Beranda blog Halaman 458

Pemprov Kalsel Inginkan Pilkada Aman Tanpa Konflik Sosial

0

Link, Banjarmasin – Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso yang mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, mengingatkan agar Pilkada berjalan aman dan tidak ada konflik sosial, sebagaimana peristiwa kelam konflik sosial, peristiwa ‘Jumat Kelabu’, tidak pernah lagi terjadi di Banua, Kalsel Babussalam.

“Saya sampaikan sejarah ini sebagai pengalaman dan pelajaran bagi kita bersama, bahwa konflik sosial yang meluas, akan sangat merugikan kehidupan kita,” sebut Adi Santoso saat membuka Rapat Evaluasi, Rencana Aksi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tingkat Kabupaten Kota Periode Pelaporan Target B.04 dan B.08 Tahun 2024 di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (6/11/2024).

Dijelaskan, konflik sosial ini disebabkan oleh kesalahpahaman sekelompok masyarakat dalam kegiatan kampanye Pemilu Tahun 1997, di mana masyarakat terpancing oleh oknum yang mengganggu pelaksanaan ibadah salat Jumat, yang kemudian dikembangkan sebagai isu keagamaan.

Belajar dari kejadian tersebut, Pemprov Kalsel melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Bidang Kewaspadaan Nasional melakukan upaya agar tidak lagi terjadi peristiwa yang menelan banyak korban dan merugikan banyak orang, sehingga menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2024 ini dapat berjalan dengan aman, damai, dan lancar.

“Kita berharap Pilkada serentak tahun 2024 ini juga tidak ada menimbulkan konflik sosial di kabupaten/kota manapun, apapun peristiwa politik yang mewarnai Pilkada ini, kita tetap cerdas dan bijak dalam menyikapinya, kita redam sedini mungkin, setiap riak atau percikan konflik sosial dalam bentuk apapun,” pesan Adi.

Rapat evaluasi diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari jajaran Bakesbangpol kabupaten/kota se-Kalsel, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) se-Kalsel, dan Bappeda kabupaten/kota se-Kalsel, dan dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Kalsel, Heriansyah.

Pada kesempatan ini pula dilakukan dialog dan diskusi yang menghadirkan narasumber, diantaranya Direktur Ketahanan Ekososbud Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Kepala Binda Kalsel, Kepala Bappeda Kalsel, dan Kepala Dinas P3AKB Kalsel.

Adi Santoso juga mengucapkan syukur atas pelaksanaan rapat evaluasi ini sebagai bukti kesungguhan dan perhatian bersama, agar terus mengoptimalkan segala upaya dan sumberdaya untuk menangani konflik sosial di daerah masing-masing, di Kalsel.

“Karena bagaimanapun, konflik sosial itu bisa muncul kapan saja dan tidak terduga, sehingga kewaspadaan terhadap konflik sosial tidak boleh kita abaikan, hal ini memang harus kita tangani secara sistematis dan terencana, karena keberhasilan penanganannya akan berdampak positif bagi kehidupan kita, baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa maupun bernegara,” tutupnya. (tri)

Real Madrid vs AC Milan: Skor 1-3

0
Real Madrid vs AC Milan, skor 1-3
Selebrasi Alvaro Morata dalam laga Liga Champions antara Real Madrid vs AC Milan, Rabu (6/11/2024). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Linkalimantan.com – Hasil mengejutkan terjadi di laga Real Madrid vs AC Milan di Matchday 4 League Phase Liga Champion 2024/2025. Tuan rumah Real Madrid harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor telak 1-3.

Digelar di Santiago Bernabeu, Rabu (6/11/2024) dini hari WIB, duel dua raksasa eropa Real Madrid vs AC Milan berjalan dramatis. Real Madrid hanya mampu menyarangkan booa ke gawang  Milan melalui Vinicius Junior. Sementara tiga gol Milan masing-masing diciptakan Malick Thiaw, Alvaro Morata, dan Tijjani Reijnders.

Hasil ini membuat Real Madrid dan Milan kini menduduki peringkat 17 dan 18 di papan klasemen. Kedua tim memiliki poin sama, yakni 6 dari empat pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Publik tuan rumah dikejutkan oleh gol Thiaw ketika laga baru berjalan 12 menit. Madrid membalas di menit ke-23 lewat eksekusi penalti Vinicius setelah sebelumnya Emerson Royal melakukan pelanggaran.

Milan kembali memimpin di menit ke-39. Kali ini Morata yang sukses membobol gawang Andriy Lunin. Keunggulan 2-1 Milan bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Real kesulitan untuk membongkar pertahanan tim tamu. Justru Milan yang mampu menambah keunggulan lewat aksi Reijnders di menit ke-73. Skor 3-1 untuk kemenangan Milan bertahan hingga usai.

Susunan Pemain
Real Madrid: Lunin; Vazquez, Militao, Rudiger, Mendy (Garcia 74′); Valverde (Camavinga 46′), Tchouameni (Diaz 46′), Modric (Ceballos 63′); Bellingham (Rodrygo 74′), Mbappe, Vinicius.
Pelatih: Ancelotti.

Milan: Maignan; Emerson (Calabria 90+3′), Thiaw, Tomori, Hernandez; Musah (Pavlovic 90+3′), Fofana, Reijnders; Pulisic (Loftus-Cheek 70′), Morata (Abraham 70′), Leao (Okafor 77′).
Pelatih: Fonseca.

Jubir PSSI Tegaskan Komitmen PSSI Benahi Sepak Bola Indonesia

0

Linkalimantan.com – Anggota Komite Eksekutif (Exco) sekaligus Juru Bicara PSSI, Arya Sinulingga berterima kasih atas dukungan publik terhadap perbaikan sepak bola Indonesia yang dilakukan PSSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Arya juga mengapresiasi Indikator Politik Indonesia yang melakukan survei untuk mengetahui persepsi publik terhadap kinerja Erick maupun kebijakan naturalisasi timnas.

“Kami surprise karena survei ini mewakili seluruh masyarakat Indonesia, bukan hanya yang suka dan tahu dengan sepak bola. Kita juga surprise ternyata 60 persen masyarakat tahu Pak Erick ini Ketum PSSI. Sebagai sebuah cabor ini cukup hebat bahwa tahu ada Ketum PSSI namanya Pak Erick,” ujar Arya dalam rilis temuan survei nasional bertajuk “Sikap Publik terhadap Kebijakan Naturalisasi Pemain Timnas” di Jakarta, Selasa (5/11).

Berdasarkan hasil survei tersebut, Arya mengatakan mayoritas publik juga puas dengan kebijakan naturalisasi dan juga peningkatan level permainan timnas. Arya menilai hal ini merupakan bukti nyata komitmen PSSI dalam meningkatkan daya saing timnas di kancah dunia.

Arya menyampaikan kebijakan naturalisasi sejatinya bukan baru saat ini terjadi. Arya mengatakan kebijakan naturalisasi sudah berjalan sebelum era Erick. Namun, Arya mengatakan Erick memastikan pemain naturalisasi memiliki kualitas yang tinggi dan mengangkat level permainan timnas.

“Artinya kinerja kami mencari pemain berkualitas itu disetujui masyarakat Indonesia. Artinya kami bekerja dengan benar. Dulu pun ada naturalisasi tapi masyarakat tidak tahu kualitas. Sekarang kami memilih pemain tidak main-main,” ucap Arya.

Arya menyampaikan PSSI di era Erick sangat terbuka dengan berbagai masukan, termasuk jumlah pemain naturalisasi yang bagi sejumlah pihak dianggap terlalu banyak. Arya juga menjawab kritik bahwa PSSI dinilai menomorduakan pembinaan generasi muda.

“Ada yang bilang kami cuma fokus di timnas senior, padahal pembinaan usia muda sudah kami lakukan juga,” lanjut Arya.

Sebagai gambaran konkret, Arya mengatakan sepak bola Indonesia baru saja mencatat sejarah dengan mengirimkan timnas U-17, U-20, U-23, dan senior ke putaran final Piala Asia. Arya menyampaikan Indonesia menjadi satu dari sembilan negara yang mengirimkan empat level timnas ke putaran final Piala Asia.

“Baru kali ini sepak bola Indonesia masuk di Piala Asia AFC dari semua usia, itu artinya kita di jenjang yang benar. Kalau naturalisasi kan senior banget. Hanya sembilan negara loh, jadi kita setara dengan Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, dan Uzbekistan,” ucap Arya.

Tak hanya di level timnas seluruh kelompok umur, Arya mengatakan Erick juga melakukan perbaikan terhadap kualitas kompetisi liga, pelatih, hingga wasit. Arya menyampaikan jumlah pelatih di Indonesia hanya sekitar 10 ribu orang atau jauh tertinggal dibandingkan Jepang yang memiliki 90 ribu pelatih. Pun dengan jumlah wasit Indonesia yang masih di bawah 10 ribu wasit atau tertinggal dari Jepang yang memiliki 30 ribu wasit. Arya menyebut jumlah tersebut sangat rendah jika dibandingkan jumlah penduduk Indonesia yang besar.

“Jadi dari liga hingga pembinaan usia dini pun selama dua tahun kita buktikan dengan (timnas) kelompok usia kita masuk level Asia,” pungkas Arya. (spy)

Kalsel Dukung Penuh Program Cetak Sawah Rakyat

0
Cetak Sawah
Pemerintah Provinsi Kalsel dukung penuh program pemerintah Cetak Sawah Rakyat (CSR) dalam rangka swasembada pangan, yang merupakan program dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalsel dukung penuh program pemerintah Cetak Sawah Rakyat (CSR) dalam rangka swasembada pangan, yang merupakan program dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Hal tersebut ditegaskan melalui Plh Gubernur Kalsel Roy Rizali Anwar dalam sambutannya pada acara Rapat Koordinasi Perkembangan Cetak Sawah di Kalimantan Selatan, yang turut dihadiri oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Grand Qin Hotel Banjarbaru, Senin (04/11) siang.

Dalam sambutannya, Roy menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada Menteri Pertanian RI H Andi Amran Sulaiman yang menunjukkan perhatian besar pemerintah pusat terhadap pengembangan lahan pertanian di daerah.

“Kalimantan Selatan diketahui menjadi salah satu kawasan prioritas dalam pengembangan sawah baru. Perluasan lahan ini dilakukan melalui pengolahan lahan-lahan yang tidak produktif, yang merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang besar bagi kami,” ungkapnya.

Menurutnya, program Cetak Sawah Rakyat sangat penting untuk meningkatkan produksi pangan di wilayah tersebut, sekaligus memberikan peluang kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

Dirinya juga melaporkan bahwa realisasi target optimasi lahan rawa seluas 46.340 hektar telah mencapai 41.829 hektar, sementara target kegiatan pompanisasi seluas 23.433 hektar bahkan telah melampaui target dengan capaian 27.894 hektar atau 119,03 persen.

Selain itu, progres program cetak sawah di Kalimantan Selatan ditargetkan selama empat tahun dengan luas 500.000 hektar dan memiliki potensi cetak sawah hingga 530.000 hektar.

“Perluasan lahan melalui program Cetak Sawah ini saya yakini akan mendorong peningkatan produksi pertanian di Banua Kalimantan Selatan. Sekali lagi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan siap mendukung pelaksanaan program ini, dan kami juga mengajak seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan untuk berkoordinasi dan menyelaraskan langkah demi suksesnya program ini,” tutup Roy.

Sementara itu, dalam arahannya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia telah meluncurkan program cetak sawah untuk mewujudkan swasembada pangan yang berfokus pada daerah strategis, salah satunya yakni Kalimantan Selatan.

Menurutnya, hingga tahun 2025, Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan untuk mencetak sawah baru seluas 1 juta hektar. Amran juga menyampaikan bahwa cetak sawah baru ini bertujuan untuk mengatasi alih fungsi lahan dan menjaga ketahanan pangan nasional.

“Program cetak sawah ini diperlukan untuk mencapai cita-cita kedaulatan pangan Indonesia,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kalimantan Selatan sendiri ditargetkan membuka 500 ribu hektar sawah baru melalui program CSR ini dengan rincian Kab. Sulu Sungai Selatan target seluas 58.987 Ha, Kab. Hulu Sungai Tengah target seluas 23.611 Ha, Kab. Hulu Sungai Utara target seluas 40.252 Ha, Kab. Tanah Laut target seluas 36.274 Ha, Kab. Tapi target seluas 41.995 Ha, Kab. Banjar target seluas 26.103 Ha, Kab. Barito Kuala target seluas 32.602 Ha, Kab. Kotabaru target seluas 94.736 Ha, Kab. Tanah Bumbu target seluas 26.825 Ha, Kab. Balangan target seluas 8.365 Ha, Kota Banjarbaru target seluas 11.434 Ha, Kota Banjarmasin target seluas 1.321 Ha, dan Kab. Tabalong target seluas 84.706 Ha.

Program ini akan melibatkan berbagai kelompok masyarakat, termasuk kelompok tani, lembaga swadaya masyarakat, pesantren, dan kelompok masyarakat lainnya, dengan syarat lahan minimal 5 hektar dan memiliki sumber air. Selain itu, lahan yang diusulkan harus berada di luar kawasan hutan dan tidak dalam status sengketa (clean and clear).

Dalam rakor tersebut turut hadir Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Kapolda, Danrem 101/Antasari dan Pimpinan Forkopimda Kalsel, Bupati/Walikota Se-Kalsel, Kapolres dan Dandim se-Kalsel, Pimpinan Instansi Vertikal dan Pimpinan SKPD Pemprov dan Pemkab/Pemkot se- Kalimantan Selatan. (tri/BBAM)

Empat Pilar Program Utama Lisa – Wartono, Menyongsong Banjarbaru EMAS

0

Link, Banjarbaru- Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru, Lisa Halaby – Wartono, memiliki visi misi untuk mewujudkan Banjarbaru Emas (elok, maju, adil, dan sejahtera.

Untuk mewujudkan visi misi tersebut, akan ada empat pilar program kerja yang akan dilakukan Lisa Halaby- Wartono. Berikut empat program tersebut, pertama ialah “Banjarbaru Charity” didalam berisikan bantuan-bantuan sosial untuk masyarakat Banjarbaru. Seperti, bantuan untuk penggali kubur dan rukun kematian, percepatan bantuan untuk rumah tidak layak huni. Pemutakhiran data warga tidak mampu agar bantuan tepat sasaran, hingga bantuan peralatan sekolah untuk anak yatim, anak disabilitas, dan anak kurang mampu.

Pilar kedua bertajuk “Banjarbaru Business Incubator” yang akan fokus pada UMKM dan ekonomi kreatif. Lisa-Wartono akan menyediakan kawasan sentra UMKM, pelatihan dan pendampingan untuk pemberdayaan UMKM, serta penyediaan wadah kreatif masyarakat.

Selanjutnya pilar ketiga “Banjarbaru Best Quality Government” Lisa-Wartono akan membangun kualitas SDM melalui peningkatan kualitas SDM ASN, Tenaga Pengajar dan Guru Agama melalui Pendidikan dan Pelatihan Secara Berkesinambungan. Peningkatan Kesejahteraan RT dan Tenaga Non ASN, dan Peningkatan Pelayanan Publik yang Berbasis Digital (Era Digitalisasi.

Pilar terakhir “Banjarbaru Priority Area” dimana program Lisa-Wartono ini nantinya akan fokus pada pembangunan prioritas. Seperti, pembangunan Gedung Islamic Centre Kota Banjarbaru, penyediaan Taman Hijau Kota (mengurangi emisi gas rumah kaca), hingga mitigasi kebencanaan dengan membuat saluran drainase secara terpadu dan sumur resapan di daerah yang sering tergenang banjir. (wahyu)

Tingkatkan Pelayanan, Pemkab Sosialisasi Kerja Sama Daerah

0
Kerja Sama Daerah
Pemkab Banjar sosialisasi tentang Kerja Sama Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Link, Martapura – Demi percepatan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pemkab Banjar belakangan gencar untuk melaksanakan sosialisasi berbagai kebijakan. Salah satunya sosialisasi tentang Kerja Sama Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) menggelar sosialisasi tentang Kerja Sama Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar, di Aula Barakat Martapura, Rabu (6/11/2024) pagi.

Pjs Bupati Banjar Akhmad Fydayeen diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Banjar Ahmad Zulyadaini mengatakan, kerja sama antar daerah serta berkerjasama dengan pihak ketiga adalah instrumen penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kerja sama daerah memiliki potensi besar untuk mempercepat pembangunan, baik dari segi infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga ekonomi, namun potensi ini hanya dapat terwujud jika kita memiliki pemahaman yang sama tentang proses, regulasi dan tujuan kerja sama daerah,” jelasnya.

Zulyadaini berharap melalui sosialisasi ini semua perangkat daerah dapat lebih memahami tata cara kerja sama daerah dan pentingnya sinergi dalam setiap tahapan proses kerjasama.

“Saya ingin menekankan kembali bahwa semua usulan kerja sama yang telah masuk dalam pemetaan akan menjadi prioritas untuk dibahas dalam rapat teknis Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD),” tambahnya.

Ia juga mengajak untuk bersama-sama berkomitmen dalam mewujudkan kerja sama daerah yang sinergis, efisien dan efektif untuk mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan pelayanan publik serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Banjar.

Sosialisasi ini diikuti perwakilan para kepala SKPD, Kepala Bagian Pemerintahan dan Hukum Setda Banjar serta sejumlah  undangan. (wahyu/BBAM)

Pilkada Banjar, Kapolda Hadiri Deklarasi Pilkada Damai 2024

0
usai Deklarasi Pilkada Damai 2024
Dupas Paslon peserta Pilkada Banjar berikrar Deklarasi Pilkada Damai 2024.

Link, Banjarbaru – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Banjar terbilang istimewa. Paling tidak, hal itu ditandai dengan digelarnya Deklarasi Pilkada Damai 2024 yang dilaksanakan Polda Kalsel di salah satu hotel di Banjarbaru.

Dibuka Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto Deklarasi Pilkada Damai Kabupaten Banjar, dihadiri Pjs Bupati Banjar Akhmad Fydayeen, unsur Forkopimda Banjar, KPU, Bawaslu, pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Banjar, tim pengusung partai politik, tokoh masyarakat, tokoh agama serta sejumlah undangan.

Dikatakan Winarto, kegiatan deklarasi ini bukan hanya sekedar seremonial belaka tetapi merupakan janji bersama khususnya seluruh stakeholder, para paslon maupun pelaksana Pilkada untuk dapat bersama sama berkomitmen melaksanakan tahapan-tahapan secara damai.

“Yang kita tahu pesta itu identik dengan hal-hal menyenangkan. Jangan sampai pesta demokrasi Pilkada serentak tahun 2024 ini kita sambut dengan ketidaknyamanan dan hal negatif lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, Pilkada ini merupakan momen penting bagi proses demokrasi, tidak hanya sekadar ajang kompetisi politik semata. Tetapi merupakan manifestasi dari kepercayaan untuk menentukan pemimpin yang diharapkan mampu membawa perubahan dan kemajuan tulus setia bagi daerah serta masyarakat di Kabupaten Banjar.

“Bagi paslon yang kalah agar bisa menerima hasil dengan lapang dada dan menghormati keputusan atau hasil pilihan masyarakat. Sementara yang menang juga harus menyadari bahwa siap mengemban tugas dan tanggungjawab besar untuk mewujudkan harapan serta keinginan masyarakat pada tayangan video selayang pandang yang baru saja diputarkan,” terangnya.

Pada akhirnya, lanjut Winarto Pilkada bukan hanya tentang hasil akhir tetapi tentang bagaimana proses masyarakat belajar dari pengalaman tersebut baik yang menang maupun kalah, semua pihak diharapkan mengambil hikmah dari perlombaan ini untuk membangun Kabupaten Banjar yang lebih baik, maju dan berdaya saing.

“Kita semua memiliki tanggungjawab untuk menjaga Kamtibmas selama proses Pilkada, oleh karena itu mari kita ajak masyarakat khususnya di Kabupaten Banjar melihat perbedaan politik bukan sebagai penghalang tetapi sebagai kesempatan untuk belajar dan tumbuh bersama demi mewujudkan cita-cita yang lebih besar yaitu kesejahteraan dan kemajuan bagi masyarakat,” ajaknya.

Winarto berharap pada pelaksanaan Pilkada mendatang dapat berjalan kondusif sebagaimana yang telah diikrarkan dalam Deklarasi Pilkada Damai 2024.

“Mari kita satukan langkah dan gelorakan kepada masyarakat agar bersatu padu menjaga Pilkada serentak tahun 2024,” ajaknya lagi.

Diakhir, juga dilaksanakan pembacaan ikrar dan penandatanganan naskah deklarasi damai Pilkada 2024 oleh paslon Bupati dan Wakil Bupati Banjar bersama unsur Forkopimda, ormas dan insan pers. (wahyu/BBAM)

Dinas Pertanian Usulkan 90 Tenaga Honorer Ikuti Rekrutmen PPPK

0
Dinas Pertanian Usulkan 90 Tenaga Honorer Ikuti Rekrutmen PPPK
Dinas Pertanian Usulkan 90 Tenaga Honorer Ikuti Rekrutmen PPPK

Link, Martapura – Dinas Pertanian Kabupaten Banjar pastikan pengusulan 90 orang tenaga honorer untuk mengikuti proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sudah sesuai dengan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK).

Pernyataan tersebut diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Hj Retno Sri Murwani saat ditanya terkait jumlah tenaga honorer yang diusulkan mengikuti pendaftaran penerimaan PPPK yang dilaksanakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banjar.

“Untuk total tenaga honorer pada Dinas Pertanian sebanyak 90 orang, dan mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk selanjutnya diteruskan ke bagian organisasi agar mendapatkan formasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB),” ujarnya pada Selasa (5/11/2024).

Untuk formasi yang disetujui, lanjut pejabat definitif Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan Pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, yakni untuk jabatan fungsional.

“Jadi tahun ini kita hanya mendapatkan kuota untuk formasi jabatan penata layanan operasional sebanyak 6 orang dengan kualifikasi S1 Umum, hal ini tentunya menyesuaikan kemampuan daerah. Sedangkan untuk tenaga honorer selanjutnya akan diakomodir pada tahap kedua, tapi kita masih belum tahu kuotanya berapa, mudah-mudahan sesuai usulan kita nantinya,” ucapnya.

Yang jelas, lanjut Hj Retno, pemerintah pasti akan mengakomodir keinginan kawan-kawan tenaga honorer.

Selain Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) dan Perikanan Kabupaten Banjar juga memiliki tenaga honorer yang masih belum berstatus PPPK yang jumlahnya juga cukup banyak, yakni sebanyak 38 orang tenaga honorer.

Bahkan, Kepala Dinas Ketapang dan Perikanan Kabupaten Banjar Sipliansyah mengungkapkan, bahwa 38 tenaga honorer yang diusulkan mengikuti rekrutmen PPPK telah mendapatkan rekomendasi, baik dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebanyak 16 orang dan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kemenlutkan) sebanyak 22 orang.

Namun untuk proses rekrutmen PPPK untuk tenaga honorer, Dinas Ketapang dan Perikanan Kabupaten Banjar hanya mendapatkan kuota tiga formasi, yakni formasi Bidang Administrasi Perkantoran Umum dan Kepegawaian (Umpeg) klasifikasi SMA dan dua formasi untuk Bidang Pengawas dan Pengelolaan Usaha Perikanan serta Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan dengan klasifikasi S1 Umum.

“Mudah-mudahan tenaga honorer yang masih belum terakomodir dapat diterima pada tahun depan untuk mengikuti rekrutmen PPPK. Karena sebagian tenaga honorer yang tidak terakomodir di sini terpaksa mengikuti seleksi PPPK di luar dinas, khususnya formasi S1 Umum,” ungkapnya pada 31 Oktober 2024 lalu.

Perlu diketahui, sejak dibuka pendaftaran penerimaan 1.166 tenaga PPPK untuk tiga formasi, yakni Formasi Guru, Tenaga Teknis, dan Formasi Tenaga Kesehatan (Nakes) yang dilaksanakan BKPSDM Kabupaten Banjar terhitung sejak 1 – 20 Oktober 2024. Kini tahapan rekrutmen penerimaan PPPK di Kabupaten Banjar sudah memasuki tahap I masa sanggah dan jawaban masa sanggah PPPK tahap I, serta pengumuman penerimaan PPPK tahap II. (zai/BBAM)

Proses Renovasi Rumah Nana Tambak Langsat Mulai Dikerjakan 

0
Renovasi Rumah Nana Tambak Langsat Mulai Dikerjakan
Renovasi Rumah Nana Tambak Langsat Mulai Dikerjakan

Link, Banjarbaru – Nana, Warga Jalan Tambak Langsat, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru tak hentinya mengucapkan ‘Alhamdulillah’.

Itu lantaran tak lama lagi, rumah tak dapat disebut layak huni yang selama ini ia tempati, segera dibedah dan direnovasi. Mimpinya tinggal di rumah layak huni jelang terealisasi.

“Alhamdulillah, semalam ditinjau tukang, dan hari ini mulai dilakukan pembongkaran,” kata Nana, Senin (4/11/2024) ditemui di lokasi.

Nana satu dari 20 warga Banjarbaru yang rumahnya masuk daftar bedah rumah dilakukan Yayasan Abdul Aziz Halaby. Saat proses pembongkaran, Hj Erna Lisa Halaby yang menjadi pembina yayasan tersebut hadir ke lokasi.

Perempuan akrab disapa Lisa Halaby, sering juga dipanggil Ibu Lisa ini datang untuk memastikan proses pembongkaran berjalan lancar. Termasuk memastikan tersedianya tempat tinggal sementara bagi Nana dan dua anaknya yang masih kecil.

Ya, karena di rumah itu hanya ada Nana dan dua anaknya. Sang suami telah meninggal dunia tiga bulan lalu karena penyakit diabetes.

“Alhamdulillah tukang sudah mulai proses pembongkaran lantai. Semoga bermanfaat untuk Ibu Nana dan kedua anaknya yang masih kecil,” kata Lisa Halaby.

Menurut Lisa Halaby, pengerjaan bedah rumah akan rampung 10 – 13 hari, dengan konstruksi lantai rumah akan ditinggikan dari badan jalan dan akan dibuatkan toilet di dalam rumah.

“Sementara proses pengerjaan, Ibu Nana dan anaknya kami sewakan rumah tidak jauh dari tempat tinggalnya,” kata Lisa Halaby.

Selain melaksanakan program bedah rumah warga tak layak Yayasan Abdul Aziz Halaby yang beralamat di Jalan Intan Raya, Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru Utara ini melaksanakan sejumlah aktivitas bidang sosial kemanusiaan. Di anatarnya bantuan beasiswa kepada anak yatim-piatu dan menyelenggarakan pendidikan dan tahfiz Al-Qur’an bagi anak dari keluarga kurang mampu. (wahyu)

Dua Penghargaan Diraih Pemprov Kalsel Dari Kemendagri 

0

Link, Banjarbaru – Komitmen Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin dalam upaya pelayanan administrasi kependudukan kepada warga Banua mengantarkan Provinsi Kalsel meraih dua penghargaan sekaligus dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Provinsi Kalsel pun menjadi provinsi terbaik se-Indonesia dalam kategori Penegakan Hukum (Gakkum Award) Tahun 2024 dan Penghargaan Penerima ISO / IEC 27001:13 – Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) pada aplikasi SIAK di Provinsi Kalsel.

Penghargaan ini diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto kepada Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2024 di Lombok Raya Hotel Kota Mataram, Senin (04/11/24).

Atas penghargaan ini, Galuh Tantri Narindra mengatakan, Kalsel menjadi satu-satunya provinsi yang meraih penghargaan di kategori Penegakan Hukum (Gakkum Award) dan menjadi motivasi pihaknya untuk terus berusaha memaksimalkan kinerja dan pelayanan kependudukan dari segi penegakan hukum maupun administrasi kependudukan lainnya.

“Alhamdulilah. Provinsi Kalsel meraih dua penghargaan sebagai wujud komitmen pelayanan kependudukan kepada masyarakat Banua,” ungkap Tantri Galuh.

Capaian ini ujar Tantri, sekaligus tantangan di jajaran Dinas Dukcapil Provinsi Kalsel kedepannya agar terus berproses dan berinovasi dalam melayani masyarakat.

“Tentunya kita patut bersyukur atas penghargaan ini, mengingat ini juga hasil dari bentuk sinergi dan kerja keras bersama antara Dinas Dukcapil kabupaten kota dan provinsi. Kedepan kita juga akan terus berinovasi dalam menghadapi tantangan pelayanan administrasi kependudukan,” komitmen Tantri.

Selain memberikan penghargaan Kepada provinsi dan kabupaten/kota, Rakornas yang mengusung tema “Akurasi Data Kependudukan untuk Dukung Suksesnya Pilkada Serentak 2024 dan Transformasi Digital Nasional” juga membahas tantangan Dukcapil dalam skala nasional dan internasional, terutama pada momen besar seperti Pilkada yang akan datang. (tri)