Beranda blog Halaman 324

Dibintangi IU dan Park Bo Gum, Drakor When Life Gives You Tangerines Telah Tayang di Netflix 

0

Drama Korea terbaru Netflix, When Life Gives You Tangerines, telah tayang mulai Jumat (7/3/2025). Drakor ini diperankan oleh IU dan Park Bo Gum, juga menampilkan Moon So Ri dan Park Hae Joon di jajaran pemeran utama.

When Life Gives You Tangerines dikemas dalam format penayangan istimewa. Mengikuti konsep 4 musim, 4 episode terbaru drama Korea yang diproduseri Lim Sang Choon ini akan tayang setiap Jumat selama empat pekan ke depan.

Drama Korea produksi PAN Entertainment dan Baram Pictures ini mengikuti petualangan Ae Sun (IU), cewek yang dicap sebagai pemberontak, dan Gwan Sik (Park Bo Gum) si paling tangguh, di Pulau Jeju selama empat musim yang penuh warna.

Berikut ini sinopsis resmi dari drama Korea When Life Gives You Tangerines:

Di Jeju tahun 1960-an, hidup Ae Sun, putri seorang haenyeo (penyelam wanita), dan Gwan Sik, putra seorang penjual ikan.

Ae Sun, meskipun lembut seperti tahu sutra di dalam, berusaha sekuat tenaga untuk tampak acuh tak acuh dan pendiam. Gwan Sik, yang lembut di luar, memiliki tekad baja di dalam.

Gwan Sik-lah yang membesarkan Ae Sun, baik secara fisik maupun hati. Selama sepuluh tahun, ia diam-diam mengambil ikan dari rumahnya sendiri untuk memberinya makan. Gwan Sik menjadi pelindung buat Ae Sun sepanjang masa muda mereka.

Hidup sebagai orang tidak mampu, yang selalu mengambil susu gratis dari sekolah, Ae Sun mampu tumbuh menjadi gadis paling cerdas dan penyendiri di kota itu, semua berkat Gwan Ssik.

Di masa ketika rasa lapar muncul dalam berbagai bentuk, mereka saling memelihara hati sebagai cinta pertama mereka. Namun takdir, betapa pun tidak adilnya, bahkan memberikan hubungan yang paling indah dengan kemalangan yang sama seperti cinta pertama.

When Life Gives You Tangerines nggak hanya akan menampilkan cerita cinta dan kehidupan, tapi juga pemandangan indah Pulau Jeju. Kamu yang suka banget view drakor Welcome to Samdalri pasti bisa menikmati sajian yang satu ini.

Drama Korea ini merupakan hasil kolaborasi dari Lim Sang Choon, yang sebelumnya dikenal sebagai penulis drama Korea When Camellia Blooms dan Fight for My Way, dengan sutradara dan produser Kim Won Suk yang sebelumnya terkenal lewat My Mister, Signal, dan Misaeng. (sumber: detik.com).

Sepi Pembeli, D’Laris Manis Dicueki SOPD dan Kurang Promosi

0
D’Laris Manis
D’Laris Manis sepi pembeli.

Link, Martapura – D’Laris Manis digadang-gadang menjadi wadah menjual berbagai produk unggulan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Namun, penjualan produk-produk UMKM di D’Laris Manis nyatanya tak selaris manis namanya.

Dari pantauan media ini di lokasi beberapa hari, gerai D’Laris Manis yang berada tepat di samping Gedung Dekranasda Kabupaten Banjar ini benar-benar sepi pembeli.

Kondisi ini diakui Siti Kulsum, pelaku UMKM yang dimandat mengelola D’Laris Manis. Menurutnya, pembelinya masih didominasi dari luar daerah. Mereka adalah tamu-tamu dinas yang melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Banjar.

“Dalam satu bulan memang ada tamu-tamu dari luar daerah yang berbelanja. Kalau tamu umum di luar SOPD kadang-kadang saja ada. Karena D’Laris Manis tidak terkesan umum, dan mungkin orang-orang jadi sungkan untuk mampir,” kata Siti Kulsum ditemui Selasa, 4 Maret 2025.

Upaya mengarahkan semua Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) agar mengajak tamunya berbelanja oleh-oleh di sana, menurut Siti Kulsum, sudah dilakukan Ketua Dekranasda, Hj Nurgita Tyas. Sayangnya, pihak dinas sering lupa dan hanya membawa tamu berbelanja ke pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS).

“SOPD yang akan berangkat ke luar daerah yang ingin membawa oleh-oleh juga diarahkan berbelanja di sini,” imbuhnya.

Kurangnya promosi dan publikasi, utamanya dari pihak Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP), menurut Siti Kulsum menjadi penyebab lain D’Laris Manis masih sepi pengunjung.

“Harapan kami keberadaannya sebagai pusat oleh-oleh semakin di kenal, karena itu perlu dukungan untuk dipublikasikan. Untuk lebih dikenal, sebelumnya kami juga mengganti tulisan Dekranasda menjadi Pusat Oleh-Oleh Khas Banjar,” katanya.

Tentang pengelolaan produk UMKM yang dipajang, perempuan ini menyebut menerapkan dua pola. Yakni beli – putus (ada barang – beli) dan sistem titip. “Kalau produknya bagus dan dicari banyak orang, serta modalnya sedikit, saya beli. Kalau produknya sisan terkenal seperti Kopi Datu dan lainnya itu sistem titip saja. Karena sudah diberikan fasilitas gratis, agar produk yang dipromosi lebih banyak, kami sendiri yang memikirkannya,” pungkasnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, I Gusti Made Suryawati yang sebelumnya dikonfirmasi mengatakan, pengelolaan D’Laris Manis sepenuhnya diserahkan kepada pelaku UMKM yang telah ditunjuk. Termasuk produk yang dijual dan jumlah pembeli dalam satu bulannya. “Jadi tidak ada punya rekap datanya, karena langsung di tangani pengusaha UMKM yang sudah ditunjuk,” ujarnya.

Senada, Sekretaris DKUMPP, Linda Yuniati yang juga menjabat Sekretaris Dekranasda Kabupaten Banjar mengatakan, Dekransda hanya memasilitasi pelaku UMKM agar memiliki tempat untuk berjualan. Sedangkan terkait penjualan, termasuk jumlah pengunjung yang datang menjadi kewenang pengusaha UMKM yang mengelola D’Laris Manis.

“Kalau kondisinya sangat sepi, tidak mungkin akan bertahan lama. Jadi tetap ada pengunjung tapi tidak seramai seperti di toko ritel modern pada umumnya. Selain dipasarkan di D’Laris Manis, banyak juga produk mereka yang sudah masuk di ritel modern,” kata Linda.

Sekadar mengingatkan, D’Laris Manis diresmikan pada 10 Agustus 2022 oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Banjar, Hj Nurgita Tyas. Peresmian kala itu digelar meriah bersamaan pelaksanaan ‘Bazar UMKM’ di pelataran kantor Dekranasda di Jalan A Yani, Sungai Paring, Martapura. (ant/zainuddin)

Buka Festival Cahaya Ramadan 2025, Gubernur Tekankan Pentingnya Semangat Berbagi

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalsel, H. Muhidin, melalui Pj. Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin, secara resmi membuka Festival Cahaya Ramadan 2025 di Atrium Qmall Banjarbaru pada Jumat (7/3) siang.

Festival Cahaya Ramadan yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Selatan dengan pembinaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta didukung penuh oleh Bank Kalsel dan Bank Syariah Indonesia ini digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H. Acara tersebut akan berlangsung selama 3 (tiga) hari, mulai 7 hingga 9 Maret 2025.

Salah satu tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang zakat, baik dari segi hukum, manfaat, maupun pengelolaannya.

BAZNAS Kalsel berharap melalui acara ini, partisipasi masyarakat dalam membayar zakat semakin meningkat, sehingga lebih banyak mustahik (penerima zakat) yang dapat merasakan manfaatnya.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Kalsel, H. Muhidin, yang dibacakan oleh Pj. Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menekankan pentingnya semangat berbagi serta peran zakat dalam mendorong perekonomian masyarakat dan membantu sesama yang membutuhkan.

“Melalui festival ini, kita diingatkan kembali akan pentingnya berbagi, serta bagaimana zakat dapat menjadi kekuatan yang menggerakkan roda ekonomi masyarakat dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi berbagai perlombaan yang digelar dalam festival ini, karena dapat menambah semarak bulan suci Ramadhan.

“Lomba-lomba ini saya harapkan dapat menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan semangat dalam beribadah,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Syarifuddin mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Selatan untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan kepedulian sosial, dan bersama-sama membangun daerah yang lebih sejahtera dan penuh berkah.

“Marilah kita jadikan momentum ini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama membangun Kalimantan Selatan yang lebih sejahtera dan penuh berkah,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalsel, H. Irhamsyah Safari menegaskan pentingnya menjadikan momentum zakat sebagai nilai kedermawanan bagi masyarakat Kalsel.

“Melalui festival ini, kami ingin memperkuat pemahaman masyarakat tentang kewajiban zakat serta mendorong semangat berbagi. Zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga simbol kedermawanan dan kepedulian sosial,” ujar H. Irhamsyah.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kalsel memberikan piagam penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pengelolaan zakat di Kalimantan Selatan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pj. Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin, didampingi Ketua BAZNAS Kalsel, H. Irhamsyah Safari.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada karyawan Qmall Banjarbaru sebagai wujud kepedulian sosial.

Usai acara, Pj. Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin, bersama Ketua BAZNAS Kalsel, H. Irhamsyah Safari, serta perwakilan Forkopimda Kalsel, Kepala Biro Kesra Setda Kalsel, Fatkhandan Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Sulkan meninjau stan BAZNAS untuk melihat berbagai produk hasil program BAZNAS. (tri)

Tanaman Padi Tenggelam, Petani Kehabisan Stok Bibit

0
petani merugi
Tanaman padi kembali terendam banjir, petani kehabisan stok bibit.

Link, Astambul – Untuk kali kedua, petani di sebagian wilayah Kecamatan Astambul meratapi tenggelamnya tanaman padi yang baru akibat banjir. Parahnya lagi banjir yang melanda bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan kali ini lebih besar dibanding di awal tahun dan airnya sangat keruh seperti bercampur lumpur.

“Hampir seluruh petani di sini sudah menanam bibit padinya di sawah untuk kedua kalinya. Sama sekali tidak menyangka banjir besar ini akan datang,” ungkap Yayan, petani di Desa Sungai Alat, Kecamatan Astambul kepada Linkalimantan.com, Sabtu, 8/3/2025.

Lebih lanjut diungkapkannya, selain tanaman bibit padi petani juga harus merelakan berbagai tanaman palawija. Dari yang baru ditanam hingga yang sudah mulai panen.

“Selain menanam padi, petani di sini biasa menanam berbagai jenis sayuran seperti dan papaya. Itu semua akan mati terendam banjir. Kalu pun nantinya ada yang masih hidup, pertumbuhannya pun tidak akan baik,” katanya.

Dengan kondisi seperti itu, tambahnya, para petani berharap akan ada bantuan dari pemerintah. Mengingat persediaan bibit yang dimiliki para petani sudah habis.

Seperti diketahui, posisi banjir yang melanda wilayah Kabupaten Banjar di akhir Januari 2025 dari Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar tercatat 11 kecamatan dengan total 55.273 jiwa warga Kabupaten Banjar terdampak banjir

“Untuk jumlah total kecamatan dan desa yang terdampak banjir, per  28 Januari 2025 telah terdata sebanyak 104 desa dari 11 kecamatan dengan total 17.888 unit rumah yang dihuni 20.247 Kepala Keluarga (KK), dan 55.273 Jiwa,” ungkap Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Pelaksanaan (Kalak) BPBD Kabupaten Banjar Agus Siswanto.

Sementara, Badan Klimatologi dan Geofisika Syamsuddin Noor juga mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca ekstrem di Kalimantan Selatan pada tanggal 7-8 Maret 2025, termasuk Kabupaten Banjar.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana banjir, angin puting beliung dan longsor serta berhati-hati dalam beraktivitas di luar ruangan. (spy)

Muhidin Kukuhkan 8 TPAKD Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

0

Link, Banjarmasin – Kukuhkan 8 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Provinsi Kalsel, merupakan bentuk komitmen Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin dukung pertumbuhan ekonomi melalui akses keuangan.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sasangga Banua, Eks Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin, pada Jum’at (7/3/2025) siang.

8 TPAKD yang dikukuhkan adalah Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan dan Tanah Bumbu.

Hadir didampingi Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, H Muhidin sampaikan bahwa pembentukan TPAKD memiliki tujuan tak lain untuk meningkatkan daya saing masyarakat di sektor perekonomian.

“Pembentukan TPAKD berangkat dari komitmen percepatan akses keuangan daerah guna meningkatkan daya saing masyarakat di sektor perekonomian,” sampai H Muhidin.

Pengukuhan 8 TPAKD ini ujar H Muhidin juga menjadi komitmen untuk menguatkan kembali harmoni dan solidaritas di tingkat internal, terutama dalam akses keuangan dan mendukung perkembangan perekonomian daerah.

Tak lupa, H Muhidin juga sampaikan dukungannya terhadap keberlanjutan TPAKD.

“Saya atas nama Pemprov Kalsel menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan TPAKD. Mari kita kuatkan komitmen untuk saling bersinergi dan bekerjasama. Mudah-mudahan dengan dikukuhkannya 8 TPAKD pada hari ini, dapat berkontribusi untuk perkembangan perekonomian dan akses keuangan di Kalsel,” sampai H Muhidin.

Usai acara, H Muhidin juga sampaikan harapan agar melalui TPAKD, pertumbuhan ekonomi bisa terlaksana.

“Mudah-mudahan pertumbuhan ekonomi kita bisa meningkat. Kalaupun belum bisa langsung mencapai 8 persen seperti target, tidak apa-apa, yang penting ada peningkatan,” sampai H Muhidin.

Tak lupa H Muhidin juga ingatkan agar TPAKD dan seluruh pemangku kepentingan bisa bersama-sama bersinergi dalam mengedukasi masyarakat, agar tidak terjebak dengan rentenir atau penyedia dana ilegal.

“Karena hari ini ada beberapa kepala daerah juga yang hadir di sini, saya ingin mengajak agar senantiasa mengedukasi masyarakat untuk menghindari pinjaman dana ilegal atau melalui rentenir. Kita punya badan perbankan, arahkan lah masyarakat untuk mengajukan pinjaman melalui badan yang legal dan diawasi oleh OJK,” sampai H Muhidin.

Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, yang berhadir pada kegiatan ini menyampaikan bahwa target pertumbuhan ekonomi Indonesia, tidak akan tercapai tanpa pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025-2029 adalah sebesar 8 persen. Namun target ini tidak akan tercapai apabila tidak ada sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah,” sampainya.

Oleh karena itu, percepatan akses keuangan melalui sektor jasa keuangan menjadi salah satu hal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, tak terkecuali di Kalsel.

Pada kesempatan ini, Friderica tak lupa sampaikan harapannya kepada para kepala daerah yang baru saja dilantik, agar dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara nasional.

“Harapan kita kepada kepala daerah yang baru untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara nasional sangat tinggi. Karena sejatinya apabila pertumbuhan ekonomi di daerah baik, maka itu juga dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi secara nasional,” harapnya.

Friderica juga menyampaikan bahwa pentingnya literasi dan inklusi keuangan berhubungan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan pada Jum’at sore ini juga turut dihadiri oleh Kabinda Kalsel, Perwakilan BNN Kalsel, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalsel, sejumlah Bupati/walikota se-kalsel atau yang mewakili, serta perwakilan instansi vertikal wilayah Kalsel. (tri)

Peran Penting Dalam Menginput Data Keuangan, PUPR Kalsel Gelar Pelatihan Admin MONJAKI

0
PUPR Kalsel Gelar Pelatihan Admin MONJAKI
PUPR Kalsel Gelar Pelatihan Admin MONJAKI

Link, Banjarbaru – Guna menjaga kelancaran dalam penginputan data realisasi keuangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pelatihan Admin Monitoring Evaluasi Jasa Konstruksi (MONJAKI) di Aula Kantor Dinas PUPR Kalsel, Banjarbaru.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah admin dari berbagai bidang yang bertugas mengelola aplikasi MONJAKI untuk memantau perkembangan proyek konstruksi di wilayah Kalsel.

Dalam sambutannya, Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, yang diwakili oleh Kepala Seksi Monitoring dan Evaluasi, Maryani, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir.

Ia menegaskan pentingnya peran setiap admin dalam menjaga kelancaran penginputan data realisasi keuangan dan fisik proyek melalui aplikasi MONJAKI setiap bulannya.

“Pelatihan ini bertujuan agar semua admin di masing-masing bidang selalu memperhatikan dan menginput data yang tepat waktu ke dalam aplikasi MONJAKI. Kami juga berharap agar setiap admin tidak merasa bosan dan tetap memberikan dukungan penuh terhadap penginputan data ini,” kata Maryani di Banjarbaru, (7/3/2025).

Lebih lanjut, Maryani menyampaikan bahwa aplikasi MONJAKI kini mendapat perhatian besar dan dukungan penuh dari Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel. Apalagi aplikasi ini merupakan inovasi yang telah dibuat oleh Dinas PUPR. “Aplikasi MONJAKI menjadi alat yang sangat penting, oleh karena itu kami meminta agar seluruh admin selalu memastikan kelancaran penginputan setiap bulannya,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh admin yang hadir untuk memberikan saran dan masukan terkait pengembangan aplikasi MONJAKI. Lalu, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data proyek konstruksi dan mempercepat proses evaluasi dalam rangka mendukung pembangunan yang lebih efisien dan transparan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami sangat menghargai masukan dari seluruh admin untuk memastikan aplikasi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar dalam proses monitoring dan evaluasi proyek konstruksi di Kalsel,” tutup Maryani. (tri)

Al Nassr vs Al Shabab Skor 2-2, Cristiano Ronaldo Cetak Gol

0
Al Nassr vs Al Shabab Skor 2-2, Ronaldo Cetak Gol
Cristiano Ronaldo mencetak gol dalam laga Al Nassr vs Al Shabab, Sabtu (8/3/2025). (c) Al Nassr Official

Link, Jakarta – Laga pertandingan Al Nassr vs Al Shabab dalam lanjutan pekan ke-24 Liga Arab Saudi yang berlangsung di Al Awwal Park, Sabtu (8/3/2025) dini hari WIB berakhir imbang dengan skor 2-2. Meski Cristiano Ronaldo berhasil mencetak gol, tim tuan rumah harus berjuang keras usai kehilangan satu pemain di babak kedua.

Laga berjalan dengan intensitas tinggi, namun gol baru tercipta di penghujung babak pertama. Al Shabab lebih dulu membuka keunggulan lewat eksekusi penalti Abderrazak Hamdallah pada menit ke-44. Hamdallah sukses mengecoh kiper Al Nassr, Bento, dengan tendangannya yang akurat.

Keunggulan tim tamu tidak bertahan lama. Dua menit memasuki injury time, Al Nassr berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Ayman Yahya. Gol ini berawal dari tendangan bebas Cristiano Ronaldo yang membentur barisan pertahanan lawan, bola liar kemudian dimanfaatkan Yahya untuk mencetak gol.

Tak berhenti di situ, Al Nassr berhasil membalikkan keadaan hanya berselang lima menit. Ronaldo menunjukkan ketajamannya dengan penyelesaian akhir yang klinis setelah menerima umpan panjang dari lini tengah. CR7 melesakkan tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper Al Shabab, Georgiy Bushchan. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 2-1 untuk Al Nassr.

Memasuki babak kedua, Al Nassr justru mendapatkan pukulan telak. Pada menit ke-51, Mohammed Al Fatil harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah akibat pelanggaran keras. Bermain dengan 10 pemain membuat tim asuhan Stefano Pioli kesulitan mempertahankan keunggulan.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Al Shabab. Pada menit ke-67, mereka sukses menyamakan kedudukan lewat sundulan Mohammed Al Shwirekh. Berawal dari sepak pojok Cristian Guanca, Al Shwirekh menyambut bola dengan sundulan akurat yang mengarah ke pojok gawang, membuat skor kembali imbang 2-2.

Meski berusaha mencari gol tambahan, Al Nassr harus puas dengan raihan satu poin di kandang sendiri. Hasil ini membuat posisi mereka di peringkat keempat klasemen sementara semakin rawan karena memiliki poin yang sama dengan Al Ahli.

Susunan Pemain

Al Nassr (4-2-3-1): Bento; Nawaf Al Boushail, Mohamed Simakan, Mohammed Al Fatil, Majed Qasheesh; Marcelo Brozovic, Ali Al-Hassan; Angelo Gabriel (Wesley 71′), Sadio Mane, Ayman Yahya (Salem Al Najdi 54′); Cristiano Ronaldo (Jhon Duran 71′).

Pelatih: Stefano Pioli

Al Shabab (3-4-3): Georgiy Bushchan; Robert Renan, Wesley Hoedt, Mohammed Al Shwirekh; Leandrinho (Harouane Camara 61′), Cristian Guanca, Musab Al Juwayr (Majed Kanabah 90′), Nawaf Al-Gulaymish (Mohammed Al-Thani 36′); Daniel Podence, Abderrazak Hamdallah, Giacomo Bonaventura (Nawaf Al Sadi 90′).

Pelatih: Fatih Terim

Persebaya vs PSM Makassar, The Green Force Menang 1-0

0
Persebaya Surabaya vs PSM Makassar, The Green Force Menang 1-0
PSM Makassar vs Persebaya Surabaya, Jumat (7/3/2025) (c) Dok. PSM Makassar

Link, Parepae – Persebaya Surabaya melanjutkan tren positif pada ajang BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (7/3/2025) dengan mengalahkan PSM Makassar 1-0.

Persebaya unggul di laga ini berkat gol Francisco Rivera di babak kedua.

Berkat tambahan tiga poin ini, Persebaya semakin kokoh di peringkat ketiga klasemen sementara BRI Liga 1 dengan raihan 47 poin. Sementara PSM harus rela turun ke peringkat keenam dengan raihan 39 poin.

Jalannya Pertandingan

Berstatus sebagai tim tamu tidak membuat Persebaya jiper di laga ini. Pasukan Paul Munster itu mencoba menekan di 10 menit awal pertandingan.

Namun perlahan tapi pasti, PSM mengubah jalannya pertandingan. Mereka mendominasi penguasaan bola dan membombardir pertahanan Bajul Ijo.

Beberapa peluang PSM ini cukup merepotkan gawang Persebaya. Namun penyelesaian akhir yang kurang jitu membuat peluang-peluang tersebut gagal menjadi gol.

Persebaya sendiri tidak tinggal diam begitu saja. Bajul Ijo beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat ke gawang PSM.

Di akhir babak pertama, PSM punya peluang emas untuk mencetak gol melalui tembakan keras Daisuke Sakai dari luar kotak penalti, namun bola masih bisa ditangkap oleh Ernando Ari. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persebaya membuat satu pergantian pemain. Mikael Tata ditarik dan digantikan oleh asim Botan.

Di 15 menit pertama babak kedua ini pertandingan berjalan cukup seru. Karena terjadi jual beli serangan yang intens di antara kedua tim.

Di menit ke-64, Persebaya sukses memecahkan kebuntuan setelah umpan terobosan Bruno Moreira berhasil diselesaikan dengan presisi oleh Francisco Rivera menjadi gol. The Green Force unggul 1-0 dari tuan rumah.

Tertinggal 1-0, PSM mencoba meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun Persebaya tidak berdiam diri, di mana mereka juga memberikan perlawanan yang sengit.

Hingga akhir pertandingan, PSM terus menekan. Namun Persebaya mampu mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit panjang dibunyikan.

Susunan Pemain 

PSM Makassar: Reza Arya Pratama; Victor Luiz, Aloisio Soares, Daffa Salman, Syahrul Ramadhan; Latyr Fall, Akbar Tanjung; Nermin Haljeta, Daisuke Sakai, Victor Dethan; Albertine Pereira

Pelatih: Bernardo Tavares

Persebaya Surabaya: Ernando Ari; Ardi Idrus, Dime Dimov, Slavko Damjanovic, Arief Catur; Bruno Moreira, Dejan Tumbas, Mohammed Rashid, Mikael Tata; Francisco Rivera, Rizky Dwi

Pelatih: Paul Munster

Komisi III DPRD Banjarbaru Sebut Rehabilitasi Kolam Renang Idaman Tak Penuhi Standar

0
Komisi III DPRD Banjarbaru Sebut Rehabilitasi Kolam Renang Idaman Tak Penuhi Standar
Syahrial selaku Ketua, Komisi III DPRD Kota Banjarbaru saat meninjau Kolam Renang Idaman langsung melakukan pemeriksaan setiap kondisi sarana dan prasarana (sarpras)

Link, Banjarbaru – Komisi III DPRD Kota Banjarbaru menemukan adanya fasilitas tidak memenuhi standar pada proyek rehabilitasi kolam renang Idaman Kota Banjarbaru.

Dipimpin Syahrial selaku Ketua, Komisi III DPRD Kota Banjarbaru saat meninjau Kolam Renang Idaman langsung melakukan pemeriksaan setiap kondisi sarana dan prasarana (sarpras) yang disebut-sebut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru telah selesai perbaikan tahap I kolam renang Idaman.

Nyatanya, Komisi III yang melakukan pemantauan menemukan dan menyimpulkan ada beberapa kawasan belum selesai pengerjaan rehabilitasi kolam renang Idaman.

para wakil masyarakat Kota Banjarbaru itu meminta kekurangan pada pekerjaan akhir  atau finishing proyek rehabilitasi Kolam Renang Idaman Banjarbaru dibenahi sehingga lebih baik lagi.

“Kami hari ini sudah turun melihat secara langsung pekerjaan rehabilitas kolam renang Idaman, ada sedikit pekerjaan harus dibenahi oleh pekerja yang mengerjakan,” kata Syahrial, Jumat (7/3/2025).

Di mana letak kekurangan pekerjaan?

“Kami lihat dari finishing akhir banyak yang tidak selesai atau tidak baik lah. Acian, sebenarnya akan hancur sehingga harus ada pemeliharaan, bisa kita lihat nanti setelah selesai pemeliharaan,” ucapnya.

Selain itu, nat (garis akhir) keramik juga tidak sesuai sebagaimana yang diharapkan oleh Komisi III DPRD Kota Banjarbaru. Kemudian, adanya nat yang kosong pada tribun, fiber perlu mendapatkan perhatian.

“Nanti tahap dua kita  juga turun lagi sebagai pengawasan pekerjaan mereka.  Sedangkan untuk starting block, kita mendengar cukup standar sebagaimana permintaan Disbudporapar,” papar Syahrial.

Di tempat sama, Wakil Ketua Komisi III  H Ronauli Saragih mengemukakan apa yang disampaikan Komisi III tadi adalah masalah finishing, nat keramik, pengelasan kurang rapi, juga acian.

“Dengan alasan mereka menggunakan acian industrial, tidak pakai cat, tidak menggunakan semen yang khusus cucian atau industrial tapi ini acian biasa jadi terlihat belum selesai. Kami minta ini supaya diperbaiki sehingga terlihat lebih bagus,” beber Ronauli Saragih.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru Eka Yuliesda yang juga turut mendampingi Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pekerjaan pemeliharaan tahap I.

Masa pemeliharaan pekerjaan proyek rehabilitasi kolam renan Idaman Kota Banjarbaru tahap I ini ditegaskannya dengan waktu setahun.

Sebelumnya Ketua DPRD Kota Banjarbaru Gt Rizky saat meninjau rehabilitasi kolam renang Idaman, menegaskan supaya pekerjaan tahap I diselesaikan dulu sampai tuntas barulah disambung pekerjaan tahap II, Kamis (27/2/2025).

Dikonfirmasi perihal tahap I dan tahap II, Eka Yuliesda mengutarakan pekerjaan tahap I dengan tahap II berbeda yang dikerjakan, sehingga pekerjaan tahap II tetap bisa dilakukan selama berlangsungnya pekerjaan pemeliharaan tahap I.

Proyek rehabilitasi kolam renang Idaman Kota Banjarbaru tahap I menggunakan dana APBD 2024 senilai Rp5,9 miliar, sedangkan tahap II nanti dianggarkan Rp6,5 miliar dan direncanakan dikerjakan tahun 2025.

Perihal pekerjaan rehabilitasi kolam renang Idaman, diakui Eka Yuliesda bukan bagian dari Pendampingan Proyek Strategis dan tidak didampingi aparat hukum. (wahyu)

AS Roma vs Athletic Bilbao, Skor Akhir 2-1

0
AS Roma vs Athletic Bilbao, Skor Akhir 2-1
AS Roma vs Athletic Bilbao, Jumat (7/3/2025). (c) AP Photo/Alessandra Tarantino

Link, Jakarta – Pertandigan AS Roma vs Athletic Bilbao berakhir dengan skor tipis 2-1 dalam laga leg pertama 16 besar Liga Europa 2024/2025 yang digelar di Olimpico, Jumat (7/3/2025) dini hari WIB.

Tak ada gol yang tercipta di sepanjang babak pertama. Bilbao unggul lebih dulu lewat aksi Inaki Williams sebelum enam menit berselang disamakan Angelino.

Roma memastikan kemenangan di detik-detik akhir pertandingan lewat gol yang dicetak pemain pengganti, Eldor Shomurodov.

Berkat hasil ini, Roma berpeluang besar lolos ke perempat final. Namun, masih ada laga leg kedua yang digelar di markas Bilbao, San Mames pada tengah pekan depan.

Jalannya Pertandingan

Laga berjalan cukup seimbang sejak awal. Roma dan Bilbao sama-sama menciptakan sejumlah peluang. Namun, masih belum ada gol yang tercipta di sepanjang babak pertama.

Kembali dari kamar ganti, Bilbao sukses membuka keunggulan di menit ke-50. Diawali skema sepak pojok, Inaki Williams menyundul bola dari jarak dekat untuk membobol gawang Mile Svilar.

Keunggulan Bilbao hanya bertahan enam menit. Roma sukses menyamakan skor lewat tembakan Angelino menerima assist crossing Zeki Celik.

Bilbao harus kehilangan Yeray Alvarez usai diganjar kartu kuning kedua alias kartu merah di menit ke-85 usai melanggar Shomurodov.

Jelang laga usai, Shomurodov mencetak gol yang sempat ditinjau oleh VAR. Setelah dilakukan peninjauan, gol ini tetap disahkan. Skor 2-1 untuk kemenangan Roma pun menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain

Roma: Mile Svilar; Evan Ndicka, Gianluca Mancini, Zeki Celik; Angelino, Niccolo Pisilli (Manu Kone 77′), Bryan Cristante, Devyne Rensch (Alexis Saelemaekers 60′); Paulo Dybala (Matias Soule 71′), Tommaso Baldanzi (Stephan El Shaarawy 60′); Artem Dovbyk (Eldor Shomurodov 71′).

Pelatih: Claudio Ranieri.

Bilbao: Julen Agirrezabala; Yuri Berchiche, Yeray Alvarez, Dani Vivian (Aitor Paredes 23′), Oscar De Marcos; Mikel Jauregizar (Benat Prados 64′), Inigo Ruiz de Galarreta; Nico Williams (Alex Berenguer 77′), Unai Gomez (Mikel Vesga 77′), Inaki Williams; Maroan Sannadi (Gorka Guruzeta 64′).

Pelatih: Ernesto Valverde.