidang pelestarian warisan dunia dan pengelolaan museum. Ia menyatakan bahwa Indonesia memiliki kekayaan warisan dunia yang sangat besar dan Prancis siap berbagi keahliannya dalam bidang ini.

“Ada kerja sama antara Indonesian Heritage Agency dan Centro de Monuments Nationaux. Saya senang akan ada sejumlah orang dari Indonesia yang datang ke Prancis agar kita saling belajar satu sama lain,” ucapnya.

Kajian mendalam terhadap situs-situs warisan prioritas akan dilakukan dengan pendampingan dari berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Prancis. Selain itu, kemitraan antara EVO dan Grand Palais Museum Guimet juga telah diluncurkan untuk mempersiapkan berbagai pameran yang melibatkan seniman kontemporer dari kedua negara.

“Kita akan mendampingi untuk tindakan nyata sesuai dengan prioritas yang disampaikan dari mitra Indonesia. Sekolah, pusat penelitian, dan institusi lain di Prancis siap untuk ikut serta dalam inisiatif ini,” jelasnya.

Selanjutnya, Presiden Macron menyampaikan pilar kedua yakni penguatan industri budaya dan ekonomi kreatif. Presiden Macron menyebutkan bahwa industri kreatif berada di inti kehidupan masyarakat dan kemitraan ini bertujuan untuk memberdayakan generasi muda Indonesia dan Prancis yang kreatif dan inovatif.

“Prancis-Indonesia ingin menjadi lapangan untuk memandirikan kaum muda dan ini adalah kemitraan juga untuk anak muda yang inventif di Prancis dan di Indonesia,” ucapnya.

Beberapa program kerja sama yang disampaikan Presiden Prancis antara lain kolaborasi perfilman antara Pusat Sinema Nasional Prancis (Centre national du cinéma/CNC) dan sekolah perfilman La Fémis. Kemitraan dalam bidang ini termasuk pelatihan, penyebarluasan karya, dan koproduksi film bersama.

“Khususnya kemitraan untuk pelatihan penyebar luasan dan koproduksi bersama dan menjelaskan dalam kemitraan ini membangun, membina model pendanaan suatu dunia perfilman yang tidak hanya tergantung pada model-model besar seperti yang telah dilaksanakan Prancis,” lanjutnya. (spy)

Musim Haji 2025, Tak Ada Visa Haji Furoda

0
visa haji furoda
Jemaah haji saat di Masjid Nabawi

Linkalimantan.com – Seluruh Jemaah haji furoda di Indonesia gagal berhaji pada 2025 ini. penyebabnya, menurut Badan Penyelenggara (BP) Haji membeberkan bahwa Arab Saudi tidak akan mengeluarkan visa haji non kuota atau visa haji furoda untuk musim haji 2025 ini.

Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar menyebutkan, musim haji tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang mana pemerintahan Arab Saudi masih memberikan visa haji furoda.

Alasannya, lanjut Dahnil, tidak terbitnya visa haji furoda tahun ini lantaran untuk menjaga pelaksanaan haji semakin tertib dan lebih baik. Dia juga memperingatkan masyarakat untuk tidak tertipu jika ada agen yang menawarkan paket haji furoda lantaran sudah dipastikan visanya tidak akan diterbitkan.

Haji furoda adalah jalur ibadah Haji yang dilaksanakan di luar kuota haji reguler yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia. Artinya, calon jamaah haji yang memilih program haji furoda mengikuti sistem kuota yang diterapkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Dengan demikian, jemaah yang mengikuti haji Furoda tidak perlu antre, karena menggunakan visa mujamalah dari Pemerintah Arab Saudi. Namun, kemudahan itu harus dibayar dengan biaya yang jauh lebih tinggi dibandingkan program haji reguler.

Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief memastikan Pemerintah Arab Saudi sudah menutup proses pemvisaan jemaah haji. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh jenis visa haji, baik reguler, haji khusus, mujamalah, dan lainnya termasuk visa haji furoda.

“Saya sudah mendapat konfirmasi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bahwa proses pemvisaan sudah tutup per 26 Mei 2025, pukul 13.50 waktu Arab Saudi (WAS),” tegas Hilman Letief di Jeddah, Rabu (28/5/2025).

“Penutupan ini berlaku bagi seluruh jenis visa haji, termasuk haji reguler dan haji khusus ,” sambungnya.

Dikutip dari BPKH, Biaya haji furoda berbeda-beda tergantung paket yang ditawarkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Muhammad Firman Taufik mengatakan biaya Haji Furoda 2024 saja sekitar Rp 373,9 juta hingga Rp 975,3 juta.

Namun, biaya ini bisa meningkat tajam seiring dengan kenaikan kurs dolar AS. Bahkan, Haji Furoda ini tarifnya bisa mencapai Rp 1 miliar. Haji Furoda biasanya menawarkan fasilitas yang lebih eksklusif dan mewah, seperti penginapan dekat Masjidil Haram, transportasi yang nyaman, serta layanan tambahan lainnya sesuai dengan biaya yang dikeluarkan. (spy)

Menteri PPPA Kawal Hak Jemaah Perempuan

0
jemaah perempuan 2025
Menteri Pemberdayaan PPPA Arifatul Choiri Fauzi lindungi jemaah perempuan.

Link, Jeddah – Upaya pemerintah Indonesia dalam melayani Jemaah Haji Indonesia (JHI) 2025 patut diacungi jempol. Salah satunya, melalui Tim Amirulhaj Indonesia 1446 H/2025 M pelayanan terhadap jemaah dilakukan maksimal baik Jemaah laki-laki maupun Jemaah perempuan.

Anggota Tim Amirulhaj Indonesia 1446 H/2025 M, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menegaskannya keikutsertaannya bukan sekadar simbolik. Ia membawa misi penting: memastikan jemaah haji perempuan mendapatkan layanan yang setara, aman, dan nyaman.

“Tahun ini, jumlah jemaah haji perempuan lebih banyak dibanding laki-laki. Karena itu, saya akan fokus mengawal layanan bagi mereka, memastikan pendampingan dan pemantauan agar perempuan juga bisa merasakan kualitas pelayanan terbaik,” ujar Arifatul di Jeddah, Jumat (30/5/2025).

Sebagai Ketua PP Muslimat NU sekaligus Menteri PPPA, Arifatul menyoroti sejumlah isu krusial yang kerap dialami haji perempuan, mulai dari keterbatasan sanitasi hingga kurangnya pembimbing ibadah perempuan.

“Toilet misalnya. Durasi penggunaannya oleh perempuan umumnya lebih lama, jadi secara logis jumlahnya juga harus lebih banyak dibandingkan pria,” jelasnya.

Ia juga mengusulkan agar ke depan pemerintah menambah jumlah pembimbing ibadah perempuan. Menurutnya, ini penting untuk memastikan kebutuhan spiritual jemaah perempuan bisa terlayani secara maksimal, terutama dalam menghadapi kondisi khusus seperti haid.

“Saya berharap pelaksanaan haji ke depan bisa lebih ramah perempuan, termasuk dalam edukasi fikih seputar kesehatan reproduksi. Misalnya, bagaimana mendampingi perempuan yang sedang haid agar tetap tenang dan tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam ibadah,” kata Arifatul.

Melalui perannya di Amirulhaj, ia berkomitmen menghimpun catatan lapangan agar menjadi dasar pembenahan layanan haji perempuan tahun-tahun mendatang. “Kalau sempurna mungkin tidak ada. Tapi kalau bisa lebih baik dan dirasakan manfaatnya oleh jemaah perempuan, itu yang sedang kami perjuangkan,” tandasnya. (spy)

Hasil Drawing Piala AFF U-23 2025: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia

0
Hasil Drawing Piala AFF U-23 2025: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
Timnas Indonesia U-23 pada duel lawan Uzbekistan U-23 di Piala Asia U-23 2024 (c) AFC

Link, Jakarta – Pada Piala AFF U-23 2025 akan segera bergulir Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Turnamen yang akan  berlangsung pada 15 hingga 31 Juli mendatang, menggunakan Stadion Gelora Bung Karno dan Stadion Patriot Candrabhaga sebagai venue pertandingan.

Berdasarkan hasil drawing Piala AFF U-23 2025, Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam. Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-23 tentu menjadi salah satu unggulan dalam turnamen ini.

Apalagi, ajang ini akan jadi debut Gerald Vanenburg sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23. Punya banyak pengalaman dan nama baik di Eropa, pria asal Belanda itu tentu ingin memulai kiprahnya dengan hasil positif.

Lantas, bagaimana peta kekuatan lawan-lawan Timnas Indonesia U-23 di Grup A? Mari kita bedah satu per satu kekuatan dan potensi ancaman dari Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam dalam persaingan di Piala AFF U-23 2025 mendatang.

Malaysia merupakan rival klasik Timnas Indonesia di berbagai level usia. Pertandingan antara kedua negara selalu menyajikan tensi tinggi dan persaingan sengit. Malaysia memiliki basis pemain yang kuat dan pengalaman di level internasional, menjadikan mereka lawan yang patut diwaspadai.

Sebagai rival abadi, Malaysia tentu tidak akan memberikan kemudahan bagi Timnas Indonesia U-23. Mereka akan berjuang sekuat tenaga untuk meraih kemenangan dan mengamankan posisi di klasemen grup. Pertandingan melawan Malaysia diprediksi akan menjadi laga yang menarik dan penuh tekanan bagi kedua tim.

Untuk menghadapi Malaysia, Timnas Indonesia U-23 perlu mempersiapkan diri secara matang, baik dari segi taktik, fisik, maupun mental. Dukungan penuh dari suporter juga akan menjadi modal penting untuk meraih hasil positif di pertandingan nanti.

Kalsel Masuk Provinsi Tercepat Nasional Dalam Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih

0
Kalsel Masuk Provinsi Tercepat Nasional Dalam Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih
Kalsel Masuk Provinsi Tercepat Nasional Dalam Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih

Link, Banjarbaru – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil mencatat prestasi  tercepat secara nasional dalam pelaksanaan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus (Musdes/Kel Khusus) untuk pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes MP).

Capaian ini berdasarkan data resmi dari portal https://kopdesmerahputih.kop.id per 29 Mei 2025. Provinsi Kalsel sukses mencapai target 100 persen pembentukan Kopdes MP di seluruh 2.015 desa dan kelurahan (1.871 desa dan 144 kelurahan), lebih cepat dua hari dari target yang ditetapkan oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin, yakni 31 Mei 2025.

Dalam peluncuran dan dialog Kopdes MP yang berlangsung di GOR Babussalam pada Rabu, 21 Mei 2025 lalu, Gubernur Kalsel, Muhidin menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk merealisasikan target tersebut. Dengan slogan “Bekerja Bersama Merangkul Semua”, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalsel, Faried Fakhmansyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi.

“Capaian ini berkat arahan Gubernur Kalsel, serta dukungan penuh dari seluruh bupati, walikota, camat, lurah, kepala desa, OPD, hingga instansi vertikal. Ini adalah buah dari kerja bersama,” ujar Faried, Jumat (30/05/2025).

Berdasarkan data pada Dashboard Kopdes MP Provinsi Kalsel per 29 Mei 2025 pukul 12.37 WITA, tercatat 100 persen desa dan kelurahan telah disosialisasikan dan melaksanakan Musdes/Kel Khusus untuk pembentukan Koperasi Merah Putih.

“Keberhasilan ini menandai komitmen kuat Provinsi Kalsel dalam mendorong kemandirian ekonomi desa serta memperkuat kelembagaan ekonomi berbasis masyarakat melalui koperasi,” pungkasnya. (tri)

Disbunnak Kalsel Lakukan Sertifikasi Benih Kelapa Sawit 

0
Sertifikasi benih kelapa sawit yang dilakukan oleh disbunnak Kalsel

Link, Pelaihari – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan (BPSBP), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan sertifikasi benih kelapa sawit yang dilaksanakan pada 28 Mei 2025 di Desa Martadah, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Pengawas Benih Tanaman (PBT) melakukan pemeriksaan lapangan terhadap benih kelapa sawit varietas Sriwijaya 5 berusia 11–12 bulan yang ditangkarkan oleh CV. Tunas Borneo Sampurno.

Pemeriksaan dimulai dengan penelusuran dokumen asal usul benih dan dilanjutkan dengan verifikasi fisik terhadap jumlah benih, kondisi pelepah, warna daun, serta kesehatan tanaman. Semua kegiatan dilakukan mengacu pada kriteria standar yang tercantum dalam Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pedoman Produksi, Sertifikasi, Peredaran dan Pengawasan Benih Tanaman Kelapa Sawit.

Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, menegaskan bahwa penguatan sistem sertifikasi benih adalah langkah awal yang penting dalam memastikan kualitas komoditas kelapa sawit di Kalimantan Selatan.

“Langkah awal BPSBP Kalsel dalam mendukung pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan adalah dengan memastikan bahwa benih yang beredar di masyarakat adalah benih unggul, bersertifikat, dan berlabel resmi,” ujar Suparmi, Kamis (29/5/2025).

Ia menambahkan, penyediaan benih berkualitas bukan hanya mendukung peningkatan produktivitas petani, tetapi juga menjaga kesinambungan usaha perkebunan di tingkat hulu.

“Satu benih unggul bersertifikat adalah satu langkah menuju harapan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat perkebunan. Inilah komitmen kami demi terciptanya kesejahteraan petani dan keberlanjutan sektor perkebunan di Kalsel,” tambahnya.

Melalui kegiatan sertifikasi seperti ini, BPSBP Kalsel berharap dapat mendorong para penangkar benih dan pelaku usaha perkebunan untuk semakin patuh terhadap regulasi yang berlaku serta turut menjaga kualitas benih yang beredar di lapangan. (tri)