Beranda blog Halaman 35

RSD Idaman Gelar Lokakarya PPI Angkatan I

0

Link, Banjarbaru – Manajemen Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru melaksanakan lokakarya Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Angkatan I, Kamis (4/12/2025) di aula besar gedung rumah sakit setempat. Pembukaan kegiatan dilakukan Kepala Bidang (Kabid) Keperawatan, M Hadarani yang hadir mewakili Direktur RSD Idaman, dr Danny Indrawardhana.

Dikatakan M Hadarani dalam sambutannya saat membuka lokakarya, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan dalam memahami prinsip keselamatan dan pengendalian infeksi, utamanya di lingkungan rumah sakit.

Sejumlah narasumber kompeten dibidangnya dihadirkan untuk menyampaikan materi-materi sesuai tema diusung. Di antarnya; konsep dasar HAIS, kewaspadaan transmisi berbasis kontak droplet dan airbone, hingga kewaspadaan standar -etika batuk, penempatan pasien, penyuntikan aman, kesehatan petugas-.

Peserta yang merupakan pegawai dan tenaga medis juga mendapat pemaparan materi mengenai konsep dan tahapan sterilisasi. Untuk pendalaman materi, juga dilaksanakan sesi diskusi dan tanya jawab peserta dan narasumber.

Dilaksanakannya kegiatan ini, kata Hadarani, menjadi salah satu bentuk komitmen manajemen rumah sakit untuk memperkuat mutu dan keselamatan melalui peningkatan SDM berkelanjutan. (wahyu)

BPK Audit Dua Proyek Pedestarian Jalan dari Dinas PUPRP Kabupaten Banjar

0

Link, Martapura – Gelontorkan dana miliaran rupiah, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) lakukan audit terhadap dua proyek pedestarian jalan dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar pada 3 Desember 2025.

Kepala Bidang Cipta Karya (Kabid CK) pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar, Iwan Junaidi memastikan proyek Penataan Etalase Kota Martapura Lanjutan yang dilaksanakan CV Surya Agung dengan nilai kontrak Rp5,5 Miliar terus dilakukan percepatan.

“Karena masa pengerjaannya akan berakhir pada 20 Desember setelah dilakukan perpanjangan atau Addendum waktu selama 13 hari. Makanya harus dilakukan percepatan. Terlebih proses dikeuangan berakhir pada 22 Desember sebelum tutup buku,” ujarnya pada Kamis (4/12/2025).

Dilaksanakan selama 180 hari kalender sejak berkontrak pada 11 Juni 2025 lalu. Iwan Junaidi juga menjelaskan salah satu faktor terjadinya perlambatan hingga diberikan addendum waktu. Total pelaksanaan 193 hari kalender.

“Karena ada beberapa kegiatan besar seperti pelaksanaan MTQ, Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Banjar dan HUT RI, tentu pelaksanaannya kurang efektif,
Sehingga dilakukan perpanjangan waktu selama 13 hari. Ditambah dari segi dimensi material pengerjaan etalase kota lebih besar dibandingkan proyek Koridor 5,” jelasnya.

Sedangkan mengenai hasil audit pengerjaan proyek, papar Iwan Junaidi, masih dilakukan penghitungan BPK karena kegiatan masih berjalan, dan menyebutkan tahun depan akan kembali dilakukan audit terkait keuangan.

“Untuk progres pengerjaan per 25 November sudah mencapai 61,39 persen dari target 67,87 persen. Deviasi minus 6,48 persen. Sedangkan item pengerjaan yang kita kejar yakni, pengecoran pedestarian di depan Gedung Mahligai Sultan Adam, pemasangan granit, cor bahu jalan, pemasangan PJU, bollard, serta tanaman. Insya Allah terkejar 20 Desember,” ucapnya.

Tak hanya itu, Iwan Junaidi juga optimis untuk proyek Penataan Koridor 5 yang dilaksanakan CV JAYA WIJAYA KONSTRUKSI selama 150 hari kalender dengan nilai kontrak Rp5,6 Miliar yang juga dilakukan audit dari BKP dapat rampung tepat waktu, yakni 14 Desember 2025 pasca mendapatkan addendum waktu karena penambahan panjang penanganan.

“Item pengerjaan Koridor 5 yang masih tersisa, yakni pemasangan bollard, tiang vendor, dan perapian, pengecatan kanstin serta menyempurnakan beberapa titik pengerjaan yang belum sempurna. Progres pengerjaan sudah mencapai 86,81 persen dari target rencana 89,22 persen, deviasi minus 2,41 persen,” tutupnya. (zainuddin).

Temukan Kerusakan Serius, Anggota DPRD: Perlu Audit Menyeluruh 

0
Temukan Kerusakan Serius, Anggota DPRD: Perlu Audit Menyeluruh 

Link, Banjarbaru – Temukan kerusakan serius pada salah satu jembatan yang berdampak pada terhambatnya mobilitas warga. Begitu pula dengan aliran air di kawasan tersebut. Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Siska Monalisa menyebut perlu dilakukan audit menyeluruh terhadap infrastruktur dasar di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang.

Ia menilai, kerusakan jembatan yang jebol itu tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi indikator adanya persoalan infrastruktur yang lebih luas. Menurutnya, jembatan yang rusak hanya salah satu titik yang mencerminkan perlunya evaluasi terpadu agar masalah serupa tidak terus berulang.

Siska menjelaskan, tersendatnya aliran air di bawah jembatan berpotensi menimbulkan genangan hingga permukiman, yang pada akhirnya mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko kerusakan lingkungan. Kondisi tersebut membuat warga merasa tidak aman, terutama ketika curah hujan meningkat.

“Kami mendorong SKPD teknis agar turun langsung ke lapangan untuk tidak hanya memperbaiki jembatan, tetapi juga menilai kondisi keseluruhan sistem drainase. Tanpa penanganan komprehensif, potensi luapan air ke pemukiman tetap akan terjadi,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Ia menyebut, gangguan infrastruktur seperti ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat. Ketika mobilitas terganggu, arus barang dan kegiatan usaha ikut terdampak, sehingga perbaikan harus diprioritaskan.

“Kami siap mengawal proses ini hingga selesai. Koordinasi lintas SKPD penting agar penanganan tidak berhenti di satu titik saja, tetapi benar-benar memastikan keamanan dan kenyamanan warga,” kata Siska. (wahyu)

Dua Penghargaan Digitalisasi Diraih RSD Idaman Banjarbaru

0

Link, Banjarbaru – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan digitalisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Banjarbaru, Rabu (3/12/2025).

Adapun dua penghargaan yang berhasil diraih yaitu Terbaik 1 sebagai SKPD Inisiatif Penerapan Tanda Tangan Elektronik serta Terbaik 2 sebagai SKPD Penanganan Insiden Siber Responsif. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat RSD Idaman dalam mendukung transformasi digital di sektor pelayanan publik, khususnya layanan kesehatan.

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Direktur RSD Idaman, dr. Danny Indrawardhana, MMRS, yang diwakili oleh Kepala Bidang Penunjang, Harun Arrasyid.

Melalui capaian ini, RSD Idaman menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sistem layanan yang efektif, efisien, dan akuntabel melalui teknologi informasi. Implementasi tanda tangan elektronik dinilai mampu meningkatkan kecepatan proses administrasi, meminimalkan penggunaan kertas, serta memperkuat aspek keamanan data. Sementara penghargaan atas respons penanganan insiden siber mencerminkan kesigapan rumah sakit dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi pasien.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa RSD Idaman berkomitmen terus berinovasi dalam digitalisasi layanan. Kami tidak hanya berfokus pada peningkatan pelayanan medis, tetapi juga memastikan tata kelola data dan sistem digital berjalan aman dan optimal,” ujar Harun.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan seluruh tim dan jajaran yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan.

“Alhamdulillah, ini merupakan kerja bersama. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan inovasi digital agar pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, cepat, dan aman,” lanjutnya.

Dengan diraihnya dua penghargaan ini, RSD Idaman berharap dapat terus menjadi role model dalam penerapan transformasi digital layanan kesehatan di Banjarbaru dan Kalimantan Selatan. (wahyu)

Bersama Wagub Kalsel, Wamendagri Kunjungi Sekolah Rakyat Sentra Budi Luhur

0

Link, Banjarbaru – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus bersama Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Sentra Budi Luhur. Dalam kunjungan tersebut, keduanya memberikan apresiasi mendalam terhadap sistem pendidikan, pembinaan karakter, hingga fasilitas yang disiapkan bagi para siswa di sekolah tersebut.

Wamendagri Akhmad Wiyagus menilai keberadaan Sekolah Rakyat Sentra Budi Luhur merupakan salah satu upaya nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang terarah dan disiplin. Menurutnya, proses seleksi siswa dilakukan secara ketat untuk memastikan bahwa program pembinaan benar-benar tepat sasaran.

“Rantai kemiskinan benar-benar bisa diputus kalau sistem pendidikan seperti ini terus dijalankan. Seleksinya ketat, dan siswa yang masuk ke sini mendapatkan semuanya: pendidikan karakter, disiplin, keteraturan, dan pembiasaan positif sejak bangun hingga tidur. Bahkan mereka sudah dikenalkan dengan pembelajaran berbasis digital. Ini investasi untuk masa depan Indonesia,” kata Wiyagus, Banjarbaru, Rabu (3/12/2025).

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk dukungan media, yang turut membantu memperkuat program pendidikan tersebut.

“Terima kasih sekali lagi atas dukungannya. Media hebat semuanya, terima kasih,” ucapnya.

Selain pendidikan karakter, Wiyagus menilai fasilitas dan layanan yang diberikan kepada para siswa sangat komprehensif. Mulai dari kesehatan, perhubungan, hingga pemenuhan makanan bergizi, semuanya disiapkan secara teratur dan terukur.

“Ini luar biasa. Pemerintahannya, kesehatannya, fasilitas makanannya, semuanya mendukung perkembangan anak-anak satu per satu,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman tak kuasa menyembunyikan rasa haru sekaligus bangga atas kehadiran program pendidikan tersebut di Kalsel. Ia menyebut sekolah rakyat seperti ini sebagai bentuk kasih sayang dan pesan baik dari Tuhan Yang Maha Esa untuk terus mensyukuri nikmat melalui kerja nyata.

“Terharu, bersyukur, dan merindu. Ini adalah pesan baik dari Allah SWT. Semoga kita semua terus bersyukur dengan menambah semangat, menjalankan program-program ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap Hasnuryadi.

Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat Sentra Budi Luhur dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain dalam menciptakan sistem pembelajaran yang humanis, terstruktur, dan berbasis perkembangan karakter.

Kunjungan tersebut ditutup dengan peninjauan fasilitas sekolah, ruang pembelajaran digital, serta berdialog langsung dengan para siswa dan pendamping. Pemerintah Provinsi Kalsel menyatakan siap memberikan dukungan penuh agar sekolah rakyat seperti Sentra Budi Luhur terus berkembang dan menghadirkan masa depan pendidikan yang lebih baik. (tri)

Kunjungi SLB Negeri 2 Martapura, DWP PUPR Kalsel Serahkan Sejumlah Bantuan

0

Link, Martapura – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan kunjungan sosial ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 2 Martapura, Rabu (3/12/2025).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti PU ke-80 Tahun 2025 dengan mengusung tema “Pekerjaan Umum Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian DWP PUPR Kalsel terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan sejumlah bantuan berupa perlengkapan penunjang pembelajaran vokasi dan keterampilan siswa.

Adapun bantuan yang diberikan meliputi, Mesin Jahit High Speed Typical, Chopper Mitochiba, Panci Kususan Segi Empat (Klalat), alat steamer rambut portable, Cooger 8 in 1 sikat elektrik portable, mesin amplas orbital Makita, mesin power sprayer Sanchin SCN 20, Engine Tiger Ecolite TE 200, kain primisima, tang, set kerajinan tangan (plintir, penjepit, pemotong), mika bening untuk hantaran, gunting bunga segar, cutter, kawat bunga, dan alat lem tembak.

Plt Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kalsel, Lola Luthfia Yasin, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud kebahagiaan sekaligus kehormatan bagi keluarga besar DWP PUPR Kalsel.

“Hadir di tengah keluarga besar SLB Negeri 2 Martapura adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami. Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuhnya harapan dan masa depan bagi anak-anak hebat yang setiap hari menunjukkan ketekunan dan keberanian,” kata Lola.

Ia menegaskan bahwa DWP PUPR Kalsel berkomitmen menjadi mitra strategis dalam mendukung para suami yang bertugas di bidang pekerjaan umum, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sosial.

Melalui bantuan yang diberikan, Lola berharap siswa-siswi SLB dapat semakin bersemangat dalam menggali keterampilan, baik di bidang tata rias, menjahit, memasak, maupun kerajinan tangan.

“Harapan kami, meskipun bantuan ini tidak seberapa, namun dapat menjadi sarana yang memperkuat kegiatan vokasi dan menambah semangat anak-anak dalam belajar. Kami juga berharap dunia usaha dan UMKM dapat melihat bahwa anak-anak kita memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan lainnya,” ungkapnya.

Lola juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru dan tenaga pendidik di SLB Negeri 2 Martapura.

Menurutnya, dedikasi dan kesabaran mereka dalam mendidik anak berkebutuhan khusus merupakan pengabdian yang mulia.

“Bertepatan HUT DWP ke-26 dengan tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa Untuk Indonesia Emas 2045″ dan di sini kami melihat para guru benar-benar mengamalkan nilai itu dengan luar biasa,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Lola berharap silaturahmi antara DWP PUPR Kalsel dan SLB Negeri 2 Martapura dapat terus terjalin, serta menjadi inspirasi bagi sekolah luar biasa lainnya di Kalsel.

Sementara itu, Plt Kepala SLB Negeri 2 Martapura, Marsyidah, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh DWP PUPR Kalsel.

Ia berharap sinergi ini dapat terus berlanjut demi peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kami merasa sangat terbantu dengan perhatian DWP PUPR Kalsel. Besar harapan kami kerja sama ini dapat menjadi langkah awal bagi lebih banyak pihak untuk mendukung pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” kata Marsyidah. (tri)

PUPR Kalsel Gelar Apel Peringatan Hari Bakti PU ke 80 Tahun 2025

0
PUPR Kalsel Gelar Apel Peringatan Hari Bakti PU ke 80 Tahun 2025

Link, Banjarbaru – Dipimpin Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, dan dihadiri seluruh pejabat, ASN, tenaga kontrak, UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi, serta BPAM Banjarbakula. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Apel Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 tahun 2025 di halaman Kantor Dinas PUPR Kalsel, Banjarbaru, Rabu (3/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, M. Yasin Toyib membacakan sambutan resmi Menteri PU, Dodi Hanggodo, yang mengajak seluruh insan Pekerjaan Umum memperkuat komitmen pengabdian, menjaga integritas, serta bekerja lebih cepat dan adaptif dalam pembangunan infrastruktur untuk masyarakat.

Untuk itu, Ia mengajak seluruh peserta apel untuk mendoakan korban bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Dalam sambutan tersebut, Menteri PUPR menegaskan bahwa Hari Bakti PU bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk kembali meneladani pengorbanan para pejuang PU.

“Tepat 80 tahun lalu, tujuh pegawai PU gugur mempertahankan gedung ini. Mereka bukan hanya menjaga bangunan, tetapi mempertahankan harga diri dan martabat bangsa,” kata Yasin saat membacakan sambutan Menteri PUPR.

Menurutnya, nilai perjuangan dan pengabdian tanpa pamrih itulah yang menjadi dasar lahirnya Hari Bakti PU, sekaligus menjadi semangat lintas generasi yang terus diwariskan hingga kini.

Dalam amanat tersebut, Menteri PUPR kembali menekankan Sabta Bakti Insan PU sebagai pedoman kerja insan PUPR. Beberapa poin penting didalamnya meliputi, Bekerja lebih keras dan bergerak lebih cepat dengan metode kerja yang semakin efektif, Menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Menjamin setiap pekerjaan berdampak langsung bagi masyarakat. Membangun infrastruktur yang adil dan merata. Mengutamakan keselamatan, kualitas, dan akuntabilitas. Mendorong inovasi dan percepatan kinerja. Menjaga semangat pengabdian dalam setiap langkah.

Semangat tersebut, menurutnya sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto dan strategi PU, yang menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 8% serta pengentasan kemiskinan menuju 0 Persen.

Ia mengingatkan jajaran PUPR untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem, banjir, dan longsor menjelang akhir tahun.

Selain itu, dukungan terhadap kelancaran arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 turut menjadi perhatian, termasuk memastikan infrastruktur tetap dalam kondisi prima, memperkuat koordinasi lintas instansi, memperhatikan ketersediaan logistik, hingga memastikan pemantauan lapangan dilakukan secara berkala.

Pada momen Hari Bakti ke-80 ini, Menteri PUPR menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PUPR yang telah bekerja keras selama satu tahun terakhir. Ia berharap nilai-nilai Sabta Taruna dan Sabta Bakti terus menjadi landasan moral dan profesional dalam menjalankan tugas.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa menuntun langkah kita dalam membangun negeri dengan infrastruktur berkeadilan untuk rakyat sejahtera dan menuju Indonesia Maju,” tutupnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Dinas PUPR Kalsel juga menyerahkan santunan kepada sejumlah pegawai sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap keluarga besar PUPR. (tri)

Pimpin KTNA, Gusti Rizky: Harus Mampu Berinovasi

0
Pimpin KTNA, Gusti Rizky: Harus Mampu Berinovasi

Link, Banjarbaru – Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra resmi memimpin Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Banjarbaru periode 2025 – 2030. Ia terpilih saat proses pemilihan pengurus yang digelar, Selasa (2/12/2025).

Terpilih sebagai Ketua KTNA Kota Banjarbaru lima tahun kedepan, Gusti Rizky menegaskan komitmennya untuk mendorong KTNA menjadi organisasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. “KTNA harus mampu berinovasi dalam budidaya pertanian agar pertanian kita semakin maju,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa terdapat hampir 300 kelompok tani di Kota Banjarbaru. Untuk itu, peran petani milenial yang telah dikukuhkan menjadi penting agar regenerasi dan dinamika pertanian tetap berkembang.

“Saya berharap petani milenial dapat lebih terlibat dalam kepengurusan dan kegiatan KTNA. Mereka adalah masa depan pertanian Banjarbaru,” kata Gusti Rizky.

Ia juga mendorong agar pembentukan KTNA tingkat kecamatan dapat segera direalisasikan. Menurutnya, keberadaan KTNA di level kecamatan akan memperkuat jalur penyampaian aspirasi serta meningkatkan jangkauan pembinaan kepada petani.

“Dengan adanya KTNA Kecamatan, komunikasi dan silaturahmi antara pengurus akan lebih mudah dan semakin terbina secara kekeluargaan,” kata Gusti Rizky. (wahyu)

Dilakukan Rehabilitasi, Dinas PUPRP Optimis Proyek Jembatan Gantung Sungai Batang Ilir Rampung Pertengahan Desember 2025

0

Link, Martapura- Dilakukan pembongkaran di penghujung Desember 2024 lalu guna memudahkan perahu bermotor atau kapal kelotok para jemaah yang ingin berhadir pada kegiatan momen 5 Rajab tahun lalu. Akhirnya kegiatan Rehabilitasi Jembatan Gantung di Desa Sungai Batang Ilir, Kecamatan Martapura Barat dipastikan rampung pada pertengahan Desember 2025 ini.

Jimmy selaku Kepala Bidang Bina Marga (Kabid BM) pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar mengatakan, pengerjaan Rehabilitasi Jembatan Gantung di Desa Sungai Batang Ilir, Kecamatan Martapura Barat yang dilaksana sejak 5 Mei 2025 sesuai Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) ditarget rampung sebelum pelaksanaan Momen 5 Rajab 1447 Hijriah.

“Progres pengerjaan jembatan gantung di Desa Sungai Batang Ilir sudah mencapai 97,12 persen. Kebetulan kegiatan rehabilitasi jembatan gantung ini menjadi salah satu sample audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dilaksanakan pada Jumat 28 November kemarin,” ujarnya pada Selasa (2/12/2025).

Dilaksanakan selama 210 hari kalender pengerjaannya oleh Cv Mitra Ghaztma Mandiri dengan nilai kontrak Rp2.369.191.000,00 dari total pagu anggaran sebesar Rp2,5 Miliar. Jimmy yakin perahu bermotor atau kapal kelotok para jemaah momen 5 Rajab atau jemaah yang akan menghadiri Haul ke-21 Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani tetap dapat melintas di bawah jembatan gantung meski elevasi muka air Sungai Martapura meningkat.

“Kalau melihat elevasi jembatan gantung saat ini Insya Allah kapal kelotok para jemaah tetap dapat melintas di bawahnya,” katanya.

Memiliki bentang sekitar 60 meter dan lebar badan jembatan 2 meter. Jimmy optimis kegiatan rehabilitasi jembatan gantung di Desa Sungai Batang Ilir dapat dirampungkan pada pertengahan Desember 2025.

“Kalau kondisi cuaca dan kondisi di lapangan mendukung, mungkin pekan depan sudah dapat dirampungkan karena tinggal pengerjaan finishing seperti oprit jembatan, pengecatan, dan pemasangan plat baja lantai jembatan,” tutupnya.(zainuddin)

Warga Sungai Ulin Sampaikan Persoalan Infrastruktur Kepada Ketua Komisi I

0
Warga Sungai Ulin Sampaikan Persoalan Infrastruktur Kepada Ketua Komisi I

Link, Banjarbaru – Pada Selasa (2/12/2025), Ririk Sumari, Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, turun langsung menemui masyarakat di Kelurahan Sungai Ulin dalam masa reses. Di hadapan warga pemilihannya, ia menyatakan komitmennya untuk memastikan semua rencana pembangunan sarana dan prasarana (infrastruktur) yang sangat diinginkan warga bisa terealisasi.

Ia menyebut, saat reses, persoalan infrastruktur terbanyak disampaikan warga. “Usulan masyarakat terkait soal infrastruktur menjadi prioritas, mulai dari pembangunan jalan lingkungan, drainase, penataan lingkungan, hingga penerangan jalan umum (PJU). Semuanya kami masukkan dalam hasil reses,” kat ririk.

menurutnya hasil reses ini akan segera diselaraskan dengan agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan. Penyelarasan ini bertujuan untuk memastikan aspirasi warga dapat disinkronkan dengan program pemerintah daerah.

“Hasil reses akan kami selaraskan dengan Musrenbang kelurahan agar sinkron. Anggarannya disiapkan untuk tahun 2027 karena pendanaan APBD 2026 sudah mulai disusun program prioritasnya,” kata Ririk. (wahyu)