Beranda blog Halaman 322

Juventus vs Atalanta, Nyonya Tua kalah 0-4

0
Juventus vs Atalanta, Nyonya Tua kalah 0-4
Skuad Atalanta merayakan gol Marten de Roon ke gawang Juventus di Allianz Stadium, Senin (10/03/2025). (c) Spada/LaPresse via AP Photo

Link, Jakarta – Pertandingan Juventus vs Atalanta pada pekan ke-28 Serie A 2024/2025 di Allianz Stadium pada Senin (10/03/2025) dini hari WIB Nyonya Tua kalah 0-4.

Gol-gol Atalanta dicetak oleh empat pemain berbeda. Mereka adalah Mateo Retegui, Marten De Roon, Davide Zappacosta, dan Ademola Lookman.

Hasil ini membuat Atalanta mengemas 58 poin dan bertahan di posisi ketiga klasemen sementara Liga Italia 2024/2025. Sementara itu Juventus ada di peringkat empat dengan raihan 52 angka dari 28 laga.

Jalannya Pertandingan

Atalanta langsung menekan pertahanan Juventus begitu laga dimulai. Bianconeri juga tak mau diam saja ditekan oleh sang tamu.

Kedua tim saling serang dan menciptakan beberapa peluang. Namun keduanya belum bisa menciptakan peluang yang benar-benar nyata dalam tempo 20 menit.

Pada menit ke-21 Lookman akhirnya bisa menggedor gawang Juve. Ia melepas tembakan dari dalam kotak penalti tapi bola masih bisa dihalau kiper Di Gregorio.

Menit ke-27 petaka didapat Juventus. McKennie melakukan handball di kotak terlarang. Mateo Retegui mengeksekusi penalti yang didapat Atalanta dengan sempurna. 0-1!

Duel kemudian berlangsung dengan sengit dan kerap terhenti. Sejumlah pelanggaran terjadi.

Pada akhirnya tak ada tambahan gol yang terjadi sampai turun minum. Juventus 0-1 Atalanta.

Di babak kedua, Atalanta dan Juventus sama-sama melakukan pergantian pemain. Namun justru La Dea yang bisa mencetak gol kilat.

Pada menit ke-46, Marten De Roon menjebol gawang Juventus dengan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti usai melancarkan serangan balik. 0-2!

Juventus kemudian melakukan pergantian pemain lagi. Tiga pemain sekaligus dimasukkan yakni Mbangula, Costa, dan Kalulu.

Hasilnya, mereka kebobolan lagi pada menit ke-66. Mereka sukses menembus pertahanan Juventus dengan kerjasama yang apik. Zappacosta akhirnya sukses menjebol gawang Juve untuk ketiga kalinya dengan tendangan dari sudut cukup sempit. 0-3!

Juventus kemudian menarik keluar Kolo Muani. Ia digantikan oleh Dusan Vlahovic.

Namun lagi-lagi justru Atalanta yang kembali mencetak gol. Pada menit ke-77 serangan balik mereka dari dari pergerakan Ademola Lookman di halfspace kiri membuat pertahanan Juve kocar-kacir. Ia melepas tembakan dari luar kotak penalti dan bola bersarang di sisi kanan gawang usai berbelok arah karena membentur bek Bianconeri. 0-4!

Menit ke-88 peluang didapat Juve dari tandukan McKennie di tiang jauh usai mendapat umpan silang dari sisi kiri lapangan. Namun bola masih bisa ditepis keluar oleh kiper Atalanta.

Pada akhirnya tak ada tambahan gol yang tercipta sampai laga berakhir. Juventus dihajar dengan skor telak 0-4 oleh Atalanta.

Susunan Pemain

Juventus: Di Gregorio; Cambiaso, Kelly, Gatti, Weah, Thuram, Locatelli, Gonzalez, McKennie, Ylidiz, Kolo Muani

Pelatih: Thiago Motta

Atalanta: Carnesecchi; Kolasinac, Hien, Djimsiti, Ederson, De Roon, Bellanova, Zappacosta, Cuadrado, Retegui, Lookman

Pelatih: Gian Piero Gasperini

Kemendagri Siapkan Tim untuk Periksa Efisiensi Anggaran di Daerah

0
Kemendagri Siapkan Tim untuk Periksa Efisiensi Anggaran di Daerah
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Puspen Kemendagri

Link, jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat menyiapkan tim melakukan blusukan untuk mengecek  efisiensi anggaran di daerah.

Hal itu disampaikan Tito, melalui keterangan resmi, Jumat (7/3/2025). “Tim Mendagri akan bergerak secara random ke daerah-daerah untuk melihat efisiensi,” kata Tito.

Tito  menyebutkan, hal tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

Dalam instruksi tersebut, Tito mengatakan secara khusus ia dimandatkan Presiden untuk melakukan pemantauan efisiensi belanja yang dilakukan para pimpinan daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

Langkah awal yang telah diambil untuk menjalankan mandat tersebut telah dilakukan  dengan menerbitkan Surat Edaran nomor 900/833/SJ tentang Penyesuaian Pendapatan dan Efisiensi Belanja Daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Surat edaran itu  meminta efisiensi anggaran dilakukan pemerintah daerah dengan membatasi belanja kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, percetakan, publikasi, dan seminar/focus group discussion.

Selain itu, diatur juga pengurangan belanja perjalanan dinas hingga 50 persen untuk seluruh perangkat daerah.

Pemda juga diminta untuk melakukan penyesuaian belanja APBD TA 2025 yang bersumber dari Transfer ke Daerah (TKD).

Dalam SE itu, kepala daerah juga diminta agar dalam melakukan identifikasi atas efisiensi belanja tersebut tetap memperhatikan aspek urgensi, kualitas penyelenggaraan, muatan substansi, serta manfaat yang diutamakan untuk mendukung pencapaian delapan misi atau Astacita dan pencapaian tujuh belas program prioritas, serta mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen.

“Saya sudah mengeluarkan suratnya dulu tentang apa yang harus dilakukan. Dan kepala daerah boleh melakukan efisiensi dan memberitahukan kepada DPRD. Itu untuk memberikan kekuatan kepala daerah agar boleh melakukan realokasi anggarannya, efisiensi,” ujar Mendagri.

Langkah selanjutnya agar pemantauan bisa dilakukan dengan tepat maka akan dibentuk tim untuk memeriksa langsung ke daerah-daerah bagaimana pelaksanaan efisiensi anggaran yang disiapkan dan diterapkan untuk 2025 ini.

Tim ini disiapkan efektif setelah Kementerian Dalam Negeri selesai menangani Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 24 daerah.

“Nanti saya buat tim. Tadi pagi saya (sudah) bawa (dalam) rapat. Nanti selesai rapat Urusan PSU ini,” kata Tito.

Harga Cabai Tak Kunjung Turun

0
harga cabai melonjak
Harga cabai di bulan Ramadhan ini tak kunjung turun.

Link, Banjarbaru – Tingginya curah hujan belakangan ini berdampak pada terendamnya areal pertanian. Berbagai jenis komoditi palawija seperti cabai banyak yang mati akibat terdampak banjir. Pada gilirannya harga cabai di pasaran pun tak kunjung turun.

“Pekan ini harga cabai di pasar tradisional menembus harga Rp100 ribu lebih. Sangat menguntungkan bagi petani, namun masalahnya akibat tingginya curah hujan saat ini panen pun turut terdampak,” ungkap Agus, petani cabai di Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Senada itu, Seri petani di Astambul juga mengeluhkan hal serupa. Bahkan lebih parah lagi, mengingat tanaman palawijanya termasuk cabai sudah beberapa hari ini terendam banjir.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga cabai merah terjadi di 224 kabupaten/kota, sedangkan harga cabai rawit naik di 234 kabupaten/kota.

“Apabila kita perhatikan, maka jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga cabai merah itu terdapat di 224 kabupaten/kota. Selain itu, ada 234 kabupaten/kota yang juga mengalami kenaikan cabai rawit,” ungkap Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (10/3/2025).

Bahkan di beberapa daerah, lanjut Amalia, cabai merah melonjak drastis hingga jauh di atas rata-rata nasional. Kabupaten Nduga mencatat harga cabai merah mencapai Rp180.000 per kilogram (kg), disusul Kabupaten Boven Digoel Rp132.500 (per kg), dan Kabupaten Puncak Jaya Rp130.000 (per kg). Sementara itu, harga rata-rata nasional untuk cabai merah sendiri telah mencapai Rp57.581 per kg, yang sudah melewati batas atas Harga Acuan Pemerintah (HAP).

Kondisi serupa juga terjadi pada harga cabai rawit. Pada minggu pertama Maret 2025, cabai rawit secara rata-rata nasional telah mencapai Rp85.694 per kg, melebihi batas atas HAP.

“Beberapa kabupaten yang tiga teratas ini ada yang outlier, seperti di Kabupaten Nduga, Tarakan, dan Tanjung Selor, harga cabai yang sudah mencapai Rp180.000 dan di atas Rp150.000 per kg,” tambah Amalia.

Sebagai informasi, HAP cabai merah Rp37.000-Rp55.000 per kg, dan HAP cabai rawit merah Rp40.000-Rp57.000 per kg.

Sementara itu, Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono mengungkapkan bahwa lonjakan harga di awal Ramadan ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah berkurangnya pasokan akibat libur panen.

“Kaitan dengan cabai ini, khususnya pas awal puasa kemarin melonjak cukup tinggi, salah satunya karena memang libur petik,” kata Maino dalam kesempatan yang sama.

Menurutnya, di beberapa daerah penghasil cabai seperti Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB), ada tradisi libur panen selama 1-3 hari di awal puasa. Selain itu, cuaca yang masih dipengaruhi curah hujan tinggi juga berdampak pada hasil panen cabai, sehingga menyebabkan lonjakan di pasaran.

“Jadi tradisi teman-teman di Jawa Timur, di NTB, di daerah lain, begitu puasa, awal puasa nanti 1-2-3 hari petik panen. Dan memang dipengaruhi juga hujan, sehingga memang menjadi lonjakan cukup tinggi. Efeknya mungkin sampai hari ini masih cukup banyak pantauan wilayah yang harganya di atas harga acuan pemerintah,” jelasnya. (spy)

Pemprov Kalsel Siapsiaga Potensi Lonjakan Inflasi dan Cuaca Ekstrem Jelang Hari Raya Idul Fitri

0
Pemprov Kalsel Siapsiaga Potensi Lonjakan Inflasi dan Cuaca Ekstrem Jelang Hari Raya Idul Fitri

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) siapsiaga dalam menghadapi potensi lonjakan inflasi dan bencana hidrometeorologi menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025 dengan berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Potenski Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem yang diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri.

Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Sulkan beserta jajaran terkait di selenggarakan di Command Center Sekretariat Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (10/3/2025).

“Inflasi di Kalsel pada minggu pertama Maret mengalami sedikit penurunan di angka 0,25 persen (y-o-y) dan 0,40 persen (m-t-m),” ucap Sulkan dalam wawancara seusai rapat.

Ia juga menyampaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kalsel selama minggu pertama Maret.

“IPH di Kalsel pada minggu pertama Maret yakni 0,4 persen, dengan IPH tertinggi pada Kabupaten Barito Kuala yaitu 2,18 persen dan terendah atau terdalam di Kabupaten Tanah Bumbu yaitu -2,10 persen,” jelasnya.

Selain itu, rapat koordinasi tersebut juga membahas potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan akan meningkat pada periode tersebut. Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi antar instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana.

“Selain fokus pada pengendalian inflasi, kami juga sangat memperhatikan potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi akan meningkat. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti arahan,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Kalsel akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga dan keamanan masyarakat terhadap potensi cuaca pada Idul Fitri 2025. (tri)

Mitigasi Perubahan Iklim BMKG Dorong Green Building

0
Mitigasi Perubahan Iklim BMKG Dorong Green Building
Ilustrasi Konsep Green Building.

Link, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut Indonesia mencatat kenaikan suhu global sebesar 1,5 derajat Celcius pada tahun 2024. Angka ini melampaui batas aman yang ditetapkan dalam Perjanjian Paris. Penerapan konsep Bangunan Gedung Hijau (Green Building) menjadi salah satu alternative yang kini dikembangkan BMKG

Direktur Layanan Iklim Terapan BMKG Marjuki mengungkapkan dunia mengalami anomali temperatur sejak tahun 2015 hingga 2023. Sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim, BMKG mendorong penerapan konsep Bangunan Gedung Hijau (Green Building).

Konsep ini bertujuan mengoptimalkan penggunaan energi alami seperti angin dan matahari. Konsep ini sekaligus menyesuaikan desain bangunan berdasarkan data iklim lokal.

Dengan demikian, ketergantungan pada sumber energi yang tidak ramah lingkungan dapat dikurangi. Salah satu proyek Green Building yang tengah dikembangkan adalah kerja sama antara BMKG dan Kementerian PUPR di Tegal.

“Pembangunan Green Building memang lebih mahal di awal, tapi manfaat jangka panjangnya sangat besar, mulai dari efisiensi energi hingga keberlanjutan lingkungan. Untuk mewujudkannya, diperlukan integrasi berbagai sektor, termasuk regulasi dan peninjauan tata kota agar bisa lebih adaptif terhadap perubahan iklim,” ujar Marjuki, Minggu (9/3/2025).

Proyek ini menjadi percontohan pembangunan berbasis riset iklim, dengan fokus pada desain bangunan yang efisien dan ramah lingkungan. BMKG berharap hal ini dapat menjadi solusi konkret menghadapi tantangan perubahan iklim di Indonesia.

Konsep ini juga sekaligus diharapkan mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan. (spy)

Ini 12 Poin Efisiensi Anggaran Kemenag Tahun 2025

0
Efisiensi Anggaran
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin

Link, Jakarta – Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal tentang Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Tahun 2025 dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama.

“Surat edaran ini bertujuan untuk menjadi pedoman bagi kepala satuan kerja dalam melaksanakan kebijakan efisiensi anggaran Kemenag tahun 2025,” ungkap Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin di Jakarta, Minggu (9/3/2025).

Surat edaran Sekjen nomor 12 tahun 2025 ini menurut Kamaruddin Amin diterbitkan untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi Kemenag berjalan tertib, akuntabel, dan tepat sasaran.

“Ada 12 poin yang tertuang dalam edaran ini yang perlu menjadi perhatian satuan kerja dalam rangka efisiensi anggaran,” ungkap Kamaruddin.

“12 poin ini disusun juga dengan memperhatikan Edaran Menteri Keuangan tentang Efisiensi Belanja Kementerian/Lembaga tahun 2025,” sambungnya.

Dengan terbitnya SE Sekjen nomor 12 tahun 2025 ini, Kamaruddin berharap seluruh satker Kemenag dapat melakukan efisiensi anggaran dengan optimal dan tepat sasaran. Edaran ini mulai berlaku sejak ditandatangani pada 7 Maret 2025.

“Kepala satker juga kami harap terus melakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan efisiensi anggaran ini, minimal satu kali dalam tiga bulan,” pesan Kamaruddin.

Adapun 12 poin efisiensi Anggaran yang akan dilakukan, sebagai berikut:

  1. Mengoptimalkan pelaksanaan anggaran dalam mendukung program prioritas pemerintah dan Kementerian Agama;
  2. Melakukan pengetatan secara selektif terhadap:
  3. pengadaan alat tulis kantor, percetakan, dan cindera mata;
    b. sewa gedung, kendaraan, dan peralatan;
    c. penyelenggaraan kegiatan seremonial, perjalanan dinas,kajian dan analisis, jasa konsultan, rapat, seminar, dan sejenisnya;
    d. honor output kegiatan dan jasa profesi;
    e. pelatihan dan bimbingan teknis;
    f. pemeliharaan peralatan dan mesin;
    g. lisensi aplikasi;
    h. bantuan pemerintah;
    i. pemeliharaan dan perawatan; dan
    j. pelaksanaan belanja lainnya yang tidak efisien.
  4. Mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana milik Kementerian Agama untuk kegiatan yang diselenggarakan oleh satuan kerja Kementerian Agama, kecuali tidak dimungkinkan karena keterbatasan kapasitas dan fasilitas;
  5. Penggunaan sarana dan prasarana kantor dilakukan secara bijakdengan mengedepankan prinsip efisiensi;
  6. Penggunaan listrik dan air dibatasi hanya pada hari dan jam kerja,yaitu pukul 07.30-16.00 waktu setempat, kecuali hari Jumat pukul07.30-16.30 tanpa adanya lembur;
  7. Kepala satuan kerja melakukan penghematan penggunaan listrikdan air dengan mematikan aliran listrik dan air untuk lampu penerang dan/atau peralatan listrik lainnya;
  8. Penghematan penggunaan listrik dan air juga diberlakukan dirumah dinas pejabat Kementerian Agama;
  9. Meminimalisasi pertemuan yang bersifat tatap muka (luring) dan mengoptimalkan pertemuan secara tatap maya (daring), kecuali untuk pertemuan yang tidak membebani anggaran perjalanan dinas;
  10. Memberikan pelayanan melalui work from home pada setiap hari Jumat dan dapat menyelenggarakan kegiatan di luar kantor.
  11. Perjalanan dinas dalam dan luar negeri dilakukan untuk keperluanyang urgen dan prioritas;
  12. Dalam hal perjalanan dinas sebagaimana dimaksud pada angka 10 dilakukan, berlaku ketentuan:
  13. Perjalanan dinas luar negeri diutamakan untuk keperluan penyelenggaraan ibadah haji, melanjutkan studi di luar negeri, dan kegiatan yang dibiayai oleh pengundang atau pihak sponsor;
  14. Jumlah perjalanan dinas dalam negeri Direktur Jenderal, Inspektur Jenderal, Kepala Badan, Staf Ahli, dan Staf Khusus dibatasi dan harus mendapat izin terlebih dahulu dari Menteri Agama;
  15. Direktur Jenderal, Inspektur Jenderal, dan Kepala Badan hanya boleh didampingi oleh 1 (satu) orang pendamping;
  16. Staf Ahli dan Staf Khusus, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pusat, Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kepala Biro pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kepala Unit Pelaksana Teknis, Kepala Madrasah, dan Kepala Satuan Pendidikan Keagamaan serta Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas tidak boleh membawa pendamping;
  17. Menteri Agama, Wakil Menteri Agama, dan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya menggunakan pesawat kelas ekonomi untuk perjalanan yang kurang dari 2 (dua) jam;
  18. Paling banyak berjumlah 5 (lima) orang untuk penyelenggaraan kegiatan dan 2 (dua) orang untuk kegiatan pemantauan di daerah dengan pertimbangan kegiatan dan pemantauan dimaksud tidak dimungkinkan dilakukan secara daring; dan
  19. Perjalanan dinas dalam negeri wajib dilengkapi dengan Surat Tugas yang ditandatangani oleh pimpinan langsung sebelum keberangkatan. (spy)

PUPR Kalsel Buka Bersama Dengan Seluruh Pegawai di Tugu 0 KM

0
PUPR Kalsel Buka Bersama Dengan Seluruh Pegawai di Tugu 0 KM

Link, Banjarmasin – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar pegawai, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar acara buka puasa bersama di Tugu 0 KM Banjarmasin, Minggu (9/3/2025).

Acara ini dihadiri seluruh karyawan dan karyawati di lingkungan Dinas PUPR Kalsel, Pegawai Laboratorium Bahan Konstruksi, serta BPAM Banjarbakula.

Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyip menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya untuk mempererat hubungan antara pegawai di lingkungan Dinas PUPR.

“Hari ini, kami mengadakan buka puasa bersama di Tugu 0 KM. Ini adalah pertama kalinya kami melaksanakan acara di lokasi ini, yang juga merupakan arahan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel,” ujar Yasin.

Menurut Yasin, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung dan meramaikan warung murah yang diselenggarakan oleh TP PKK, Dharma Wanita, dan BKOW. Tugu 0 KM Banjarmasin yang terletak di dekat eks kantor gubernur lama ini menjadi pilihan lokasi, meskipun secara fisik masih dalam tahap penyelesaian.

“Banyak teman-teman di Dinas PUPR yang belum pernah berkunjung ke sini. Kami ingin agar mereka bisa merasakan dan melihat langsung Tugu 0 KM ini, serta menikmati pemandangan Banjarmasin dari puncaknya,” tambah Yasin.

Ia juga menyampaikan bahwa meskipun secara fisik pembangunan Tugu 0 KM sudah hampir selesai, masih ada beberapa kegiatan lanjutan, terutama pada aspek landscape yang menelan dana sekitar 20 miliar rupiah.

“Jika semua selesai, kami berencana meresmikan Tugu 0 KM ini bersama dengan Pak Gubernur,” kata Yasin.

Acara buka puasa bersama ini berjalan lancar dan diakhiri dengan doa bersama serta makan bersama, yang semakin menguatkan kebersamaan di antara seluruh jajaran Dinas PUPR Kalsel. (tri)

Persija Jakarta vs Arema FC, Macan Kemayoran Kalah 1-3

0
Persija Jakarta vs Arema FC, Macan Kemayoran Kalah 1-3
Arema FC dalam laga BRI Liga 1 versus Persija Jakarta, Minggu (9/3/2025). (c) Bola.net/Abdul Aziz

Link, Bekasi – Pertandingan Persija Jakarta vs Arema FC dalam laga pekan 26 BRI Liga 1 2024/2025 yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (9/3/2025) malam WIB Macan Kemayoran kalah dengan skor 1-3

Persija harus bermain dengan 10 orang usai Maciej Gajos diganjar kartu merah di menit ke-21. VAR menilai Gajos melakukan pelanggaran berbahaya terhadap Achmad Syarif Maulana.

Petaka kembali datang bagi Persija di menit ke-36 usai Gustavo Almeida melancarkan tekel keras terhadap Pablo Oliveira. Wasit awalnya memberi kartu kuning, tetapi diubah menjadi kartu merah usai meninajau VAR.

Meski unggul jumlah pemain, Arema FC masih kesulitan untuk membongkar pertahahan tuan rumah. Skor imbang 0-0 bertahan hingga laga memasuki jeda turun minum.

Kembali dari kamar ganti, Persija yang bermain hanya dengan sembilan orang secara luar biasa justru mampu membuka keunggulan lebih dulu. Rizky Ridho sukses membobol gawang Lucas Frigeri di menit ke-61.

Namun, skor ini tak bertahan lama. Hanya tiga menit berselang, Arema sukses menyamakan skor lewat gol Oliveira. Dua menit kemudian, Dalberto membawa Arema berbalik memimpin 2-1.

Dua gol cepat ini meruntuhkan mentalitas skuad Persija. Muhammad Ferarri mencetak gol bunuh diri di menit ke-73 dan membuat Macan Kemayoran semakin tertinggal, kini dengan skor 1-3.

Tak ada gol tambahan yang tercipta di sisa waktu. Skor 3-1 untuk kemenangan Arema menjadi hasil akhir laga ini.

Berkat hasil ini, Persija harus tertahan di peringkat keempat dengan poin 43. Sementara itu, Arema FC naik ke peringkat tujuh dengan poin 39.

Susunan Pemain

Persija: Soares (Andritany 76′); Hansamu, Ridho, Ferarri; Rio Fahmi (Hanif 23′), Gajos, Firza (Dony Tri 71′); Matsumura (Witan 76′), Bueno, Rayhan (Resky 46′); Gustavo.

Pelatih: Pena.

Arema FC: Frigeri; Syarif, Thales (Choi Bo-kyung 78′), Guevara, Alfarizi; Bayu (Rafli 54′), Oliveira, Arkhan (Dendi 78′); Lokolingoy, Dalberto, Dedik (Rifad 54′).

Pelatih: Ze Gomes.

Lecce vs AC Milan, Rossoneri Menang 3-2

0
Lecce vs AC Milan, Rossoneri Menang 3-2
Foto: AC Milan via Getty Images/Claudio Villa

Link, Jakarta – Pertandingan Liga Italia antara Lecce vs AC Milan di Ettore Giardiniero pada pekan ke-28 Serie A 2024/2025, Minggu (9/3/2025) berakhir dengan kemenangan Rossoneri 3-2.

Diawali gol bunuh diri Antonino Gallo di menit 68, Milan menuntaskan aksi comeback mereka dengan dua gol Christian Pulisic pada menit 73 (penalti) dan menit 81.

Dalam tiga laga sebelum ini, Milan kalah beruntun 1-2 masing-masing dari Torino, Bologna, dan Lazio. Catatan negatif itu sukses mereka patahkan dengan kemenangan atas Lecce.

Milan saat ini memiliki 44 poin di peringkat delapan. Mereka masih cukup jauh dari empat besar. Di sisi lain, Lecce tertahan di posisi 16 dengan 25 poin.

Jalannya Pertandingan

Milan langsung mengancam sejak menit pertama dan sempat mengira telah membuka keunggulan. Gimenez berhasil menjebol gawang Lecce, tetapi setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena Gimenez berada dalam posisi offside.

Lecce kemudian memanfaatkan kelengahan Milan untuk mencetak gol pembuka. Kesalahan di lini pertahanan tim tamu memberi kesempatan bagi Helgason untuk menginisiasi serangan balik cepat. Dia mengirimkan umpan kepada Krstovic, yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Bola mengarah dengan sempurna ke gawang Sportiello, membawa Lecce unggul di hadapan pendukungnya sendiri.

Milan kemudian kembali dibuat kecewa oleh VAR setelah sempat menyamakan kedudukan. Tendangan bebas Theo Hernandez menemui Gabbia, yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong. Namun, setelah pemeriksaan ulang, wasit menganulir gol tersebut karena Gabbia berada dalam posisi offside.

Memasuki babak kedua dengan keunggulan 1-0, Lecce berhasil menggandakan skor melalui gol Krstovic. Berawal dari umpan Guilbert, striker asal Montenegro itu melepaskan tembakan first-time yang tak mampu dihentikan Sportiello.

Tertinggal dua gol, pelatih Milan, Sergio Conceicao, merespons dengan melakukan pergantian ofensif. Tammy Abraham dan Joao Felix dimasukkan untuk menambah daya gedor. Keputusan itu membuahkan hasil ketika Milan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 setelah bola tembakan Joao Felix membentur Gallo dan masuk ke gawang sendiri. Tak lama berselang, Milan mendapatkan hadiah penalti yang dieksekusi sempurna oleh Pulisic, membuat skor imbang 2-2.

Momentum Milan terus berlanjut, dan mereka akhirnya berbalik unggul 3-2 melalui gol kedua Pulisic. Leao mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti, yang diselesaikan dengan tenang oleh pemain asal Amerika Serikat itu. Falcone sempat mencoba menghalau, tetapi usahanya sia-sia. Milan pun menyelesaikan comeback gemilang, membalikkan keadaan dari tertinggal 0-2 menjadi menang 3-2 dengan 10 menit tersisa.

Susunan Pemain

Lecce: Falcone; Guilbert, Baschirotto, Jean, Gallo; Coulibaly, Berisha, Helgason, Tete Morente, Pierotti, Krstovic.

AC Milan: Sportiello; Walker, Gabbia, Thiaw, Theo Hernandez; Musah, Bondo, Reijnders, Álex Jimenez, Pulisic, Gimenez.

Kemensos Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Percepat Pengentasan Kemiskinan

0
Kemensos Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Percepat Pengentasan Kemiskinan

Link, Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menandatangani nota kesepahaman dengan berbagai perguruan tinggi, guna mempercepat pengentasan kemiskinan di Jawa Barat (Jabar) agar program yang diberikan lebih terarah, terpadu, berkelanjutan, dan efektif, sehingga kesejahteraan sosial meningkat secara signifikan.

“Kita tahu universitas itu punya lembaga pengabdian masyarakat, dan memang banyak sekali yang sudah mereka lakukan. Tapi kami ingin sekarang ini kerja sama, kemudian nanti direncanakan dengan baik, sesuai dengan kajian yang perguruan tinggi lakukan. Lalu kemudian kita susun intervensinya. Dampingannya itu berkelanjutan,” kata Gus Ipul melalui ketetangan resmi, Jumat (7/3/2025).

Perguruan tinggi tersebut yaitu Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Bekasi, Universitas Pasundan Bandung, Universitas Islam Bandung, Universitas Khatolik Parahyangan Bandung, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, dan Universitas Maranatha Bandung.

Gus Ipul memberikan contoh bentuk kerja sama yang dilakukan adalah mengerahkan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh kampus berfokus di satu desa.

“Kita mulai dari memilih satu desa yang tinggi jumlah masyarakat miskin dan miskin ekstremnya. Setelah itu kita akan susun rencana intervensi secara bersama-sama,” katanya.

Menurutnya, dalam praktiknya terdapat program potensial yang dapat dikolaborasikan bersama perguruan tinggi, yaitu Program Kampung Anti Miskin dan Sekolah Rakyat.

Khusus pada Program Kampung Anti Miskin, ia menekankan program akan difokuskan pada target penurunan kemiskinan ekstrem yang terdapat di Jabar.

“Sebanyak 52,45 persen penduduk miskin berada di tiga provinsi Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Kalau kita bisa menurunkan kemiskinan di tiga provinsi itu, termasuk Jawa Barat, kemiskinan nasional bisa diturunkan sebesar 50 persen,” katanya.

Gus Ipul mengatakan, secara nasional target kemiskinan ekstrem menjadi 0 persen secepat-cepatnya dapat dicapai pada 2025 dan selambatnya 2026.

Oleh karena itu menjadi hal yang krusial untuk mewujudkan kolaborasi bersama perguruan tinggi dalam menjalankan program-program pengentasan kemiskinan di Jabar.

“Bisa melalui pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat, itu semua terencana dengan baik. Sehingga kita ingin paling tidak di desa itu tidak ada lagi orang yang nganggur, tidak ada lagi yang miskin. Karena semua kreatif, semua memanfaatkan sumber daya yang ada,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar program yang terlaksana dapat berkelanjutan sehingga benar-benar bisa mewujudkan kampung yang mandiri.

Gus Ipul mengingatkan kerja sama yang terbangun harus tetap berada pada koridor yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan, serta bersifat mengintegrasikan program pemerintah dan nonpemerintah.