Beranda blog Halaman 255

Napoli Juara Serie A 2024/2025, Usai Taklukkan Cagliari 2-0

0
Napoli Juara Serie A 2024/2025, Usai Taklukkan Cagliari 2-0
Laga Serie A versus Cagliari, Sabtu (24/5/2025). (c) AP Photo/Gregorio Borgia

Link, Jakarta – Napoli juara Serie A 2024/2025 setelah menaklukkan CagliariPrediksi Napoli vs Cagliari 24 Mei 2025, Laga Penentuan Gelar dengan skor 2-0 dalam laga penutup musim yang berlangsung di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu (24/5/2025) dini hari WIB.

Kemenangan ini memastikan I Partenopei mengoleksi total 82 poin, unggul tipis satu angka dari pesaing terdekat, Inter Milan, yang juga meraih kemenangan di pertandingan terakhir mereka

Gelar Scudetto ini menjadi hadiah manis bagi publik Naples setelah musim yang penuh persaingan ketat di papan atas klasemen.

Jalannya Pertandingan

Napoli tampil menekan sejak menit pertama. Dukungan penuh dari tribun stadion memompa semangat Romelu Lukaku dan kolega untuk mengejar kemenangan yang mutlak diperlukan demi mengamankan gelar juara.

Tensi pertandingan sempat meningkat setelah kabar bahwa Inter Milan unggul lebih dulu atas Como. Jika hasil tersebut bertahan tanpa kemenangan Napoli, maka Scudetto akan melayang ke tangan Nerazzurri.

Namun, tekanan justru menjadi pelecut semangat bagi skuad asuhan Antoine Conte. Menit ke-42, Scott McTominay memecah kebuntuan lewat sepakan voli akrobatik yang spektakuler, membuat seluruh stadion bergemuruh.

Memasuki babak kedua, Napoli tidak mengendurkan intensitas serangan. Hanya butuh enam menit sejak restart, Lukaku menggandakan keunggulan setelah aksi individu menawan melewati beberapa pemain Cagliari sebelum menaklukkan kiper lawan.

Setelah unggul dua gol, Napoli mulai mengontrol tempo permainan. Conte memainkan sejumlah pemain pengganti untuk menjaga intensitas dan memastikan pertahanan tetap solid hingga akhir laga.

Peluit panjang berbunyi, skor 2-0 tak berubah. Tangis haru dan sorak sorai memenuhi stadion. Setelah penantian panjang, Napoli kembali merengkuh trofi Scudetto—membuktikan konsistensi dan kekuatan mental yang tak tergoyahkan sepanjang musim.

Susunan Pemain

Napoli: Alex Meret; Giovanni Di Lorenzo, Amir Rrahmani, Mathias Olivera, Leonardo Spinazzola (Pasquale Mazzocchi 85′); Matteo Politano (David Neres 61′), Frank Anguissa (Cyril Ngonge 85′), Billy Gilmour, Scott McTominay; Giacomo Raspadori (Philip Billing 85′), Romelu Lukaku (Giovanni Simeone 76′).

Pelatih: Antonio Conte.

Cagliari: Alen Sherri (Giuseppe Ciocci 82′); Gabriele Zappa, Yerry Mina, Sebastiano Luperto; Nadir Zortea (Jose Palomino 57′), Michel Adopo, Antoine Makoumbou (Razvan Marin 57′), Alessandro Deiola, Tommaso Augello (Adam Obert 74′); Nicolas Viola (Kingstone Mutandwa 57′); Roberto Piccoli.

Pelatih: Davide Nicola.

Lebih Dari 6 Ribu Penggiat KORMI Ikuti FORDA VII Kalsel

0

Link, Banjarmasin – Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) VII Kalimantan Selatan 2025 resmi dibuka oleh Gubernur Kalsel, Muhidin melalui Pj. Sekda Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin secara meriah di GOR Hasanuddin, Banjarmasin, Jumat (23/5/2025).

Kemeriahan terlihat dalam aksi parade kontingen, pertunjukan seni budaya lokal, hingga atraksi dari berbagai Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang dipertandingkan. Dalam FORDA VII Kalsel ini juga turut diikuti lebih dari 6 ribu pegiat Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) dari 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel.

Tercatat, sebanyak 59 Inorga turut ambil bagian, mempertandingkan berbagai cabang olahraga rekreasi yang mengusung nilai-nilai kebugaran, kebersamaan, dan kearifan lokal.

Penjabat Sekda Provinsi Kalsel sekaligus Ketua Kormi Kalsel, M. Syarifuddin menyampaikan dalam sambutan tertulis Gubernur Kalsel bahwa kegiatan FORDA ini agar mempersiapkan atlet yang akan bersaing di ajang FORNAS Tahun 2025 di Lombok, NTB.

“Alhamdulillahirabbialamiin, puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan taufiq serta hidayah-Nya, sehingga hari ini kita dapat bertemu pada pembukaan Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) Kalimantan Selatan Tahun 2025.

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur menyambut baik dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

Dalam hal itu, Gubernur menyebut bahwa terutama kepada dinas kepemudaan dan olahraga, serta Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Selatan.

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga merupakan ruang silaturahmi, ekspresi budaya, dan penguatan jati diri masyarakat banua melalui olahraga rekreasi. Dan Forda ini juga menjadi bagian penting dari persiapan kita menuju ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) tahun 2025,” terangnya.

Disampaikan Gubernur bahwa organisasi olahraga akan diikuti ribuan peserta dan panitia merupakan angka yang luar biasa, yang menunjukkan bahwa semangat berolahraga, semangat kebersamaan, dan semangat mencintai budaya lokal begitu hidup di tengah-tengah masyarakat kita.

Maka dari itu, Gubernur mengajak kita jadikan momentum ini untuk menyeleksi dan menempa para pegiat olahraga rekreasi terbaik dari Kalimantan Selatan, yang akan mengharumkan nama daerah kita di tingkat Nasional.

“Melalui FORDA, mari kita perkuat identitas banua, perkenalkan kekayaan lokal kita, dan inspirasi masyarakat luas untuk hidup lebih sehat, bahagia, dan produktif. Dan kepada seluruh peserta, saya ucapkan selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, jaga semangat kebersamaan, dan teruslah menjadi duta olahraga yang membanggakan bagi Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (tri)

17 Kursi Jabatan Administrator Kosong, Agustus Baru Diisi

0
administrator
17 Kursi Jabatan Administrator di Pemkab Banjar Tak Bertuan, Agustus Bakal Ada Pelantikan

Link, Martapura – Miris, selain sejumlah jabatan esselon 2 yang kosong, birokrasi di Pemkab Banjar diperparah dengan 17 kursi jabatan administrator yang tak bertuan. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) segera lakukan pengisian.

Perihal tersebut diungkapkan Kepala BKPSDM Kabupaten Banjar, Dr Erny Wahdini saat ditanya kapan pelantikan pejabat eselon III dilaksanakan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur.

“Jabatan administrator yang kosong memang lumayan banyak. Ada sebanyak 17 yang kosong, dan Insya Allah tahun ini juga dilakukan pengisian,” ujarnya, Jumat (23/5/2025).

Karena pelantikan bupati – wakil bupati terpilih dilaksanakan pada 20 Februari 2025 lalu, lanjut Dr Erny. Sehingga proses pelantikan untuk jabatan administrator dapat dilaksanakan setelah 20 Agustus 2025.

“Jika dilaksanakan dalam waktu dekat ini, tentunya kita harus mengantongi rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kami juga sudah menyampaikan kepada pimpinan terkait kekosongan jabatan ini, yang sedikit banyaknya cukup mengganggu aktivitas pemerintahan, karena harus diemban Pelaksanaan harian (Plh) atau Pelaksanaan tugas (Plt),” akunya.

Kendati demikian, papar Dr Erny, untuk pelaksanaannya BKPSDM Kabupaten Banjar tentunya menunggu arahan dari pimpinan terlebih dahulu.

“Tapi untuk jabatan pengawas yang kosong tidak dilakukan pengisian, karena eselon IV akan dilakukan penyetaraan atau difungsionalkan. Jadi pengisian jabatan administrator hanya untuk eselon III,” katanya.

Tak hanya itu, pada awal 2025 BKPSDM Kabupaten Banjar juga sudah melakukan koordinasi dengan kementerian pembina terkait apa saja yang harus disiapkan daerah, termasuk mengalokasikan anggaran hampir Rp1 Miliar untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional (UKOM JF).

“Tahun ini masih proses tahap pendaftaran UKOM, dari penyetaraan jabatan pengawas struktural ke jabatan fungsional. Pelaksanaan UKOM JF tentunya sesuai dengan kementerian pembinanya, karena ketentuannya pun berbeda-beda, begitu juga jadwal pelaksanaannya,” beber Dr Erny.

Dari total 400 pejabat yang akan difungsionalkan, tambah Dr Erny lebih jauh. Hanya sekitar 35 persen saja yang memenuhi syarat untuk mengikuti UKOM JF. Sebab, syarat untuk bisa mengikuti UKOM JF, yakni minimal dua tahun berkerja dibidangnya tersebut, dan belum mencapai batas usia pensiun, yakni berusia 55 tahun.

“Kemungkinan pada 2026 pejabat yang memenuhi syarat dan lulus UKOM akan dilantik jadi JF. Tidak menutup kemungkinan juga pada 2025 sudah dapat dilaksanakan pelantikan, karena jadwalnya berbeda-beda,” ucapnya.

Sedangkan untuk jabatan pengawas di tingkat kecamatan dan kelurahan tetap dipertahankan atau tidak difungsionalkan. “Tapi, kalau mereka ingin difungsionalkan boleh, tapi harus mengikuti UKOM terlebih dahulu,” pungkasnya.(zainuddin/BBAM)

GPM Dislautkan Kalsel Dorong Upaya Peningkatan Konsumsi Ikan

0

Link, Banjarbaru – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalsel kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menstabilkan harga pangan sekaligus mendorong peningkatan konsumsi ikan masyarakat.

Dalam kegiatan yang berlangsung di halaman Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel tersebut, Dislautkan Kalsel menyediakan 100 kilogram ikan kembung (peda) dengan harga sangat terjangkau. Masyarakat bisa membeli dua ekor ikan hanya dengan Rp5.000,00. Total subsidi yang diberikan mencapai 70 persen dari harga pasar.

“Syukur alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sekaligus upaya pengendalian harga ikan, bekerja sama dengan DPKP Kalsel,” ujar Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono di Banjarbaru, Jumat (23/5/2025).

Menurut Rusdi, kegiatan ini menyasar masyarakat umum, khususnya para pegawai yang diharapkan mulai membudayakan konsumsi ikan dalam rumah tangga mereka. Hal ini sejalan dengan upaya meningkatkan Angka Konsumsi Ikan Rumah Tangga (AKI RT) yang dinilai masih tergolong rendah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap konsumsi ikan bisa meningkat, karena selain menyehatkan, harganya juga sangat terjangkau,” tambah Rusdi.

Dislautkan menjual ikan kembung seharga Rp15.000,00 per kilogram, jauh lebih murah dari harga pasar yang mencapai Rp50.000,00 per kilogram. Untuk memudahkan distribusi, ikan dijual dalam bentuk dua ekor per bungkus, dengan satu kilogram terdiri dari sekitar enam ekor.

Kegiatan bazar disambut antusias oleh para pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah. Hanya dalam waktu sekitar satu jam, seluruh stok ikan yang disediakan langsung habis terjual.

“Antusiasmenya luar biasa, bazar selesai dalam waktu singkat,” ujar Rusdi.

Tidak hanya ikan, kegiatan GPM ini juga menyertakan penjualan sayur-mayur dan bahan pangan lainnya dengan harga terjangkau. Ke depan, DKP bersama DPKP akan memperluas jangkauan kegiatan ini hingga ke desa-desa.

“Kami akan terus menggencarkan kegiatan serupa, secara kolaboratif, dengan pendekatan mobil keliling mendatangi konsumen. Saat ini masih menyasar dinas dan instansi, tetapi ke depan akan menjangkau langsung masyarakat desa,” tutup Rusdi. (tri)

Sinopsis The Mauritanian Film Berdasarkan Memoar Mohamedou Ould Slahi

0

Film The Mauritanian menampilkan Tahar Rahim, Jodie Foster, dan Shailene Woodley sebagai pemeran utama.

The Mauritanian digarap berdasarkan memoar Mohamedou Ould Slahi, seorang laki-laki asal Mauritan yang ditahan di penjara militer AS dari 2002 hingga 2016 tanpa ada tuduhan.

Berikut sinopsis The Mauritanian.

Cerita dibuka setelah Amerika Serikat diterpa teror menggemparkan yang dikenal dengan 9/11 pada 11 September 2001. Dua bulan setelahnya, Mohamedou Ould Slahi (Tahar Rahim) sedang di Mauritania.

Seorang polisi Mauritania kemudian memberi tahu Mohamedou bahwa ada orang Amerika yang ingin berbicara dengannya. Ia setuju untuk pergi bersama mereka dan bertemu orang AS tersebut.

Namun, sejak saat itu, Mohamedou hilang tanpa jejak. Tak ada yang mengetahui keberadaannya, baik keluarga maupun orang-orang terdekat yang lain.

Cerita beralih ke Albuquerque, New Mexico, pada Februari 2005. Pengacara Nancy Hollander (Jodie Foster) diberi tahu seorang pengacara Prancis, Emmanuel (Denis Menochet), bahwa dihubungi perwakilan keluarga Mohamedou.

Keluarga laki-laki itu mengaku tidak pernah melihat Mohamedou sejak ditangkap tiga tahun lalu. Mereka juga membaca koran dan baru tahu Mohamedou ditahan AS di kamp penahanan Teluk Guantanamo karena dituduh sebagai salah satu pelaku 9/11.

Emmanuel meminta Nancy untuk memeriksa itu karena dia memiliki izin keamanan dari kasus sebelumnya dan dapat mengajukan pertanyaan yang tidak bisa diajukan pengacara lain.

Nancy dan rekan pengacaranya, Teri (Shailene Woodley), kemudian terbang ke Guantanamo untuk bertemu Mohamedou. Setelah berdialog beberapa waktu, Mohamedou setuju kuasanya diwakili Nancy.

Sejak saat itu, Nancy mulai memperjuangkan Mohamedou sebagai kliennya. Ia mendapati berbagai temuan yang membuatnya meyakini Mohamedou ditahan tanpa melakukan tindakan kriminal.

Nancy kemudian mengumpulkan bukti-bukti dan membawanya ke meja sidang, sebelum akhirnya Mohamedou bebas setelah ditahan selama 14 tahun.

The Mauritanian diarahkan sutradara Kevin Macdonald dari skenario garapan M. B. Traven, Rory Haines, dan Sohrab Noshirvani. Macdonald dikenal sebagai sutradara The Last King of Scotland (2006), State of Play (2009), Marley (2012), hingga Whitney (2018).

Film ini dibintangi Jodie Foster, Tahar Rahim, Shailene Woodley, Benedict Cumberbatch, Zachary Levi, Saamer Usmani, hingga David Fynn.

The Mauritanian menuai sambutan positif dari kalangan kritikus, hingga mendapat berbagai nominasi sepanjang musim penghargaan. Bahkan, Jodie Foster berhasil menang Best Actress di Golden Globe Awards 2021 berkat perannya sebagai pengacara tersebut. (net}

Simon Tahamata, Kepala Pemandu Bakat Sepak Bola Nasional

0
pemandu bakat PSSI Simon Tahamata
PSSI Tunjuk Simon Tahamata sebagai Kepala Pemandu Bakat Sepak Bola Nasional. (ft:PSSI)

Link, Jakarta – Simon Tahamata ditunjuk sebagai Kepala Pemandu Bakat (Head of Scouting) sepak bola nasional. Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen PSSI dalam memperkuat pondasi pengembangan pemain nasional menuju Piala Dunia 2026 dan seterusnya.

Dikutif dari laman resmi PSSI, disebutkan sebagai Kepala Pemandu Bakat, Simon Tahamata akan bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan merekrut talenta potensial baik dari dalam negeri maupun diaspora Indonesia di luar negeri, khususnya di Belanda. Dia akan bekerja sama erat dengan pelatih Patrick Kluivert, Gerald Vanenburg, Nova Arianto dan lain-lainnya untuk memastikan keberlanjutan, kualitas serta perkembangan Timnas dan sepak bola Indonesia.

“Kami sangat antusias menyambut Simon Melkianus Tahamata dalam keluarga besar PSSI. Pengalaman dan keahliannya dalam pengembangan pemain muda akan menjadi aset berharga dalam perjalanan kami menuju panggung dunia,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Pelatih yang memiliki nama lengkap Simon Melkianus Tahamata, dia pun memiliki darah Maluku kelahiran Vught, Belanda pada 26 Mei 1956.

“Pertama, terima kasih atas semua pesan yang baik yang saya terima. Saya menantikan bekerja bersama coach Patrick Kluivert dan staf teknis lainnya di Indonesia,” kata Simon Tahamata.

Simon Tahamata pernah membela Timnas Belanda pada tahun 1979 hingga 1986. Dia melakukan debutnya untuk Belanda pada 22 Mei 1979 di Bern, Swiss dalam pertandingan ulang tahun FIFA ke-75 melawan Argentina. Dari 22 penampilan bersama Belanda, dia mampu mencetak dua gol.

Sebagai pemain sayap atau winger, Simon Melkianus Tahamata memulai karir sepak bolanya di klub TSV Theole pada 1967-1971. Kemudian bergabung dengan tim junior Ajax, Belanda hingga 1975.

Pada musim 1975-1976, Simon masuk ke tim utama Ajax dan bermain hingga 1980. Debutnya bersama klub saat Ajax-FC menang 7-0 dari Utrecht pada 24 Oktober 1976. Ia tercatat memainkan total 149 pertandingan dengan mencetak 17 gol dan 33 assist.

Bersama klub Ajax, Simon bisa dikatakan sebagai puncak kariernya karena memenangkan 3 kali Liga Belanda, yakni pada 1976/1977, 1978/1979 dan 1979/1980. Ia juga menyumbangkan satu kali Piala KNVB pada 1978/1979 dan berhasil mencapai semifinal turnamen Piala Eropa I pada 1979–1980.

Pada 14 Juli 1980 Simon Melkianus Tahamata bergabung dengan Standard Liege. Dengan tim ini ia memenangkan dua kali Liga Belgia (1981/1982, 1982/1983) dan 1 kali Piala Belgia (1981). Kemudian mencapai final Piala Eropa II pada 1981-1982. Ia juga mencetak 40 gol dalam 129 pertandingan di salah satu periode tersukses dalam sejarah klub. Saat di Belgia, Simon pernah meraih Man of the Season (Belgian First Division) dan Belgian Fair Play Award.

Pada 1984, Simon Tahamata kembali ke Belanda dan bermain untuk Feyenoord. Tiga tahun berikutnya, ia kembali berlaga di kompetisi Belgia, bermain untuk Beerschot dan Germinal Ekeren. Bersama Germinal, ia berhasil mencapai final piala Belgia 1994–1995. Lalu pensiun sebagai pemain sepak bola pada 1996.

Seusai pensiun sebagai pemain, Simon meneruskan karier menjadi pelatih academy atau usia muda di Ajax Amsterdam, Standar Liege, Beerschot, dan Al Ahli.

Sejak September 2015, selain bertugas di Ajax, Simon juga memiliki akademi sepak bola, Simon Tahamata Soccer Academy.

Selain itu, Simon Tahamata ada momen spesial bersama Ajax. Pada Minggu (3/3), klub asal Amsterdam tersebut memberikan penghormatan khusus kepada Simon di Johan Cruyff Stadium jelang laga melawan Utrecht.

Simon Tahamata dipersilakan untuk memasuki lapangan dan menyapa para pendukung Ajax. Tahamata tampak sangat emosional.

Apalagi dia mendapati sebuah spanduk besar di salah satu tribune Johan Cruyff Stadium yang bertuliskan, “Oom Simon, Terima Kasih.” Simon Melkianus Tahamata dijadwalkan tiba di Indonesia pada akhir Mei mendatang.

Informasi Pribadi
Nama lengkap: Simon Melkianus Tahamata
Tanggal lahir: 26 Mei 1956
Tempat lahir: Vught, Belanda
Tinggi: 1,64 m

Karier Junior
1967 – 1971: TSV Theole
1971 – 1976: Ajax Amsterdam

Karier Senior
1976 – 1980: Ajax Amsterdam
1980 – 1984: Standar Liege
1984 – 1987: Feyenooord
1987-1990: Beerschot
1990 – 1996: Germinal Ekeren

Karier Timnas
1979-1986: Timnas Belanda

Karier Pelatih
1996-2000: Standard Liege (Academy dan Junior)
2000-2004: Germinal Beerschot (Academy dan Junior)
2004-2009: Ajax Amsterdam (Academy dan Junior)
2009-2014: Al Ahli Arab Saudi (Academy dan Junior)
2014-2024: Ajax Amsterdam (Academy dan Junior)

Pemberangkatan JHI dari Madinah ke Makkah Lancar

0
pemberangkatan Jemaah
Pemberangkatan jemaah di Sektor 4 Madinah menuju ke Makkah, Jumat (23/5/2025). (Foto: MCH 2025)

Link, Madinah – Proses pemberangkatan Jemaah Haji Indonesia (JHI) dari Madinah ke Makkah berlansung lancar. Sementara dari total 103.806 jemaah jumlah JHI gelombang 1 yang berada di Madinah hingga  Jumat (23/5/2025) tersisa 14.684 jemaah.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), jemaah dari Madinah yang sudah diberangkatkan ke Mekkah sebanyak 89.122 orang. Dengan demikian tersisa 14.684 jemaah haji yang masih di Madinah.

Disebutkan,  jemaah haji di Sektor 4 Daker Madinah diberangkatkan sebanyak 2.200 jemaah yang berasal dari 9 kloter,Jumat (23/5/2025). Kepala Sektor 4 Syarif Fahmi mengatakan, memasuki hari ke 13 pemberangkatan jemaah ke Mekkah, tidak ada kendala maupun kesulitan.

Wajar, mengingat pemberangkatan sudah dilaksanakan kesekian kalinya sehingga seluruh petugas mulai menguasai kondisi. Selain itu koordinasi antar petugas juga berjalan optimal.

“Baik untuk transportasi, akomodasi, konsumsi hingga perlindungan jamaah (Lonjam) berjalan optimal. Pergerakan jemaah menuju Bus masing-masing juga lancar,” kata Syarif kepada Media Center Haji, Jumat (23/5/2025).

Pada pemberangkatan hari ini dilaksanakan pukul 07.00 pagi WAS dengan tiga kloter. Selanjutnya pada pukul 09.00 dan 11.00 WAS masing diberangkatkan 3 kloter.

Terkait adanya jemaah yang terpisah akibat perbedaan syarikah, Syarif mengatakan, jika hal itu tidak menjadi persoalan. Jemaah yang  terpisah bisa dimobilisasi lebih cepat karena telah ada mekanisme pengaturannya.

Sementara itu, Ketua Kloter LOP 11 di Sektor 4 Jalaludin mengapresiasi pelayanan yang dilakukan petugas haji. “Pelayanan dari kemenag kami apresiasi, kami diayomi, dilayani dengan baik selama beribadah di sini kurang lebih 8 berada di sini,” kata Jalalludin. (spy)

KPK Soroti Potensi Korupsi di Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Transparansi Sejak Awal

0
KPK Soroti Potensi Korupsi di Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Transparansi Sejak Awal
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto (Foto: Dok KPK)

Link, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti potensi penyimpangan dalam pelaksanaan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), sebuah agenda strategis pemerintah dalam membangun kedaulatan pangan dan pemerataan ekonomi nasional.

Dalam pertemuan dengan Kementerian Koperasi, KPK menekankan pentingnya perencanaan matang dan tata kelola yang bersih agar program tak hanya menjadi proyek formalitas, melainkan benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan bahwa keterlibatan KPK sejak tahap awal bukan sekadar pengawasan, melainkan bagian dari upaya membangun integritas kelembagaan dan kepercayaan publik terhadap program pemerintah.

“Program koperasi desa harus dipikirkan secara menyeluruh. Jangan sampai niat baik ini justru memicu masalah baru, seperti kecemburuan usaha lokal yang sudah ada atau koperasi fiktif yang hanya menjadi kendaraan penyimpangan dana,” tegas Setyo dalam audiensi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (21/5/2025).

KPK menggarisbawahi bahwa penggunaan anggaran negara untuk KDMP menuntut transparansi tinggi. Potensi korupsi dapat muncul dari ketidaksiapan sistem, lemahnya pengawasan, hingga konflik kepentingan di tingkat lokal.

KDMP merupakan bagian dari delapan program prioritas nasional (Asta Cita) yang dituangkan dalam Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025, dengan target ambisius pembentukan 80.000 koperasi desa dan kelurahan.

Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, mengakui banyak tantangan mendasar yang masih menghantui sektor koperasi, dari lemahnya tata kelola hingga rendahnya literasi digital dan bisnis pelaku koperasi.

“Selama 28 tahun pasca-reformasi, koperasi seolah tersisih dari sistem ekonomi nasional. KDMP menjadi momentum kebangkitan ekonomi rakyat yang harus kita kawal bersama,” ujar Budi Arie.

Ia menegaskan bahwa koperasi desa tidak boleh hanya hadir sebagai entitas administratif, tetapi harus tumbuh sebagai pusat ekonomi lokal yang mampu menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ketahanan sosial-ekonomi desa.

Sebagai bagian dari pendekatan pencegahan, KPK merumuskan sejumlah rekomendasi penting yang wajib diadopsi dalam pelaksanaan KDMP, antara lain: Penguatan tata kelola dan partisipasi: Menjaga koperasi dari benturan kepentingan dengan melibatkan semua anggota secara aktif, Sistem pengawasan internal yang kuat: Mencegah potensi penyimpangan sejak tahap awal, Transparansi anggaran dan data: Menekan kemungkinan koperasi fiktif atau manipulasi laporan, Pembentukan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG): Menyusun regulasi internal untuk menghindari gratifikasi dan konflik kepentingan, dan Pelatihan digital untuk integritas: Mengembangkan e-learning bagi pelaku koperasi agar budaya antikorupsi mengakar sejak awal.

“Pembangunan dari desa bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga integritas dan sistem. Kita tidak ingin program sebesar ini justru menjadi celah baru korupsi,” pungkas Setyo.

Dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik, KPK berharap program koperasi Merah Putih menjadi contoh nyata pembangunan inklusif yang tahan terhadap risiko korupsi dan mampu mendorong pemerataan ekonomi secara berkelanjutan.

sumber : infopublik.id

Perpres No.66/2025: Dasar Hukum Perlindungan Jaksa dan Institusi Kejaksaan

0
Perpres No.66/2025: Dasar Hukum Perlindungan Jaksa dan Institusi Kejaksaan
Pegawai Kejagung melintas di samping mobil Polisi Militer yang terparkir di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (27/5/2024). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

Link, Jakarta – Pemerintah resmi mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2025 tentang Pelindungan Negara terhadap Jaksa Dalam Melaksanakan Tugas dan Fungsi Kejaksaan Republik Indonesia.

Aturan yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (21/5/2025) itu memberikan dasar hukum kuat bagi TNI dan Polri dalam melindungi jaksa beserta institusi Kejaksaan.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, menegaskan kesiapan TNI menjalankan amanat Perpres ini. “Hal ini merupakan bagian dari peran TNI dalam mendukung stabilitas nasional secara luas dan sinergi antar lembaga negara,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (22/5/2025).

Pembagian Tugas yang Jelas antara TNI dan Polri

Perpres yang terdiri dari 6 bab dan 13 pasal ini mengatur secara rinci pembagian tugas pelindungan. Polri bertanggung jawab memberikan perlindungan kepada jaksa secara personal beserta anggota keluarganya, termasuk pengamanan tempat tinggal, kerahasiaan identitas, dan harta benda.

Sementara TNI diberi mandat untuk melindungi institusi Kejaksaan secara keseluruhan dan memberikan dukungan pengawalan bersifat strategis.

“Pelaksanaan tugas ini akan selalu tetap berada dalam koridor hukum, dan dilaksanakan sesuai prosedur, prinsip perbantuan dan nota kesepahaman antarlembaga,” tegas Mayjen Kristomei.

Yang menarik, Perpres ini tidak hanya mengatur pengamanan fisik. Pasal 12 secara khusus mengatur kerja sama Kejaksaan dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dalam bentuk pertukaran data dan informasi serta pendidikan dan pelatihan.

Ketentuan ini menunjukkan pendekatan komprehensif pemerintah dalam melindungi aparat penegak hukum, tidak hanya dari ancaman fisik tetapi juga berbagai potensi gangguan yang mungkin timbul.

Mekanisme Permintaan dan Pembiayaan

Perpres ini secara tegas menyatakan bahwa pelindungan hanya diberikan atas permintaan Kejaksaan. Untuk pembiayaan, seluruh biaya pelindungan oleh TNI akan dibebankan pada anggaran Kejaksaan dalam APBN, sementara untuk pelindungan oleh Polri dapat menggunakan sumber pendanaan lain yang sah.

Kehadiran Perpres itu dinilai sebagai langkah strategis untuk menjamin independensi dan kelancaran proses hukum. Dengan adanya perlindungan negara yang komprehensif, diharapkan jaksa dapat bekerja secara optimal tanpa khawatir terhadap berbagai bentuk ancaman atau intimidasi.

Aturan itu sekaligus mempertegas komitmen negara dalam menciptakan ekosistem penegakan hukum yang aman, independen, dan profesional di Indonesia.

sumber : infopublik.id

Francesco Bagnaia Siap Bangkit di Silverstone

0
Francesco Bagnaia Siap Bangkit di Silverstone
Bagnaia Siap Bangkit di Silverstone

Link, Jakarta – Juara Dunia tiga kali Francesco Bagnaia siap bangkit di Silverstone. Perjuangannya di MotoGP saat ini mengharuskannya untuk memulai lagi dari nol di MotoGP Inggris akhir pekan ini.

Awal yang konsisten bagi Pecco di musim 2025 sedikit terganggu di Le Mans, ketika ia DNF di kedua balapan untuk pertama kalinya di era Sprint MotoGP.

Tim Ducati Lenovo telah mengeluhkan kurangnya feel di bagian depan sepanjang musim, tetapi Le Mans adalah titik terendah musimnya antara hasil balapan yang buruk dan kualifikasi di posisi keenam. Namun, dia berharap dapat kembali ke performa terbaiknya di Silverstone akhir pekan ini.

“Saya berharap akan segera kembali karena [di] Le Mans, hingga Sabtu pagi, semuanya baik-baik saja, saya senang dengan feel saya, juga dengan ban bekas saya kompetitif,” kata Bagnaia.

“Kemudian, dari kualifikasi hingga balapan hari Minggu itu seperti mimpi buruk, itu seperti bencana. Kita hanya perlu memulai lagi dari awal, bekerja seperti yang selalu kita lakukan, dan berusaha untuk menjadi lebih baik.”

“Satu hal yang sangat penting adalah jangan lupa cara mengendarai sepeda. Ini adalah sesuatu yang sangat penting untuk diingatkan kepada semua orang. Kami hanya berusaha memecahkan masalah kami.”

Pekerjaan persiapan untuk akhir pekan ini sudah dimulai sebelum akhir pekan Silverstone untuk Bagnaia, katanya, saat ia berupaya menemukan cara untuk beradaptasi dengan feel bagian depan dari apa yang ia gambarkan sebagai Desmosedici GP yang “lebih lembut” pada tahun 2025.

“Kami banyak membicarakannya di rumah. Kami baru saja melihat bahwa motor baru ini memiliki sesuatu yang membuat sedikit perbedaan dalam hal pengereman: sepertinya bagian depan lebih lembut, jadi kami hanya perlu beradaptasi dengannya dan mencoba melakukan sesuatu yang berbeda,” katanya.

“Kami membicarakannya dan kami akan mulai dengan dua persiapan yang berbeda: kami akan mencobanya di FP1 dan [melihat] mana yang lebih baik, lalu mencoba untuk maju dengan itu.”