Beranda blog Halaman 551

Panitia Angket DPRD Banjar Gagal Jemput Paksa Nurgita Tyas

0
Panitia Angket DPRD Banjar Gagal Jemput Paksa Nurgita Tyas
Ketua Panitia Angket DPRD Kabupaten Banjar M Rusdi bersama anggota gagal dalam melakukan penjemputan di gedung Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Banjar

Link, Martapura – Janji Panitia Angket melakukan upaya jemput paksa terhadap Wakil Ketua I Tim Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Kabupaten Banjar Nurgita Tyas direalisasikan. Namun sayangnya upaya tersebut juga gagal untuk mendatangkan Ketua TP PKK Kabupaten Banjar tersebut lantaran yang bersangkutan tidak diketahui keberadaannya.

Hal tersebut diketahui setelah Ketua Panitia Angket DPRD Kabupaten Banjar M Rusdi bersama anggota gagal dalam melakukan penjemputan di gedung Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Banjar.

“Penjemputan hari ini bukan gagal, tapi orangnya yang tidak ada ditempat. Katanya sedang cuti dan pada 9 Agustus baru selesai cutinya. Karena kami bukan seperti tim penyidik kepolisian yang berhak menetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO), sehingga kami meminta perwakilan Sekretariat PKK agar memberikan keterangan secara sukarela,” katanya, Rabu (31/7/2024).

Jika selama lima hari sesuai batas waktu yang diberikan Tim Panitia Angket tidak mendapatkan jawaban dari Wakil Ketua I Tim PPS Kabupaten Banjar. Maka, Panitia Angket DPRD Kabupaten Banjar akan memberikan kesimpulan sendiri untuk menerbitkan rekomendasi pada gelaran rapat paripurna.

“Karena pada 7 Agustus 2024 hasilnya harus disampaikan. Kalau tidak ada memberikan jawaban terpaksa kami memberikan kesimpulan sendiri. Karena Panitia Angket hanya ingin melakukan perbaikan,” katanya.

Ditanya apakah alasan cuti Nurgita Tyas pada 28 Juli untuk berlibur ke luar negeri, mengingat dalam postingan history instagramnya, yakni @hj.nurgitasm pada 30 Juli dirinya tengah berada di salah satu restoran Le Nusa Kota Paris, Negara Perancis?

Anggota Komisi IV DPRD yang berlatar belakang advokat ini hanya menerima informasi bahwa Wakil Ketua I Tim PPS Kabupaten Banjar tengah ke luar daerah. “Alasan yang diberikan ke kami hanya tengah cuti ke luar daerah,” akunya.

Bahkan, dari tiga surat pemanggilan yang dilayangkan, hanya satu surat pemanggilan yang telah diterima Nurgita Tyas. Dua surat pemanggilan yang dilayangkan ke kantor Sekretariat PPS, yakni Kantor Dinsos ternyata tak sampai ke tangan Wakil Ketua I Tim PPS Kabupaten Banjar. “Terkait hal ini juga akan kami lakukan cross check,” tuturnya.

Kendati demikian, Rusdi memastikan pada pukul 20.30 Wita nanti malam, Panitia Angket DPRD sudah menjadwalkan kehadiran Bupati Kabupaten Banjar H Saidi Mansyur selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Hadir mewakili untuk menerima Panitia Angket DPRD. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar Ikhwansyah memastikan akan menyampaikan informasi yang telah disampaikan Panitia Angket. “Kami akan segera menyampaikannya agar yang bersangkutan memberikan informasi secara sukarela,” ungkapnya. (zainudin/BBAM)

Surat Terakhir Sekda Kota Banjarbaru di Penghujung Purna Tugas

0
purna tugas sekda
Di tenggat akhir masa tugas sebagai ASN tersebut, H Said Abdullah masih mengeluarkan surat bernomor 400.14.1.1/704/VII/PROKOPIM/2024, dengan sifat surat ‘Sangat Segera’.

Link, Banjarbaru  – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru H Said Abdullah tak lagi menjabat usai seremoni pelepasan purna tugas digelar cukup mewah oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, Selasa (30/7/2024) di Ballroom Grand Qin Hotel Banjarbaru, sehari sebelum per tanggal purna tugas, 31 Juli 2024.

Di tenggat akhir masa tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut, H Said Abdullah masih mengeluarkan surat bernomor 400.14.1.1/704/VII/PROKOPIM/2024, dengan sifat surat ‘Sangat Segera’.

Perihal dalam surat tertuju kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kota Banjarbaru, hingga camat dan lurah tersebut; Mengikutsertakan ASN dan Non ASN Muslim pada Tabligh Akbar Bersama Habib Abdurrahman Bin Ali Mansyhur Bin Syaich Abubakar.

Berdasarkan salinan surat yang didapat media ini, tabliqh akbar dilaksanakan pada hari yang sama, Rabu, 31 Juli 2024 di Masjid Agung Al Munawwarah Banjarbaru. Dengan penerjemah Habib Idrus Alaydrus dari Surabaya. Tabligh akbar dimulai pukul delapan malam.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Banjarbaru, H Gustafa Yandi dikonfirmasi via pesan WhatApps terkait hal itu mengatakan, surat dikeluarkan H Said Abdullah tak menyalahi aturan. “Tidak apa-apa, kan besok pensiunnya. Bukan hari ini,” kata Gustafa Yandi, Rabu (31/7/2024) sore.

Saat yang sama, informasi telah adanya Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan tentang Penunjukan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru juga diterima. Dalam surat Nomor: 800.1.3.3/02/BKD/2024, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menunjuk Dra Nurliani MAP, sebagai Penjabat Sekda Banjarbaru per 1 Agustus 2024. Nurliani , atau akrab dengan sapaan Bunda Nunung definitif menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel.  (yan)

Identik dengan Perayaan Kemerdekaan, Ini Jadwal Tanggal Merah di Bulan Agustus 2024

0
Identik dengan Perayaan Kemerdekaan, Ini Jadwal Tanggal Merah di Bulan Agustus 2024
Momen perayaan Kemerdekaan RI (Sumber: finansialku.com)

Link,Banjarbaru – Identik dengan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia yang biasa berlangsung meriah di sejumlah daerah setiap tanggal 17 Agustus yang juga ditetapkan sebagai hari libur nasional, ini jadwal tanggal merah di bulan Agustus.

Tanggal merah Agustus 2024 meliputi hari libur nasional dan hari libur akhir pekan. Merujuk pada SKB 3 Menteri Nomor 855 Tahun 2023, Nomor 3 Tahun 2023 dan Nomor 4 Tahun 2023 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti bersama 2024, terdapat 1 hari libur nasional pada bulan Agustus 2024 yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sementara untuk libur akhir pekan terdapat 4 tanggal merah yang jatuh setiap hari Minggu. Dengan demikian, secara keseluruhan, pada bulan Agustus 2024 terdapat 5 tanggal merah.

Berikut daftar lima tanggal merah bulan Agustus 2024.

1. Minggu 4 Agustus 2024: Tanggal merah akhir pekan

2. Minggu 11 Agustus 2024: Tanggal merah akhir pekan

3. Sabtu 17 Agustus 2024: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

4. Minggu 18 Agustus 2024: Tanggal merah akhir pekan

5. Minggu 25 Agustus 2024: Tanggal merah akhir pekan

Cara Menolak Masuk Grup WhatsApp dari Orang Tak Dikenal

0
Cara Menolak Masuk Grup WhatsAppdari Orang Tak Dikenal
Foto: Logo Whatsapp (REUTERS/Thomas White)

Link,Banjarbaru – Grup WhatsApp yang menumpuk kerap membuat bingung. Bahkan, kadang pengguna tak sadar telah bergabung di sebuah grup yang tidak memiliki faedah.

Nah, ada cara agar tak sembarangan dimasukkan orang lain ke grup WhatsApp. Terutama, hal ini bisa menghindari dari taktik orang tak dikenal yang seenaknya memasukkan orang lain ke grup WhatsApp.

Grup WhatsApp dihadirkan untuk memudahkan komunikasi dengan banyak orang termasuk rekan kerja, teman, dan keluarga secara sekaligus dalam waktu bersamaan.

Namun terkadang, Anda berada di sebuah grup WhatsApp yang tak diinginkan. Tiba-tiba saja Anda sudah dimasukkan di sebuah grup WhatsApp tanpa persetujuan dan tak ada satupun orang yang dikenal dalam grup itu.

Dimasukkan ke sebuah grupWhatsApp yang tak dikenal bisa cegah. Orang-orang yang tidak dikenal harus mengundang (invitation) Anda bila ingin memasukkan Anda ke dalam grup. Artinya Anda yang memutuskan mau bergabung atau tidak.

Untuk menolak dimasukan kedalam  grup WhatsApp dari orang tak dikenal maka lakukan hal ini :

Ketuk tiga titik sejajar yang berada di kanan atas aplikasi WhatsApp dan buka Pengaturan atau Setting

Ketuk Akun (Account) > Privasi (Privacy) > Grup (Groups)

Di sana akan muncul tiga opsi yang bisa dipilih. Yakni Anyone (siapa saja), My Contact (kontak saya), My Contact Expect (kontak saya kecuali). Pilih salah satu

Jika memilih Anyone artinya siapa saja bisa memasukkan Anda ke dalam grup WhatsApp bahkan orang tak dikenal sekalipun. Jika memilih My Contact artinya yang bisa memasukkan Anda ke dalam grup WhatsApp adalah orang-orang yang nomor ponselnya sudah tersimpan di smartphone Anda. Jika belum tersimpan maka dia harus mengirimkan undangan (invitation) untuk masuk grup.

Dan jika memilih My Contact Expect artinya yang boleh memasukkan Anda ke dalam grup WhatsApp hanya orang yang nomor ponselnya tersimpan di ponsel, namun beberapa orang yang ada dalam kontak list Anda harus mengirimkan undangan terlebih dahulu sebelum Anda dimasukkan ke grup. Kontak list tersebut Anda yang menentukan.

Selain cara di atas, pengguna punya kemampuan baru untuk menolak undangan masuk ke grup WhatsApp. Fitur tersebut baru saja diumumkan oleh WhatsApp.

Fitur baru ini akan berguna saat seseorang yang tidak dikenal menambahkan pengguna dalam sebuah grup. WhatsApp akan menampilkan context card atau kartu konteks terkait grup tersebut.

Informasi yang ada di dalamnya adalah terkait informasi siapa yang membuat grup, kapan dibuat, deskripsi dan apakah ditambahkan oleh seseorang dalam kontak WhatsApp.

Kemampuan ini juga termasuk bisa menolak undangan grup baru tersebut. Nantinya akan ada tombol untuk meninggalkan grup dengan cepat.

WhatsApp juga akan menyediakan link dalam informasi tersebut, yakni terkait alat keamanan yang ada dalam platform.

The Verge menyebut kemampuan baru ini sama dengan saat dikirimi pesan oleh seseorang yang tidak dikenal. Fitur tersebut memungkinkan pengguna bisa mengidentifikasi lebih cepat dan menghindari saat dimasukkan dalam grup.

The Verge juga menuliskan fitur akan membuat pengguna bisa menghindari bertukar pesan dengan orang yang dihindari. Mereka juga bisa terhindar dari potensi penipuan atau terlibat dalam aktivitas tersebut.

WhatsApp menuliskan fitur akan membantu saat pengguna untuk memastikan apakah grup yang dimasukinya dikenal atau tidak. Termasuk apakah ingin berpartisipasi dalam grup yang ditambahkan oleh seseorang yang tidak dikenal.

Dalam keterangan resminya, WhatsApp mengatakan tujuan fitur baru ini adalah untuk lapisan keamanan tambahan bagi pengguna. Selain juga memperkuat keamanan dari fitur yang sudah ada sebelumnya.

Fitur sudah diluncurkan kepada pengguna secara bertahap. Semoga membantu!

Pesan Khusus Untuk ELH Dari Warga Guntung Paikat 

0
Pesan Khusus Untuk ELH Dari Warga Guntung Paikat 
Sosialisasi Erna Lisa Halaby (ELH) di Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Rabu (31/7/2024)

Link, Banjarbaru – Pada sosialisasi Erna Lisa Halaby (ELH) di Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Rabu (31/7/2024). Suryadi, salah satu warga yang hadir memberikan pesan khusus kepada ELH.

Suryadi, mengharapkan dan mendoakan Lisa Halaby__sapan Erna Lisa Halaby__ terpilih menjadi Walikota Banjarbaru 2024-2029.

“Namun, kalau sudah jadi wali kota, selalu ingat dengan kami sebagai warganya,” pesan Suryadi.

Ia meyakini dengan modal pernah menjadi ASN selama 20 tahun dan didukung finansial yang kuat, Lisa Halaby akan mampu membawa Kota Banjarbaru ke arah perubahan lebih baik.

Kesejahteraan masyarakat dan peningkatan perekonomian tentu menjadi perhatian, karena dulunya pernah menangani bidang kesejahteraan rakyat atau Kesra.

Lisa Halaby di dalam kegiatan sosialisasi di kawasan Jalan Arjuna RT 04 RW 05 Kelurahan Guntung Paikat kembali mendapatkan simpati warga setempat.

Doa dan dukungan dari warga untuk Lisa Halaby pada Pilkada Kota Banjarbaru 2024, terus mengalir sepanjang sosialisasi.(wahyu)

Asisten Bupati Banjar Pimpin Apel Siaga Karhutla

0
Apel Siaga Karhutla
BPBD Kabupaten Banjar gelar Apel Siaga Karhutla

Link, Martapura – Menghadapi ancaman bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar menggelar  Apel Siaga Karhutla pada Rabu (31/7/2024) pagi.

“Meski kondisi cuaca saat ini masih sering turun hujan. Namun, kita harus tetap meningkatkan upaya-upaya melalui kerja sama untuk melakukan pencegahan dan kesiapsiagaan kemungkinan terjadinya bencana Karhutla di Kabupaten Banjar,” ujar Inspektur Apel Siaga Karhutla,  Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar Ikhwansyah.

Didampingi Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Pelaksanaan (Kalak) BPBD Kabupaten Banjar Warsita. Ikhwansyah juga menyebutkan, bahwa bencana Karhutla tidak hanya terjadi di kawasan lahan pertanian, perkebunan milik masyarakat, dan lahan tidur. Namun, bencana Karhutla bisa juga terjadi pada lahan milik perusahaan swasta dan lainnya.

“Karena itu, pencegahan dan penanggulangan bencana karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial, namun harus dilakukan dengan kerja sama yang baik. Jadi tidak perlu saling menyalahkan yang ujungnya tidak menyelesaikan permasalahan, tapi kita berupaya memberikan kontribusi yang maksimal,” katanya.

Tak hanya itu, Ikhwansyah juga menjelaskan ada berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya Karhutla, diantaranya terjadinya pergesekan dahan pohon yang kering pada musim kemarau, membuang puntung rokok sembarangan, dan membuka lahan baru dengan pembakaran.

“Bencana Karhutla tentunya banyak menimbulkan kerugian, seperti mengganggu jalur transportasi, dan kesehatan akibat kabut asap dari bencana Karhutla. Karena udara telah tercemar. Jadi harus di tanggulangin sedini mungkin dengan melakukan koordinasi secara intensif bersama stakeholder terkait,” ucapnya.

Turut hadir dalam Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kepala BPBD Provinsi Kalsel Raden Suria Fadliansyah, Wakapolres Banjar Kompol Faisal Amri Nasution berserta jajaran, Kodim 1006 Banjar, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Bumi Selamat Rescue (Buser) 690, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar, Manggala Agni, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), serta stakeholder terkait. (zainuddin/BBAM)

Tekan Angka Inflasi Pemprov Kalsel Adakan GPM

0
Tekan Angka Inflasi Pemprov Kalsel Adakan GPM
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Banjarbaru. Hal ini dalam rangka menekan angka inflasi, dan tentunya memberikan harga murah bagi masyarakat.

GPM ini digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun Badan Pangan Nasional ke 3 tahun 2024 dan dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 30-31 Juli 2024.

Plh Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Imam Subarkah diwakili Kepala Bidang Ketahanan Pangan Saptono mengatakan bahwa salah satu tujuan GPM adalah untuk memberikan harga termurah kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dan menekan angka inflasi yang ada di Kalimantan Selatan.

“Inflasi di Kalsel diketahui lebih rendah dibandingkan dengan inflasi nasional sebesar 2,34%. Namun, upaya dan antisipasi harus terus dilakukan untuk menekan inflasi melalui GPM ini,” kata Saptono, Rabu (31/7/2024).

Ia mengatakan kegiatan GPM tidak hanya dilakukan di kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel tetapi juga dilakukan di kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan untuk mencapai tujuan yang sama.

“Jadi GPM ini sudah dilakukan di kabupaten/kota. Bahkan beberapa Kabupaten sudah selesai melaksanakan program tersebut. Namun, masih ada beberapa kabupaten/kota yang belum menjalankan gerakan pangan murah,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengirim surat kepada seluruh kabupaten/kota untuk melakukan gerakan pangan murah secara serentak di Kalimantan Selatan. Nanti Di tanggal 3 Agustus, akan dilakukan gerakan pangan murah di TVRI Banjarmasin berdasarkan arahan Bappenas.

“Semoga dengan adanya GPM ini, inflasi yang masih tinggi di beberapa kabupaten/kota di Kalsel dapat ditekan dan masyarakat di daerah dapat merasakan manfaatnya. Oleh karena itu, mari bersama-sama mendukung program GPM demi kesejahteraan masyarakat di Kalsel,” pungkasnya. (tri)

3 Resep Sup Daging Yang segar Cocok Untuk Makan Siang

0
3 Resep Sup Daging Yang segar Cocok Untuk Makan Siang
Sup Daging Yang segar Cocok Untuk Makan Siang

Sup daging sapi berkaldu bening dan gurih bisa jadi pilihan lauk enak. Bisa dibuat dari tetelan dan sengkel sapi. Ditambah bumbu bawang dan sayuran makin lezat.

Sup berkaldu bening dari daging sapi bisa jadi pilihan lauk berkuah yang hangatkan badan. Selain rasanya gurih, juga kaya nutrisi. Bisa diracik gaya Jawa dengan bumbu bawang dan aneka sayuran.

Atau dibuat dengan bumbu bawang bombay dan sedikit rempah hingga harum gurih rasanya. Dibuat dari tetelan sapi dengan sedikit lemak. Cocok untuk lauk nasi saat makan siang atau makan malam.

Ada juga sup sapi ala Canton memakai bumbu rempah kering yang dimasak perlahan. Kaldunya bukan hanya gurih tapi aromanya super harum. Tiga resep sup daging kuah kaldu bening ini bisa jadi lauk enak yang gampang dibuat.

  1. Resep Sup Tetelan Sapi dan Sayuran

Sedikit lemak dalam tetelan daging membuat rasa sup makin gurih enak. Ditambah sayuran segar makin sedap.

Bahan Bahan

  • 500 g daging sapi tetelan sapi
  • 1.5 liter kaldu sapi
  • 2 sdm mentega
  • 1/2 butir bawang bombay, cincang
  • 2 siung bawang, memarkan
  • 1 batang daun bawang, iris kasar
  • 2 buah wortel, kupas, potong kasar
  • 2 buah kentang, kupas, potong kasar
  • 1 buah tomat merah, parut
  • 1 buah tomat merah, potong kasar
  • 1 sdt gula pasir
  • 1 sdm kaldu jamur bubuk
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 2 sdt garam

Taburan:

  • daun seledri cincang halus

Cara Memasak:

  • Potong-potong daging tetelan sapi ukuran sedang. Sisihkan.
  • Didihkan air secukupnya dalam panci, rebus potongan daging tetelan dengan api kecil hingga empuk dan kaldunya tersisa sekitar 1.5 liter.
  • Panaskan mentega hingga leleh, tumis bawang bombay hingga layu.
  • Masukkan bawang putih, tumis hingga kecokelatan.
  • Tambahkan tomat parut lalu aduk hingga mendidih. Angkat.
  • Masukkan ke dalam rebusan daging.
  • Masukkan kentang dan wortel, gula, garam, merica dan pala bubuk.
  • Masak dengan api kecil hingga sayuran lunak dan bumbu meresap.
  • Angkat, taburi daun seledri cincang dan sajikan hangat.
  1. Resep Sup Daging ala Jawa

Bumbu bawang yang kuat dan tambahan sayuran membuat sup daging ini lezat mantap rasanya.

Bahan Bahan

  • 500 g daging sapi berlemak
  • 1.5 liter air
  • 3 sdm minyak sayur
  • 5 butir bawang merah, iris kasar
  • 2 buah kentang, kupas, potong-potong
  • 2 buah wortel, kupas, potong-potong
  • 1 buah tomat merah, potong-potong
  • 1 batang daun bawang, iris kasar
  • 1 tangkai seledri, iris kasar

Haluskan:

  • 4 siung bawang putih
  • 1/4 butir pala
  • 1 sdt merica butiran
  • 2 sdt garam

Cara Memasak:

  • Potong-potong daging sapi. Didihkan air dalam panci, rebus potongan daging sapi hingga lunak.
  • Tumis bawang merah dan bumbu halus hingga wangi. Angkat, masukkan ke dalam rebusan daging.
  • Masukkan wortel, kentang dan tomat. Rebus dengan api kecil hingga seluruhnya lunak.
  • Masukkan potongan daun bawang dan seledri.
  • Angkat, sajikan hangat dengan taburan bawang merah goreng, jika suka.
  1. Resep Sup Daging ala Canton

Meski hanya dibumbui bawang, proses slow cooking daging sapi membuat sup ini super gurih.

Bahan Bahan

  • 500 g daging sengkel, potong-potong
  • 1.5 liter air
  • 3 cm jahe segar, memarkan
  • 3 buah bunga lawang
  • 3 cm kayumanis
  • 1 batang daun bawang, iris kasar

Bumbu:

  • 5 siung bawang putih
  • 1 sdt merica butiran
  • 2 sdt garam

Taburan:

  • daun kucai/bawang, cincang kasar

Cara Memasak:

  • Didihkan air dalam panci, masukkan potongan daging sengkel sapi.
  • Tambahkan jahe, bunga lawang dan kayu manis.
  • Rebus dengan api kecil hingga daging lunak dan kuahnya berkurang.
  • Bumbu: Haluskan semua bahan bumbu lalu masukkan ke dalam rebusan daging. Masak hingga mendidih dan bumbu meresap.
  • Masukkan irisan daun bawang, didihkan sebentar lalu angkat.
  • Sajikan dengan taburan daun kucai cincang. (net)

Sumber : Detik.food

Bunga Rafflesia Tuan-Mudae Mekar Sempurna di kawasan Cagar Alam Maninjau Jorong Marambuang Sumbar

0
Bunga Rafflesia Tuan-Mudae Mekar
Pengendali Ekosistem Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Dania Sintia sedang mengukur bunga rafflesia tuan-mudae di Cagar Alam Maninjau Jorong Marambuang, Nagari atau Desa Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumbar, Selasa (30/7/2024). Antara/Yusrizal.

Link, Sumbar – Satu bunga Rafflesia jenis Tuan-Mudae mekar sempurna di kawasan Cagar Alam Maninjau Jorong Marambuang. Tepatnya di Nagari atau Desa Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

Di mana bunga Rafflesia Tuan-Mudae itu memiliki diameter 83,7 sentimeter. Hal itu disampaikan Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumbar Dania Sintia.

“Ini bunga Rafflesia mekar pada hari kedua dan beberapa hari ke depan sudah layu atau membusuk. Bunga ini mekar diketahui saat Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Baringin bentukan BKSDA sedang melakukan patroli kawasan akhir Juni 2024,” kata Dania dalam keterangannya, Selasa (30/7/2024) sebagaimana dilansir rri.co.id.

Lebih jauh ia mengungkapkan lokasi tumbuh bunga itu berjarak sekitar satu kilometer dari mobil parkir. Di lokasi ini pernah mekar bunga Rafflesia jenis yang sama dengan diameter 111 sentimeter pada 2020.

“Ini bunga dengan diameter terbesar di dunia. Di mana yang pernah tercatat dan terdokumentasikan,” ujarnya.

Spesies Rafflesia Tuan-Mudae ini hampir mirip dengan Rafflesia Arnoldii. Perbedaan yang mencolok ada pada morfologi atau fisik antara jenis Rafflesia Tuan-Mudae di Cagar Alam Maninjau dengan Rafflesia Arnoldi.

Perbedaan terlihat pada warna kelopak (perigon), Rafflesia Arnoldii lebih ke oranye, sedangkan Raflflesia Tuan-Mudae ke arah merah marun. Selain itu dari pola putih atau bercak pada kelopak, Arnoldi bercaknya ganda (besar dan kecil), sementara Tuan-Mudae tunggal.

Lebih lanjut ia mengatakan bercak pada Arnoldi juga lebih besar dan jarak antara satu bercak dengan yang lainnya. Ini juga agak berjauhan jika dibandingkan dengan jenis Tuan-Mudae.

“Di dunia saat ini ada 31 jenis tumbuhan Rafflesia, yang 15 jenis diantaranya ada di Indonesia dengan 11 jenis di Pulau Sumatera. Rafflesia Tuan-Mudae pertama kali ditemukan di Serawak, Malaysia,” ucapnya.

Diketahui bunga Rafflesia merupakan jenis tumbuhan yang dilindungi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya. Sehingga keberadaannya terus dipantau dan dijaga untuk tetap lestari.

Piala Presiden 2024, Borneo FC ke Final Usai Kalahkan Persija

0
Piala Presiden 2024, Borneo FC ke Final Usai Kalahkan Persija
Pesepakbola Borneo FC, Christophe Nduwarugira (ketiga kiri), berselebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta di laga Semifinal Piala Presiden 2024 di Solo, Selasa (30/7/2024) (ANTARA/Mohammad Ayudha)

Link, Solo – Piala Presiden 2024, Borneo FC berhasil memastikan diri lolos ke final usai mengalahkan Persija Jakarta pada babak semifinal di Stadion Manahan, Solo, Selasa (30/7/2024) malam WIB.

Dilansir dari rri.co.id permainan berlangsung dengan tempo cepat sejak menit-menit awal. Para pemain Persija Jakarta bergantian menebar ancaman ke lini pertahanan Borneo FC.

Persija Jakarta berhasil unggul 1-0 atas Borneo FC pada menit ke-15. Bola tendangan kaki kiri Firza Andika meluncur keras tanpa bisa dihalau Nadeo Argawinata.

Borneo FC yang tertinggal lebih dulu terus berusaha mencari gol penyeimbang. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta pada menit ke-43 lewat tandukan Christophe Nduwarugira.

Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua, Witan Sulaeman yang dimasukkan Carlos Pena pada awal babak kedua, langsung membuat gebrakan. Hampir saja pemain asal Palu ini mencetak gol pada menit ke-55.

Secara dramatis, Pesut Etam berhasil mencetak gol keunggulan di menit 90+5 lewat tandukan Gavin Kwan. Gol tersebut sekaligus membawa Borneo FC menutup laga dengan kemenangan 2-1 atas Persija.

Kemenangan ini mengantar Borneo lolos ke final Piala Presiden 2024. Mereka akan menghadapi pemenang dari laga semifinal lainnya antara Persis Solo dan Arema.

Susunan Pemain

Borneo FC: Nadeo Argawinata; M Fajar Fathurrahman, Ronaldo Rodrigues, Christophe Nduwarugira, Leo Guntara (Rahmad Dandy Sonriza 67′); Kei Hirose, Rivaldo Enero (Dwiky Hardiansyah 46′), Berguinho (Habibi Jusuf 66′); Stefano Lilipaly (Dika Kuswardani 85′), Terens Puhiri, Leo Gaucho (Gavin Kwan 85′)

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa; Muhammad Ferarri, Rizky Ridho Ramadhani, Ondrej Kudela, Firza Andika (Rio Fahmi 78′); Hanif Sjahbandi, Maciej Gajos, Ramon Bueno; Riko Simanjuntak (Witan Sulaeman 55′), Gustavo Almeida, Ryo Matsumura.