Beranda blog Halaman 332

Selesai Ikuti Retreat, Muhidin-Hasnur Siap Ikuti Arahan Presiden 

0

Link, Magelang – Retreat Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025 yang berlangsung di Kompleks Akademi Militer, Magelang sejak 21 Februari, resmi ditutup pada Jumat, 28 Februari 2025.

Penutupan ditandai dengan pengarahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kekompakan, hilirisasi, industrialisasi, serta semangat patriotisme dan nasionalisme sebagai kunci percepatan pembangunan daerah dan kemakmuran rakyat.

Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman, selama mengikuti kegiatan mengaku selain jalani dengan penuh semangat juga mendapatkan banyak wawasan dan inspirasi untuk diterapkan di Kalsel nantinya.

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin mengungkapkan, rasa syukur dan senang bisa melewati retreat ini dengan lancar.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa selesai setelah ditutup Presiden Prabowo. Selain mendapatkan ilmu, inspirasi serta wawasan kita juga banyak mendapat kenalan-kenalan baru, bersilaturahmi dengan kepala daerah dari seluruh Indonesia,” ungkap H. Muhidin.

H. Muhidin juga mengatakan, sepulang dari retreat ini akan langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat sesuai dengan arahan Presiden Prabowo.

“Banyak arahan dari Presiden Prabowo, contohnya seperti memperhatikan dan memberdayakan masyarakat. Karena di daerah kita Kalsel banyak pengusaha, intinya bagaimana agar pengusaha-pengusaha ini harus pro dengan masyarakat, seperti memperbanyak lapangan kerja dan memberdayakan masyarakat. Insya Allah kita siap melaksanakan,” jelas H. Muhidin.

Senada dengan H. Muhidin, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman juga mengungkapkan rasa syukur karena bisa mengikuti dan menjadi bagian retreat yang baru kali ini diadakan bagi kepala dan wakil kepala daerah.

“Masya Allah, kami sangat senang dan bangga bisa mendapat kesempatan langka dan luar biasa ini. Selain menambah kekompakan juga mempererat silaturahmi dalam membangun Banua Kalimantan Selatan. Terima Kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Mendagri Tito Karnavian, semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut bagi kepala daerah lain nantinya, demi menuju Indonesia yang lebih maju lagi,” tandas Wagub Hasnuryadi.

Dengan berakhirnya retreat ini, para kepala daerah khususnya pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan membawa semangat baru untuk menerapkan arahan Presiden Prabowo di Banua. Dengan kebersamaan dan visi yang jelas, mereka siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat dan membangun Indonesia yang lebih maju. (tri)

Marc Marquez Antusias Jalani Seri Perdana GP Thailand Akhir Pekan Ini

0
Marc Marquez Antusias Jalani Seri Perdana GP Thailand Akhir Pekan Ini
Marc Marquez Antusias Jalani Seri Perdana GP Thailand Akhir Pekan Ini (Gambar: Motorcycle Sports)

Link, Jakarta – Pebalap Ducati Lenovo yaitu Marc Marquez merasa antusias untuk menjalani balapan perdananya di MotoGP Thailand akhir pekan ini. Ia yakin sudah punya modal kuat untuk tampil kompetitif selama balapan.

Dalam pengujian di Sepang dan Buriram, Marc Marquez menemukan banyak hal positif pada kuda besi terbarunya. Dari hasil yang memuaskan tersebut, Marquez lantas menjadi lebih percaya diri untuk menatap balapan perdana di Negeri Gajah Putih.

“Kami ada di tim, kami punya motor, semuanya ada di tangan saya,” ucap Marquez saat diwawancara oleh media setempat.

Marquez juga menegaskan bahwa ia tidak akan besar kepala meski Ducati menyebut timnya sebagai dream team bersama Francesco Bagnaia. Menurutnya, dua pebalap hebat dalam satu tim yang sama belum tentu jadi jaminan bahwa skuat tersebut akan dominan dan tidak terkalahkan. Ia sendiri pernah bertandem dengan Jorge Lorenzo dan hasilnya justru jauh dari kata memuaskan.

“Dream Team saat saya memiliki Jorge Lorenzo sebagai rekan setim di Repsol Honda dan hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Ducati telah bertaruh pada sebuah tim dan di situlah sekarang, mereka telah membuat motor dan para pembalap sekarang harus, dengan tangan kami sendiri, mendapatkan hasil terbaik,” tambah rider yang sebelumnya memperkuat Honda itu.

Marquez sendiri juga tidak memasang target spesifik untuk musim 2025. Ia hanya bertekad untuk mengeluarkan performa terbaiknya di setiap balapan.

Bologna vs AC Milan, Skor Akhir 2-1

0
Bologna vs AC Milan, Skor Akhir 2-1
Bologna vs AC Milan, Serie A 2024/205 (c) Michele Nucci/LaPresse via AP

Link, Jakarta – Laga pertandingan Bologna vs AC Milan di Renato Dall’Ara dalam duel pekan ke-26 Serie A 2024/2025 Jumat 28 Februari 2025 berakhir dengan skor 2-1. Rossoneri tampil mengecewakan di lini belakang dan harus menelan hasil buruk.

Milan sebenarnya unggul lebih dahulu lewat gol Rafael Leao di menit ke-43, tapi Bologna lantas membalikkan kedudukan melalui aksi Santiago Castro (48′) dan Dan Ndoye (82′).

Kekalahan ini membuat Milan tertahan di peringkat ke-8 klasemen Liga Italia musim ini, dua tingkat di bawah Bologna yang masih lebih baik dalam koleksi poin.

Jalannya Pertandingan

Santiago Gimenez langsung mengancam gawang Bologna saat laga baru berjalan 22 detik, tetapi tendangannya melambung setelah mendapat umpan dari Yunus Musah. Tak lama kemudian, Malick Thiaw hampir mencetak gol bunuh diri saat bola hasil umpan tarik Benjamin Dominguez berbelok arah namun melebar dari gawang.

Musah kembali mencoba peruntungannya dengan tembakan ke tiang dekat yang masih bisa ditepis Lukasz Skorupski, sementara Dan Ndoye gagal memanfaatkan peluang serangan balik setelah melepaskan tembakan yang melebar. Wasit membiarkan banyak kontak fisik terjadi di lapangan, termasuk beberapa klaim penalti dari Ndoye dan Youssouf Fofana yang diabaikan.

Dominguez menunjukkan keterampilannya dengan melewati Alex Jimenez sebelum melepaskan tembakan yang memaksa Mike Maignan melakukan penyelamatan sulit di tiang dekat. Namun, justru Milan yang berhasil mencetak gol terlebih dahulu menjelang turun minum.

Bermula dari umpan panjang Maignan, Gimenez berhasil menyentuh bola untuk diteruskan oleh Rafael Leao. Dengan kecepatannya, Leao berlari melewati lini pertahanan Bologna, mengelabui Skorupski, dan dengan tenang memasukkan bola ke gawang kosong.

Bologna langsung membalas di awal babak kedua. Berawal dari tendangan bebas yang diarahkan Lorenzo De Silvestri ke Giovanni Fabbian, bola yang memantul secara tak terduga jatuh ke kaki Santiago Castro. Tanpa ragu, Castro menuntaskan peluang dari jarak dekat. Milan sempat mengira gol itu akan dianulir karena dugaan handball Fabbian, tetapi VAR memastikan tidak ada pelanggaran.

Musah hampir membawa Milan kembali unggul setelah melewati Joao Miranda dalam aksi individu yang luar biasa, tetapi Skorupski kembali tampil sigap menepis tembakannya. Miranda sendiri hampir mencetak gol saat melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang hanya melambung tipis di atas mistar.

Milan kemudian memiliki peluang emas melalui sundulan Luka Jovic, tetapi bola mengarah lemah ke pelukan Skorupski. Bologna pun nyaris berbalik unggul ketika sundulan Nicolò Casale mengenai tiang gawang, dan Nicolò Cambiaghi yang menyambar bola pantul justru menendang sedikit terlalu tinggi.

Bologna akhirnya memastikan kemenangan setelah Jimenez gagal mengantisipasi lemparan ke dalam, memberi kesempatan kepada Cambiaghi untuk mengirim umpan silang dari garis akhir. Ndoye yang berada di depan gawang tak menyia-nyiakan peluang dan sukses mencetak gol kemenangan dari jarak dekat. Milan pun harus menerima kenyataan pahit kalah di kandang sendiri dalam laga yang berlangsung penuh drama.

Susunan Pemain

Bologna: Lukasz Skorupski; Lorenzo De Silvestri, Sam Beukema, Nicolo Casale, Juan Miranda; Remo Freuler, Lewis Ferguson; Dan Ndoye, Giovanni Fabbian, Benjamin Dominguez; Santiago Castro.

AC Milan: Mike Maignan; Alex Jimenez, Malick Thiaw, Strahinja Pavlovic, Theo Hernandez; Yunus Musah, Youssouf Fofana; Joao Felix, Tijjani Reijnders, Rafael Leao; Santiago Gimenez.

Raperda Pengelolaan Aset dan Pemakaman Disampaikan Walikota Banjarbaru

0
walikota banjarbaru sampaikan raperda pengelolaan pemakaman
Walikota Banjarbaru sampaikan dua buah Raperda. (ft/medcenbjb)

Link, Banjarbaru- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Banjarbaru pada Kamis (27/02/2025). Acara ini berlangsung di Ruang Graha Paripurna DPRD Kota Banjarbaru dan dihadiri oleh Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, serta Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono.

Dua Raperda yang disampaikan dalam rapat ini meliputi:

Raperda tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Aset Milik Daerah, dan Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Pemakaman.

Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, menyampaikan bahwa perubahan kedua Peraturan Daerah ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan aset daerah serta optimalisasi pengelolaan pemakaman di Kota Banjarbaru.

“Kami sudah mengusulkan revisi Perda Nomor 10 tahun 2018 tentang Pengelolaan Pemakaman ke DPRD dan berharap dibahas sesuai proses dan disahkan sehingga bisa segera diterapkan,” ujarnya.

Ia mengatakan, meski pun sudah memiliki satu Perda Pengelolaan Pemakaman, namun Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada tak hanya dikelola Pemkot, ada juga pemakaman umum yang dikelola masyarakat.

Aditya menuturkan, kondisi itu yang disikapi melalui usulan perda agar pengelolaan pemakaman mencakup semuanya sehingga selain menjadi satu payung hukum juga membawa kebaikan bagi penataan ruang kota.

“Makanya, revisi perda disesuaikan kondisi sekarang sehingga ke depan selain pengelolaan lebih baik juga diatur pemanfaatan TPU termasuk aturan pengembang perumahan agar menyediakan lahan makam,” tambahnya.

Aditya menekankan, perubahan Perda Pengelolaan Pemakaman juga menyesuaikan dengan Perda Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Banjarbaru tahun 2024-2043.

Dikatakan, kondisi lahan di Kota Banjarbaru lebih cocok dijadikan area pemakaman jika dibandingkan kabupaten/kota tetangga sehingga harus dikendalikan tata ruang dan pemanfaatannya.

“Perubahan perda yang diusulkan juga menyesuaikan rencana tata ruang kota sehingga semua tertata termasuk perizinan sehingga tidak sembarang tempat dijadikan tempat pemakaman umum,” tegasnya.

Ditambahkan, keberadaan TPU yang dikelola masyarakat harus diatur sedemikian rupa sesuai RTRW guna mendukung penataan kota menjadi lebih indah, tanpa mengurangi fungsi dan manfaat dari pemakaman.

“Pemkot tidak membatasi kawasan pemakaman tetapi mengatur sesuai tata ruang. Jangan sampai rusak pembangunan karena pemakaman, dan pemakaman tidak menghalangi pembangunan,” katanya.

Sedangkan untuk, Raperda pengelolaan barang aset daerah diharapkan dapat memperbaiki sistem inventarisasi dan pemanfaatan aset milik daerah, sehingga dapat mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik. (wahyu)

DKPP RI Putuskan 5 Komisioner Bawaslu Banjar Langgar Kode Etik

0
bawaslu banjar
DKPP RI putuskan 5 Komisioner Bawaslu Kabupaten Banjar melanggar kode etik.

Link, Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI memberikan sanksi peringatan keras kepada 5 anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banjar. Sanksi tersebut diberikan karena ke-lima komisioner Bawaslu Banjar terbukti melanggar kode etik.

Dalam sidang putusan pelanggaran kode etik yang diadukan Muhammad Rusdi, selaku Kuasa Hukum mantan Calon Bupati Banjar H Syaifullah Tamliha Jumat Tanggal 28 Februari 2025, DKPP RI menyampaikan, bahwa Ketua Bawaslu Kabupaten Banjar, Hafiz Ridha beserta anggota terbukti telah melakukan pelanggaran kode etik saat menangani dugaan pelanggaran Pasangan Bupati Banjar Nomor Urut 1 Saidi Mansyur – Habib Idrus Alhabsyie.

“Memutuskan, Satu mengabulkan pengaduan Pengadu untuk sebagian, Dua menjatuhkan sanksi Peringatan Keras kepada Teradu 1 Muhammad Hafiz selaku Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Banjar, Teradu Dua Ramliannor, Teradu 3 Muhaimin, Teradu Empat Muhammad Syahrial Fitri, Teradu Lima Wahyu, masing – masing Anggota Bawaslu Kabupaten Banjar,” ucap Ketua DKPP RI, Heddy Lugito saat menyampaikan putusan, Jumat (28/2/2025).

Dari sekian banyak pelanggaran yang diadukan Pengadu, DKPP RI menyebutkan, bahwa Bawaslu Banjar tidak bersikap profesional dan melanggar kode etik dengan menghalang – halangi Pengadu menghadirkan saksi ahli. Sebab, seharusnya Bawaslu Banjar memberikan ruang yang seluas – luasnya kepada pengadu untuk membuktikan pelanggaran yang dituduhkan, termasuk dengan menghadirkan saksi ahli.

Menanggapi hal itu, Mantan Calon Bupati Banjar H Syaifullah Tamliha menyambut positif putusan DKPP RI yang memberikan sanksi peringatan keras kepada Ketua Bawaslu Kabupaten Banjar, Muhammad Hafidz Ridho beserta anggota lainnya. Namun, Syaifullah Tamliha juga sangat menyayangkan putusan yang dibuat DKPP RI tersebut keluar setelah persidangan PHPU di MK berakhir, sehingga tidak sempat menjadi bukti adanya pelanggaran untuk menjadi salah satu rujukan bagi Hakim MK untuk memutuskan gugatan yang pihaknya sampaikan.

“Kami sangat menyayangkan putusan DKPP ini keluar setelah sidang PHPU di MK diputuskan. Padahal putusan DKPP bisa menjadi bukti yang sah, bahwa terbukti ada pelanggaran saat menangani pengaduan pelanggaran yang Tim Hukum sampaikan ke Bawaslu Kabupaten Banjar,” tegas Syaifullah Tamliha.

Terkait dengan sanksi yang telah dikeluarkan DKPP terhadap seluruh Komisioner Bawaslu Banjar tersebut, Syaifullah Tamliha mengingatkan agar mereka tidak lagi diberikan kesempatan untuk menjadi penyelenggara pemilu, baik di Bawaslu maupun KPU. Sebab, mereka terbukti melakukan pelanggaran keras dan berat secara etika.

“M Hafiz Ridha Cs tidak layak lagi menjadi penyelenggara pemilu pada masa mendatang, baik di Bawaslu maupun KPU serta lembaga manapun,” pungkas Syaifullah Tamliha. (spy)

Tips dan Resep Membuat Bumbu Dasar Masakan Yang Cocok Untuk Stok Selama Bulan Puasa

0
Tips dan Resep Membuat Bumbu Dasar Masakan Yang Cocok Untuk Stok Selama Bulan Puasa

Selama bulan puasa, ide masakan sangat diperlukan untuk menu makanan berbuka ataupun sahur. Tak sedikit, yang membuat stok bumbu dasar untuk mempersingkat dalam mengolah makanan. Seperti, bumbu dasar merah, putih dan kuning bisa menjadi pilihan.

Bumbu dasar merah, putih, dan kuning bisa jadi solusi praktis memasak saat bulan puasa. Bumbu ini bisa disiapkan untuk stok selama beberapa hari. Mudah dibuat!

Daripada membeli, bumbu dasar lebih hemat dan segar diracik sendiri. Tiga jenis bumbu dasar, yakni merah, putih, dan kuning, bisa mempersingkat waktu memasak di bulan puasa.

Beberapa tips berikut ini perlu diperhatikan saat menyiapkan stok bumbu dasar:

1. Gunakan bahan segar

Karena akan disimpan beberapa hari, bahan-bahan bumbu dasar harus segar. Pilih cabe yang segar, tak ada bagian yang rusak dan busuk. Demikian juga dengan bawang merah dan putih.

Bahan segar akan mempengaruhi rasa dan daya simpan bumbu. Agar bumbu tetapi enak dan segar saat dipakai seperti saat dibuat.

2. Diulek atau diblender

Jika suka bahan-bahan bumbu dadar merah, putih dan kuning bisa diulek dengan ulekan batu atau kayu. Tetapi, jika ingin praktis, bisa memakai blender atau chopper. Rempah kering, seperti merica, sebaiknya digerus terpisah hingga halus.

Jika memakai blender atau chopper, jangan lupa tambahkan sedikit air agar lebih mudah halus. Tetapi saat menumis, panaskan dahulu bumbu halus dalam wajan panas hingga agak kering.

Selanjutnya tambahkan minyak secukupnya dan masak hingga bumbu matang dan mendidih. Setelah dingin baru kemas dalam wadah kedap udara.

3. Wadah penyimpan

Agar bumbu dasar tahan lama, siapkan wadah kaca, botol bertutup rapat yang benar-benar bersih dan kering. Taruh bumbu hingga hampir penuh, lalu tutup rapat. Bumbu dasar bisa disimpan dalam kulkas selama beberapa hari.

Sebaiknya jangan menambahkan terlalu banyak garam saat memakai bumbu dasar karena sudah diberi garam. Buat stok bumbu untuk 5-7 hari, setelah itu buat stok lagi agar selalu segar rasanya.

Berikut ini 3 resep bumbu dasar merah, putih dan kuning yang mudah dibuat sendiri.

1. Resep Bumbu Dasar Merah

Bahan-bahan

  • 250 g cabe merah keriting
  • 10 buah cabe rawit merah
  • 12 butir bawang merah
  • 12 siung bawang putih
  • 1 sdm terasi goreng
  • 2 sdm kaldu jamur
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 sdm garam

Cara Memasak:

  • Haluskan semua bahan bisa dengan ulekan atau chopper atau blender. Jika memakai chopper atau blender tambahkan sedikit air agar lebih mudah dihaluskan.
  • Panaskan bumbu merah dalam wajan panas dan aduk-aduk hingga agak kering.
  • Tambahkan 200 ml minyak sayur, aduk-aduk dan masak hingga berbutir halus dan matang.
  • Angkat dan dinginkan.
  • Kemas dalam wadah tahan panas bertutup rapat.

2. Resep Bumbu Dasar Putih

Bahan-bahan

  • 100 g bawang merah
  • 100 g bawang putih
  • 2 cm jahe
  • 10 butir kemiri
  • 1 sdm merica butiran
  • 2 sdm kaldu jamur
  • 1 sdt gula pasir
  • 2 sdt garam

Cara Memasak:

  • Haluskan semua bahan bisa dengan ulekan atau chopper atau blender. Jika memakai chopper atau blender tambahkan sedikit air agar lebih mudah dihaluskan.
  • Panaskan bumbu merah dalam wajan panas dan aduk-aduk hingga agak kering.
  • Tambahkan 200 ml minyak sayur, aduk-aduk dan masak hingga berbutir halus dan matang.
  • Angkat dan dinginkan.
  • Kemas dalam wadah tahan panas bertutup rapat.

3. Resep Bumbu Dasar Kuning

Bahan-bahan

  • 100 g bawang merah
  • 100 g bawang putih
  • 5 cm kunyit tua
  • 10 butir kemiri
  • 1 sdm merica butiran
  • 1 sdt gula pasir
  • 2 sdm kaldu jamur
  • 2 sdt garam

Cara Memasak:

  • Haluskan semua bahan bisa dengan ulekan atau chopper atau blender. Jika memakai chopper atau blender tambahkan sedikit air agar lebih mudah dihaluskan.
  • Panaskan bumbu merah dalam wajan panas dan aduk-aduk hingga agak kering.
  • Tambahkan 200 ml minyak sayur, aduk-aduk dan masak hingga berbutir halus dan matang.
  • Angkat dan dinginkan.
  • Kemas dalam wadah tahan panas bertutup rapat. (net)

Sumber: detik.food

Soal Pengelolaan Sampah, DPRD Banjar Nilai Dinas PUPRP Tak Jeli

0
pengelolaan sampah
Aksi sejumlah instansi pemerintah saat membersihkan tumpukan sampah di Kali Mati, Kelurahan Murung Pasar, Martapura.

Link, Martapura – Amburadulnya pengelolaan sampah di Kabupaten Banjar dinilai tidak terlepas dari ketidakjeliannya Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar dalam menyusun program skala prioritas. Sementara pengelolaan sampah menjadi salah satu program Pasangan Bupati Saidi Masur dan Wabup Sayyid Idrus Al Habsyi periode 2021-2024,

Komisi III DPRD nilai Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar kurang jeli menyusun program skala prioritas hingga kegiatan normalisasi sungai kecil di Kabupaten Banjar tidak teranggarkan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar H Abdul Razak usai gelaran Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama stakeholder terkait, tak terkecuali Dinas PUPRP Kabupaten Banjar dalam upaya menanggulangi permasalahan sampah di Kali Mati, Kelurahan Murung Keraton, Kecamatan Martapura dan Sungai kecil Jalan Pemurus, Kelurahan Kertak Hanyar I, Kecamatan Kertak Hanyar.

“Kita paham terkait skala prioritas berdasarkan kebutuhan. Mereka harusnya jeli dalam membuat perencanaan sehingga kegiatan normalisasi sungai bisa teranggarkan,” katanya.

Kendati demikian, papar Politisi Golkar ini lebih jauh, Dinas PUPRP Kabupaten Banjar masih dapat melakukan kegiatan normalisasi, karena masih memiliki anggaran untuk kegiatan Operasional dan Pemeliharaan (OP).

“Tap kan dengan besaran anggaran tersebut tidak mungkin dapat melakukan normalisasi semua sungai,” ujarnya.

Menanggapi perihal tersebut, Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Banjar Anna Rosida Santi pun mengakui, bahwa tidak ada anggaran atau program khusus untuk kegiatan normalisasi sungai. Melainkan hanya dilakukan melalui anggaran OP.

“Untuk normalisasi Kali Mati memang program secara khusus tidak ada. Kita hanya melaksanakan kegiatan rutin melalui anggaran OP, seperti kemarin kita sudah melaksanakan kegiatan aksi bersih-bersih bersama stakeholder terkait di Kali Mati,” ucapnya.

Anna juga mengakui, kegiatan normalisasi secara manual di Kali Mati tidak akan maksimal, sebab hanya mampu menangani sampah di permukaan Kali Mati saja, sementara sedimentasinya tidak tersentuh akibat bangunan rumah warga yang berdiri di bantaran Kali Mati hingga di atas aliran anak Sungai Martapura tersebut.

“Kalau kita mengangkat sedimentasinya menggunakan alat berat, tentu akan berhadapan dengan bangunan dan rumah milik warga, ditambah alat berat tidak bisa melakukan manuver. Karena itu hanya melakukan secara manual,” tutupnya. (zainuddin/BBAM)

Berobat di RSD Idaman Tanpa Antre Dengan Mobile JKN

0

Link, Banjarbaru – Masyarakat Kota Banjarbaru, yang ingin berobat ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman kini dapat mendaftar antrean secara online. Dengan, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan melalui perkembangan digitalisasi yang telah tersedia di RSD Idaman Kota Banjarbaru.

Tak hanya soal mendaftar antrean layanan, dengan aplikasi Mobile JKN masyarakat juga dapat menikmati kemudahan berbagai fasilitas lainnya di RSD Idaman. Hal tersebut diungkapkan Direktur RSD Idaman, dr. Danny Indrawardhana, MMRS melalui Kepala Instalasi Rekam Medis, Titi Novianti Tri Fitiani.

“Dengan menginstal aplikasi Mobile JKN, masyarakat tidak perlu datang lebih awal ke fasilitas kesehatan hanya untuk mendaftar, sehingga dapat menghemat biaya perjalanan. Ditambah lagi dengan satu akun Mobile JKN, itu bisa digunakan untuk mendaftarkan anggota keluarga yang terdaftar dalam satu KK (Kartu Keluarga),” ucapnya, Jumat (28/2/2025).

Selain itu, Novi -akrab disapa- juga mengatakan bahwa dengan aplikasi Mobile JKN masyarakat dapat memilih fasilitas kesehatan dan jadwal kunjungan sesuai kebutuhan. Termasuk pula memilih dokter yang tersedia di RSD Idaman.

“Manfaatnya dengan aplikasi Mobile JKN tentu banyak dirasakan. Pasien dapat mendaftar layanan kesehatan kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan. Ini dapat mengurangi waktu antrean karena pasien sudah terdaftar terlebih dahulu melalui aplikasi,” terangnya.

RSD Idaman juga telah membuka Pojok Mobile JKN yang berlokasi di area lobby pengunjung tepatnya di dekat area loket 1 pendaftaran. Menurut Novi dibukanya Pojok Mobile JKN menjadi saluran informasi terpusat kepada pengunjung RSD Idaman dalam aktivasi aplikasi Mobile JKN secara langsung.

“Jadi apabila pengunjung ingin mengunduh, mengaktifkan atau ada mengalami kendala dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN, dapat mengunjungi Pojok Mobile JKN. Petugas kami siap membantu. Insya Allah, masyarakat benar-benar dapat merasakan layanan RSD Idaman dengan lebih mudah dan cepat,” tuntas Novi.

Sebagai informasi, aplikasi Mobile JKN telah tersedia dan dapat diunduh melalui Playstore dan Appstore. Penggunaan aplikasi Mobile JKN hanya dapat berlaku bagi masyarakat yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Sedangkan bagi pasien umum dapat mendaftar secara online di RSD Idaman melalui aplikasi SIPOPI. (wahyu)

PUPR Kalsel Gelar Rakor Teknis Tata Ruang

0
PUPR Kalsel Gelar Rakor Teknis Tata Ruang Untuk Mewujudkan Indonesia Emas

Link, Banjarmasin – Dalam rangka menghadapi tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Koordinasi Teknis Tata Ruang se Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025 di Banjarmasin.

Acara ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota guna mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang komprehensif dan terintegrasi.

Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PUPR Kalsel, Muhammad Nursjamsi menekankan pentingnya sinergitas dalam perencanaan pembangunan.

“Sebagai bentuk partisipasi pemerintah daerah, kami ingin mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 serta menjalankan amanat pembangunan yang tertuang dalam RPJMN dan RPJMD,” kata Nursjamsi, mewakili Plt Kadis PUPR Kalsel, M Yasin Toyib, Jumat (28/2/2025).

Ia mengatakan, Rapat koordinasi ini menyoroti bagaimana perencanaan pembangunan yang telah dituangkan dalam RPJMN dan RPJMD dapat diterjemahkan ke dalam langkah-langkah konkret di tingkat daerah.

“Dokumen RPJPN dan RPJMN adalah pedoman kita untuk memastikan keselarasan dan keberlanjutan pembangunan. Hal ini sangat penting agar kita bisa memberikan jawaban yang tepat terhadap tantangan pembangunan di tingkat nasional maupun daerah,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, Kalimantan Selatan semakin menunjukkan perannya sebagai salah satu provinsi yang memiliki potensi besar dalam mendukung Indonesia sebagai Superhub Ekonomi Nusantara.

Terutama, Kalimantan Selatan dipercaya menjadi Gerbang Logistik Kalimantan, dengan sejumlah pengembangan infrastruktur yang direncanakan untuk memperkuat posisi ini.

Beberapa potensi unggulan yang dicanangkan dalam mendukung status Kalimantan Selatan sebagai Gerbang Logistik Kalimantan antara lain adalah pengembangan kawasan Pulau Laut, koridor ekonomi strategis antara Banjarmasin, Batulicin, dan Kotabaru, serta sejumlah Kawasan Industri (KI) seperti KI Batulicin, KEK Setangga, KI Jorong, KI Sebuku, KI Tarjun, dan rencana pengembangan KEK Mekarputih.

Pembangunan infrastruktur juga menjadi fokus utama dalam RPJMD 2025-2029, dengan sejumlah proyek prioritas yang diproyeksikan untuk meningkatkan konektivitas wilayah. Di antaranya adalah pembangunan bendungan Riam Kiwa, Kusan, Pancur Hanau, dan Kumap, serta pembangunan jalan dan jembatan yang menghubungkan berbagai wilayah di Kalimantan Selatan, seperti Jembatan Penghubung Pulau Kalimantan-Pulau Laut dan Jalan Lintas Tengah Pulau Kalimantan.

Tidak hanya itu, sektor logistik juga mendapatkan perhatian serius melalui pembangunan Pelabuhan Internasional Mekar Putih dan Pelabuhan Margasari Baru, yang akan memperkuat distribusi barang antar wilayah dan memacu pertumbuhan ekonomi. Proyek pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mekar Putih dan Central Business District Aerocity juga menjadi bagian dari rencana besar untuk menjadikan Kalimantan Selatan sebagai pusat ekonomi baru.

Dengan banyaknya proyek prioritas yang sedang dan akan dijalankan, diharapkan kegiatan Rapat Koordinasi Teknis ini dapat menjadi wadah untuk memperkuat kerjasama antar pemerintah daerah. Hal ini juga menjadi momen penting untuk saling berbagi informasi mengenai perkembangan daerah, serta mengidentifikasi dan mencari solusi atas berbagai tantangan yang ada.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam memastikan Kalimantan Selatan siap memanfaatkan segala potensi yang ada. Bersama-sama, kita akan memastikan Kalimantan Selatan dapat memainkan peran strategis sebagai Gerbang Logistik Kalimantan,” tutup Nursjamsi. (tri)

DPRD Banjar Tuding Sungai Dipenuhi Sampah Akibat Pembiaran

0

Link, Martapura – Menumpuknya sampah yang menyumbat dua aliran sungai kecil, yakni Kali Mati di Kelurahan Murung Keraton, dan Sungai Jalan Pemurus di Kelurahan Kertak Hanyar I akibat pembiaran, jadi perhatian serius Komisi 1 DPRD Banjar. Bahkan legislatif menuding hal itu terjadi akibat pembiaran.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar H Abdul Razak mengatakan, Komisi III DPRD meminta agar persoalan tumpukan sampah yang menyumbat dua aliran sungai kecil, yakni Kali Mati yang berada di kawasan Pasar Tradisional Martapura, dan Sungai di samping ruas Jalan Pemurus, dekat Pasar Ahad Pal 7, Kecamatan Kertak Hanyar segera ditindaklanjuti, dan kejadian serupa jangan sampai terulang kembali.

“Kalau sampai sampahnya sebanyak itu di sungai, berarti ada pembiaran dari pihak yang mestinya bertanggung jawab. Kami sangat menyayangkan atas kejadian ini, persoalan ini terjadi dikarenakan lemahnya pengawasan kita yang seolah-olah tidak ada Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang bertanggung jawab,” tegasnya pada Kamis (27/2/2025).

Karenanya, lanjut Politisi Golkar yang memiliki latar belakang birokrat ini, legislatif meminta eksekutif agar menyusun rencana jangka menengah dan jangka panjang untuk menanggulangi permasalahan sampah di dua sungai tersebut.

“Berdasarkan hasil laporan pada RDP, semua stakeholder terkait sudah melakukan penanganan sampah di Kali Mati sebagai upaya jangka pendeknya, dan paling tidak secara fisik sudah kelihatan bersih. Tapi penangananya masih belum maksimal karena masih banyak endapan sampah di bawah kolong rumah warga yang berdiri di atas Kali Mati,” katanya.

Sedangkan upaya penanganan sampah di Kali Mati untuk jangka menengah dan jangka panjangnya, papar Razak, eksekutif dan legislatif telah menyepakati akan meningkatkan kegiatan sosialisasi mengenai penanganan dan pengelolaan sampah, serta mencoba merealisasikan pembangunan jalan baru atau pedestarian jalan di bantaran Kali Mati dari RT04 hingga RT08.

“Sampah di Kali Mati tidak hanya bersumber dari Pasar, tapi juga bersumber dari rumah warga. Kita juga sudah melihat Detail Engineering Design yang sudah disusun Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar. Kalau APBD tidak mampu membiayai, maka kita akan coba tawarkan ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Jika tidak dilakukan penataan, jelas Razak lebih jauh, maka fenomena tumpukan sampah di Kali Mati pasti kembali terulang, dan berharap rencana tersebut dapat terealisasi.

“Sedangkan permasalahan sampah pada sungai kecil di samping ruas Jalan Pemurus, samping Pasar Ahad Pal 7 hari ini juga sudah dilakukan pembersihan secara gotong royong dari beberapa stakeholder terkait. Hari ini progres sudah mencapai 60 persen, dan besok kabarnya sudah mencapai 100 persen,” jelasnya.

Berdasarkan hasil RDP, tumpukan sampah pada Sungai Jalan Pemurus, Kelurahan Kertak Hanyar I kebanyakan bersumber dari Pedagang Kami Lima (PKL) di luar area Pasar Ahad. (zainudin/BBAM)